Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Qiang Suyon


__ADS_3

Pertempuran terus berlangsung,sebagian pepohonan telah tumbang terkena bacokan dan tendangan masing2 lawan.


Yuan Ruo semakin tak sabar,melihat pertempuran yang tak kunjung selesai.


' sebaiknya aku bereskan mereka,dan meminta mereka menjaga Tabib muda diGoa.' Pikirnya.


Slaaaappp...


Sinar putih menyilaukan menerangi hutan yang sedikit gelap karena terlindung dari cahaya matahari.


Brakkkkk...


Puluhan anak buah Yang bho dho terpental beberapa meter dan terjungkal bergulingan ditanah,beberapa yang terdekat bahkan masuk kedalam semak belukar.


" Enyah lah kalian !" Bentak Yuan Ruo lantang.


Seketika pertempuran terhenti,mereka saling memandang,melihat erangan puluhan orang terkapar ditanah kesakitan.


" Kau pemimpin perampok ! Hadapi aku ! Kalian telah membuang waktuku Disini !" Bentak Yuan ruo sambil menunjuk Kearah Yang Bho dho.


Yang bho dho sedikit merasa jerih melihat kehebatan gadis didepannya,wajah cantiknya seperti berubah sangat bengis menakutkan.


" Kau pikir aku takut !" Bentak Yang Bho dho,lalu maju beberapa langkah kedepan.


Yuan Ruo segera berkelebat menendang lawan dengan cepat,


Buukkkk...


Kakinya telak menghantam dada lawannya,membuat tubuh tinggi besar tersebut terseret puluhan meter,hingga terperosok kesemak2.


Tak berhenti disitu,Yuan Ruo segera mengejar tubuh lawannya.


Yang bho dho merasakan sesak,namun tubuhnya berusaha bangkit berdiri.Baru saja badannya bangkit tiba2 dadanya telah diinjak oleh kaki gadis cantik lawannya.


" Bunuhlah ! Aku tak takut !" Erang Yang Bho sambil menyeringai kesakitan.


" Apa untungnya membunuhmu ! Dengar,Aku hanya ingin satu jawaban dari mulutmu !" Sambil menekan dada Yang bho semakin keras.


" Katakan ! Atau bunuh aku segera !" Suara Yang Bho bergetar


" Apa kau bersedia mati Demi Tabib Muda dan sahabatnya ?" Tanya Yuan Ruo tegas,mereka berada jauh dari rombongan,sehingga percakapan mereka tak akan terdengar.


Yang Bho melotot marah,


" Kalau mau bunuh cepat lakukan ! Nyawaku tak berarti buat mereka !" Jawab Yang bho dho kesakitan.


" Bodoh ! Bukan Itu jawaban yang kuinginkan ! " Yuan Ruo menunduk,lalu menarik kerah baju Laki2 bertubuh besar,hingga berdiri tegak dihadapannya.


" Lihat mataku ! Bagiku,membunuhmu semudah membalikkan telapak tangan ! Tapi Tabib membutuhkan mu saat ini ! Dia sedang terluka parah,dan aku sedang mencari adik Laki2 disana untuk mengobati Tabib muda.Jadi setelah ini,kalian pergilah keGoa didalam hutan sebelah timur,Ada enam pohon besar yang menutupi Goa tersebut." Ucap Yuan ruo perlahan.


" Kau...kau...pasti berbohong !" seru Yang Bho terbata2.


" Bodoh,Lihat ini !" Yuan ruo segera mengeluarkan bungkusan ramuan obat dari sakunya.


Yang bho dho memperhatikan bungkusan ditangan gadis didepannya,hidungnya mencium aroma khas obat buatan kedua tabib.


" Apa kau sudah jelas ! Mereka dalam bahaya,para klan sedang mencari mereka,belum lagi para pendekar pemburu hadiah.Jaga mereka baik2,walaupun nyawamu taruhannya !" Sambung Yuan Ruo tegas.


" Kami akan menjaganya,Tabib muda orang yang bijak,kami sengaja takhluk padanya dan mengabdi untuknya.Seluruh hidup kami,akan kami pertaruhkan untuk menjaganya." Jawab Yang Bho yakin dengan mata berapi2.


Yuan Ruo menurunkan laki2 didepanya.


" Ingat baik2,jangan sampai ada orang yang tau,sampai aku kembali keGoa membawa Obat !" Tukasnya tegas.


" Baik ... Baik Nona,Namun kalau tabib bertanya,siapakah nama Nona ?" Tanya Yang Bho gemetar.


" Katakan pada tabib kecil,Aku Yuan Ruo yang meminta kalian datang kesana.Berikan bunga ini sebagai buktinya." Seru Yuan ruo,lalu memberikan Bunga Surga berwarna kuning pada Yang Bho.


" Baiklah,kami akan segera pergi !" Jawab Yang bho sambil menjura hormat.

__ADS_1


" Tunggu,kita akan bersandiwara." Ucap Yuan Ruo,lalu menotok tubuh Yang Bho menjadi Kaku tak ubahnya patung.


Sekali lompatan,tubuh Yuan Ruo dan Yang bho dho melayang melewati semak belukar.


Bruuuukkk...


Tubuh Yang Bho dihempaskan diatas dedaunan yang tebal tak jauh dari Gerombolan anak buahnya.


Yang blo on segera maju,mendekati Kakaknya.


" Dengar ! Pemimpin kalian telah aku lumpuhkan ! Sebaiknya cepat kalian pergi dari tempat ini ! Sebelum aku berubah pikiran !" Teriak Yuan Ruo lantang.


Beberapa anak buah perampok segera mundur beberapa langkah,Yang blo on sendiri mendengar kakaknya berbisik.


" kita harus segera pergi !" bisik Yang bho dho


" Ayo kita pergi !" Perintah Yang Blo on pada anak buahnya.


Puluhan laki2 kasar mulai bergerak pergi,Yang bho dho di panggul oleh adiknya.dengan cepat mereka menghilang masuk kedalam rimbunan pepohonan.


" Terima kasih,nona yuan." Seru Qang jie sambil menjura hormat.


" Tak perlu basa basi,sebaiknya kita cepat pergi.Waktuku sangat terbatas !" Seru Yuan ruo ketus.


Qang jie semakin terpesona dengan gadis yang telah mencuri hatinya.Tanpa berkata lagi,dia segera mengajak dua anak buahnya untuk segera kembali kemarkas mereka.


Menjelang senja mereka telah tiba digubuk reot pintu masuk kedalam markas.


"Kita telah sampai ,Nona !" Seru Qang jie sambil tersenyum.


Yuan ruo tak menjawab,pandangannya mengitari tempat itu.Didepan mereka hanya terlihat sebuah gubuk tua diapit dua pohon yang besar.


" Markas Tangan seribu hanya sebuah gubuk reot !" Gumamnya,namun ucapannya dapat didengar oleh Qang jie.


Seorang anak buahnya tiba2 berbisik pada Tuan nya,Qang jie terlihat mengerutkan keningnya.Lalu menepuk2 bahu anak buahnya.


" Paman Jangan Khawatir ! Aku yang bertanggung jawab ." Serunya sambil tersenyum.


Yuan ruo segera mengikuti,didalam gubuk dia melihat sebuah meja dan dua buah kursi usang yang diatasnya terlihat buah2an yang masih segar.


" Apakah buah itu segar ?" Tanya Yuan ruo meneguk liurnya.


Qang jie terkekeh,


" Sangat segar nona,ambillah kalau nona ingin." Ucapnya lalu terus masuk kedalam kamar.sementara dua orang anak buahnya tetap berada didekat Nona Yuan.


Tanpa ragu lagi,yuan ruo segera mengambil pisang yang lumayan besar,lalu memakannya dengan lahap.Namun begitu pisang tersebut masuk kedalam perutnya,darahnya tiba2 bergejolak,perutnya terasa panas,tubuhnya berkeringat deras.


" Kalian...Bangsat !!! " Serunya lalu tubuhnya sempoyongan mundur.


Kedua anak buah Qang jie segera menangkap dan memapah tubuhnya.Samar2 Yuan Ruo masih melihat,tubuhnya dibawa masuk kedalam kamar dan melihat Laki2 tampan didepannya sedang tersenyum padanya.


" Rencana Tuan muda sangat tepat,dengan begini,wanita ini tak kan tau pintu masuk kita." Seru Anak buahnya tertawa.


" Cepat bawa dia masuk !" perintah Qang jie,


Kreeeekkkk...


Ranjang reot segera bergerak turun kebawah,ketika Qang jie menekan batu yang menonjol.


Lalu mereka menuruni anak tangga,


" Biar aku yang menggendongnya !" Seru Qang jie pada anak buahnya.


Didalam markas Perkumpulan tangan seribu,Qiang Suyon sedang berada diruang perpustakaan.Dia asik dengan hobinya membaca buku2 baru.


Tiba2 terdengar suara kakaknya memanggil2 namanya.Gadis cantik jelita bertubuh tinggi langsing itu menarik napasnya sesaat.Lalu bangkit berdiri.


" ya kakak,aku disini !" Jawabnya,lalu meletakkan buku dimeja dan beranjak keluar.

__ADS_1


" Adik Suyon,Ada seorang gadis cantik mencarimu !" Seru Qang jie sambil tersenyum pada adiknya.


" Gadis ??! Siapa dia,apa aku mengenalnya ?" Tanya Qiang Suyon sambil mengangkat alisnya yang tebal.


" Ayo kita temui,dia ada dikamar tamu !" Ucap Kakaknya,lalu menarik tangan adiknya dengan lembut.


Qiang suyon terpaku ditepi ranjang,alisnya kembali terangkat melihat gadis didepannya yang sedang tertidur pulas.


Kepalanya mendekat,lalu mencium aroma didekat mulut Yuan Ruo.


" ehhh...Apakah dia memakan Buah DiPintu masuk ?" Tanya Qiang Suyon sambil menoleh pada kakaknya.


" Ya benar,adikku ." Jawab Qang jie cengar cengir.


" Bagaimana Kau tega melakukan itu pada seorang gadis kakak !" Bentak Suyon sambil memukul kakaknya.


" eiitttt...tidak kena !" Ejek Qang jie sambil mwnghindar.


" Kau ini kakak !" Hardik Suyon sambil melotot.


" Adikku yang cantik,kita harus menjaga pintu rahasia dari orang asing." Jawab Qang jie lalu duduk Dikursi sudut kamar.


" Hmmm...Kau benar ! Bagaimana Hasil pertemuan dikota ?"Tanya Suyon sambil berbalik menatap kakaknya.


" Kau pasti terkejut ! Tabib muda dan temannya kini menjadi Buronan Dikota para jagoan !" Seru Qang jie serius.


" Apa !!! Bagaimana Bisa !!!" Seru Qiang Suyon sampai bangkit berdiri.


Qang jie lalu menceritakan semua kejadian ketika mereka berada dikota,juga pertemuan dia dengan gadis Cantik yang sedang tertidur pulas dipembaringan.


" Keterlaluan ! Tuduhan mereka berlebihan !" Ucap Qiang Suyon geram.


" Heiii..Kenapa kau bisa mengambil kesimpulan,adik ?" Tanya Qang jie heran melihat sikap adiknya.


" Aku belum lama mengenal mereka,tapi hatiku sangat Yakin,mereka berdua adalah orang baik.Tujuan mereka menuju Kuil Siau liem shi,tak mungkin mereka melakukan Hal bejat itu." Tukas Qiang Suyon sambil menghentakkan kakinya kelantai.


" Dunia ini penuh kepalsuan,Jangan sampai kita tertipu adik." Seru Qang jie lembut.


" Pirasatku tak kan salah,ketua Klan Langit juga mengambil keputusan yang benar.Buat apa senjata mustika dan kitab salju,sementara ilmu kesaktian mereka jauh lebih baik daripada itu semua." Ucap Qiang suyon kembali.


" Sebaiknya masalah ini diputuskan oleh ayahanda saja,adik !" Ucap Nya sambil bangkit berdiri.


" Sekarang,Bagaimana urusan dengan gadis ini." Ucap Qang jie sambil membelai rambut Yuan Ruo dengan lembut.


Plakkkk...


Tangan Qang jie ditampar oleh adiknya dengan keras.


" heiii...apa yang kau lakukan ?!" Seru Qang jie terkejut,Sambil menatap wajah adiknya dengan heran.


" Kakak Tak sopan,Ayahanda tak pernah mengajarkan perbuatan sepertimu !" Hardik Qiang Suyon sambil melotot marah.


" Ohhh...ehhh...Maaf...maaf...!" Qang jie melangkah mundur,dia sadar perbuatanya memang tak pantas.


" Huhhh...Kalau ada ayah,sudah kulaporkan Kau !" Gertak Qiang Suyon lagi,sambil mendorong Tubuh kakaknya menjauh.


" tapi tadi,aku telah menggendongnya ketika masuk kesini,adik !" Ucap Qang jie sambil terkekeh.


" huhhh...dasar ! Mengambil kesempatan !" Suyon kembali memukuli kakaknya yang genit.


" Aduhhh...aduhhh...sakit...adik !" Seru Qang jie pura2 sambil menangkis 2 pukulan adiknya yang bertubi2.


" Pergi sana ! Biar aku yang mengurus Gadis ini !" Hardik Qiang suyon sambil melotot marah.


" Tunggu dulu,Kita belum tau,dia benar2 berniat baik atau tidak.Kalau sampai dia melukaimu,bisa2 Aku disunat dua kali sama ayahanda !" seru Qang jie serius .


" Huhhh...Dasar cabul ! biarin...biar habis sekalian !" Ucap Suyon sewot.


Dia tak membantah lagi,lalu memberikan Serbuk obat pada Yuan ruo.Sejatinya Obat bius didalam buah adalah buatannya sendiri.

__ADS_1


tak sampai semenit,mata Yuan ruo bergerak2,dan perlahan matanya membuka,kedua tangannya memegangi kepalanya.


__ADS_2