Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Dua Bidadari Pesolek


__ADS_3

Dimarkas klan langit,anggota mereka yang terluka semua telah sembuh berkat pengobatan dari lukita dan sahabatnya.


Ketua lie merasa bersyukur,semua murid2nya telah sembuh seperti sedia kala.


" Bagaiamana mungkin,manusia yang dengan tulus mengobati dan membantu kita,telah diFitnah menjadi mata2 dan kaki tangan musuh !" Gumamnya diruang pengobatan.


" Kakak,Aku sebenarnya malu,seandainya mereka sekarang berada disini,aku ikhlas menjadi murid mereka." Seru Li Bankong dengan nada menyesal.


" Kau ikhlas menjadi murid mereka,apa mereka mau menerimamu menjadi murid !" Seru Lie tiankong kesal,dia masih ingat bagaimana sikap adiknya kala itu.


" Maafkan Kesalahanku,Aku tak mengira,usia mereka masih sangat muda,namun ilmu pengobatan mereka sangat luar biasa." Ujarnya sambil menundukkan kepala.


" Bagaiamana hasil pencarian mereka ? Apakah ada kabar baik yang kita dapat ?" Tanya Lie tiankong gusar.


" informasi yang kita dapat,sama persis dengan Klan lain,mereka berdua menghilang setelah mengikuti seorang nenek tua." Jawab Li bankong sambil menarik napas panjang.


" Pirasatku mengatakan,Tabib muda sedang tak baik,mungkin seorang tokoh persilatan telah menculik mereka." Seru Lie tiankong dengan wajah cemas.


" Siapa kira2 pendekar yang mampu menculik mereka,kakak ?" Tanya Li bankong penasaran.


" Banyak tokoh2 lama yang telah menghilang dari dunia persilatan.Bisa jadi kehebatan ilmu pengobatannya telah tersiar dimana2,dari itu banyak yang mengejarnya untuk mempelajari ilmunya." Tebak Lie tiankong


" Apa tidak Sebaiknya,kita sendiri yang turun tangan mencarinya,Kalau seandainya mereka dalam bahaya,kemampuan kita bisa membantu mereka berdua." Ucap Li bankong dengan percaya diri.


" Kau juga berpikir seperti itu,Namun situasi saat ini sedang panas,Panglima Lhe musin telah kembali kekota ini.Sedikit banyak,tujuan mereka pasti ada sangkut pautnya dengan kedua tabib." Ucap Lie tiankong semakin gusar.


" Apakah mereka masih ngotot dengan wilayah ini ?" Tanya li ban kembali.


" Entahlah,aku curiga,Klan Api telah bersiasat dengan mereka.Aku yakin,tak lama lagi,Wilayah ini akan dikuasi penuh oleh mereka !" Seru Lie tiankong lagi.


" Kalau sampai itu terjadi,kita butuh bantuan Klan lain untuk mencegahnya." Seru Li bankong geram.


" Itu masalahnya,Klan lain percaya dengan Fitnah mereka terhadap sahabat kita." ucap Lie tiankong khawatir.


" Ini bukan masalah tabib,tapi masalah Kesepakatan pendahulu kita !" Seru Li bankong tegas.


Ketua lie diam membisu,otaknya terus bekerja,kakinya melangkah mondar mandir didalam ruangan.


...****************...


Sementara itu,kita kembali kerumah makan dimana Yuan ruo sedang asik menikmati sarapan paginya.


" Ehhh...gadis buruk rupa ! Dari mana asalmu ? Wajahmu sangat asing disini ?" Tanya Shi Bhoba dengan keras.


" Hmmm ... Darimana asalku itu adalah urusanku !" Jawab Yuan Ruo singkat dengan santainya.


" Kau pikir kami bodoh ! Wajahmu sangat buruk ! Tapi kulit tanganmu sangat halus dan mulus ! Kau pasti sedang menyamar !" Seru Shi Hou blak2an.


Yuan ruo menatap tajam kearah dua wanita pesolek,


" Apa urusanmu ! Aku tak pandai bersilat lidah,apalagi berguncing dan mencampuri urusan orang lain !" Jawab Yuan ruo dengan nada tak suka.


" Xixixixi...Wanita kalau ketauan belangnya pasti menjadi murka ! Jangan2 wajah aslimu jauh lebih buruk dari penyamaranmu !" Ejek Shi Bhoba sambil tertawa.


Yuan Ruo terdiam,bisa saja dia membalas kedua wanita pesolek,namun dia berpikir panjang.Dia segera menghabiskan teh dicawan nya,lalu meletakkan beberapa keping uang dimeja,lalu bangkit berdiri hendak pergi.


" Hahahaha...Bawaanmu sangat banyak,kalau buatmu sendiri itu tak mungkin ! Jangan2 kau komplotan Perampok juga Tabib buronan kota ini !" Seru Shi Hou yang tiba2 telah berada didepan Yuan Ruo.


" Minggirlah !" Bentak Yuan Ruo sambil melotot marah.


" Cuihhhh...Bocah ingusan ! Kau tak tau tingginya langit rupanya !" Jawab Shi hou sambil terkekeh.

__ADS_1


Para penghuni rumah makan menjadi tegang,tak lama lagi pasti terjadi pertarungan.


" Nona-Nona,Selesaikan lah diluar,jangan merusak Tempatku ini !" Teriak Pemilik rumah makan panik.


Shi Bhoba segera memberi kode pada adiknya,agar keluar dari Rumah Makan.Shi Hou segera melangkah,lalu menunggu Yuan Ruo diluar penginapan.


" Sial...Sigemuk ini,Memang harus diberi pelajaran !" Gumam Yuan Ruo kesal.Lalu segera melangkah keluar rumah makan.


" Heh gadis buruk ! Bagaimana kalau kita bermain2 sebentar,aku ingin tau ! Apa isi Tas bawaanmu itu ?!" Seru Shi Hou sambil tersenyum genit.


Tanpa menjawab Yuan ruo segera mengibaskan tangan kirinya seperti orang menghalau lalat.


Angin menderu dengan kencang,membuat tubuh gemuk Shi Hou mencelat keudara tanpa ampun.


" Ahhhhh..."


Brukkkk...


Lalu jatuh terhempas tanpa bisa berkata2 lagi.


Melihat adiknya dilempar dengan mudah,shi bhoba menjadi murka hingga hilangan kesadaran.


" Pelacur buruk ! Cari mampus !" Bentaknya,lalu berkelebat dengan cepat menghajar punggung Yuan Ruo.


Tubuh Yuan ruo segera berbalik,lalu menghadang Terjangan kaki lawan dengan Tangan Kirinya.


Blaaaaarrrr....


Yuan ruo mundur selangkah pakaiannya berkibar2 tertiup angin.


Shi bhoba tak mengira bertemu dengan lawan yang handal,Tubuhnya terpelanting kembali masuk kedalam rumah makan,hingga menghajar beberapa meja dan bangku,kalau bukan Anggota klan Air yang menahan tubuhnya,entah bisa2 tubuhnya menghantam dinding rumah makan.


Wajah shi bhoba pucat pasi,darah mengalir dari sela bibirnya,dadanya terasa sesak.Mendengar kata2 laki2 yang sedang menahan tubuhnya dari belakang,bukan membuatnya jera,malah semakin murka.


Dia kembali bangkit berdiri,Lalu berkelebat keluar ,Sambil melepaskan Jurus Siulan bidadari mencabut jiwa,Terdengar suara suitan yang panjang,lalu seberkas cahaya perak meluncur cepat kearah gadis siluman.


Yuan Ruo tersenyum sinis,Kembali dia mengibaskan tangan,namun kali ini rambutnya juga ikut bergerak mengibas2.


Wussssaahhhhh...


Blaaaaaarrrrr...


Kedua cahaya Perak dan putih bertemu,membuat suara ledakan yang keras.Tak ayal para penghuni yang mendengar menjadi ketakutan,namun buat mereka yang bernyali,justru menjadi tontonan yang menarik.


Shi Bhoba Kembali terpental dan terhempas ditanah,namun dia kembali bangkit berdiri.Rambutnya awut2an, riasannya berantakan,Darah kembali mengalir dari mulutnya.


" Uhukkk...uhukkk...!"


" Kakak !" Teriak Shi Hoa yang telah siuman,lalu berlari mendekati kakaknya.


" Pergilah ! Jangan Halangi jalanku !" Seru Yuan Ruo geram.


" Langkahi dulu mayat kami !" Bentak Shi Hou marah.


" Bodoh !" Bentak Yuan Ruo Gusar,dalam hatinya tak ingin membuat keributan.


Shi bhoba kembali tegak berdiri,kedua tangannya melepaskan kancing baju bagian dwpan dadanya.Wajahnya menyeringai dengan seram.


" Matipun aku tak akan menyesal ! Tapi kau harus ikut mati denganku !" Geram Shi Bhoba penuh amarah.


Shi Hou tau,kakaknya akan menggunakan jurus terkakhirnya,dia segera mengikutinya.

__ADS_1


Dua bidadari pesolek termasuk pendekar hebat,Jurus Andalan mereka Berdua Adalah Gunung meletus men**yemburkan Magma** sangat terkenal didunia persilatan.


Kedua Dada kakak beradik memancarkan cahaya Abu2 kehitaman,mulut mereka berdua teebuka lebar,suara mendesis bak ular berbisa terdengar sayup2.


" Mampuslah !" Bentak Shi Bhoba,lalu menyemburkan Cahaya merah laksana Magma Gunung berapi yang mengalir kencang,dari dadanya cahaya Abu2 kehitaman juga meluncur deras laksana awan panas.


DUA cahaya merah dan empat cahaya abu2 kehitaman keluar dari kedua tubuh bidadari pesolek,mereka berdua menyerang dengan seluruh tenaga dalam.


Wussshhhh....


Wussssshhhh...


Halaman Rumah makan menjadi semakin panas,debu2 tersingkir dilabrak oleh keenam cahaya yang meluncur sangat cepat kearah lawan.


Yuan Ruo menyadari,lawan menggunakan jurus Andalannya,Tak mau main2 lagi,dia segera mengeluarkan Jurus Kumbang terbang menebar Bunga surga.Tubuhnya melenting keudara menghindari enam cahaya yang meluncur kearahnya,sehingga enam cahaya menghajar gerobak serta tempat2 jualan didepan rumah penduduk hingga hancur berantakan.


Melihat lawan melayang diudara,kedua bidadari pesolek kembali mengarahkan dada mereka yang terbuka dan mulutnya kearah Lawan.


Yuan Ruo tertawa keras dari langit,lalu seperti menaburkan sesuatu kearah dua bidadari,Cahaya kuning menebar seperti Bunga2 yang beterbangan menutupi pemandangan,menghalau keenam cahaya dari bawah,membuat suara letupan ketika bertemu.


Duaaarrrr...duaaarrr...duaaaarrr...


Duaaaarrr....Duaaaarr...Duaaarrrr...


Cahaya merah dan abu2 kehitaman sirna,namun cahaya kuning terus menebar kebawah,menghajar dua bidadari pesolek.


Taaarrr....


Taaarrrr....


Arrrhhhkkk...


Arrrhhhkkk...


Terdengar suara letupan dan jeritan kedua wanita bertubuh gemuk.


Tubuh Yuan Ruo perlahan2 melayang turun,lalu mendarat tepat didekat kedua tubuh gemuk yang sedang berkelojotan meregang nyawa.


" Kalian sendiri yang ingin mati ! Pergilah dengan cepat !" Ucap Yuan ruo,lalu melemparkan Dua kuntum Bunga Surga yang melesat berputar laksana mata gerenda memotong kedua leher bidadari pesolek hingga putus.


Kedua tubuh gemuk yang berkelojotan,terdiam seketika.Tubuh mereka menghitam gosong terkena Jurus Yuan Ruochong,Kedua gunung kembar mereka membusung hangus mengeluarkan bau sangit,dan mata melotot dengan leher terputus.


" Tindakanmu sangat Kejam,Nona ! Bukankah mereka sudah tak berdaya !" Teriak Anggota Klan Air yang melihat pertarungan mereka.


" Kejam ! Apa kau tau apa yang mereka rasakan sebelum leher mereka kuputus ! Pikiran kalian Picik ! Justru aku membantu mereka supaya tak tersiksa !" Seru Yuan Ruochong sambil tersenyum sinis.


" Kalian,siapapun yang sudi memakamkan kedua wanita ini,akan kuberi satu keping emas !" Teriak Yuan Ruo dengan keras.


Tiba2 suara derap kaki kuda terdengar sangat jelas ditelinga mendekati tempat itu.


Yuan Ruo merasakan seluruh pandangan teetyju padanya,Dengan sigap tubuhnya melenting keudara sambil melemparkan sekeping uang emas,bermaksud pergi menjauh.


" Berhenti !"


Terdengar bentakan yang nyaring,lalu seberkas cahaya merah menyilaukan mata melesat kearah Yuan Ruo yang sedang melayang.


Blaaaaarrrrr...


Yuam Ruo membalas dengan kibasan tangannya.Serta merta tubuhnya semakin jauh dan cepat melayang menghilang diantara atap2 rumah penduduk.


" Kejar dia ! Jangan sampai lolos !" Kembali terdengar suara perintah dari atas kuda.

__ADS_1


__ADS_2