
Kota GuangZhao terlihat hidup kembali disaat fajar mulai menyingsing.pertokoan satu persatu terbuka,pasar tradisional juga sudah ramai.
Namun sekarang kota guangZhao terlihat lebih ramai dari biasanya,para prajurit hilir mudik,seperti sedang mengejar sesuatu.
Orang2 yang sedang sarapan pagi diwarung dan rumah makan terlihat ramai,Banyak dari mereka membicarakan masalah pertempuran tadi malam.Kekalahan Nyonya Jing,Dan Munculnya Beiji Kong yang melegenda.Juga Hadirnya seorang Raksasa Batu yang belum mereka kenal.
Sementara itu,Didalam Kediaman walikota Guang zhao Beberapa prajurit sedang sibuk berlatih dihalaman depan kediaman walikota.
Pintu gerbang tiba2 terbuka,Beberapa penduduk terlihat tergopoh2 masuk dikawal oleh beberapa prajurit penjaga.
" Hentikan Latihan !" Teriak Seorang Laki2 yang Gagah Perkasa.Tubuh nya Kekar berkulit Sawo matang,Tatapannya tajam dan suaranya sangat berwibawa.
Dia Adalah Kepala Pengawal Walikota,Perwira Jong San yang bertanggung jawab penuh dengan keamanan Kota Guang Zhao.
" Ada apa dengan warga Prajurit ?" Tanya Perwira Jong ketika melihat 4 orang ibu dan suaminya memasuki halaman.
" Mereka ingin melapor,Komandan.Putra Mereka Telah Hilang tiba2 dikediamannya!" Jawab Prajurit Penjaga gerbang.
" Bawa Mereka masuk Keaula !" Perintahnya,Lalu berbalik badan, Melangkah kearah bangunan yang berada disudut kanan lapangan.
"Kalian Prajurit,Lanjutkan Latihan !" Sambungnya lagi tanpa menoleh.
Sesampainya Diaula,Ruangan yang besar dan luas ,Ada Meja panjang dan kursi ditengah ruangan.
mereka semua segera duduk tak berjauhan.
" Baiklah,Ceritakan Apa yang terjadi pada kalian semua!?" Perwira Jong memulai obrolan
" Putra kedua kami telah hilang,Tuan Perwira ! Huhuhu...,padahal tengah malam dia masih tidur dikamarnya." Ibu2 paruh baya yang bernama Cai rin,Mengadu sambil menangis tersedu2.
" Putra kami juga sama,Tuan.Hilang tanpa jejak,Anehnya kami tak mendengar suara apapun." Laki2 paruh baya berpakaian petani juga mengadu
" Tunggu,Ini kejadian aneh,Dari dulu,Biasanya yang diculik itu anak gadis ! Kog sekarang malah sebaliknya!" Perwira jong sampai berdiri heran
" Kami juga bingung Tuan,Tolonglah kami,Temukan Putra2 kami tuan." Ucap Seorang Bapak lagi.
" Sudah 10 th lamanya kota guangzhao tidak pernah ada kejadian aneh.Ini pasti ada hubungan dengan dunia persilatan.Prajurit,Panggil Punggawa segera !" Perintah perwira Jong
-----------
Dipagi hari yang cerah,Rombongan kereta kencana sedang melaju dengan cepat.Didepan kereta, kuda putih ditunggangi pemuda gundul dan disebelahnya kuda hitam ditunggangi mahluk kerdil sedang memimpin perjalanan.
Mereka adalah rombongan Saudagar Jhi Lho beserta para pengawalnya.Tiba2 Kuda yang berada dibelakang kereta melaju kedepan,Mendekati Lukita.
" Tabib,Didepan Sana Adalah Sungai Yang Luas.Daerah itu terkenal dengan para perompaknya. Sebaiknya kita berhati2." Thio san yang sudah malang melintang melintasi wilayah tersebut,Merasa perlu untuk waspada.
" Apakah Tuan Pernah Bertemu Mereka ?" Tanya Lukita sambil menahan lari kudanya agar lebih perlahan.
" Pernah Tabib,Jumlah mereka sangat banyak.Mungkin 100 atau 200an orang.Namun pemimpin mereka bisa diajak damai." Thio san menjelaskan
" Maksud Tuan San,Mereka minta upeti buat melewati wilayah mereka ?" Lukita sangat Faham pola fikir para perompak.
__ADS_1
"Begitulah tabib,Kalau kita tak mau berhadapan dengan kelompok mereka." Jawab thio san
" Baiklah,Berapa lama lagi kita melewati tempat itu ?"
"Pas tengah Hari nanti,Kita melewatinya,Tabib."
" Kalau begitu,Kalian pimpin rombongan kita." Lukita dan sahabatnya segera berpindah kebelakang kereta.
Siang yang panas,Membuat jalanan penuh debu.Didepan rombongan lukita,Terlihat rombongan dan kelompok lain sedang berjalan perlahan.Samar2 terdengar alunan musik dan tawa orang2.
lukita berpindah kesamping kereta sebelah kanan dibelakang thio san.Didepan mereka terlihat Sungai yang lumayan Luas.Sungai zhujiang atau sungai mutiara yang mengalir melewati kota guangzhao.
Terlihat Perahu2 besar yang bersandar untuk mengisi muatan.Terlihat pula beberapa prajurit yang mengawal muatan perahu dan menjaga keamanan pelabuhan.Namun sebenarnya wilayah tersebut dikuasai oleh Kelompok perompak Zheng Siong Hei Long.Namun karena masih berkerabat dengan walikota Guang Zhao,Dia memegang wilayah pelabuhan penyeberangan.
Terlihat para pekerja laki2 dan wanita yang sibuk memindahkan barang2 keatas perahu.
Tiba2 terjadi keributan sewaktu 5 orang pemuda kekar yang akan memasuki perahu.
" Heh...kami anak pejabat daerah ini,Buat apa kami membayar buat menyeberang !" Bentak laki2 berpakaian sastrawan,Dibelakangnya 2 gadis cantik dan 2 pemuda berpakaian rapi laksana anak bangsawan.
" Tak perduli anak pejabat atau apa ! Kalian tetap harus membayar ! Kalian Tau,Ini wilayah HeiLong !" Bentak Penjaga Berpakain Hitam2,Didadanya terlihat Rajutan Bergambar Naga Sedang Melilit Tiang Kapal.
" Cuihhh...! Kau berani meminta upeti pada Kami ! Kau Cari Mampus !" Bentak Gadis dibelakang sastrawan.
" Hahahaha...Mulutmu Cukup Pedas,Gadis Cantik ! Baiklah,Kalian Boleh menyebrang dengan Gratis,Asal kalian berdua nona2,bersenang2 dahulu dengan Kami.!" Hahahaha...keempat Penjaga tertawa mengejek.
Gerbang atau lebih tepatnya palang Yang terbuat dari Kayu yang besar melintang Menutupi Jalan Keluar Masuk pelabuhan.
Tiba2 gadis berambut ekor kuda mencabut pedang yang terselip dipinggangnya.Langsung membabat kepala penjaga gerbang.
tranggggg...
Pedang gadis tersebut mencelat terlepas dari genggamannya.Dan jatuh terancap didekat pos penjaga.
" Kalian Berani membuat keributan ditempat kami !" Bentak laki2 berjambang yang keluar dengan cepat dari Pos penjaga.Dia juga yang telah membuat pedang gadis mental dari tangannya.
" Memangnya tempat ini punya nenek moyang kalian !" Bentak gadis yang bernama siau sien,Rambutny dikepang dua keatas,Hidung mungil dan mancung,Tubuhnya tinggi,Namun badanya padat berisi.
" Gadis Ingusan, Lancang mulutmu bicara ! Tangkap mereka semua !" Perintah nya,Dia adalah komandan keamanan Pos penjaga julukannya Pendekar tangan Besi bernama Bong keng,Dia termasuk Tangan Kanan dari Zheng Siong.
Tiba2 peluit berbunyi,puluhan orang mengepung kelima Pemuda dan pemudi tersebut.Pakaian mereka semua serba hitam dan berlambang Hei Long.Ditangan mereka semua memegang senjata yang juga sama.Ruyung Berduri sebesar kepala manusia.
Bukannya takut,kelima pemuda pemudi tersebut dengan cepat mencabut senjatanya masing2.
" Tangkap mereka !" teriak Bong Keng
Wutttt...Wutttt....
dengan gesit mereka melayang berpencar
Bukk...Dukkk...Desss...
__ADS_1
beberapa Anggota Hei Long Jatuh Terkena Tendangan Dan pukulan Pemuda pemudi.
Melihat anak buahnya kerepotan,Bong keng Terlihat gusar.
" Pakai Senjata kalian,Mau mampus sekalipun tahan mereka !" Bentaknya kembali
Pertempuran semakin seru,awalnya anggota hei long terlihat kocar kacir,begitu mereka menggunakan senjata ruyung nya,terlihat kelima lawannya semakin lama semakin terkurung.
Dessss...
Gadis berkuncir kuda terjengkang terkena tendangan salah satu anggota hei long,bagaimana tidak,tanpa pedangnya,Dia tak mampu berbuat banyak melawan.
" Lindungi Sie Cha !" Teriak Gadis kepang dua yang sedang kerepotan menahan serangan.
Namun ketiga laki2 yang diminta juga tak mampu berbuat banyak,Mereka juga terlihat kewalahan menerima banyaknya serangan anggota Hei Long.
Kalau dilihat dengan mata kepala,pertempuran yang tak seimbang pasti akan memakan korban dari kelima pemuda pemudi.Tubuh sastrawan terlihat mulai mengeluarkan darah,Pakaiannya sobek2,Tak terkecuali Kedua teman laki2nya.gadis Kuncir kuda atau Sie Cha sudah jatuh pingsan dan tertawan.Hanya Sie Sie yang masih bertahan,Walaupun dirinya terlihat tak terluka,Namun tenaganya sedikit demi sedikit mulai habis.
Blaaarrrrrr....
Tiba2 orang2 terpental kesegala arah,anggota heilong juga keempat pemuda pemudi tersungkur ketanah.
" Kalian semua ! Sudah membuang waktu kami terlalu lama disini !" Bentak Laki2 gagah berpakaian merah menyala.Dipinggangnya terselip kapak bermata dua.
Melihat Anak Buahnya terpental dan terluka, Bong keng Naik Pitam.Dia sangat kenal laki2 berpakaian merah.
" Puihhh...Pendekar Kapak Besi, Berani unjuk gigi di wilayah Hei Long !" Dengan Sigap Bong Keng Melompat maju,Langsung menyerang Laki2 berpakaian merah dengan tangan kosong.
Tranggg...
Tangannya tertahan oleh Kapak besi Han Bei,Pendekar kapak besi.
Sungguh Luar biasa,Tangan Bong Keng tak terluka sedikitpun.Tak percuma dia dijuluki Pendekar tangan besi.
" Hehe...Tanganmu memang luar biasa,Bong keng ! Aku sudah lama penasaran dengan ilmu tangan besimu.Tapi,Jangan salahkan kalau julukanmu berganti menjadi si tangan buntung." Hahaha...Han Bei tertawa mengejek,Sebenarnya mereka termasuk musuh bebuyutan.
" Banyak Bacot ! masa lalu tak kan berubah, Asal kau ingat Kekalahanmu Dahulu !" Bentak Bong keng,Dan Langsung menyerang Lawannya.setengah Tenaga dalam dikerahkannya,Niatnya hati ingin segera melumpuhkan lawan.
Wussshhhh...
Angin Panas Berhembus sangat kuat,Membuat Pakaian Han Bei Berkibar2,Melihat Lawan menyerang dengan kekuatan penuh.Han Bei Tak Mau Sembarangan Bertindak.Sambil Mengangkat Kapak besinya,Dia melompat Keatas,Tangan Kirinya Melepaskan Pukulan Bercahaya Merah kearah Kepala Bong keng.
" HanCur !" Teriaknya
" Cuih...,
Tubuh Bong keng yang Kekar laksana Kilat melenting pula keatas,membuat pukulan Han Bei Menghantam tanah...
Bummmm...
Debu beterbangan menutupi pandangan.
__ADS_1