Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Penginapan Karakuli # 3


__ADS_3

" Mahluk cebol itu pasti yang mengambil ikan bakar dipiringku !!! " Dengan Nada ketus dan wajah penuh amarah


Para tamu yang berada disekitar lantai 2 tak tahan menawan tawa mereka.Bahkan Nyonya Jing Nuwang sampai tak kuat menahan tawa nya hingga terpingkal2.


Gadis yang punya julukan Tianshi sanzi sancaji ( Bidadari kipas trisula ) yang bernama asli Ah Lam tak mampu lagi menahan amarahnya.Kipas ditangannya bergerak dengan cepat mengarah ke perbol.


Namun tangannya tiba2 kaku tak dapat bergerak,dengan kebingungan,tenaga dalam dikerahkan seluruhnya.Namun tangannya tetap tak dapat bergerak,Hingga peluh bercucuran dikeningnya.


"Maaf Nona,ikan bakar yang manakah yang nona Maksud ?" Bukankah Ikan bakar dipiring Nona masih ada ?" Jawab lukita masih tetap tersenyum,Tanganya menunjuk kearah ikan didalam piring.


mau tak mau, Ah lam menoleh kearah piringnya.Benar saja,ikan bakar yg hilang barusan sudah kembali seperti sedia kala.


Wajah Ah lam berubah merah padam,tiba2 tanganya telah bisa digerakkan kembali.Rasa terkejutnya tak habis2,membuat dirinya menjadi bahan tertawaan para tamu penginapan.


"Hahahahaha...Xixixixixi...Hahahaha...


Jin nuwang benar2 tak tahan menahan tawanya,sampai duduknya terangkat keatas.


Dengan tiba2 jing Nuwang berlari kebelakang,


"xixixixi...Hei Pelayan,Cepat Bukakan Pintu Kamar mandi ! Ahahahaahaha...


"ehhh..."


Ah lam seperti menjadi patung,terpaku memandang ikan didalam piringnya.


"Sumoy,sebaiknya kau istirahatlah dahulu.Nanti pelayan akan membawakan makanan yang baru kekamarmu." suheng Ah lam sendiri merasa terkejut,jelas2 tadi ikan bakar dipiring sumoynya telah hilang tanpa sebab,Sekarang tiba2 muncul kembali tanpa terlihat.Hatinya semakin yakin,pasti ada pendekar yang sakti yang mempermainkan mereka.


Tanpa berkata apa2 lagi,Ah lam segera berlari meninggalkan tempat langsung menuju kamarnya.


Ahahahahaha...


hahahaha...


Hahahahaha...


para tamu yang melihat kejadian tersebut tertawa terpingkal2,membuat suasana menjadi ramai.


Dibalik ruangan,tuan jhin kang yang mendengar dan mengawasi mereka mau tak mau ikut terkekeh.Namun ia menilai,bahwasanya tak perlu turun tangan untuk menyelesaikannya.


Namun sebaliknya,dia berpikir,siapa orang yang mempermainkan gadis tersebut.


"Maaf Tuan Tabib,sepertinya sumoyku terlalu lelah,hingga menuduh sahabat tuan tanpa bukti." Hamba Cangyi sebagai kakak Ah lam ,mewakili memohon maaf yang sebesar2nya kepada sahabat dan tuan tabib." Tubuhnya menjura hormat dan membungkuk berkali2.

__ADS_1


Melihat kebesaran hati Kakak dari ah lam,Lukita merasa kagum.Dengan perlahan dirinya maju memegang kedua bahu Càngyi.


"Sudahlah tuan muda Cang,ini semua hanya salah faham saja.Sebaiknya kita lupakan kejadian tadi,Aku Lukita dan sahabat hamba Perbol juga memohon maaf Kepada Kalian berdua." tanganya menepuk2 Bahu Cangyi.


Mendengar itu,Cangyi tersenyum


"Benar Tuan Tabib,Ini hanya salah Faham saja,terima kasih atas pengertiannya." Pandangan wajahnya tersenyum senang,Cangyi merasakan aura kebaikan yang tulus dari laki2 gundul didepannya.


" Baiklah Tuan Cang,Kami kembali kekamar dulu,Perjalanan masih jauh,Kami butuh istirahat juga." Lukita kembali menjura hormat.


" Silahkan Tuan Lukita,Kami juga akan istirahat jugà."


" Oh..Ya ...Bukan bermaksud apa2,hanya saja kami merasa tuan orang yang baik dan tulus,Sudi kiranya,nanti malam kami mengundang Tuan dan sahabat untuk makan pagi bersama kami." Wajah Cangyi terlihat tulus,Dalam hati sangat berharap tawarannya diterima.


"Hmmm... Coba Nanti Kami tanya dahulu kepada saudagar jhi,Tuan Cang." Nanti Malam aku akan menemui tuan cang." Maaf,Kami pamit dahulu." Lukita melihat wajah Cangyi sangat kecewa


"Heeeeiiii...Tuan Cang,Kalau kalian merasa kelelahan,tuan boleh datang kekamar kami,Aku akan memberi kalian berdua obat penambah tenaga."Tangan kanannya menepuk2 bahu kiri tuan cang


" ahhh...Dengan senang Hati Tuan Lukita,Terima Kasih atas kemurahan hati,tuan." Jawab Cangyi dengan penuh semangat.


Setelah kepergian Lukita dan perbol dari restoran,suasana kembali tenang,Namun para tamu mulai berbisik2 menebak siapakah pendekar sakti yg telah menjatuhkan manusia srigala dan mengambil ikan bakar nona ah lam.


Diantara mereka banyak berpikir,bahwasanya semua kejadian tersebut Nyonya Jing Nuwang Seorang yang mampu melakukannya.


Disebuah kamar yang mewah dilantai 2 bagian Paling depan penginapan Karakuli,Lampu kamar masih terang benderang.


" Suhu,Kami berdua mendengar,Tabib gundul dan temannya tadi bernama Lukita Dan Perbol."Bisik pengawal Nyonya Jing


"Apa kalian pernah mendengar nama mereka ?" Selama puluhan tahun malang melintang di negri ini,Baru kali ini aku mendengar nama mereka." Nyonya jing duduk diatas kasur sambil memeluk bantal guling.


"Pengalaman Suhu jauh lebih baik dan luas dari kami."


Tapi,Kami akan berusaha mencari tau asal dan tujuan mereka disini." Hu hwa lalu mendekati suhu nya


" Apakah Suhu tau siapa yg telah menjatuhkan Manusia srigala ? " Tanya Hu hwa sambil duduk ditepi ranjang


" Hmmm...sebenarnya aku curiga dengan kedua tabib itu."Mereka bukan tabib biasa,Ikan bakar gadis tadi,Pasti ulah mahluk cebol itu." mereka pasti bukan dari negri kita." Tabib botak itu seperti tidak asing."


" Apakah suhu mengenalnya ?" Tanya sha hwa penasaran


" entahlah,20th yang lalu,aku pernah bertemu laki2 yang mirip dengan sibotak." Wajah jing nuwang tiba2 berubah


tuk.. tuk... tuk...

__ADS_1


tiba2 terdengar suara ketukan dari jendela


" Hehhh...Dasar anak kucing !" Kenapa kalian datang lewat jendela !" Bentak Jing Nuwang


"Buka dulu jendelanya jiejie." terdengar suara dari luar jendela


Sha hwa segera bergerak membuka jendela kamar dengan perlahan.


2 bayangan segera berelebat memasuki kamar.


"Hormat Kami Suhu !" salam Kedua bayangan yg baru masuk


" lepaskan topeng kalian !" ucap jing nuwang tegas


mereka berdua segera melepaskan topengnya,terlihatlah wajah2 yang cantik putih bersinar.


Nyonya Jing segera bangkit dari tempat tidurnya


" Putriku,ada apa dengan wajahmu yg terlihat lebih pucat!" Apa kau terluka?" Dia berjalan mendekati Gadis cantik yg lebih tinggi dari temannya.


"Aku tidak apa2,Mugin.Hanya sedikit kelelahan saja." Jawab gadis didepannya.


Tangan nyonya jing memegang kedua pipi gadis tersebut.


"Jangan membohongi ibumu,Shi la ! Siapa yg berani melukai putriku !?" Wajah jing nuwang terlihat sangat marah


Shi la terdiam,dia takut untuk menjelaskan pada ibunya.


Nyonya Jing sangat faham sipat putrinya,Dia segera berpaling ke Shi Hwa


"Apa kau juga tak mau bicara Shi !?" Bentak Nya dengan geram


Wajah Shi hwa tertunduk,Sekilas dia melirik Shi la


" maafkan Hamba Suhu,Sebenarnya...Kami telah bertemu lawan yang tangguh.Itu semua salahku yang ceroboh.Kakak ingin menolongku,namun ilmu mereka ternyata jauh lebih unggul dari kami berdua." Jawab Shi hwa tanpa berani mengangkat kepalanya.


" Mereka Itu Siapa !? " Bentak Jing Nuwang semakin Marah


"me..mereka adalah dua orang tabib,suhu." Jawab shi hwa gemetaran


" Tabib ! Jangan Bilang Kedua tabib itu yg botak juga cebol !" Seru jing nuwang


"Akan keremukkan tulang2 mereka sekarang juga !"

__ADS_1


__ADS_2