Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Siapa Yang Raksasa ?


__ADS_3

Semua mata memandang kearah Nyonya Jing,Tanpa berusaha menyelamatkan nya,


Lukita sendiri hanya tertegun melihat kejadian tersebut,Tangannya tetap memegang erat2 tangan Nkna Shi la yang semakin kuat meronta2 sambil menangis tersedu2.


Dalam hitungan detik serangan Beiji Kong akan menghancurkan kepala dan merobek perut nyonya Jing yang berdiri kaku,Matanya tertutup rapat,Bibir tersenyum menyongsong kematiannya.


BUKKKKK....


tubuh beiji kong yang berjarak semeter dari tubuh nyonya jing tiba2 mencelat kesamping kanan dan terjungkal bergulingan diatas tanah.


Disatu sisi,Tubuh yang mungil juga mental bergulingan disebelah kiri.Tubuh kerdil yang tak lain adalah Perbol,yang dengan cepat menubruk tubuh raksasa beiji kong dengan jurus Amukan Badak nya.tak ayal,tubuh beiji kong terlempar beberapa meter,dan perbol juga terlempar berlawanan arah.


Dengan cepat beiji kong bangkit berdiri,mencari2 siapa yang telah menubruknya.


"Bangsat ! Kau berani Ikut campur urusanku !" Bentak nya dengan geram,Matanya melotot melihat mahluk kerdil yang sedang berusaha berdiri tegak.


" Hehhh... Bocah Tua ! Kau Laki2 macam apa ! Menyerang musuh yang sudah tak berdaya ! Mana lawannya Perempuan Pula !" Bentak Perbol tak kalah galak dengan gaya jagoan


" Bocah ! Kau bilang Aku Bocah ! Cari mati Kau Upil Busuk !" Bentak Beiji kong Geram


" Hehhh... Tai Gajah ! Lebih busuk mana Baunya sama Upil !" Jawab Perbol Sambil berkacak pinggang


Orang2 yang mendengar perdebatan mereka mau tak mau ikut tersenyum,Namun tak ada yang berani menertawakan mereka.


Tanpa babibu lagi,Beiji kong yang penuh amarah,Segera menyerang Perbol dengan kuku beruangnya.


" Mampuslah Kau Upil Busuk !"


Namun karena tubuh Perbol yang mungil,Dengan Cepat Pula Dia berlari menghindar dan melewati ************ kakek beiji yang tinggi besar.Sambil Tangan mungilnya meremas biji telor kakek beiji dengan kuat lalu melesat kebelakang tubuh lawan.


" Hadooohhhh...Pelorkuu...!" Teriak Kakek beiji kong dengan keras


" Hahahaha...Hancur ...Hancur ...pelormu Tai Gajah !" Perbol tertawa cekikikan...


Muka Beiji kong merah padam menahan rasa sakit diselangkangannya,Namun tenaga dalamnya yang sangat terlatih,Dengan Cepat Menutupi rasa sakitnya.


"UPIL BUSUK , Kalau sampai Senjataku tak bekerja lagi ! Sampai Ujung Neraka Kau Harus Mati ditanganku !" Bentak Beiji kong,Lalu balik badan mencari Lawannya.


Namun perbol yang mungil dan lincah,Kembali berlari dengan cepat melewati ************ lawannya.


Tangannya yang mungil,Kembali berbuat sama,Namun Sayangnya,Beiji kong sudah waspada.Dengan cepat,tangannya yang sebesar kepala perbol,Menangkap tubuh mungilnya.


" Mampuslah Kau !" Lalu membanting tubuh perbol ketanah dengan segenap tenaga dalamnya yang tersisa


Booommmm...

__ADS_1


Tanah kembali bergetar hebat,Tubuh perbol melesak kedalam tanah membuat lobang sedalam setengah meter.tubuhnya tak bergerak lagi.


Belum puas hatinya, Kakek beiji Lalu melangkah mendekati tanah yang berlobang,Kakinya yang besar diangkatnya tinggi2,Lalu dipijakkanya kedalam lobang.


" Mampusss...Mampussss...!" Teriaknya dengan keras...


Namun Tiba2...


Kakinya yang masuk kedalam tanah,mulai terangkat kembali,Semakin lama semakin tinggi,Hingga membuat tubuhnya oleng kebelakang.dengan sigap,melangkah mundur sambil melotot melihat apa yang terjadi didepannya.


Secara perlahan2,Asap putih keluar dari dalam lobang,Muncullah tubuh yang semakin membesar dari dalam tanah,1 meter,2 meter,3 meter semakin tinggi hinga mencapai 4× lipat tubuh manusia,Siluman Batu Raksasa telah muncul kembali.


"Hehehe...Bocah tai gajah ! Sekarang siapa yang lebih Besar ? Dan Siapa sekarang yang menjadi Upil ?" Perbol yang telah berubah wujud menjadi Siluman batu raksasa terlihat terkekeh sambil menatap lawan dibawahnya.


" Kauuu...Siapa kau...?! Kalian Pasti siluman,Hanya Siluman Yang bisa berubah wujud !" Kakek Beiji bertanya dengan suara yang gemetaran.


" Jangan banyak Bacot ! Sekarang kau mau menyerah atau mati menjadi upil Gajah busuk !" bentak siluman batu, suaranya yang kuat bertenaga membuat semua penghuni malam kaget.


orang2 yang menonton merinding melihat raksasa batu,Kalau bukan mata mereka sendiri yang melihat,Seumur hidup tak akan percaya bahwa raksasa itu ada.


Sementara itu,Lukita bernapas lega,Nyonya jing selamat.


" Nona,Biar Sahabatku yang mengusir Kakek Kong,Kalian Tenanglah,Biar Aku mengobati ibumu." Ucap lukita,Lalu segera melepaskan pegangannya.


kembali lagi kepertarungan,


" Baiklah,hari ini tak kan kulupakan seumur hidup,suatu saat kita bertemu kembali,Disaat ilmuku sudah sempurna.Raksasa sekalipun akan kuhabisi !" Dengan suara bergetar Beiji kong Tiba2 melesat pergi dari tempat itu.


" Kutunggu Kapanpun kau Siap,Upil Gajah !" Suara perbol bergema diseluruh tempat itu.Asap putih kembali mengepul,dan perbol kembali keujud semula.


suasana menjadi tenang kembali,Sebagian orang masih bertahan,sebagian lagi membubarkan diri.


Namun tak lama berselang,Sekelompok Prajurit berkuda yang dipimpin oleh 2 punggawa tiba ditempat itu.perbedaan pakaian 10 orang prajurit dan 2 punggawa sangat mencolok,para prajurit memakai seragam biru tua,prajurit berseragam coklat tua.


" Siapa yang berani membuat keributan dikota kami !" Teriak Punggawa yang berkumis tebal berbadan kekar.


Perbol yang ingin membantu sahabatnya,menghentikan langkah kakinya dan berbalik badan.


" Hehhh...Kemana Saja kalian ! Pembuat onar sudah minggat,Kalian Baru Muncul !" Bentak Perbol dengan Kasar.


Punggawa terkejut bukan main,Mendengar suara namun tak keliatan ujudnya.


" Heh...Siapa yang berani membentak Punggawa Kota GuangZhao !?" Bentak punggawa yang bernama Cung Keling,postur tubuhnya kebalikan dari punggawa yang berbadan kekar.


Lukita yang mendengar keributan Antara punggawa dan Sahabatnya,Segera melangkah kedepan menengahi.

__ADS_1


" Maaf tuan2 prajurit,Sebaiknya Kami menolong Nyonya jing yang terluka,Tentang siapa yang membuat onar ditempat ini.Orangnya sudah pergi." Ucap lukita tegas dan jelas sambil menjura hormat.


Mendengar nama Nyonya Jing,Punggawa kota sangat terkejut,Dia sangat tau kehebatan Jing Nuwang.selusin pasukannya juga mereka berdua bahkan bukan lawan tanding siluman ratu tersebut.


" Heh...Siapa yang berani melukai Nyonya Jing !?" Punggawa bertanya heran,Lalu melompat turun dari kudanya.


" Kalau kau tau siapa yang melukai nyonya Jing,Pasti kalian sudah jadi mayat sekarang !" Jawab perbol kembali,Emosinya memang susah dikontrol apalagi mulutnya.


" Sudahlah sobat,Sebaiknya kita segera mengobati nyonya jing." Lukita segera menyela sahabatnya,Dia tak mau membuat masalah makin tambah lebar.


" Mari tuan Punggawa,Sepertinya kami juga butuh bantuan tuan." Ucap lukita,Lalu mengajak Punggawa kearah nyonya jing yang masih kaku berdiri.


" Prajurit,bubarkan mereka semua ! perintah punggawa bertubuh kekar yg bernama Cong kalang,


Tak lama suasana kembali hening,Kini ditempat itu Hanya ada lukita dan 2 temannya,Nyonya jing dan muridnya,Para prajurit dan beberapa pendekar yang mencoba ingin melihat dan membantu nyonya jing.


Termasuk thio san beserta anak buahnya juga saudagar Jhi lo,Mereka semua berkumpul didekat nyonya jing.


" Bagaimana Ibuku,Tabib.Apakah Dia terluka parah ?" Shi la Yang berada paling dekat dengan lukita,Memegang erat tangan kiri pemuda gundul tersebut.


" Tenanglah Nona,Ibumu memang terluka dalam,Mudah2an obat kami mampu mengobati lukanya." lukita menoleh sejenak kearah Gadis disebelahnya,walaupun pakaian dan rambutnya awut2an,Namun kecantikannya tak berubah sedikitpun.


Nyonya Jing sendiri hanya terdiam,Matanya bergerak2,Airmatanya menetes perlahan.Dirinya sangat malu atas perbuatannya,telah salah menilai orang.


Lukita perlahan menyentuh jidat nyonya jing,tangannya tiba2 merasa hawa dingin dengan cepat menjalar kejari2 tangannya.Dengan cepat lukita melepaskan tangannya.


" Sobat,Hawa dingin sangat kuat memancar dari tubuh nyonya jing.Apabila ingin membebaskannya,Harus dengan bantuan tenaga dalam yang panas.Apa diantara kalian,ada yang mempunyai ilmu yang mengandung hawa panas? " Tanya lukita pada orang2 disekelilingnya.


" Ilmu dari Suhu,mengandung hawa panas,Tabib ." Jawab Hu hwa yang berada dibelakang Shi La


" Ilmu kami juga berhawa panas,Tabib !" Seru Kedua punggawa secara bersamaan.


" Ilmuku juga panas Tuan Tabib," Canghy ikut berteriak


" Baiklah...baiklah..., Tapi sebaiknya aku jelaskan dahulu pada kalian semua.Tubuh nyonya jing mengandung Hawa dingin beracun yang sangat kuat.Seandainya tenaga dalam nyonya jing lemah,Aku yakin Dalam waktu 1 jam akan binasa.Dan bagi siapa yang punya keahlian terbatas,Tak boleh menyentuh langsung tubuh Nyonya jing,Karena Hawa dingin yang beracun Akan segera menyerang kalian.Lihatlah Ujung Jariku ini !" Lukita menjelaskan dengan lengkap,Juga memperlihatkan Jari tanganya yang telah menyentuh Jidat nyonya jing.Berubah Membiru dan kaku.


" Hahhh...Terus bagaimana Kita membantu nyonya jing,Tabib ?" Tanya Thio san yang sangat kaget melihat ujung jari Lukita.


Tereeeeeettttttt....Bagaimana Kelanjutannya...????


Dan bagaimana cara lukita mengobati Nyonya Jing ??


Ahay...Silahkan tebak dikolom komentar,Buat Yang Bisa Menebak,Besok akan diberi bonus Update 2 Bab Sekaligus.


Like Vote N Coment Reader...

__ADS_1


__ADS_2