
Sementara itu,dimarkas Perkumpulan Tangan seribu,Qang jie terlihat uring2an,dia telah meminta beberapa anak buahnya untuk mencari Adiknya Qiang suyon,seluruh kota juga hutan telah ditelusuri,namun keberadaan adiknya bagaikan hilang ditelan bumi.
" Kalian ! Cari lagi adikKu ! Kalau belum ketemu,jangan kembali !" Perintahnya marah.
Puluhan anggota Tangan seribu segera keluar dari markas dengan cepat.
" Kalau sampai Ayahanda pulang,Suyon belum juga kembali,bisa2 aku dikurung diruang bawah tanah !" Seru Qang jie gusar.
Kembali kekota para jagoan,Suasana markas Klan api terlihat ramai.Puluhan orang terlihat sedang berkumpul didalam gedung Aula.
" Panglima lhe,selamat datang kembali kekota ini." Sapa Ketua Klan api sambil menjura hormat.
" Tak perlu sungkan Ketua Zhang,Kita sudah lama berteman." Sambut Panglima Lhe sambil tertawa.
" Perkenalkan,Temanku yang baru saja turun gunung,Ketua Dalai lama Bhagong khan." Seru Panglima Lhe memperkenalkan.
" Salam !" Sapa Bhagong khan,Laki2 berkepala botak dan tinggi besar,namun perutnya terlihat sangat gendut dibalik Jubahnya.
" Salam Ketua Khan,ahhh...betapa senangnya hati kami,atas kedatangan tuan kekediaman kami." Jawab Ketua klan api dengan wajah gembira.
" Terima kasih !" Jawab Bhagong khan singkat.
" Dan satu lagi sahabatku,Tuan sastrawan suci dari tibet Sheng Jia" Panglima lhe kembali memperkenalkan seorang laki2 berpakaian sastrawan dengan kulit putih berwajah sangat tampan.
" Selamat datang,Tuan muda Sheng jie ." Sapa Ketua klan api sambil menjura hormat.
" Kita langsung saja kemasalah kota barat,bagaimana perkembangannya,Ketua Zhang ?" Tanya Panglima lhe segera.Dia merasa tak perlu sungkan2 lagi walaupun mereka berada dimarkas Klan api.
" Masalah yang mana,yang Panglima Maksud ?" Tanya ketua Zhang sambil mengerutkan keningnya.
" hmmm...Masalah yang pertama,tentang hadiah kaisar tempo hari,Masalah yang kedua tentang mata2 dari luar !" Panglima lhe menjelaskan.
" Kalau masalah hadiah Kaisar,sampai sekarang belum ada kata sepakat dari seluruh Klan dan perkumpulan."
" Kalau masalah Mata2,kami sedang berusaha mencari keberadaan nya." sambung ketua Zhang.
" Berarti masalah kota barat belum ada penyelesaian satupun." Nada bicara Panglima lhe mulai berubah.
" Kalau masalah pemimpin Kota ini,sudah dari para pendahulu seperti ini.Kalau masalah kedua tabib,secepatnya kami akan menemukannya." Jawab Ketua Zhang tegas,dirinya merasakan Panglima Lhe mulai menekannya.
" Kalimat Secepatnya itu,sama saja belum ada kepastian !" Tiba2 Sheng jie ikut bicara.
Wajah ketua Zhang mulai merah padam,giginya gemeletuk menahan emosi.
" Maaf,bukan nya tak sopan,Masalah kota ini adalah masalah kami.Jadi semua keputusan kami yang menentukan." Jawab Ketua Zhang dengan tegas.
" Hohoho...Hebat...hebat...Mirip sekali dengan Kaisar !" seru Bhagong khan menyindir.
Ketua Zhang merasa dirinya tak dipandang sebelah mata,Cawan diatas meja segera diambilnya,lalu diremasnya hingga menjadi debu.
" Hahaha...Tontonan anak kecil !" Ejek Sheng jie sambil tertawa lebar.
" Maaf,Apa sebenarnya mau kalian ?" Seru Ketua Zhang gusar.DiMarkasnya sendiri,dia seperti tak dipandang sebelah mata.
__ADS_1
Panglima Lhe Mengambil secawan arak dimeja,meneguknya sedikit,lalu berkata
" Ketua Zhang,kami ingin kota ini dipimpin olehmu !"
Ucapan panglima lhe membuat Ketua klan api terkejut.
" Apa maksud Panglima ?" Tanya Ketua Klan Api tak mengerti.
" Ketua zhang,kediaman sekaligus markas Klan api tepat berada dijantung kota.Letaknya persis seperti kediaman para pemimpin daerah." Jawab panglima lhe musin sambil tersenyum.
" Markas kami memang tepat dijantung kota ini,Namun,urusan pemimpin kota,tak semudah yang panglima pikirkan." Ucap Ketua Zhang dengan wajah serius.
" Semua sudah kupikirkan matang2,Seluruh Klan diwilayah ini,akan diberikan jabatan sesuai wilayah masing2,namun tetap berada dibawah kekuasaan ketua Zhang.Masalah keamanan kota ini juga tanggung jawab kerajaan.Untuk mempermudah,kerajaan akan mengirim 500 prajurit untuk menjaga Kota barat.Mereka semua akan taat pada perintah ketua Zhang." Ucap panglima Lhe menjelaskan.
Sejatinya,Ketua zhang sendiri sering memimpikan untuk memimpin kota barat.Namun mengingat jumlah anggota tiga klan lain serta anggota Tangan seribu,jumlah prajurit yang dikirim oleh kerajaan sepertinya masih belum cukup.
Ketua zhang masih diam membisu,namun otaknya terus bekerja.
Melihat keraguan diwajah Ketua Zhang,Panglima Lhe kembali berkata.
" Atas nama kerajaan,aku yakin,yang lain akan berpikir untuk menentang."
" Panglima Lhe,Aku tak mau terjadi bentrokan dengan saudara sendiri." Ucap Ketua Zhang sambil menarik napas dalam2.
" Kami tentu tak akan tinggal diam untuk mencegah perpecahan diwilayah ini.Mungkin 1000 prajurit bisa meredam Kota Barat." Ujar Panglima Lhe musin menyakinkan.
Ketua Zhang kembali terdiam,dia membayangkan menjadi seorang gubernur dikota barat.Impian nya seumur hidup terlihat jelas dipelupuk mata.Namun hati kecilnya masih memberontak,mengenang kekuatan 4 kelompok lain yang tak bisa dianggap enteng.
" Maaf Panglima lhe,Empat kekuatan perkumpulan dikota barat tak bisa dianggap enteng,1000 prajurit ditambah kekuatan kami,sepertinya masih belum cukup menghadapi mereka." seru Gongshu yang sedari tadi diam mendengarkan.
" Hehehe...Panglima,1000 prajurit dan seluruh Klan api masih takut menghadapi mereka,Apalagi kami berdua !" Seru Sheng jie sambil terkekeh.
" Jangan merendahkan diri,Tuan Sheng.5000 prajuritku sekalipun,takkan mampu menghadapi kalian berdua." Panglima lhe tertawa bangga.
Ketua Zhang melirik kedua teman Panglima,Hatinya antara yakin dan tidak.Namun mendengar Kalimat yang diucapkan seorang Panglima,tentulah bukan isapan jempol belaka.
" Luar biasa ! Kekuatan Tetua Klan air dan tetua Klan Salju belum tentu mampu menghadapi 5000 prajurit sekaligus." Seru Gongshu pura2 terkejut,dalam hatinya dia tak percaya ucapan Panglima lhe.
" Hmmm...Tetua Klan Salju,Pendekar berambut salju ! Adiknya mati dalam pertempuran 56 tahun lalu,diusia muda,dia telah membantai 100 pasukan musuh hanya dalam waktu satu jam.Menarik !" Ketua dalai lama berkata,dia terusik mendengar ucapan Gongshu.Sudah lama,dia penasaran ingin menjajal Kekuatan rambut Xuefa Zanzhi.
" Bagaimana denga tetua Klan Air ?" Tanya Sheng jie penasaran mendengar cerita Bhagong khan.
" Entah apa jenis kelaminnya,Namun kesaktiannya yang aneh,tak jauh berbeda dengan Tetua klan salju." Jawab Bhagong khan lagi.
" Linghun Sauge,konon dia bisa mengerahkan seluruh mahluk air atas kehendaknya." Panglima Lhe musin ikut menambahkan.
" Menarik...Sangat menarik ! Kapan kita bisa bertarung dengan mereka ! Aku jadi penasaran !" Seru Sheng Jie Sungguh2.
" Mereka semua adalah sahabat2 kita,tuan Sheng jie." tukas Panglima lhe segera.
" Owh...maaf !" Seru Sheng jie tertawa.
" Jadi,bagaimana keputusanmu Ketua Zhang ?" Tanya Panglima lhe musin dengan tegas.
__ADS_1
Ketua Klan api belum berani menjawab,dia menoleh sesaat kearah adiknya yang langsung menganggukkan kepala tanda setuju.
" Bagaimana dengan kedua tabib,mereka ahli pengobatan,menurut penilaianku,kesaktian mereka tidak bisa ditebak." Ujar ketua Zhang masih khawatir.
" Aku pernah bertarung dengan mereka berdua,tabib kecil itu,ilmunya tak seberapa,namun tubuh kerdilnya sangat kuat.Berbeda dengan tabib muda,punya sikap bijaksana dan rendah hati,ilmu kesaktiannya menurutku berada diatas kami berdua." Ujar Gongshu menjelaskan.
" Bagaimana tuan Gong bisa menyimpulkan kekuatan Tabib muda ?" Tanya Panglima Lhe musin penasaran.
" Ahhh...Panglima Lhe tentu tak lupa,bagaimana Teman tuan dapat dipermalukannya didepan umum.Juga ketika kami bertemu,dia dengan mudah mematahkan Pedang apiku." Seru Gongshu kembali.
" Menarik ! Apakah mereka juga teman ?" Seru Sheng jie penasaran.
" kebetulan mereka berdua sekarang menjadi buronan kami semua !" Jawab Panglima lhe tertawa.
" Tabib itu,dia bagianku !" tukas Bhagong khan cepat.
" Ahhh...Ketua Dalai,sepertinya kau punya dendam pribadi padanya ?" Seru sheng jie sambil terkekeh.
" Dia telah mempermalukan Adikku !" Jawab Bhagong khan geram.
" Hmmm...Kalau begitu,biar tabib kecil bagianku saja !" Seru Sheng jie kembali tertawa.
" Selama beberapa hari ini,apakah tak ada kabar apapun tentang mereka ?" Tanya panglima Lhe musin pada ketua Zhang.
" Kabar terakhir yang kami terima,mereka melakukan pengobatan diPenginapan,lalu tiba2 seorang nenek tua menjemput mereka,putrinya sedang sakit keras,lalu mereka pergi bertiga,setelah itu hilang bak ditelan bumi." Jawab Ketua Zhang menjelaskan.
" Bagaimana dengan Sahabat mereka Klan Langit,Apa mereka juga tak tau keberadaanya ?" Tanya panglima lhe kembali.
" Mereka juga sedang mencari kedua tabib tersebut,entah untuk menangkapnya,atau ada hal lain." Kali ini Gongshu yang menjawab.
" Menarik,sangat menarik !" Seru Sheng jie,dia berdiri dari duduknya,lalu melangkah perlahan mengitari ruangan.
" Seberapa luas wilayah kota barat ini ?" Tanya Bhagong khan.
" Cukup luas,namun dalam 3 hari semua wilayah dapat kami jelajahi seluruhnya." Jawab ketua Zhang.
" Hmmm...Tak mungkin mereka hilang begitu saja,ada dua kemungkinan,yang pertama mereka bersembunyi,yang kedua,mereka berada diwilayah yang tak tersentuh." Seru Bhagong khan kembali.
" Menurut anggota kami,seluruh wilayah kota barat telah ditelusuri,kecuali satu tempat,Batas Wilayah kota barat yang berada dibalik pegunungan.Tempat itu tempat terlarang bagi manusia." Sebut ketua Zhang
" Ahaaa...Apakah yang kalian maksud,Hutan neraka atau Lembah tengkorak ?" Seru Sheng jie menebak.
Ketua Zhang terkejut,
" Ternyata pandangan tuan sangat jauh !" Serunya sedikit kagum.
Sheng hie tertawa keras,
" Sebaiknya kita cari ketempat itu !" Serunya
" Apaaa !" Semua orang hampir menjawab bersamaan.
" Ehhhh...kenapa ? Apa kalian takut ?" Tanya Sheng jie
__ADS_1
Mereka semua saling berpandangan,Panglima lhe,Bhagong khan,ketua Zhang dan Gongshu hanya terdiam.
" Dari zaman dahulu,tempat itu telah ditetapkan tempat paling berbahaya dan terlarang.Tiga Dinasti tak satupun yang berani melanggarnya."Ucap Panglima lhe