Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Singa Terbang


__ADS_3

Sementara itu,seorang laki2 cebol berambut gimbal sedang memaki2 sambil berjalan hilir mudik diLembah tengkorak,entah berapa kali kakinya sibuk menendang tulang belulang yang menghalangi jalannya.


" Sobat ! Dimana Kau ! " Teriaknya memanggil.


" Percuma Kau berteriak,Batu ! Tabib muda pasti telah masuk kedalam kediaman Raja Singa !" Terdengar suara Nyonya Bai menegurnya.


" Dimana kediaman Singa Hitam !?" Seru Perbol Keras.


" Hanya orang yang dipilih Raja Singa yang bisa masuk ketempat pertapaannya." Jawab Nyonya Bai jujur.


Namun perbol seperti tak percaya,


" Jangan2 Kau bersekongkol dengan Singa Itu !" Bentak perbol geram.


" Puihhh ! Jangan Sembarangan Kau bicara !" Bentak Nyonya Bai gusar.


" Tabib kecil,ibu berkata jujur.Kami memang tau tempat pertapaan Raja singa hitam,letaknya pintu masuknya berada dibawah air terjun.Namun sudah ratusan kali kami mencoba menyelam,tetap saja kami tak menemukan pintu masuknya." Nona Yuan Ruo ikut berkata,dia tak mau Ibu dan tabib kembali bertarung.


" Terus bagaimana kau terluka dicabik raja singa ?!" Selidik perbol dengan wajah tak percaya.


" Dialah yang keluar kesini,karena aku terus2an memaki dirinya." jawab Nona Yuan Sejujurnya.


" Sekarang kau makilah dia ! Biar dia keluar kesini !" Pinta perbol mulai percaya.


" Aku yakin,Sahabatmu sedang bertarung dengan Raja singa,dia tak akan mendengar ocehan kita disini." Ucap Nona Yuan Ruo kembali.


" Hei Singa Bau bangkai ! Keluarlah ! Aku akan Memotong2 burungmu !" Teriak perbol Asal2an dengan Sangat keras.


Nona yuan tersenyum2 mendengar makian perbol,sedangkan Ibunya hanya geleng2 kepala.


" Bangsat Singa Hitam Bau ! Cepat keluar ! Apa Kau Seorang Banci ! Hadapi Aku !" Teriak Perbol tak mau menyerah.


Malam semakin larut,hawa lembah semakin dingin,kabut tipis mulai turun menghalangi pandangan.


" Sebaiknya kita Istirahat dahulu,cuaca sangat dingin,aku yakin besok mereka berdua akan muncul ditempat ini." Nyonya bai terlihat sedikit lelah.


" Baiklah bu,aku akan membuat perapian." Nona yuan segera mencari beberapa ranting kayu,dan segera membuat perapian.


Sementara perbol terus memaki Raja Singa Hitam tanpa henti,tubuhnya berjalan hilir mudik didekat Lima Air terjun.


" Hei Nona ! Berapa lama kau memaki Singa Sampai dia keluar dari pertapaannya ?" Tanya perbol yang mulai bosan memaki2.


" Tak lama,tabib kecil.hanya tujuh hari berturut2 !" Seru Yuan Ruo sejujurnya.


" Apaaaaa ! Aku tak sedang bercanda !" Bentak perbol marah


" Tabib kecil,aku tak berbohong ! Karena Kasian melihat ku terus memakinya,makanya Raja singa keluar menemuiku." Jawab Nona yuan sambil mengibaskan rambutnya.


" Sialan ! Lagak kali Singa Banci itu !" Maki perbol lagi.

__ADS_1


Tiba2 Tanah bergetar keras,air terjun berpencar2 tak tentu arah.


" Ehhhh Lindu...lindu...!" Teriak perbol sambil melompat2.


" Lindu ? Apa itu Lindu ?" Tanya nyonya bai yang juga kaget.


" Gempa,tau kan Gempa bumi ?!" Sahut perbol


Keadaan kembali tenang,getaran telah hilang,air terjun kembali terlihat seperti sedia kala.


" Ini bukan gempa bumi biasa,pasti ini terjadi karena dua kekuatan saling beradu." Ucap Nyonya Bai sambil menatap air terjun dengan seksama.


" Tabib kecil,apakah Tabib muda sakti mandraguna ?" Tanya Nona yuan serius.


" Tentu ! kalau tak sakti,takkan bisa dia menjadi Raja para siluman DiKerajaan Swargaloka." Jawab perbol dengan yakin.


" Bagaimana bisa dia menjadi raja siluman,sedangkan dia manusia ?" Tanya Nona Yuan penasaran.


" Karena dia telah mengalahkan semua siluman dinegri Nusantara." Jawab perbol kembali.


" Kau sendiri,apakah Jabatanmu ?" Tanya Nyonya bai mulai tertarik.


" Hehehe...Aku ...Aku punggawa kerajaan,sekaligus tangan kanan Raja." Jawab Perbol bangga.


" xixixixi...Jabatan punggawa itu buat kelas menengah kebawah." Seru Nyonya bai terkekeh.


" Kau mengejekku ! Dulu,kesaktianku belum seberapa,Kalau sekarang Aku kembali,jabatanku pasti Panglima perang !" Seru Perbol lantang.


" Tubuhku memang kecil,tapi kau tau,kalau aku telah berubah menjadi siluman !"Jawab perbol sambil duduk kelesetan diatas bebatuan.


Malam semakin larut,kabut telah memenuhi lembah,sehingga jarak pandang sangat terhalang.Cahaya bulan tak mampu menbus kabut,sementara perbol tertidur dengan kondisi telentang diatas batu.


Nyonya bai sendiri masih terjaga,entah berapa kali getaran dan goncangan terjadi,membuat dirinya was2 juga khawatir.


Putrinya telah tertidur dipangkuannya,pada dasarnya,Yuan Ruochong gadis yang manja.Tak pernah jauh dari ibunya.


Perlahan cahaya bulan menghilang,suara burung pagi telah berkumandang.Hari telah berganti pagi,


Nyonya bai sedang membakar beberapa ekor ikan hasil tangkapannya.Dia terus terjaga,seakan2 tak pernah lelah dan mengantuk.Hatinya terus dipenuhi pertanyaan,siapakah yang menjadi pemenangnya.


Sementara itu,didalam Goa.


Naga Air masih dikerubuti oleh puluhan Singa,mulutnya terus menyemburkan air dan mencabik2 Singa2 yang terus menyerangnya.Tubuhnya terluka dimana2,Lukita sendiri mulai terlihat kelelahan.Energi Alam sangat terbatas didalam Goa,Belum lagi setiap singa yang mati berubah menjadi asap tebal.


' Kalau terus disini,aku pasti kehabisan tenaga.Naga Air sepertinya terluka parah,sebaiknya aku segera keluar dari tempat ini.' Bathin lukita


" Tempat ini sangat sempit,kalau kau berani,kita bertempur Diluar !" Seru lukita tiba2,lalu menarik kembali Naga Air kedalam tubuhnya.


" Hahahaha...Kau takut kalah denganku ! Kau pikir aku tak tau !" Ejek Singa Hitam sinis.

__ADS_1


" Ini Wilayahmu ! Apa kau takut kalah kalau bertarung diluar ?" Sindir lukita.


" Takut ! Raja Singa Tak mengenal kata itu ! Baiklah,kita keluar !" Bentak Raja singa hitam lantang Lalu mengaum dengan keras keatas.


Blaaaaarrrr...


Gelombang hitam pekat menerobos Langit Goa Hingga menembus keatas.Teelihat Cahaya Matahari menembus masuk kedalam.


" Ayo Kita Buktikan Siapa Raja Siluman Didunia Ini !" Bentak Raja singa Lalu berkelebat keatas menerobos langit goa yang Terbuka.


Lukita segera menyusul Raja singa Hitam,tubuhnya mencelat mengikuti lawannya.


Sementara itu,dilembah Tengkorak,tubuh perbol terpental dan jatuh keair terjun akibat Ledakan yang menembus Goa.


Nyonya Bai sendiri sambil terlonjak kaget,membuat putrinya terjatuh kebawah.


" Bangun...Bangun !" Teriaknya girang,dia melihat dua bayangan melesat tinggi keudara menaiki lembah dengan sangat cepat.


" Mereka telah keluar,ayo kita Ikuti !" Nyonya Bai berteriak,lalu segera melompat2 menaiki Tebing yang curam denga sangat mudah.


Perbol kembali memaki2,pakaian nya basah kuyup.


" Dasar Singa Bangsat ! Mengganggu orang tidur !" Makinya,lalu melihat Nyonya Bai menaiki Tebing,dia segera menyusulnya.


Putri Yuan terbangun dan terpaku sesaat,mengumpulkan Nyawannya.Dan segera menyusul kedua orang yang telah mendahuluinya.


Raja Singa Hitam berdiri dengan gagah ditengah2 Taman Bunga Surga ( Bunga Matahari ).


Lukita juga telah sampai ditempat itu,mereka kini saling berhadapan.


Lukita tersenyum senang,napasnya kini telah lega kembali.Dia segera menarik energi alam sebanyak2nya.Udara yang segar membuat tubuhnya kembali kuat seperti sediakala.


" Naga Angin !" Serunya sambil mengeluarkan Semburan dari mulutnya.


Seekor naga kembali meliuk2 diudara,memperlihatkan Taring dan cakarnya yang kuat.


Auuuuuummmmm...


Raja singa Hitam kembali melepaskan Ratusan Singa dari mulutnya pula.


Kembali terlihat,Singa2 mulai menyerang naga angin,namun kali ini sangat berbeda,naga angin dengan cepat menghindar dengan melayang2 diudara.Lalu menyemburkan Gelombang angin yang sangat kencang,puluhan Singa Terpental dan terkapar menghantam bumi,tubuhnya menghilang dan berubah menjadi asap hitam.


Raja Singa Emas Mengaum semakin kencang,kali ini kembali keluar Singa2 yang tubuhnya Jauh lebih besar,dipunggung singa terlihat sayap yang mengembang.


Lukita terkejut,Melihat singa lawan dapat terbang mengejar Naga Angin.Tak lama Berselang,dilangit Naga Angin telah dikerubuti oleh Singa terbang.


Hoaaaarrrrr...


Hoaaaarrrr...

__ADS_1


Naga Angin meliuk2 kan tubuhnya,mengibaskan ekor serta mencengkram Beberapa singa yang menggigitnya.


__ADS_2