
Ketua klan api melihat,kehebatan Sheng jie ternyata berada diatas pendeta dalai lama,pantas saja dia terlihat sangat pemberani.Jurus2nya juga sangat asing baginya,begitu juga dengan jurus2 Gadis buruk rupa.Dalam hatinya bertanya,sebenarnya,mereka berasal dari mana.
Panglima lhe musin tersenyum ceria,melihat lawan sheng jie kewalahan.Kemenangan sudah didepan mata,dirinya tak salah memilih teman dari tokoh persilatan.
" mereka berdua,jurus2 mereka satupun tak ada yang kukenal,sebenarnya mereka ini manusia atau bukan !" Gumam Ketua Klan langit yang tetap setia menonton pertarungan.
Kedua belah pihak terlihat sangat serius menonton pertarungan,mereka semua terpaku,selama hidup mereka belum pernah menyaksikan pertarungan antara siluman.
" Kau salah memilih lawan !" Ledek perbol sambil terkekeh.
" Kau yang pilih ! Lawanmu manusia,Lawanku malah siluman !" Gerutu Yuan Ruo kesal.
" Hahahaha...menyerahlah ! Sekarang biar kita tentukan siapa yang menang !" Seru Sheng jie sambil tertawa bangga.
" Menyerahlah,biar aku yang melawannya ." bisik perbol dari belakang.
" Ihhh...tak sudi ! Cepat bantu aku,bagaimana mengalahkannya !" Bisik Yuan ruo tanpa melihat kebelakang.
" Hmmmm...baiklah,Kau harus fokus ! bayangkan saja Beruang itu hanya seekor kelinci yang mungil." Bisik perbol
" Kenapa Harus kelinci !? Apa tak ada binatang lain yang lebih kecil ?!" Yuan ruo mendengus kesal.
" Karena dia itu siluman Kelinci ! Dikasih tau malah bawel !" Gerutu perbol sewot.
" Ohhhh...hihihi...pantas saja wajahnya tampan dan berkulit bersih !":Yuan ruo tak dapat menahan senyum nya.
" Baik,Aku faham sekarang !" Sambung yuan ruo,Lalu kembali melangkah maju kedepan.
" Hohoho...Apa kau mau mengaku Kalah !" Seru Sheng jie terkekeh.
" Heehhhh...Kau pikir aku mau mengalah dengan seekor kelinci !" Hardik Yuan ruo dengan galak.
Mendengar kata kelinci,sontak saja wajah Sheng jie berubah,giginya gemeletuk menahan marah,pandangannya tajam menatap kearah Perbol.Dia yakin,mahluk kerdil itu pasti yang memberitahunya.
" Hohoho...Sepertinya matamu perlu dicuci dengan kotoran ! Beruang kau sebut kelinci !" Ucap Sheng jie menutupi kebohongannya.
" Ayo kita lanjutkan ! Bersiaplah untuk mampus !" Bentak Yuan Ruo,lalu menerjang kearah Sheng jie.
Namun Beruang putih kembali maju menghalangi,Lalu mencakar kaki Yuan ruo dengan kukunya yang panjang.
Keyakinan Yuan kembali terpecah ketika melihat kuku2 yang panjang dan tajam,mau tak mau dia kembali menarik terjangan kakinya.Dirinya terdiam didepan beruang putih,jarak mereka hanya terpaut 3 langkah.
" Hohoho...Beruang putih tak akan membiarkan kau mendekatiku ! Sekarang,Giliranku menyerang !" Bentak Sheng jie dengan garang.
" Gadis bodoh ! Cepat mundur ! " Teriak perbol semakin keki melihat Yuan Ruo yang diam mematung.
Yuan ruo tak mengetahui,setiap Sheng jie berkata,tanpa disadari,Kata2nya menghipnotis pikirannya.
Teriakan perbol tak mempan,Yuan ruo tetap tegak mematung kebingungan.Didalam Pikirannya antara takut dan kalut menghadapi lawanya.
Tak mau temannya terluka,Perbol segera berkelebat cepat mendekat.Tangannya merogoh sebutir obat penambah tenaga,lalu memasukkan kedalam mulut Yuan.Saking cepat gerakannya,hanya segelintir orang yang dapat melihat apa yang dilakukan tabib kecil.
" Mahluk kerdil ! Kau pecundang ! Apa yang kau Lakukan adalah sikap seorang pengecut !" Bentak Sheng jie murka.
" Memang apa yang kulakukan ! Aku hanya memberi dia makanan kesukaannya ! Kalau lapar,dia suka bengong dan bodoh ! Kalau kau bukan Pecundang dan pengecut,kenapa kau marah ? Apa kau takut kalah,Melawan Dia !?" Jawab perbol dengan jurus membalikkan kata2.Kalau didunia nyata,Perbol sangat cocok jadi Pengacara handal,jago berkilah dan bersilat lidah.
Yuan ruo segera tersadar kembali,peredaran darahnya tiba2 terasa sangat cepat menjalar dan menghangati seluruh tubuhnya.
/" Tabib kecil sikapnya benar2 sembrono ." Gumam ketua lie sambil tersenyum.
__ADS_1
Entah bagaimana,Yuan ruo sekarang bisa melihat jelas wujud Sheng jie yang sebenarnya,Hawa siluman sangat jelas tercium olehnya.
" Gadis Bodoh ! Apa kau sudah Kenyang Sekarang ?" Tanya perbol asal2an.
Yuan Faham apa yang dimaksud oleh tabib kecil, Dia tak menjawab,Hanya mengacungkan jempol kanannya tanpa menoleh kebelakang.
Melihat perubahan Lawan,Sheng jie semakin dipenuhi amarah,
" Lihatlah,Beruangku akan mencabik2 tubuhmu !" Teriaknya dengan keras.
" Hahahaha...Bagaimana bisa,Seekor kelinci bisa mencabik2 tubuhku !" Jawab Yuan ruo tertawa keras.
Benar saja,Tiba2 Asap putih mengepul kembali, Beruang putih lenyap seketika dari pandangan mata.
Yuan ruo kembali menyerang Sheng jie dengan Jurus Kera menerjang bukit, Tendangan kakinya mengarah ulu hati lawan.
Sheng jie tak tinggal diam,Segera bergerak kesamping kanan,Lalu menusuk kan payung ditangan kirinya kearah paha luar Lawan.
Yuan ruo segera memutar kakinya kekiri menghindari tusukan payung,Tangan kanannya mencabut Pecut lalu membabat leher lawan.
Cetarrrrr....
Sheng jie menundukkan kepala kebawah,Lalu melompat mundur tiga langkah mengatur jarak jangkauan senjata lawan.
Tangan kanannya dengan cepat kembali bergerak seperti melukis diudara,
Melihat lawan menggunakan kembali ilmu sihirnya,Yuan Ruo segera melepaskan jurus Sepasang cemeti memupus bukit,Cambuk ditangannya bersinar kuning emas yang sangat menyilaukan mata,kedua cambuk menjadi kaku laksana tombak,Membabat tangan kanan lawan yang sedang bergerak melukis.
Melihat Cahaya kuning menyilaukan membabat tangannya,Sheng jie membatalkan niat untuk melukisnya.Lalu Menangkis Ujung Cambuk yang tajam dengan Pena berbulu angsa dengan jurus Melukis gunung menutup bulan.
Blaaaammmm...
Tubuh Sheng jie terpental puluhan langkah hingga menabrak kuda tunggangannya.Membuat kuda tinggi besar tersebut roboh dan tewas seketika.Leher serta kaki depan kuda itu remuk akibat menahan tubuh Tuannya.
Sheng jie merintih kesakitan,kulit wajahnya yang putih bersih,semakin putih memucat seperti kapas.Tangan kanannya menjadi kaku,Dan membengkak sampai bahu.Senjata andalannya terlepas dari tangannya.dadanya terasa sesak,napasnyatersengal2.
Huuueeeekkkk...
Darah segar merah kehitaman keluar dari mulutnya,
Yuan Ruo sendiri hanya terjajar tiga langkah sampai jatuh terduduk diatas tanah.Melihat lawan muntah darah,Dia segera bangkit berdiri dengan cepat.
Lalu melangkah maju bagaikan seorang pahlawan yang menang berperang.
" Lihat Jagoan Kalian ! Mereka Berdua Telah kalah ! Artinya,Kalian semua Segera minggat dari hutan ini !" Teriaknya Dengan lantang.
Pihak lawan semua terdiam,mereka mengakui kekuatan Lawan.
Panglima lhe segera memberi perintah untuk membantu Sastrawan tampan naik keatas kuda lain.
" Baiklah ! Kami mengaku kalah hari ini,Lain Kali,Kita akan buat perhitungan dengan kalian semua.kecuali," Panglima lhe menghentikan ucapanya.
" Kecuali apa ?" sergah Yuan Ruo cepat.
" Kecuali kalian menyerahkan Tabib dengam sukarela,Kami anggap pertarungan hari ini tak pernah terjadi." Ucap Panglima lhe dengan suara tegas dan tenang.
" Tak semudah itu,Panglima ! Kami tak menginginkan permusuhan ! Kalian lah yang memulai !" Seru perbol dengan lantang.
Didalam hati panglima lhe mengakui,Sebenarnya merekalah yang memulai,Namun siasat harus tetap berjalan sesuai dengan rencana besarnya,Menggulingkan kerajaan.
__ADS_1
" Kalian akan menerima akibatnya ! Bukan Hanya Kota barat yang menjadi musuh kalian,Tapi seluruh kerajaan negri ini !" Ucap Panglima Lhe musin dengan keras.
" Tak semuanya Panglima ! Kami seluruh Klan Langit,Akan tetap menjadi sahabat tabib !" Teriak Ketua lie tiangkong lantang.
" Kami Juga Sahabat tabib !" Teriak Yang Bho dan kawan2nya.
" Kebenaran tak akan kalah oleh kemungkaran !" Yuan Ruo juga berteriak lantang.
Melihat situasi kembali memanas,Panglima lhe musin terdiam,Hanya pandangan matanya yang terlihat sinis.
" Panglima,Sebaiknya kita segera kembali.Hari telah menjelang Senja." Ketua Zhang berteriak Mengingatkan,Sebenarnya didalam hatinya muncul keraguan.Dia berpihak dengan yang benar atau yang salah.
Sementara ketua Klan Air dengan terburu2,membawa pergi Kakaknya yang terluka.
Beberapa murid klan air yang masih tertinggal,Segera beranjak untuk pergi.Namun segera dihentikan Oleh Perbol.
" Heiii...Air...tunggu !" Teriaknya dengan keras.
Menantu ketua klan air Qiyu Zhansi beserta tiga temannya membalik badan ketika mendengar kata air.
" Apa kau memanggil kami ?" Tanya Qiyu dengan dahi yang berkerut.
" Yaaa...Yaaa...Kalian manusia air kan?" Tanya perbol menyakinkan.
" Benar Tabib kecil,Dia adalah Qiyu Zhanzi Menantu serta murid pertama Shui tianshi ketua Klan Air." Yang menjawab Justru Ketua Lie tiankong.
" Aaaahhh...Hebat,Dia pasti laki2 hebat." Jarang2 Perbol mau memuji seseorang.
" Apa maksudmu memanggil kami ?!" Tanya Qiyu dengan ketus,Hatinya masih dendam dengan perlakuan perbol terhadap bibi guru nya.
" Ini...Berikanlah obat ini untuk Teman kalian yang terluka tadi." Ucap perbol sambil menyodorkan dua butir obat ditangannya.
" Kami Klan air, Tak sudi menerimanya ! Kami bisa mengobati sendiri Bibi suhu hingga sembuh !" Tukas Qiyu dengan ketus.
Mendengar jawaban menantu ketua klan air,mimik Wajah perbol berubah,Matanya memancarkan Cahaya merah.
Melihat perubahan Tabib kecil,Ketua Klan langit segera maju kehadapan perbol.
" Tabib kecil,Sabarlah.Biar aku saja yang memberikan obat itu." Ucap Nya dengan suara lembut dan wajah tersenyum.
Melihat Ketua Lie dan mendengar kata2nya,Amarah Perbol mereda kembali.Tanpa bicara,Dia menyerahkan Obat ditangannya.Lalu berbalik badan dan melangkah masuk kedalam benteng pertahanan.
" Saudara Qiyu,Terimalah obat ini,tabib kecil tak bermaksud melukai Bibi kalian.obat ini sebagai tanda permintaan maafnya pada kalian." Ucap Ketua lie dengan sangat ramah dan wajah tersenyum.
Qiyu zhansi menatap wajah ketua klan langit,Sebenarya dia sendiri tak ingin bermusuhan dengan Mereka,
" Kalau Kau ragu,aku dan seluruh anggota Klan Langit jadi jaminannya." Ucap Ketua lie kembali.
" Ambillah anak muda,Obat itu sangat mujarab,murid klan Langit sendiri telah membuktikannya.Patah tulang langsung sembuh hanya dalam beberapa menit." Li Bankong yang juga berada ditempat itu ikut berbicara.
" Tapi...dia telah melukai bibi suhu !" Ucap Qiyu ragu2.
" Hehhh... Kakak Qiyu ! Kau sendiri melihat bukan,Siapa yang menyerang lebih dahulu.Tabib kecil hanya menahan serangan Bibi shiwang !" lie weida Ikut bicara.
" Tapi suhu dan tetua pasti tak mau menerima obat ini ." Ucap Qiyu Zhansi kembali.
" Menerima kebaikan saja sangat sulit ! Pantas saja Kalian salah Jalan !" Ejek Yuan ruo ketus.
Mendengar kata2 Gadis buruk rupa,Qiyu merasa tak enak hati.
__ADS_1
" Baiklah,Aku terima.Lagi pula aku pribadi tak bermusuhan dengan kalian semua.Tapi aku tak janji apapun dengan kalian." Ucap Qiyu Akhirnya