
Mohon Maaf buat para Reader semua,Dalam sepekan ini,Ada kegiatan Keluarga yang sangat padat.Mungkin setelah lepas minggu ini,Update akan normal kembali.Thx🙏
Matahari menyeruak menyinari diantara rerimbunan ranting dandaun pepohonan.Sementara dua laki2 saling berhadapan.
Hiaaaaattttt....
Yang bho dho menyerang lawan lebih dulu,kepalan tangannya yang besar menderu kencang mengincar tubuh lawannya.
Ketua klan salju mengibaskan jubahnya sambil tubunya berputar.membuat pukulan lawan melewati bahu nya.Dengan cepat tangannya mengemplang Dada lawannya.Xueshan tak ingin melukai lawan, hanya memberi pelajaran singkat saja.
Bukkkk...
Dengan telak dada Yang Bho terkena pukulan Xueshan,
Ketua klan langit tak mengira,pukulannya tak berarti apa2 pada lawan.
Yang blo tersenyum mengejek,menepis2 dada yang terkena pukulan.
" Hehehe...Ayo pukul lagi !" Bentak Yang Bho sambil tertawa merentangkan kedua tangannya.
Xueshan merasa penasaran,dengan sekali gerakan dia kembali menyerang dengan cepat,saking cepatnya,yang Blo sendiri sampai tak menyadari bahwa lawan telah berada didepannya.
Dukkk...dukkk...dukkk...
Desssss....
Tiga pukulan kembali bersarang didada yang blo,dan satu tendangan menghantam perutnya.Sungguh luar biasa kecepatan ketua Klan salju.
Tubuh Yang blo terpental kebelakang hingga 10 langkah,membuat tubuhnya jatuh telentang diatas tanah.Tubuhnya merasakan nyeri akibat serangan lawan,namun dia kembali berdiri dengan cepat.
" Hahahaha...Senjata sekalipun tak kan mampu menembus Baju bajaku !" Seru Yang Blo bangga.
Xueshan terkejut bukan main,dia salah menilai,ternyata lawannya memiliki baju baja yang kuat.
" Xueshan,apa harus aku yang turun tangan ?!" Terdengar suara pamannya dibelakang.
" Tidak perlu,Susiok.Aku penasaran dengan kehebatan baju bajanya." Seru Xueshan
" Hahaha...keluarkan senjatamu ! Biar kau tau kehebatan baju bajaku !" Teriak Yang bho sombong.
" Tak perlu senjata,cukup dengan kedua tanganku ini !" Seru Xueshan sambil mengibaskan kedua tangannya,Cahaya putih seketika memancar sangat terang.
Jurus Xueren pikai dadi adalah jurus pedang salju,namun Xueshan hanya menggunakan tangan kosong.Sinar putih yang terang laksana pedang dengan cepat menyerang lawan didepannya.
Yang Bho dho sangat yakin dengan kekuatan baju besinya,dia tak menghindar namun dengan gagah menahan serangan lawan dengan tubuh yang dialiri setengah tenaga dalamnya.
Crangggggg....
Buuuummmm...
Cahaya salju dengan telak menghantam tubuh Yang Bho,membuat tubuhnya terbang kebelakang puluhan meter hingga menghantam sebatang pohon yang besar.
Bruuuukkkk...
Tubuhnya jatuh kebawah dalam keadaan kaku dan diselimuti oleh salju.Hebatnya lagi,pohon yang dihantam tubuhnya ikut terbungkus salju dari Pangkal hingga pucuknya.
Gerombolan perampok terperangah melihatnya,anak buahnya merinding ketakutan melihat kehebatan lawan mereka.
__ADS_1
Yang Blo yang segera sadar,bahwa mereka berhadapan dengan orang2 sakti.Dengan cepat meraih tubuh kakaknya,lalu bergerak cepat menerobos pepohonan sambil berteriak.
" Kaburrrr !!!"
Puluhan anggota gerombolan perampok tersadar mendengar teriakan pemimpinnya,Mereka segera lari terbirit2 mengikuti arah Yang Blo on.
Shanxue bergerak ingin mengejar perampok,namun dicegah oleh ayahnya.
" Biarkan mereka pergi,putriku ! Kita tak punya urusan dengan mereka." Seru Ketua klan salju,lalu menepis2kan ujung bajunya.
" Mari kita lanjutkan,perutku mulai keroncongan." Seru kakek fa,lalu kembali berjalan mendahului yang lain.
Sementara itu,rombongan perampok yang dipimpin oleh Yang Blo on telah lebih dulu memasuki Kota para jaoan.Ditengah jalan,para penduduk terheran2 melihat tubuh kaku yang dipanggul oleh Yang blo.
" Cepat cari dimana tempat pengobatan dikota ini!" Perintah Yang blo on pada anak buahnya.
Dua orang anggotanya segera menyeret seorang penduduk sambil mengalungkan golok dilehernya.
"Cepat katakan ! Dimana tabib sakti dikota ini !?" Bentak anak buah perampok.
Wajah penduduk pucat pasi,tubuhnya gemetaran.
" Di...ditengah kota,ada antrian panjang.Disanalah tempatnya ." Jawab penduduk tersebut terbata2 ketakutan.
Anak buah yang blo segera menendang penduduk hingga jatuh tersungkur,
" Kalau kau bohong ! Nyawamu pasti melayang !" Bentaknya dengan wajah kejam.
" Ti...dak,Tuan." Serunya,lalu bangkit dan berlari ketakutan.
Didepan mereka,terlihat orang2 mengantri hingga kejalan utama.
" Minggir...minggir !" Bentak anak buah Perampok,sambil mengacungkan goloknya.
Mereka menyeruak kedepan dengan paksa,membuat suasana menjadi gaduh.
" Cepat minggir ! Apa kau mau kucincang !" Bentak anak buah perampok sambil menarik pakaian seorang kakek tua yang renta.
Tubuh kakek tua yang renta terlihat gemetaran,bukannya kasihan,tubuhnya malah dilempar kejalan hingga jatuh telentang.
Yang blo on masuk kedalam Rumah makan pelangi,tatapan matanya tajam melihat seisi ruangan.Sejatinya,mereka adalah gerombolan perampok yang sedang melarikan diri dari bagian utara.Sehingga mereka tak tau wilayah kota para jagoan.
" Siapa Tabib disini ! Ayo keluar ! Atau kuhancurkan tempat ini !" Bentak Yang Blo on garang.
Sontak saja seisi ruangan menjadi tegang,Beberapa pendekar yang tengah makan siang merasa terganggu.
" Kau tau apa nama kota ini !" Teriak seorang pendekar
" Cuihhh...Aku tak mau tau !" Bentak Yang blo marah,dia melihat meja yang berjejer tempat pengobatan.
" Tabib ! Cepat keluar !" teriaknya lagi,lalu menendang meja didepanya hingga hancur berantakan.
Tak mau rumah makan rusak parah,lukita hendak berdiri.Namun sahabatnya mendahului.
" Aku disini !" teriak perbol sambil berdiri.
" Cepat obati kakak ku !" Bentaknya,kepalanya clingak clinguk mencari dimana tabib berada.
__ADS_1
" Kalau aku tak mau ?" Jawab perbol
" Kau cari mati !" Bentaknya mulai gusar
" Kalau tak ku obati,bukan aku yang mati,tapi kakakmu !" Perbol segera berdiri melangkah.
Melihat tubuh kerdil yang hadir didepannya,yang blo merasa dirinya telah dipermainkan.
" Siapa kau ?" Bentaknya garang.
" Bukannya kau mencari tabib ? Akulah yang kau cari." Jawab perbol sambil mengibaskan rambut gimbalnya.
Karena merasa khawatir dengan keselamatan kakaknya,Yang blo segera menurunkan tubuh kaku yang dipanggulnya.
" Cepat obati kakak ku ini !" Ucapnya garang.
Begitu melihat tubuh yang berdiri membeku,Perbol tertawa terbahak2,melihat laki2 kaku yang berdiri didepannya.
Bagaimana tidak merasa lucu,Tubuh kaku Yang Bho terlihat menggelikan.
Mulut terbuka,lidahnya terjulur keluar dengan mata yang melotot.Perutnya tertekuk kebelakang dengan pakaian sobek sehingga memperlihatkan baju bajanya.
Hampir semua orang dirumah makan menahan senyum ketika melihat Tubuh kaku Yang Bho.
" Bangsat ! Apa yang kau tertawakan !" Bentak Yang Blo murka.
" Heh...Coba kau lihat sendiri,bagaimana wajah kakakmu." Seru perbol terkekeh.
Yang blo segera maju kedepan melihat kakaknya,mukanya berubah merah padam.Kalau bukan kakaknya yang berdiri kaku,tentu dia akan tertawa terbahak2 melihatnya.
Yang blo berbalik badan,melihat perbol dengan wajah bengis.
" Tak ada yang lucu ! Cepat kau obati dia !" Bentak nya lagi.
" Tunggu,kenapa tubuh kakakmu menjadi kaku ?" Tiba2 Ren xueshan bangkit dari duduknya.dia sangat yakin,mereka pasti telah bertemu Klan salju.
Yang blo terkejut begitu melihat kearah Laki2 gagah berpakaian putih dan berambut putih.tanpa sadar dia mundur beberapa langkah.
" Apa mereka telah bertarung dengan anggotamu ?" Tanya Haizi
" Sudah pasti,Siapa yang bisa membuat tubuh menjadi kaku dengan salju selain Klan ku." Jawab Ren xueshan.
" Kau...kau siapa ?" Ucap Yang blo ketakutan.Dia berpikir orang yang akan dirampoknya tadi adalah anggota Pemuda tampan didepannya.
Ren xueshan tak menjawab,dia menyentuh tubuh kaku didepannya.Tiba2 matanya bersinar gembira.
" Ayah !" ucapnya tanpa sadar.
" Hei kau !" Tunjuk Ren xueshan pada Yang blo
" Apa kalian bertarung dengan laki2 berumur 50an berambut putih dan jubah putih sepertiku ?" Tanya nya tegas.
Tubuh Yang blo gemetaran,hati kecilnya mulai menyadari situasinya.
" Benar...dia juga bersama seorang gadis dan kakek tua." Jawabnya gugup.
" Kakek Fa,adikku ." Gumam ren xueshan.
__ADS_1