Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Lukita Vs Jiang Eyu


__ADS_3

Sejenak semua terdiam,tiba2 suara bergemuruh dengan keras.Petir menyambar2 dilangit,Air sungai tiba2 naik tinggi.Sesosok hitam perlahan2 bangkit keluar dari sungai,Tubuhnya merayap naik keatas pelabuhan.Seekor buaya mulai terlihat,panjang puluhan meter dengan badan sebesar perahu.Moncongnya yang panjang menganga memperlihatkan taringnya yang Besar dan tajam.


Matanya bersinar merah menyala,Ditengah Keningnya bersinar Cahaya merah seperti mustika.


Lukita merasakan aura siluman yang sangat kuat,Hawa membunuh sangat kentara.


" Sobat,Dia kembali dengan ujud aslinya.Dia bukan tandinganmu lagi." Lukita menarik perbol kebelakang tubuhnya.


"Dia mengincarku,Sobat !" Perbol tak mau menyerah,berusaha maju menghadapi Siluman Buaya


" Sekarang urusan ini antara penguasa,Sobat ! Mundurlah !" Perintah Lukita


" Majulah kalian Berdua Sekaligus ! Aku penguasa Sungai mutiara akan membinasakan kalian malam ini !" Terdengar suara berat dari kegelapan,Tiba2 Cahaya Merah menyala dengan terang laksana kembang api yang menyinari seluruh malam dipelabuhan.


Akibat dari cahaya itu,apapun yang terkena sinar akan menjadi beku.


Hanya lukita dan perbol yang bertahan dan tak terpengaruh,Perbol merasakan hawa dingin yang sangat kuat.Dengan segera dia berubah menjadi siluman batu raksasa.


" Sebenarnya kami disini tak ingin mencari musuh,Kami hanya ingin melewati sungai ini,Dan ingin segera sampai ditujuan kami !" Lukita Maju mendekati Siluman Buaya.


" Hahaha...Langkahi dulu mayatku,Baru kalian boleh menyebrangi wilayah kekuasaanku !" Teriak Siluman Buaya Lantang.


" Apakah tidak ada cara yang lebih baik lagi ?" Lukita mencoba Berdamai


" Tentu Ada,Tinggalkan Nyawa kalian semua disini ! Hahahha... " Cahaya merah dari mustika dikeningnya kembali bersinar terang menyilaukan.Siluman buaya berusaha melumpuhkan lawannya kembali.


Lukita merasakan hawa dingin semakin kuat,


" Kalau itu jalan yang kau pilih,Baiklah ! Aku sendiri yang akan menghadapimu." Lukita segera menarik Napasnya dalam2,Membuat air sungai bergerak dan berkumpul masuk kedalam mulutnya.


Melihat lawan mampu menarik air sungai mutiara,Jiang Eyu yang telah berubah wujud aslinya segera menyemburkan isi dalam mulutnya.Jurus ini adalah Gelombang Bulan Menelan Bumi.


Cahaya merah memancar dari mulutnya yang menganga,Lalu memanjang laksana tombak yang besar dan panjang menyerang kearah lukita.


Hoaaaarrrrhhhh....


Naga Air meliuk2 kedepan dengan cepat menahan serangan tombak merah menyala.Namun tanpa diduga,begitu tubuh naga air menyentuh tombak merah,Tubuhnya tiba2 membeku kaku tak bergerak.


Tombak merah terus meluncur kedepan,membuat tubuh naga air ikut melesat kearah lukita.


Booommmmm....


Dengan Telak tubuh lukita yang tertegun dihantam oleh cahaya merah laksana tombak panjang yang dililit oleh naga air yang beku.

__ADS_1


Untungnya Jubah naga yang melindungi tubuh lukita sangatlah kuat,Namun tak pelak,Tubuh lukita terpental mundur sampai puluhan meter.Sungguh Luar biasa kekuatan Siluman Buaya.


Melihat sahabatnya terpental,Perbol segera Bergerak maju menyerang siluman Buaya.


" Jangan ! Dia bukan Tandinganmu !" Terdengar Suara Lukita Ditelinga Perbol


Tubuh lukita kembali melesat cepat kedepan melewati tubuh sahabatnya.Lalu segera menyerang Jiang Eyu Dengan Jurus Ekor Emasnya...


Cahaya emas melesat cepat laksana tombak yang panjang mengincar mustika merah dikening Jiang Eyu.


Merasa lawan tak terluka Tombak Merahnya,Malah menyerang balik dirinya,Siluman Buaya Dengan Gesit mengibaskan Ekornya yang besar menghantam Cahaya emas berbentuk tombak.


Duaaarrrrr....


Tombak emas terpental keudara,Begitu juga dengan tubuh raksasa siluman buaya,Terseret puluhan meter hampir mencapai pinggiran sungai.


" Siapa Kau sebenarnya ?!" Siluman Buaya perlahan lahan kembali merayap mendekati lawannya.


Lukita juga melakukan Hal yang sama,Maju mendekati Jiang eyu.Hingga Tubuh mereka saling berhadap2an beberapa meter jaraknya.


" Aku adalah tabib pengembara,yang ingin melintasi wilayahmu." Kembali lukita menjelaskan tujuannya.


" Kau pikir aku buta ! Jurus yang kau punya semua adalah milik siluman,Manusia tak mungkin mampu melakukannya." Suara Jiang Eyu tak segalak sebelumnya.


Jiang eyu Terdiam,Dia mencoba Mengingat kedua nama tersebut.Samar2 dia kembali ke masa lalunya,Kakek moyang pernah bercerita,Bahwa banyak siluman Dinegri ini,Juga didunia bagian lain.Mereka hidup sendiri2 diwilayah masing2.Dan Dinegri mereka ini,Hanya ada 1 Siluman Naga Putih yang telah berumur ribuan tahun.Hidupnya Menyendiri diKutub Utara,Tanpa mencampuri urusan Dunia.Dan Siluman Singa Hitam yang berdiam didalam Hutan Neraka yang berada dilembah tengkorak.


" Kalian Sepertinya bukan Berasal Dari negri ini !" Siluman Buaya kembali bertanya


" Kau benar,Negri Kami berada Jauh disebrang Lautan sana !" Lukita menunjuk Kearah Timur pelabuhan


" Kuakui Kejujuran dan kehebatanmu anak muda,Tapi Langkah kalian telah menyalahi aturan.Berani mengusik wilayah kekuasaanku.Kita buktikan,Siapa yang lebih Kuat ! Dan Ingat ! Aku tak mau main2 dan berlama2 disini ! " suara Jiang eyu kembali berubah berat,Mustika dikeningnya kembali bersinar Terang.


" Kalau memang Aturan disini mengharuskan kita adu kekuatan,Akan kulayani sampai titik darah penghabisan.!" Jawab Lukita tegas,Tubuhnya segera mundur beberapa langkah.


" Bagus Anak Muda,Aku Kagum dengan Semangatmu ! Berhati2lah !" Jiang Eyu tiba 2 menggoyangkan kepalanya dengan Keras,Cahaya merah menyilaukan Berubah laksana ratusan golok bengkok laksana bulan sabit.Berputar diatas kepalanya,Siap menyerang lawan didepan. Jurus Bulan Sabit Membelah Malam


Melihat lawan mengeluarkan jurus Baru berupa ratusan Golok merah menyala,Lukita segera menggunakan jurus Bulu Emas Dari kitab Emas.Ratusan Pedang segera memancar mengelilingi tubuh Lukita,Menanti perintah dari tuan nya untuk menyerang lawan.


" Mari kita selesaikan Siluman Buaya !" Teriak Lukita


Jiang eyu menggeram,Matanya semakin merah menyala.Dan ekornya terangkat keatas,Membuat Ratusan Golok sabit merah terbang dengan laksana kilat menghantam lawan.


Wussssssss...

__ADS_1


Siiiingggggg....


Pedang emas juga ikut bergerak menghadang Golok sabit berwarna merah menyala,Seperti hidup,Golok dan pedang saling bergerak menghantam satu sama lain.Suara senjata beradu memekakkan telinga,Golok Cahaya merah yang lebih terang,menutupi Cahaya pedang emas.


Gerrrrrr....


Tiba2 Tubuh Jiang eyu yang besar bergerak Maju menyerang kedepan,Membabatkan ekornya ketubuh lawan.


Wuuuuuutttttt....


Melihat ekor Siluman buaya menderu kuat kearahnya,Dengan segera lukita melompat keatas,Lalu mengerahkan jurus Naga Menerjang Awan. Tubuhnya melayang diudara,Melewati ratusan pedang dan golok yang saling menghantam.Lalu meluncur dengan cepat kearah mustika dikepala Jiang Eyu.


Bukannya menghindar,Justru Jiang Eyu menyambut terjangan Lukita Dengan Membuka Moncongnya Yang besar keatas,Siap melahap tubuh lawannya yang Kecil.


Jleeeebbbbb....


Dengan Cepat tubuh lukita melesat masuk kedalam Perut Jiang eyu.


Hoaararrrhhhh....


Siluman Buaya segera bergerak menuju Sungai mutiara,Dia berpikir,Akan menghabisi Lawannya didalam Air.


Byurrrrrrrr....


Tubuhnya yang besar segera menyelam dengan cepat kedasar sungai yang dalam.Melewati batu karang dan batu2an sebesar rumah.


Sementara Golok Sabit merahnya menghilang begitu Jiang eyu menyelam kedalam air.Berbeda dengan Bulu Emas Yang berujud Pedang,Ratusan Pedang emas terbang masuk keair mengikuti Tubuh lukita yang berada didalam perut Siluman Buaya.


Lukita Yang berada didalam perut Jiang Eyu segera mengerahkan jurus Terompet Langit yang dia dapat dari Siluman Gajah Tunggal ( Baca Titisan Dewa Naga )


Suara melengking yang sangat kuat membuat Tubuh Raksasa Jiang Eyu Bergetar hebat,Gerakannya menjadi tak beraturan.kepalanya menghantam karang dan batuan didasar sungai,Tubuhnya berputar2 menahan Rasa Sakit ditelinganya,Perutnya membengkak,Semakin lama semakin besar.Tubuhnya kiri menyerupai seekor Ikan Buntal Raksasa Yang Melembung.Perlahan2 mengambang naik kepermukaan Sungai.


" Kauuu...Hentikannnn...Perutku Bisa Pecah...!!!" Teriak Jiang Eyu terengah2.


" Kau mengaku Kalah !" Terdengar suara lukita Dari Dalam Perut Jiang Eyu


" Hentikan Dahulu Terompetmu !" suara jiang eyu mulai lemah,Tubuhnya kini Mengambang dipermukaan Sungai.Laksana Bukit yang mengambang terombang ambing ditiup angin.


Tiba2 Ratusan Cahaya Emas memasuki tubuhnya dari segala arah,Cahaya itu tak lain adalah pedang emas yang akan kembali ketubuh lukita.Kulit Jiang eyu yang tadinya keras dan tebal,Setelah Mengembang,Menjadi tipis dan dengan mudah ditembusi oleh Bulu emas.


Arrrrrrggggghhhhh.....


Hentikannn.....

__ADS_1


Hentikannnn......


__ADS_2