Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Xuezu Zongbu ( Markas Klan Salju )


__ADS_3

Siang telah menjelang,namun mentari tak mampu menyinari bumi.Langit terus menangis,Kilat selalu menemani.


Didalam Goa ditengah hutan,Terlihat puluhan orang sedang berkumpul.


" Kakak,bagaimana rencana kita selanjutnya?" Tanya seorang gadis cantik berpakaian merah.


" Kita tunggu dahulu kabar dari istana,apa tindakan kita selanjutnya." Jawab Laki2 gagah berpakaian serba hitam.


" Aku rindu,ayahanda." gadis berpakaian merah mulai meneteskan air mata.


" Sabarlah,semua ini kita lakukan untuk masa depan Kota jagoan dan Klan kita." Jawab laki2 tersebut.


" Apa kakak yakin,ini akan berhasil ?"


" Kita harus yakin,sudah terlanjur basah.Tak ada jalan untuk mundur." serunya


" Sudah terlalu lama,kota para jagoan tanpa seorang pemimpin.Inilah saat yang tepat,karena kita didukung oleh istana.";sambungnya kembali.


" Kota jagoan diwilayah kita,secara tidak langsung,kitalah pemimpin kota ini." Seru gadis yang tak lain adalah Xian Nie Huo.


" Namun Klan lain juga menguasai wilayah mereka masing2.Sudah seharusnya,semua wilayah Menjadi satu.Dan dipimlpin oleh kita Klan Api." Seru laki2 gagah yang tak lain adalah Jiang Shu.


" Aku tau cita2mu ingin mengangkat Klan Kita,Namun ayahanda selalu menentang.Mereka sudah terikat dengan Perjanjian Pendahulu." Xian Nie sebenarnya menentang jiang shu,namun disatu sisi,pemuda gagah itu adalah kekasih gelapnya.


"Zaman telah berubah,kalau kita tak mengikuti,pasti akan tertinggal.Sudah waktunya menjadi satu wilayah kekuasaan,mengakui kekaisaran adalah jalan terbaik membangun wilayah ini." Ucap Jiang shu tegas.Tekadnya sudah jelas,ingin menjadikan Kota para jagoan menjadi satu wilayah kekuasaan dibawah naungan Dinasti Tang.


" Aku takut,banyak nyawa yang akan menjadi korban." ucap Xian nie khawatir.


" Setiap perubahan,butuh pengorbanan." seru Jiang shu,lalu segera menemui para anggotanya.


" Kita bersiap ! rencana kita kali ini,jangan sampai Gagal !" Ucap Jiang Shu tegas.


" Pemimpin,bagaimana dengan pemuda asing ?" Tanya salah satu anggotanya.


Biar aku sendiri yang mengurusnya,Kalian tetap jalankan rencana kita dengan Cepat ! Ingat,dengan Cepat !" Seru Jiang shu.


" Baik,pemimpin !" Seru mereka serempak.


Ditempat lain disebuah pegunungan yang dingin,terlihat bangunan megah dan luas dikelilingi oleh Pagar Kayu yang tinggi.Atap bangunan yang mayoritas dicat putih dipenuhi oleh salju.


Plang besar terlihat sangat jelas bertuliskan,


" XUEZU ZONGBU " ( Markas Klan Salju ).


Dari kaki gunung terlihat 6 orang sedang menggotong orang yang terluka.Didepan mereka seorang gadis berpakaian serba putih bergerak lincah dijalan setapak yang licin.


" Buka Gerbang ! Nona Muda,Telah kembali !" Teriak seorang murid dari tempat pengintaian diatas pohon cemara yang tinggi.


Tak lama berselang rombongan segera memasuki markas Klan salju.Begitu mereka tiba dihalaman luas didepan Aula,seorang laki2 setengah abad langsung datang menemui.


" Apa yang terjadi,putriku ?" Terdengar suara lantang yang gagah.


Shan xue segera menjura hormat,


" Maaf ayahanda,Gege terluka parah.Tangannya kirinya telah patah." Jawabnya menundukkan kepala.


" Siapa yang telah lancang melakukan itu ?" Tanya Xueshan Zhi zhu ketua Klan salju.


" Mereka Klan Langit,ketua ." Jawab Bho lhu xue lirih.


" Apaaaa ! Klan Langit,berarti memang mereka pelaku dari semua ini !" Bentak Xueshan Geram.

__ADS_1


" Benar ketua,mereka juga telah berkomplot dengan pihak luar." Sambung Bho lhu kembali.Hatinya dipenuhi dendam oleh Lawan yang telah mematahkan tangannya.


" Pihak luar ?! Pedang pusaka telah kupinjamkan padamu,Bagaimana bisa kau dikalahkan !" ucap Ketua klan salju tegas.


" Pemuda itu sangat kuat,ayahanda." shanxue ikut berbicara.


Seorang laki2 yang lebih tau,keluar dari aula.Tubuhnya kurus tinggi,seluruh rambut,alis dan jenggotnya telah memutih.


" Xueshan,apa kau tak melihat muridmu terluka,Cepatlah bawa keruang pengobatan.Dan,berbicaralah didalam." Tegur kakek tersebut.


Shanxue segera menoleh kebelakang,lalu berbalik kembali melihat Bho lhu yang berada didalam tandu.


" Baik paman," Jawabnya.


" Cepat bawa dia keruang pengobatan !" perintah Ketua klan salju tegas.


" ShanXue,Ayo kita kedalam.Kau terlihat sangat lelah." Ucap laki2 tua bernama Xuefa Zanzhi ( Pendekar Rambut salju ).Dia adalah kakak kandung dari ayah ketua Klan salju.


" Baik,kek.Aku juga kangen teh salju buatanmu." Ucap ShanXue yang segera bergelayut manja pada kakeknya.


" Hohoho...Kau ini sudah dewasa,masih saja seperti bocah kecil." Ucap kakek Xuefa sambil membelai rambut cucu kesayangannya.


" Paman,kau selalu memanjakanya.bagaimana dia akan dewasa." sela Shanxue,lalu berjalan mendahului mereka masuk kedalam.


" Kakek,ayahanda selalu begitu.Apa sebaiknya ayah menikah lagi,biar jadi penyabar seperti kakek." seru shanxue manja.


" Hussshhh...Jangan sampai ucapanmu didengar ayahmu.Dia hanya butuh waktu untuk berdamai dengan hatinya." Jawab Kakek Fa tersenyum.


Mereka memasuki ruang makan khusus keluarga Klan Salju.terlihat Shanxue telah lebih dahulu duduk dikursinya dengan wajah muram.


Kakek fa hanya geleng2 kepala melihat ketua Klan Salju,


Xueshan hanya menganggukkan kepalanya,Wajahnya terlihat kaku menatap meja didepannya.


" Meja tak kan bisa mengobati rasa lapar dan haus tanpa ada hidangan diatasnya." Ucap kakek fa tertawa,Lalu masuk kedalam ruangan.


" Shan...Bagaimana Bho lhu terluka ?" Tanya ayahya.


" Kami bertemu dengan Klan langit diperjalanan,ketua Lie beserta putrinya.Mereka bersama dua orang asing yang aneh." Cerita ShanXue


" Lalu ?"


Shanxue menceritakan semua peristiwa yang terjadi disaat mereka bertarung dipinggir kota jagoan.


" Lie tian...Kau telah berubah ! Pasti kejadian semua ini,memang kalianlah pelakunya !" Geram Xueshan.


" Ayah,apakah kau pernah melihat Naga Salju ?" Tanya putrinya.


Ketua klan langit terdiam,dia mengingat sesuatu,ruang terlarang didalam Perut gunung salju.


" Itu hanya ilmu sihir,tak ada manusia yang mampu menciptakan naga salju !" Seru Xueshan.


Kakek fa masuk dengan nampan ditangan,sebuah teko putih yang berukiran naga dan 4 buah cawan kecil berukiran sama.dibelakangnya,4 orang pelayan membawa hidangan yang lengkap.


" Aku mendengar,cucuku telah melihat naga salju ?" Tanya kakek Fa,sambil menuangkan teh salju buatannya kedalam cawan.Kakek fa sudah terbiasa melakukan hal itu,semenjak dia mengundurkan diri dari dunia persilatan.


" Bukan hanya naga salju,kakek.Naga air juga naga bumi.Pemuda asing itu,Dia bisa menciptakan Naga." Seru Shanxue,lalu menyeruput teh salju buatan kakeknya.


" Sudah kukatakan,itu hanya ilmu sihir ." Tegas Ayahnya.


" Banyak kekuatan yang bisa menciptakan sesuatu yang hebat dan menakutkan.Dari zaman pendahulu kita,semua sudah ada.Tapi,aku yakin ilmu seperti itu telah musnah." Kakek fa menyeruput teh salju,lalu mulai mengambilkan makanan buat cucu nya.

__ADS_1


" Jadi ayahanda benar,bahwa itu hanya ilmu sihir,Kakek Fa ?" tanya Shanxue penasaran.


" Bisa jadi benar adanya.Bagaimana Kakak seperguruanmu terluka ?" Tanya Kakek Fa.


" Naga salju lah yang melukainya,juga mematahkan tangan kirinya.Semua atas perintah pemuda asing itu." Cerita shanxue apa adanya.


" Ilmu sihir yang hebat !" Ucap ketua klan salju.


" Bukankah bho lhu kau bekali dengan Pedang salju,Xueshan ?" Tanya kakek fa.


Xueshan hanya mengangguk kan kepalanya.


" Perlu kakek dan ayah tau,Gege terluka ketika bertarung dengan menggunakan Pedang pusaka dan ilmu Dewa Salju." Seru gadis cantik tersebut.


" Apaaaaa ... !!!" Xueshan benar2 terkejut,hingga air teh didalam mulutnya tumpah keluar membasahi meja.


Kakek fa yang tadinya terlihat santai,wajahnya kini berubah tegang.


" Cucuku,apa kau benar2 melihat semua kejadian itu ?" Tanya Kakek Fa kembali.


" Kakek,aku bersumpah demi langit dan bumi.Itu semua terjadi didepan mataku sendiri.kakek dan ayah juga bisa menanyakan pada murid2 yang ikut dengan kami." Tukas Shanxue meyakinkan.


" Tak mungkin,seorang anak muda memiliki sihir sehebat itu !" Xueshan masih tak percaya.


" Kecuali Zhi Zhe ( Yang Bijaksana ) telah datang !" Seru kakek fa,lalu berdiri dan berjalan mendekati jendela.Pandangannya terpaku pada gunung salju yang memutih.


" Aku tak percaya !" Ucap ketua klan langit sambil berdiri,


" Aku tak mengerti maksud ayah dan kakek ?" Sela Shanxue bingung.


" Suatu saat kau akan mengerti."


"Xueshan,aku mulai jenuh berada disini terus.Bagaimana kalau kita melihat2 keluar bersama." Sambung kakek Fa,matanya tetap terpaku pada suatu titik digunung salju.


" Kakek,apakah kita akan keluar ?" Tanya Shanxue tak percaya.Kakeknya sudah puluhan tahun,tak pernah keluar pegunungan.Dia seperti menjaga sesuatu yang sangat rahasia digunung salju.


" Baiklah,Paman.Sudah saatnya Klan Salju turun gunung.Sepertinya masalah besar akan segera datang kewilayah ini."


" Bawa putra Klan Langit serta !" Ucap kakek Fa tegas.


" Baik paman." Jawab ketua Klan salju tanpa bertanya.Sesungguhnya,jabatan ketua yang diembannya adalah keputusan dari Paman nya.Dedengkot dan pendiri asli Klan Salju.


" Ayah,bagaimana dengan Gege ? Dia masih terluka !" Seru Shanxue,dia ingin pemuda idamannya turut serta turun gunung kembali.


" Biarkan dia disini sementara waktu,untuk mengobati lukannya." Jawab Xueshan,lalu segera keluar ruangan.


" Kakek,aku ingin gege ikut serta.Tolonglah,Kakek." Shanxue segera berlari mendekati kakeknya.


Kakek fa sangat sayang dengan cucu perempuan satu2nya.Dia yang tak pernah mau menikah lagi setelah istrinya terbunuh puluhan tahun lalu.Melimpahkan semua kasih sayangnya,pada putri dari anak adik kandungnya.


Sambil mengelus2 rambut cucu kesayangannya,dia berkata.


" Baiklah,dia akan menyusul kita.Apabila lukanya telah sembuh." Jawab kakek fa


" Itu janji kakek,awas kalau bohong !" Ucap Shanxue manja.


" Heeeei...apakah kakek pernah berbohong padamu ?" Ucap kakek fa tersenyum.


" Pernah ! Kakek tak pernah bercerita,tentang isi perut gunung salju !" Ucap Shanxue sunguh2.


Kakek fa terdiam, " Kalau semua ini sejalan dengan takdir.Kau akan tau semuanya,cucuku." Ucap kakek fa.wajahnya berubah,terdengar kecemasan dalam ucapannya.

__ADS_1


__ADS_2