
Sementara itu dikediaman walikota sepasang manusia bersimbah peluh diatas ranjang yang megah.seprai terlihat kusut,******* manusia berbeda jenis terus bergema,saling mengejar kenikmatan dunia.entah berapa kali mereka mencapai puncak kenikmatan.Hingga mereka berdua terkapar bersebelahan diatas ranjang yang telah kusut.
" ahhhh...Tak kusangka,dinda begitu hebat.Sepertinya aku tak dapat menandingimu dalam hal ini." Laki2 bertubuh besar berkepala botak yang tak lain adalah beijikong terlihat tersenyum puas melihat pasangan disebelahnya.
" Sejujurnya aku sangat kewalahan melayanimu,kalau setiap hari kita seperti ini,bisa2 rambutku semua segera memutih." Jawab Jing Nuwang tersenyum lecut,walaupun kelelahan dan kusut,namun aura kecantikannya seperti semakin bersinar.
" Hehehehe...kalau dinda lagi tak mau,aku juga tak akan memaksa.Aku hanya ingin dilayani dikala kita sama2 ingin melakukannya." Tangan beijikong yang kekar mengelus2 rambut jing nuwang yang kusut bersimbah keringat.
" terima kasih,sejujurnya,aku menikmati permainan ini.namun hatiku masih ragu,apakah hatimu benar2 tulus ingin menikahiku." Jing Nuwang menarik napasnya dalam2,pandangan matanya melihat tirai yang menutupi ranjang.tak sadar airmatanya mengalir disela2 pipinya.
" Dinda,aku Beijikong ! Seorang laki2 dan juga Seorang Pendekar,Pantang mengingkari ucapan sendiri.Sejujurnya dari hati yang paling dalam,aku sudah lama hidup kesepian setelah anak dan istriku dahulu meninggal dunia.Didalam pertapaanku,hatiku sangat menginginkan rumah tangga seperti dahulu." Beiji kong lalu bangkit dari tempat tidur,segera mengenakan kembali pakaiannya.
" Mengapa kau memilihku ? bukankah banyak.wanita muda yang bisa kau ambil jadi istrimu ?" Jing nuwang bertanya,lalu ikut bangkit dan mengenakan pakaiannya pula.
" Dinda jing,kalau aku laki2 yang gila akan nafsu,dari dulu kau pasti sudah mendengar kebejatanku suka bermain wanita.Tapi itu tak pernah aku lakukan,aku tak ingin mempermainkan wanita,sekali mencintai dan menikahi,sampai mati barulah berganti." Ucap Beijikong sungguh2,lalu dengan cekatan dia menuangkan teh kecangkir lalu menyerahkan satu kepada jing nuwang.
" Semoga saja keputusanku menerimamu tak keliru,selain aku ingin menjaga putri dan murid2ku,sebenarnya aku juga merindukan pasangan buat masa tuaku." Jing nuwang menyeruput teh ditanganya,lalu duduk kembali ditepian ranjang.
"Tapi,sekali hatiku disakiti,sampai mati aku tak akan menikah lagi !" Sambung jing nuwang,pandanganya terlihat tajam menatap kearah beijikong
Laki2 tua bertubuh besar menyadari maksud ucapan wanita setengah baya yang tetap cantik seperti gadis muda.Dia bangkit berdiri,lalu mendekati jing nuwang.
" Kalau aku membuat kesalahan selama pernikahan kita,perbuatan yang bisa di maafkan tak akan kuulangi,dan perbuatan yang tak bisa dimaafkan,aku akan menerima semua hukuman atau apapun yang kau inginkan akan aku kabulkan ." Ucap BeijiKong tanpa ragu2.
Hati jing nuwang sangat tersentuh,walaupun dia tak punya rasa sedikitpun pada beijikong,namun hatinya tanpa sadar tergetar dengan kesungguhan ucapannya.
Sebagai seorang ketua perguruan,juga seorang wanita yg sudah berpengalaman,bisa membedakan mana ucapan yang tulus dan yang palsu.
Tiba2 suasana diluar terdengar sangat ramai,sesuatu yang tak terduga telah membuat kediaman walikota yang dijaga oleh pendekar bayaran dan para prajurit menjadi heboh.
Terdengar suara langkah kaki yang tergesa2 menuju kamar beiji kong.
"Tuan,tuang Kong ! gawat tuan ! " Teriak suara punggawa penjaga kediaman dengan suara bergetar
__ADS_1
Beijikong segera merapikan pakaian,lalu membuka pintu kamarnya.
" Ada apa Punggawa ? Apa yang gawat ! Cepat katakan yang jelas !" bentak BeijiKong tegas
"Tu..Tuan Muda,Tuan ! Tuan Muda Tewas !" Ucap Punggawa sambil menundukkan kepala2nya dalam2
" Apaaaa ...! Siapa yang berani membunuhnya !? Cepat katakan !" Bentak Beijikong,tangannya yang kekar,menarik kerah jubah punggawa hingga membuat anak buahnya sulit bernapas
" Kalau kau mencekiknya seperti itu,bagaimana dia akan berbicara ?!" Terdengar suara jing nuwang yang menegur perlakuan beijikong.
Dengan segera beijikong melepaskan genggamannya,
" Katakan dengan cepat apa yang terjadi !" bentak beijikong kembali
" Hamba juga tidak tau tuan.Tiba2 keempat prajurit dan tuan muda pulang dalam keadaan tewas dengan luka tusukan pedang.sebaiknya tuan melihat sendiri dihalaman depan." Ucap punggawa dengan nada ketakutan,kepalanya terus menunduk dalam2.
" Istirahatlah Dinda,biar kubereskan masalah muridku dahulu!" Beijikong berusaha menahan amarahnya,nada ucapannya masih terdengar lembut ditelinga jing nuwang.
BeijiKong tak membantah dia segera menyusul Jing nuwang.
Dihalaman utama kediaman walikota,terlihat keempat prajurit berdiri ketakutan,tubuh mereka gemetaran,sambil memapah tubuh besar Kong khun yang telah tewas.sementara didekat mereka,gadis berpakaian lusuh terduduk lemah sambil menangis tak henti2nya.
Jing Nuwang dan beijikong tiba dihalaman bersamaan dengan punggawa.
" Siapa yang membunuh Muridku !" terdengar suara beijikong menggelegar
" Kami tak tau Tuan,kami hanya melihat tuan muda bertempur dengan seorang pemuda berkepala gundul,tuan muda kalah,lalu menyandera gadis kumal ini,dan hendak kembali kesini.Namun diperjalanan,tiba2 cahaya emas yang mirip pedang terbang menembus tubuh tuan muda hingga tewas." Jawab seorang prajurit dengan nada ketakutan.
Jing Nuwang terkejut mendengar penjelasan prajurit,
" Apakah pemuda tersebut bersama seorang mahluk kerdil,Prajurit ?" Tanya Jing nuwang cepat
Prajurit melihat Jing Nuwang sesaat,lalu menganggukan kepalanya berkali2.
__ADS_1
" Bangsat ! mereka pasti siluman raksasa itu !" Suara Beijikong terdengar mendahului jing nuwang.
" Mereka telah kembali,bagaimana mungkin,bukankah mereka pergi mengawal saudagar Jhi Lho." seru jing nuwang
Beijikong terdiam sesaat,lalu...
" Punggawa ! Cepat bawa masuk jasad muridku ! Urus dengan baik persemayamannya !" perintah BeijiKong tegas
Dengan tergopoh2,punggawa dan keempat prajurit,segera membawa masuk jasad Kong Khun kedalam kediaman.
" Apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya jing nuwang gundah
" Bukankah mereka sahabatmu ? Nyawa dibalas nyawa,aku akan membalas nya !" Suara BeijiKong bergetar menahan amarah.
" Mereka adalah dewa penyelamatku ! Kalau bukan dia yang menolongku ! Aku sudah mati karena ulahmu !" Bentak jing nuwang geram
Beijikong menatap jing nuwang,amarahnya yang telah memuncak hingga ubun2,tiba2 mereda.
" Maafkan Aku dinda,sekarang apa yang harus kuperbuat ? Aku jadi serba salah sekarang ." Ucap Beijikong gundah
" Tabib muda itu,dia sangat bijaksana.tak akan membunuh orang yang tak pantas untuk dibunuh.muridmu pasti telah melakukan perbuatan yang sangat keji." Ucap jing nuwang perlahan
" Tapi hukum dunia persilatan tetap berlaku dinda,Darah harus dibalas oleh darah." Ucap beijikong kembali
" Kau ingin membunuh orang yang telah menolongku ! Baru saja kau berkata didalam kamar tadi ! sekarang kau akan mengingkari nya !" Bentak jing nuwang emosi
Beijikong terdiam,
" Bukankah kau juga dengan gurumu telah membunuh beberapa orang muridku ! Bahkan menghancurkan perguruanku ! Apakah Hukum dunia persilatan juga berlaku buat kalian !?" Jing nuwang berkata
Beijikong melihat kearah Jing Nuwang,lalu menarik napasnya dalam2.satu sisi dia mencintai wanita disebelahnya,sisi lain kong khun adalah murid yang tinggal satu2nya.
" Biarkan dia membalaskan dendam muridnya,Nyonya !" Tiba2 terdengar suara yang lembut ditelinga mereka.
__ADS_1