Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Penyusup budiman


__ADS_3

Arrrrggghhhh...arggghhhhh....


Ditengah kegelapan,tiba2 puluhan Prajurit istana terkapar dalam keadaan tewas mengenaskan.Membuat prajurit yang lain menjadi heboh.


" ADA SERANGAN ! MUSUH MENYERANG !" Terdengar teriakan para prajurit yang berlari ketakutan.


Ratu wu ling yang sedang berada didalam tenda istirahat menjadi terkejut,dia segera bangkit keluar tenda.sambil mengenakan jubah kebesarannya,Diatas ranjang,dua pemuda berwajah tampan segera turun dan mengenakan pakaian mereka dengan terburu2.


" Lindungi Ratu !" Perintah Menteri sekaligus Panglima Perang pengganti Lhe musin.


Ratusan Ksatria Pengawal khusus segera mengelilingi tenda Sang Ratu dengan senjata lengkap.


Lima Bayangan berkelebat kebagian paling depan pasukan istana.


" Menteri Jong Bun ! Apa yang terjadi ?" Teriak Sang Ratu dari dalam tenda.


" Sepertinya pihak Musuh telah memulai serangan,Sang Ratu !" Jawab Jongbun dari luar.


Sementara itu,lima bayangan yang berkelebat segera sampai ditempat kejadian.Mereka segera memeriksa puluhan prajurit yang tewas dengan anak panah tepat dileher mereka.


" Mereka sepertnya tak jauh dari tempat ini ! Segera periksa bagian Utara dan Bagian timur pasukan !" Perintah Jengkou Atau pendekar lima bayangan iblis,ia adalah pendekar golongan hitam yang telah tersohor karena kekejamannya.Empat orang yang bersamanya adalah keempat murid2nya.


Dua bayangan hitam segera berkelebat kearah utara,dan dua bayangan lagi bergerak kearah timur.


Tak lama berselang,mereka telah kembali ketempat guru mereka.


" Suhu,bagian utara tak terlihat jejak mereka sedikitpun." Lapor muridnya


" Bagian timur juga tak ada tanda2 mereka,suhu." Seru Muridnya yang suaranya seperti seorang wanita.


Tiba2 kembali terdengar suara teriakan dari puluhan prajurit.Tak lama berselang tubuh mereka ambruk dengan bersimbah darah dan langsung tewas seketika.


" Sial ! Kita kebobolan ! Cepat cari pelakunya !" Perintah Jengkou dengan marah,dia tak tinggal diam,dengan cepat,berkelbat menuju asal suara.


Namun begitu mereka tiba dilokasi,kembali mereka kehilangan jejak penyerang.Sambil memaki2 mereka terus berusaha mencari jejak penyusup.


" Cepat beritahu menteri,segera kerahkan bantuan pendekar2 sakti untuk berada dibarisan depan !" Perintahnya pada seorang mridnya.


" Baik suhu !" Muridnya segera berlari menuju tenda Menteri sekaligus panglima yang baru.


Tak berselang lama,Para pendekar yang pro dengan istana segera berdatangan dibarisan terdepan.Mereka segera menemui Jengkou dan mendengarkan Arahannya.Walaupun diantara mereka ilmu kesaktiannya lebih tinggi,namun dimedan perang,mereka mengakui keahlian Pendekar Bayangan Iblis,karena dia sangat berpengalaman dalam beberapa peperangan.


" Tuan2 sekalian,para prajurit telah banyak yang binasa,musuh menyerang dengan ilmu siasat tikus menghancurkan padi,dari itu kita akan menghadapi mereka dengan siasat membasmi hama tikus.Bersembunyilah dibalik pasukan terdepan,aku yakin mereka akan muncul kembali,perhatikan baik2 dibagian tanah didepan." Seru Jengkou menjelaskan dengan rinci.


Setelah mendengarkan arahan dari Pendekar Bayangan iblis,mereka segera berpencar menuju posisi masing2.

__ADS_1


Dan siasat Jengkou ternyata sangat tepat,tak berselang lama,pasukan khusus dari musuh kembali muncul kepermukaan tanah.Puluhan pajurit segera melepaskan anak panah kearah pasukan istana yang terdepan dibagian timur,Namun kali ini pasukan istana segera berlindung dibalik perisai mereka.


Dan dengan sangat cepat,dari balik perisai,meluncur pula anak panah serta tombak yang menyerang balik pasukan khusus panglima lhe.Delapan orang yang tak mengira lawan akan menyerang dan membalas langsung tewas seketika.membuat 4 orang yang tersisa segera berlari melarikan diri dari dalam lobang.


Dan kembali terjadi serangan tiba2 dari dalam tanah diagian utara,kembali pasukan istana dapat menghalau dan membunuh Sepuluh prajurit panglima lhe musin.


ketika hari menjelang shubuh,tak ada lagi serangan yang dilakukan oleh pasukan Khusus Panglima Lhe musin,48 orang prajuritnya tewas dibunuh didalam lobang oleh pasukan istana.


Bagaiamana bisa Jengkou dapat dengan cepat mengetahui siasat lawan,Hal itu karena dahulu Jengkou termasuk salah seorang Bawahan Panglima lhe yang berada langsung dibawahnya.Sehingga dia dapat mempelajari siasat dan taktik berperang setelah puluhan tahun ikut berperang bersama Panglima Lhe musin.


Mendengar Kabar menggembirakan dari barisan depan,menteri Jongbun sangat senang,dia segera memberitahukan kepada sang Ratu.


Ratu wu ling sangat senang mendengarya,dia segera memanggil dan memberikan hadiah kepada Pendekar bayangan iblis.Bahkan tanpa rasa malu,dia bersedia memberikan kehangatan pada laki2 tua yang dengan senang hati menerima hadiah dari sang ratu.Kapan lagi dia bisa mersakan kehangatan seorang kaisar ,peluang seumur hidupnya yang tak mungkin dilewatkan begitu saja.


Ratu wu ling yang sudah gila dengan kekuasaan,tak perduli lagi dengan moral dan sebab akibat.Bagi dia,apapun akan dilakukannya,demi tahta yang disandangnya.


...****************...


Sementara itu,dimarkas Klan Api yang ini telah menjadi Markas Utama Panglima Lhe Musin.


" Bangsat ! Pasti Jengkou telah membocorkan Rahasiaku ! Hanya dia yang tau siasat perang Tikus menghancurkan padi !" Bentak nya gusar,sambil berjalan mondar mandir dengan wajah merah padam.


" Sebaiknya Kita bergerilya saja,Panglima !" Seru Ketua Klan Salju memberikan masukan.


" Bagaiamana Kalau kita kembali menyusup kedalam lobang2 seperti tadi.?" Ujar Ketua Klan Api pula.


" Mereka pasti telah menutup lubang2 itu,atau bisa jadi mereka telah memasang perangkap disana." Sebut Panglima Lhe musin dengan yakin.Tebakan Lhe musin sangat tepat,Jengkou yang merasa sangat senang dengan hadiah yang diberikan ratu padanya,tanpa ragu2 lagi mengerahkan semua ilmu dan siasat perang yang dimilikinya.Lobang2 bekas jalan Musuh,telah dipasangi perangkap olehnya,dibaisan depan,para pendekar bayaran dan yang pro kaisar ditempatkan dibagian terdepan.Agar dapat menghalau dan melihat pergerakan musuh.


Tiba2 Gudang pangan dibagian belakang Markas Klan Api terbakar,sijago merah menyala sangat terang.


" Kebakaran...kebakaran...!" Teriak beberapa orang Anggota Klan Api,


Sontak saja mereka yang sedang berkumpul diula pertemuan menjadi terkejut, Lalu segera berhamburan keluar ruangan menuju halaman.


" Lapor Ketua,gudang Pangan telah kebakaran !" Seorang Murid kepala anggota klan Api memberitahukan.


" Cepat Padamkan ! Jangan sampai merembet kemana2 !" peeintah ketua Zhang,lalu segera melompat kearah gudang pangan dibagian belakang


Ketua Klan Salju serta ketua klan air dengan cepat mengikuti ketua Zhang,dan begitu tiba didepan gudang pangan,api telah melahap setengah bangunan bagian atas.


Tanpa banyak bicara,ketua klan air segera meneluarkan jurusnya,untuk memadamkan api,begitu juga dengan Ketua Klan Salju serta putra dan putrinya yang turut serta.


Kejadian itu begitu cepat,hingga hampir seluruh anggota dan penghuninya berbondong2 berada dibagian belakang gedung markas klan api.


Namun tanpa mereka sadari,diantara mereka terlihat dua orang menyelinap masuk kebagian samping gedung,Lalu menuju ruang tahanan yang berada dibagian selatan.Beberapa penjaga yang masih panik dan bingung tiba2 tergeletak pingsan akibat terkena totokan.

__ADS_1


Penjaga dibagian dalam mendengar keributan dibagian luar,mereka segera bergerak keluar.


" Siapa itu ? Heh...kalian berdua ! Kalian sedang mencari apa ?!" Tanya Penjaga bertubuh besar dan berjambang.


" Ehhh...Ahhh...Kami sedang mencari sumur...Kami diperintah ketua memadamkan api !" jawab laki2 berpakaian prajurit.


" Bodoh ! Sumur disini terlalu jauh buat dibawa kebelakang !" Seru Penjaga yang tak curiga,karena dia maklum,prajurit panglima tentu belum hapal letak sumur2 dimarkas klan api.


Namun tiba2 laki2 yang ditanya berkelebat cepat mencekik leher penjaga bertubuh besar,hingga napasnya tercekik,dan kakinya berjuntai menghentak2 tak karuan.Sungguh hebat tenaga penyerangnya,tubuh penjaga yang kira2 berbobot seratus kilo lebih dapat dengan mudah diangkatnya hanya dengan sebelah tangan.


" Hei Penyusup !" Teriak penjaga satunya lagi yang terkejut melihat temannya sedang meronta2 dan lalu terdiam pingsan seketika.


Namun penyerang gelap dengan sigap melemparkan tubuh penjaga ditangannya,tak ayal lagi,tubuh besar yang sangat berat itu menimpa temannya dibawah lorong,hingga jatuh terhimpit dengan muka menghantam lantai.Diam tak bergerak lagi,karena hidungya patah dan gigi bagian depannya rontok tak bersisa.


" Cepat ambil kunci ditubuh penjaga itu ! " pErintah penyusup kepada temannya.


Gerakan temannya sangat gesit,dengan sangat cepat berkelebat turun kebawah lorong.


Didalam lorong yang gelap,dia memanggil2 seseorang.


" Gege...Gege Fei !" Teriaknya lirih.


" Aku disini,Apakah kau Lie weida Adikku ?" Tanya laki2 dari balik jeruji besi dengan suara yang berbisik.


" Ahhhh...akhirnya aku menemukanmu !" Seru nya Girang,lalu segera membuka gembok jeruji besi.


" Apa kalian yang membuat keributan diatas ?" Tanya Fei Yangxong dengan kening berkerut.


" Diamlah ! Cepat kita bebaskan mereka semua,jangan Sampai terlambat !" Seru Lie weida Sedikit panik.


" Yaaa...yaaa...!" jAwab kakaknya,lalu membantu adiknya membebaskan seluruh tahanan.


Sekitar 30an orang segera mengendap2 keluar dari dalam tahanan bawah tanah.Fei yang segera mengambil pakaian penjaga yang telah pingsan,lalu memakainya,teelihat sedikit kedodoran karena ukuran mereka jauh berbeda.Namun dia dengan cepat menggulung ujung lengan dan ujung Kaki celana.


Dengan perlahan mereka semua keluar dari samping,namun jumlah mereka yang sangat banyak membuat pelarian mereka sangat sulit.


" Lie dan fei ,Kalian keluarlah lebih dahulu,biar paman yang membawa mereka !" Seru Li bankong yang tadi menghajar penjaga tahanan.


" Baik Paman,Kitabertemu kembali diHutan beringin." Seru Lie weida,lalu segera menarik tangan kakaknya menyelinap pergi.


" Malam Para reader,Novel ini mungkin akan segera tamat ! Jujur saya sebagai penulis juga merasa bosan dan jenuh berada disini.Kalau bukan rasa tanggung jawab saya kepada para reader,mungkin novel yang telah dikontrak ini tak akan saya selesaikan. Hampir setahun menulis disini,hasilnya sangat memalukan,hanya cukup buat beli pertalite setengah liter.Buat apa dikontrak dengan segala macam aturan yang mengikat.Lebih baik bebas,tanpa ikatan apapun.Bukan Saya mengeluh,namun saya berkata jujur.


Buat para reader tercinta yang selalu setia,saya akan tetap menulis lanjutan cerita petualagan Titisan Dewa naga.Cita2 saya menjadikan Novel ini berjilid2 seperti karya Penulis Ternama Pavorit saya Asmaraman s Khopingho.


Salam Author yang sudah jenuh.

__ADS_1


__ADS_2