Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Jamuan Berbahaya


__ADS_3

Laki2 gagah berpakaian keemasan berjubah Hitam,tiba2 telah sampai didekat pertempuran,Bersama dengan selusin pengawal bersenjata lengkap.


Pandangannya berkeliling menatap orang2,menatap tajam sejenak kearah tabib gundul.lalu menengadah menatap langit.keningnya bekerut melihat seekor naga masih berputar2 dilangit,dan tiba2 sesosok tubuh meluncur dengan cepat jatuh kebawah.


Tinggal beberapa meter dari tanah,Tubuh pa liman akan remuk menghantam bumi.Namun laki2 berjubah laksana burung dengan sigap terbang keatas menangkap tubuh manusia pari.gerakan nya yang ringan dan gesit,memperlihatkan bahwa dia bukanlah pendekar biasa.Setelah mendarat kembali diatas kudanya,Dia melihat wajah Pa Liman hitam kebiru2an.


" Cepat Bawa Pa Liman Ke Ruang Pengobatan !" Perintah Zheng Siong pada pengawalnya.


" Tunggu ! Biar Saya Yang mengobati,Kalau tuan Berkenan." Lukita Tiba2 Bergerak dengan cepat,mendekati Kuda Zheng Siong.


" Kau...! Bukankah kau Yang bertarung Dengannya ?! Siapa Kau ?!" Zheng siong terkejut,dia berupaya mengenali Laki2 muda dan gundul dibawahnya.


" Aku lukita,seorang Tabib,Kami ingin menyebrang,namun anggota tuan Memaksa untuk bertarung.Dia terkena racun Dari ilmunya Sendiri.Kalau tidak segera diobati,dalam beberapa menit,Nyawanya akan Hilang.!" Jelas lukita dengan cepat dan jelas.


Zheng siong terdiam sesaat,dia bimbang,bagaimana mungkin musuh mau membantu lawan.Hatinya sangat sulit menerima,Namun akal sehatnya juga tau,Bahwa Nyawa Anak buahnya Sangat terancam.


" Baiklah,Anggap ini adalah tanggug jawabmu ! Tapi,kalau kau gagal,Semua Rombongan Yang ada disini,Tak akan Ada yang selamat !" Ancam Ketua Hei long ,Kata2nya tak main2,Karena Dahulu Dia Adalah pemimpin Bajak Laut yang Ganas Dan Sadis.Beberapa desa dan Ratusan Kapal2 Besar tlah menjadi korbannya.


Lukita Tak Menjawab,Dia dengan cepat menarik tubuh Pa Liman dari tuannya.


" Sobat,Cepat Bawakan Serbuk Inti Bumi !" Teriak Lukita,Lalu menotok beberapa jalan Darah yang mengalir kearah jantung Pa Liman.Agar racun2 tak merusak jantung dan menghancurkannya.


Tanpa Melangkah mendekat,perbol melemparkan serbuk obat kelukita.Dan dengan sigap ditangkap lukita diatas kepalaya tanpa melihat.Dengan Cepat Lukita menuangkan Serbuk Inti bumi kedalam mulut Pa liman.menotok Jalan darah dilehernya,lalu melepaskan semua totokan ditubuhnya.


Tubuh Pa liman tiba2 bergerak,Lalu terbatuk2 tersedak bubuk Obat.


" Air...Airrr....!" Matanya melotot sambil Menekan Lehernya.


seorang Anggota hei long segera berlari mendekat membawakan air minum.Lalu menuangkan kemulut Pa Liman.Tak berselang lama,Napasnya kembali seperti sedia kala.Kulit wajahnya perlahan2 kembali seperti semula.


" Bawa dia KeRuangannya !" Zheng Siong Berteriak,Kepalanya manggut2 melihat kearah tabib Gundul.


" Anak muda,Apa benar kau seorang tabib !? " Tanya Zheng Siong ragu


" Tuan Sudah melihat buktinya bukan ." Jawab Lukita Sambil Menjura Hormat.


Sambil manggut2 Zheng siong melihat kearah kereta kencana yang membawa Saudagar Jhi,lalu melihat kearah Thio san.

__ADS_1


" Apakah juragan Jhi bersama kalian Tuan Thio ?" Tanya Zheng siong kembali


Thio San maju selangkah,Sambil menjura Hormat,


" Benar Tuan Siong,Kebetulan Tuan Tabib juga Bersama Dengan Kami." Jawab thio san


Kening Zheng siong kembali mengkerut


" Apa kalian saling mengenal ?" Tanya Ketua Hei long


" Tentu Tuan,Mereka Berdua Sudah Bersama Saudagar Jhi Mulai Dari Kapal,Dan Mengawal Saudagar Jhi." Thio san sengaja sedikit berbohong,Sambil menatap kearah lukita yang juga berpaling menatapnya.


"Hmm...Pantas Saja...,Baiklah,Kekacauan disini kita anggap Hanya Salah Faham Saja.Aku sudah mendengar semua dari Anak Buahku."


" Terima Kasih Tuan Siong,Anda Memang ketua yang Bijaksana." Thio san kembali menjura hormat.


" Terima Kasih Tuan,Kalau begitu kami Mohon Pamit untuk menyeberang." Lukita Juga menjura hormat kembali


" Hehehe...Kenapa Harus Buru2,Cuaca Sangat panas,Juga Sekarang waktunya Makan Siang.Bagaimana Kalau rombongan Kalian Mampir Sejenak Ditempat kami ini.Kebetulan Aku juga belum makan,Dan sedikit penasaran dengan Ilmu sihir dan pengobatan." Zheng siong segera Memanggil anak Buahnya Untuk mempersiapkan Perjamuan.


" Tapi,...


" Bagaimana Dengan Yang Lain,Tuan Thio ?" Tanya Lukita Sambil berbalik arah menatap Orang2


" Hahahaha...Buat Mereka Yang ingin menyeberang,Kami persilahkan.Dan yang ingin ikut perjamuan,Kami membuka pintu kami lebar2." Ketua Hei Long kembali tersenyum Ramah,Namun dibalik senyum nya,Dia mempunyai rencana yang busuk.


" Apakah kalian Ingin bergabung dengan Kami ?" Tanya thio san kearah rombongan


" Terima kasih tuan,Kami ingin segera sampai ditujuan." Jawab Han Bei sambil menjura hormat


" Kami Juga,Terima kasih atas bantuannya." ucap Sie sie dengan pandangan jijik menatap Ketua Hei Long


Dan mereka berpisah,rombongan kereta yang lain bergerak memasuki perahu2 yang akan menyeberang,sedangkan rombongan lukita mengikuti ketua hei long menuju Gedung Besar Sebelah Selatan Pelabuhan.


" Hati2 lah Tuan Thio,Aku melihat gelagat tak baik dibalik jamuan ini." Bisik perbol dari atas kuda.


Thio san mengangguk setuju,Dia juga curiga dengan kebaikan Ketua Hei long.

__ADS_1


Didalam Gedung,terlihat meja panjang penuh dengan makanan dan buah2an.


" Mari tuan2,Silahkan duduk.Dan Selamat datang di serikat Hei Long." Tuan Zheng siong Menyambut tamu dengan bersemangat.


Wajah perbol yang sebelumnya selalu kecut,Begitu melihat ayam Bakar diatas meja menjadi lupa diri.Dengan cepat dia mengambil tempat duduk yang didepannya banyak makanan kesukaannya.


Melihat gelagat tamu yang kelaparan,zheng siong tersenyum senang.


" Silahkan tuan2,Tentu kalian sudah lapar bukan ? Tak perlu sungkan2,silahkan disantap hidangan kami yang sederhana ini.


'Sobat,Makanan ini beracun,Berikan obat penawar pada tuan Jhi dan Yang lainnya.' Lukita Berbicara kepada perbol dengan bahasa telepati.


Perbol terdiam sejenak,Tangannya merogoh sakunya.Lalu menjentikkan 5butir obat penawar kedalam minuman Tuan Jhi,Thio san dan anak buahnya.Obat penawar yang sangat kecil,membuat Tuan Zheng dan anggotanya tak dapat melihatnya.


" Tuan Jhi dan Tuan Thio,Sebaiknya,Sebelum kita menyantap hidangan ini,Ada baiknya kita bersulang untuk tuan Rumah yang ramah dan baik hati." Lukita berdiri,lalu mengangkat cawannya.


" Hahahaha...Tabib muda,Kau sangat sopan sekali.Tentu...Mari kita Bersulang.! Hahaha..." Zheng Siong Tanpa Curiga juga ikut berdiri mengangkat cawannya.


Tuan Thio dan Saudagar jhi melirik kearah lukita,Yang dibalas dengan anggukan tabib gundul sambil tersenyum.


Setelah minum,mereka segera melahap hidangan yang ada diatas meja.


Namun,tak lama kemudian,Tubuh tuan jhi terasa panas.keringat sebesar jagung keluar dari wajahnya.Tubuh tuan jhi yang tak punya tenaga dalam dan keahlian apapun,Membuat Penawar racun tak bekerja maximal.


"Tuan Jhi...Kau..kau tidak apa2 ?" Thio san yang berada paling dekat dengan tuan Jhi lo menjadi panik.


Melihat kejadian tersebut,Lukita dengan cepat menghampiri tuan Jhi,memegang Pergelanganya.Lalu menotok jalan darah dan sengaja membuat tuan Jhi pingsan.


" sepertinya Tuan Jhi Alergi Makanan,Dan juga beliau kelelahan." Ucap lukita sambil menahan tubuh saudagar emas yang tertidur.


" Ahhh...Maaf..maaf..,Kalau hidangan kami telah membuat saudagar alergi.Sebaiknya,Bawa istirahat dahulu kedalam." Ucap Zheng siong pura2 panik,Lalu meminta anak buahnya segera mengantar lukita membawa saudagar jhi.


Dengan Dipapah Thio san dan Lukita,mereka mengikuti Anak Buah hei long menuju kedalam gedung.


Setibanya dikamar,Lukita segera mengobati tuan Jhi.


" Bagaimana Sekarang tabib ?" Tanya thio san Bingung

__ADS_1


" Tenang lah,Tuan Jhi tidak apa2,Beberapa jam lagi dia akan pulih.Biarkan Dia Istirahat,Kita kembali keruangan.Dan ikuti permainan Mereka.


__ADS_2