Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Malam Panjang


__ADS_3

Senja telah menjelang,sang matahari telah berada diufuk barat.


Dijalan setapak menuju kota Para jagoan terlihat 3 orang sedang berjalan santai.Hingga mereka tiba disebuah tanah yang lapang dan berumput.


" Berhenti !" Seru laki2 tua berpakaian serba coklat.


" Ada apakah,Ayah ?" Tanya seorang gadis bertubuh tinggi langsing.


" Lihatlah !" Sepertinya tempat ini telah terjadi pertempuran.";Seru nya kembali sambil menunjuk kedepan.


seorang pemuda gagah dan tampan segera maju kedepan,


" Kakek Qian,kau benar.tempat ini memang telah menjadi tempat bertempur.Salju ini masih baru,Mereka pasti anggota Klan kami." Ucap Ren xueshan sambil berjongkok mengambil butiran salju diatas rerumputan


" Apakah tuan muda,pergi bersama anggota yang lain ?" Tanya ketua tangan seribu.


" Tentu tidak,kakek.aku hanya mendapat tugas dari ayahanda untuk bertemu denganmu." Jawab Ren xueshan,dia menoleh kearah gadis disebelah kakek Qian.


"Nona Qiang,apakah kau pernah melihat salju ?" tanya Ren xueshan


Qiang suyon tak menjawab,hanya menggelengkan kepala.Gadis cantik ini sedari kecil hanya berada dirumah,dan entah karena apa,kali ini Qian shao membawanya ikut keluar kekota.


Ren xueshan tersenyum,dia segera menghampiri putri Qian Shao yang bercadar hitam.


" Lihat dan rasakan,nona Qiang." Sambil menyodorkan segenggam salju ditangannya.


Qiang suyon melihat sejenak keayahnya,seolah meminta persetujuan.


Kakek Qian tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Qiang suyon mengambil tumpukan salju ditangan laki2 tampan didepannya.


Matanya berubah bersinar terang,


" Dingin dan lembut." Gumamnya.


Mata kakek Qiang melihat sesuatu didekat rerumputan.lalu berjalan mendekati bulu halus yang terjatuh dirumput.


" Klan Langit !" Seru kakek Qian kaget.


Ren xueshan yang sedang berusaha menarik perhatian putri Qian Shao,mau tak mau ikut terkejut.


" Klan Langit ? Apakah maksud kakek Qian,klan salju bertempur dengan Klan langit ?" Ren Xueshan segera berjalan mendekat.


" entahlah,ini adalah bulu yang berasal dari sayap Klan langit.Pasti telah terjadi sesuatu disini." Ucap kakek Qian,pandangannya kembali mengitari lapangan.


" Sebaiknya kita segera kekota,hari telah senja.Sekaligus mencari informasi,apa yang sebenarnya terjadi disini." tukas Ren Xueshan.


" Baiklah," Jawab Kakek Qian,Lalu segera melangkah.Namun baru selangkah,dia berhenti.


" Tuan Muda Ren,Putriku baru kali ini keluar dari kediaman kami.Aku titip keselamatannya padamu." ucap Kakek Qian lirih.


" Dengan segenap ragaku,aku akan menjaganya,Kakek!" Jawab Ren xueshan cepat.Hatinya sangat gembira,dia merasakan lampu hijau telah diberikan ayah dari gadis yang dikaguminnya.


Qiang suyon mendengar percakapan ayah dan pemuda gagah didepannya.walaupun jarak mereka 10 langkah lebih.Keistimewaan dari Qiang suyon selain dari kecerdasannya,dia juga bisa membaca pikiran orang lain.


...Hari mulai gelap,sang matahari telah tertidur lelap.Cahaya bulan sabit terlihat b57ccmenyinari bumi,menggantikan posisi matahari....


Disebuah kedai yang sederhana,laki2 bertubuh kerdil terlihat sedang makan seperti orang kesetenan.


" Pelayan ! tambah 2 porsi lagi ayam bakarnya !" teriak laki2 berambut gimbal yang tak lain adalah Perbol.

__ADS_1


Lukita yang sudah hapal tabiat sahabatnya,cuma bisa geleng2 kepala.


" Heh tabib kecil ! kau mulai membuat perutku mual !" tegur Lie weida kesal.


" Jangan2 kau hamil !" Jawab Perbol asal.


" Apa ! Jaga MulutMu !" Bentak lie weida murka.


Merasa salah bicara,perbol segera menjura hormat.


" Maaf...maaf nona,aku hanya bercanda.Mohon maaf ketua ." Ucap perbol buru2.


" Sekali lagi kau salah bicara ! Kurobek mulutmu !" Bentak Lie weida,sambil membanting sendok didepannya.


" Ayah,aku keluar cari angin." Lie weida segera beranjak keluar kedai.


" Putriku,sejak ibunya meninggal,sipatnya banyak berubah.mudah tersinggung,susah mengontrol emosi." li tiankong menarik napasnya dalam2,sebenarnya dia merasa bersalah terhadap putrinya.


" Sebaiknya,cepat Tuan ketua carikan dia jodoh !" Seru perbol sambil terus mengunyah ayam bakar ditangannya.


" Tuan ketua,aku akan menyusul Nona muda.Aku takut dia membuat keributan diluar." Ucap lukita sambil membereskan piring didepannya.


" Ahhh...terima kasih anak muda.Sekalian carilah penginapan untuk kita." Ucap Li tiankong.


" Baik,tuan ketua." Lukita segera beranjak pergi.


" Tunggu sobat ! Ini siapa yang bayar ?" Seru perbol dengan mulut penuh makanan.


Lukita menghentikan langkahnya,dia berbalik melihat perbol.


" biar aku yang bereskan,anak muda !" Tukas Li tiankong.


" Maaf tuan,Sahabatku memang seperti ini adanya.Biar ku bayar semua tagihan kita." Lukita segera bergegas ketempat pembayaran,Memberikan sekeping uang emas.


Pemiik kedai melihat sejenak kearah lukita,


' Orang ini tak seperti bangsa kami,pasti dia pendatang dari jauh.Bahasanya juga masih terdengar kaku.Kesempatan baik,dia pasti banyak uang.' Bathin pemilik kedai.


" Ahhh...maaf tuan,teman tuan sudah banyak menghabiskan ayam bakar kami.Dua keping emas barulah cukup untuk membayar semua." Ucapnya dengan mata bersinar senang.


" Baiklah,ini terimalah." Lukita segera menambah sekeping uang emas.Sebenarnya lukita tau apa yang ada dipikiran pemilik kedai.Namun dia tak mau mencari keributan.Lalu segera keluar mencari putri Ketua klan langit.


Melihat lukita telah pergi menyusul putrinya,Li tiankong berbisik pada perbol.


" Tabib kecil,apakah Sahabatmu telah menikah ?" Tanya Li tiankong lirih.


" Hehehe...tentu belum ketua ! Begitu juga denganku." Jawab Perbol,dia tau maksud dari pertanyaan laki2 tua didepannya.


Lie weida berjalan keluar,lalu melihat disebrang ada toko pakaian dan perhiasan wanita.Penasaran,dia segera masuk kedalam toko.


Melihat seorang gadis memasuki tokonya,pemiliknya segera mendekat.


" Ahhh...nona,kau sangat cantik sekali,Tubuhmu sangat ideal." Puji pemilik toko,dia memang sangat lihai merayu.


" Benarkah,nyonya ?"


" Tentu,Nona.Mana berani aku berbohong."


" Kau sangat cocok dengan pakaian yang kebetulan baru datang hari ini." rayu nya lagi.


" Wahhh...Apakah pakaian itu bagus ?" Tanya Lie weida penasaran.

__ADS_1


" Sangat bagus,nona.Pakaian ini buatan dari seorang yang berada diIbukota Negri ini.Ayo kita lihat !" Seru nya dengan perasaan senang.


Mereka segera memasuki ruangan belakang toko,terlihat koleksi barang2 mewah,mulai pakaian,perhiasan dan semua kebutuhan wanita yang serba mewah.


Lie weida yang jarang berbelanja,tentu merasa sangat senang melihat semua koleksi toko.


Dia segera mencoba satu persatu barang2 yang disukainya.


Pemilik toko sangat senang sekali,dia merasakan tangannya sudah gatal,ingin segera memegang uang yang banyak.


Sudah hampir satu jam lie weida mencoba barang2 ditoko tersebut.Pemilik toko yang tadinya sangat senang,terlihat mulai kelelahan.


" Maaf Nona,jadi barang mana saja yang akan kau ambil ?" Tanya nyonya bertubuh gemuk.


" Hmmm...koleksi mu semua bagus2,nyonya.Jujur saja,aku bingung mau ambil yang mana." Jawab lie weida jujur.


" Bagaimana kalau nona ambil semua,akan kuberi harga khusus malam ini." Rasa lelahnya mulai hilang,dia melihat untung besar didepan mata.


" Benarkah ? Baiklah,aku pilih pakaian biru muda ini,lalu kalung dan gelang dari giok ini.Juga sabuk yang warna biru." Ucap Lie weida tanpa bertanya berapa harganya.


mata pemilik toko berbinar2,Namun sipat serakahnya kembali muncul.


" Ahhh...Begini nona,kalau kau mau ambil semua barang ini,aku akan memberikan bonus sebuah sepatu kristal itu buatmu.Sambil menunjuk sebuah sepatu dietalase.


" Benarkah ? Kau baik sekali,nyonya." Seru lie weida girang.


" Ahhh ...tak perlu sungkan,nona.Kau tamu spesialku malam ini." Ucapnya dengan senyum yang dibuat2.


" Baiklah,akan kuhitung semua barang2 yang nona pilih." Dengan lincah,nyonya bertubuh gemuk ini menghitung semua barang2.


Tanpa mereka sadari,seorang laki2 sedari tadi memperhatikan mereka.


"Jadi berapa semuanya,Nyonya ?" tanya lie weida tak sabar.


" Setelah kuhitung semua,dan kuberi potongan setengah harga.Jadi totalnya adalah 20 keping emas,Nona." Jawab Pemilik toko sambil tersenyum senang.


" Apa ???"


" 20 keping emas ???" Lie weida terkejut bukan main.


" Apakah harga ini terlalu murah,nona ?" Pemilik toko masih berpikir positif.


" Murah ! Apa kau gila ! Barang2 ini sangat mahal !" Seru Lie weida geram.


Pemilik toko mulai hilang kesabaran,


" Jangan bilang kau tak punya uang ! Kau pikir ini pasar barang bekas ! Yang harganya murah !" Bentak pemilik toko sewot.


Wajah lie weida merah padam,amarahnya sudah diubun2 kepala.namun disatu sisi dia juga merasa malu,memang dia punya uang,tapi hanya beberapa keping uang perak.


" Jaga bicaramu ! Aku tadi hanya sekedar ingin melihat2 saja.Kau sendiri yang merayuku ! Dan terus memaksaku untuk mencoba semua barang2 ini." Jawab Lie weida tak mau kalah.


Tiba2 seorang laki2 masuk kedalam ruangan.


" Ehh...Nona Lie,kau disini rupanya." sapa Haizi


" Kau...! Kenapa kau ada disini ! Kau sengaja mengikutiku !" bentak Lie weida kesal.


" Heh...! Kalian berdua pasti sekongkol ! Pura2 ribut disini !" Bentak Pemilik toko dengan wajah marah.


" Apa maksudmu,Nyonya !" Tanya Haizi bingung.

__ADS_1


" Jangan pura2,Kalian sengaja kan ! Setelah semua barang2ku dicoba oleh gadis ini ! lalu bersiap2 pergi tanpa membeli !" Ucap pemilik toko dengan nada yang keras.


Braaaakkkkk....


__ADS_2