
Dibalik pohon beringin dibelakang rumah penduduk terlihat Ketua Klan Langit bersama putrinya sedang memeriksa tubuh Laki2 yang terbaring lemah ditanah.
" Tabib,Memang benar ini adalah Putraku, Fei Yangxong.Klan salju semakin keterlaluan !" Geram Ketua lie tiankong.
" Sekarang apa yang akan kita lakukan,Ketua Lie ?" Tanya lukita.
Ketua lie hanya diam,setelah membebaskan totokan pada tubuh putranya.Dia segera berdiri tegak,tubuhnya perlahan2 berbalik arah.
" Keluarlah ! Kalau kau seorang sahabat ! Pergilah ! Kalau kau seorang musuh !" Tiba2 Ketua lie melihat keatas pohon beringin.
" Ehhh...!"
Dan tiba2 turunlah seorang bertubuh langsing dengan sigap dari dahan pohon beringin.
" Maafkan Aku,ketua lie.Bukan maksud hati mencuri dengar omongan kalian." ucap Gadis yang keluar dari persembunyiannya.
" Nona Bie,Bagaimana kau bisa berada ditempat ini ?" Tanya Lie tiankong menyelidik.
" Jangan salah faham ketua lie,sebenarnya aku ingin menyelamatkan Tawanan yang berada dikamar Penginapan Pelangi.Namun tindakanku terlambat,Namun aku melihat tubuh putramu melayang keluar jendela.Aku mengikutinya hingga sampai ketempat ini." Nona bie menjelaskan sambil matanya melirik ketubuh laki2 gagah yang masih terridur ditanah beralaskan dedaunan.
" Baiklah,terima kasih atas niat baikmu.Darimana Nona tau putraku sedang ditahan ?" Tanya ketua lie penasaran.
" Sebenarnya aku juga tak tau ketua lie.Namun adikku Suyon lah yang memberi tahu." Jawab Qiang bie apa adanya.
Ketua lie terlihat manggut2,
" Maaf ketua lie,Sebenarnya apa hubungan Putra tuan sampai ditahan oleh Klan salju ?" Tanya Qiang bie hati2.
Ketua lie menarik napasnya dalam2,lalu melihat kearah nona bie.
" Semua ini terjadi karena salah faham,Kitab Suci Salju Abadi telah hilang,Dan Putraku yang hendak berkunjung atas perintahku hadir disaat yang tidak tepat dimarkas Klan salju." Jawab Ketua lie dengan wajah gusar.
" Bukankah masalahnya tadi sudah selesai,ketua lie ? Kitab Salju telah ditemukan,namun kenapa Klan salju tak mau bermurah hati melepaskan Putramu ?" Ucap Qiang Bie
" Entahlah,Mungkin mereka ingin masalah ini terbuka dengan jelas dahulu.setelah itu baru mereka lepaskan." Jawab Ketua lie seadanya.
Pikirannya sebenarnya masih kalut,mengingat beberapa muridnya yang telah mati sia2 karena ulah penyusup.
" Nona Bie,Dimana Adikmu Sekarang ? " Tanya lie weida yang sedari tadi menjadi pendengar.
" Owhhh...Aku sampai terlupa !" Serunya Kaget
" Baiklah Ketua lie,Aku mohon diri,aku takut adikku kebingungan mencariku.Tadi dia berusaha masuk secara langsung kedalam penginapan.Sebaiknya aku segera menyusulnya." Ucap Qiang bie sembari menjura hormat.
" Baiklah Nona,Sampaikan Salam ku pada Ayahandamu.Mungkin Nanti kita akan bertemu lagi." Ucap ketua lie dengan senyum dibibirnya.
Nona Bie mengangguk,Sejenak dia kembali melihat kearah Putra Klan Langit yang masih belum sadar juga.
" Putraku tak apa2,dia hanya tertidur." Ucap ketua lie yang mengerti Arti pandangan Nona Bie,dia tau,wanita didepannya menaruh hati pada putranya.
" Baiklah Ketua,Nona Lie dan... !" Nona Bie Melihat kearah Lukita dan perbol yang sedari tadi hanya diam membisu.
" Silahkan Nona,Adikmu sedang mencarimu sekarang !" Ucap Lukita Tiba2.
__ADS_1
" Terima kasih ." Jawab Nona bie tersipu,lalu segera berkelebat pergi.
Seperginya Putri pertama Perkumpulan Tangan seribu,Suasana menjadi hening kembali.
" Bagaimana Kakak ayah,kita bawa kepenginapan aja sekarang." Ucap Lie weida memecah keheningan.
" Ya,kita akan menunggu Fei bangun,lalu mendengar apa yang terjadi selama perjalananya selama ini." Jawab ketua lie,sudah hampir sebulan mereka berpisah.
" Baiknya biar aku yang membopongnya kepenginapan." Ucap lukita,sambil mendekati tubuh Tuan muda Fei.
" Ehhh...tak perlu...tak perlu...tuan !" Tiba2 Fei yang bangkit dari tidurnya.
" Kakak ! Kau sudah sadar sedari tadi ?" Bentak Lie weida geram,kakinya menendang kaki kakaknya pelan.
" Eitttt....! Tidak kena !" Ejek Fei Yang sambil berkelit dan tertawa.
Wajah Ketua lie terlihat sumringah,Melihat putranya bercanda dengan adiknya.
" Fei Yang,Sebaiknya kita kembali kepenginapan,Ucapkan terima kasih pada Penolongmu !" Ucap Ketua lie tangannya menunjuk kearah pemuda gundul disebelahnya.
" Owh...Ya Ayah.Tuan,terima kasih atas bantuanmu !" Ucap Fei yang sambil menjura Hormat,suara terdengar gagah dan lantang.menandakan tubuhny sehat dan normal.
" Ahhh... Tak perlu sungkan,tuan muda." Ucap lukita tersenyum.
Setelah berkenalan berjabat tangan,dan basa basi sejenak,mereka berlima segera kembali kepenginapan sederhana dikota.
Sementara itu,keadaan diMarkas Klan api sedang Terjadi keributan diAula.
Gubernur Jao sedang berdebat dengan Panglima Lhe musin.Dia dituduh menjadi dalang dari semua kejadian dikota Para Jagoan oleh panglima lhe.
Sementara para anggota dan pemimpin Klan hanya menonton tanpa berani membantu salah satu fihak.
" Aku sudah lama tau,rencana busukmu Jao long,Dari itu kami segera bergerak mengawasi wilayah ini." Bentak Panglima Lhe musin sinis.
" Panglima ! Jaga Ucapanmu ! Kau tak Punya Bukti atas tuduhanmu !" Jawab Gubernur Jao murka.Wajahnya telah berubah seperti Kepiting yang dibakar.
" Bukti2 semua telah ada,Saksi juga ada ! Apa semua kejadian ini masih belum cukup membuatmu mengaku !" Ejek Panglima Lhe musin.
" Mulutmu memang busuk,Semua sudah kau atur sendiri dengan sempurna." Jawab Gubernur jao tak mau kalah.
" Kau tak bisa menghindar,Hukuman Penjara seumur hidup atau diasingkan kepulau tak bertuan hukuman yang pantas buat kau dan keluargamu ! Pengawal Tangkap gubernur Jao !" Perintah Panglima Lhe tegas.
Namun para pengawal Gubernur segera melindungi tuannya,sepuluh orang segera maju menghadang,meja dan kursi disekitar nya telah berserakan.
" Sahabat Huo ! Jangan percaya ucapannya,Aku tak seperti yang dia Ucapkan,Ini semua siasatnya untuk menjatuhkan martabatku !" Teriak Gubernur Jao,Dia ingin meminta bantuan Klan Api,Walaupun dia tau keinginannya mungkin tak bisa tercapai.
Tak Ada sahutan dari ketua Klan api,Dia hanya terdiam membisu.
" Cepat Bawa gubernur dan tuan putri Pergi !" Perintah kepala pengawalnya.
Namun mereka tak dapat bergerak,semua jalan telah dikepung oleh pasukan Panglima Lhe yang jumlahnya 10x lipat dari prajurit pengawal Gubernur Jao.
" Hahaha...Menyerahlah !" Aku tak mau melihat darah yang sia2 disini.Apalagi sampai mengotori markas Klan Api yang sedang berbahagia."Panglima Lhe Musin segera memberi kode untuk meringkus Laki2 Bangsawan Didepannya.
__ADS_1
" Lebih baik aku mati,Daripada Harus mengakui tuduhan Palsumu !" Teriak Gubernur Jao,Dia sebenarnya laki2 gagah berani,namun untuk menghadapi Panglima lhe,Semua kekuatan yang dia puny tak akan mampu melawan.
" Tuan Jao,Sebaiknya menyerah baik2,Aku akan membantumu mencari bukti bahwa tuan tak bersalah.Kaisar sangat mengenal tuan,tentu beliau tak akan sembarangan menghukum tuan." Ketua Klan api tiba2 berkata dengan bijaksana.
Mendengar saran disahabatnya,gubernur Jao akhirnya menyerah.
" Baiklah,Ingat Saudara ! Aku menyerah bukan berarti Salah ! Kalian semua dengar baik2 ! Kalau Aku yang menjadi Dalang dari semua Kejadian DiWilayah ini,12 generasi keturunanku akan menjadi manusia paling hina dimuka bumi ini !" Teriaknya dengan Lantang.
Membuat suasana yang tadinya gaduh dan ramai,Menjadi hening sejenak.
" Cepat Tangkap Dia ! Lalu Kita Bawa Segera kerumahnya untuk mengumpulkan bukti yang lain !" Perintah Panglima Lhe tak kalah lantang.
Gubernur Jao beserta putrinya serta para pengawal dan pasukannya segera ditawan oleh Pasukan panglima lhe.mereka dimasukkan kedalam Kereta kencana lalu dibawa pergi.
Suasana menjadi tenang kembali,Para prajurit bersama anggota klan api segera menata kembali tempat yang tadinya berantakan.
Setelah semuanya beres,Acara kembali dilanjutkan atas Keinginan Panglima Lhe Musin.Ketua Klan Api merasa tak enak hati,karena telah mempunyai hutang budi,begitu juga para pemimpin Klan Lain.
Tarian dan nyanyian dari selusin gadis2 cantik segera disajikan.suara alunan musik dan tarian Para gadis2 membuat hati sebagian hadirin menjadi senang dan tenang kembali.Tak sampai setengah jam,acara telah kembali meriah.Teriakan2 para laki2 bebas mulai terdengar saling menyahut.
" Ketua Zhan,Aku ingin Kita para pemimpin berbicara bersama2.Ada berita baik yang aku bawa untuk kota ini." Bisik panglima Lhe musin.
" Ahhh...Baiklah Tuan panglima,Kebetulan Waktu juga telah tinggi,Sebaiknya kita adakan jamuan makan siang untuk para tamu dan Pemimpin Klan." Ketua Zhan dengan sigap menangkap maksud ucapan Panglima.
Didalam bangunan Aula,Tersedia ruangan yang cukup luas.Tempat biasa nya Para Ketua dan anggota Klan Api bermusyawarah.
●●●●
Diruang Makan,meja panjang persegi empat telah dipenuhi oleh hidangan yang lengkap.
Ketua Klan Api beserta Kakaknya,Juga Putrinya terlihat berada ditempat itu.Disebelah mereka Panglima Lhe musin dengan wajah gembira sedang asik menyantap hidangan.Pendeta dalai lama berada disebelahnya,didampingi oleh Pejabat istana.
Ketua Klan salju bersama keluarga juga hadir,begitu juga Klan Air serta Perkumpulan Tangan seribu.Dan puluhan Para tokoh2 dan hartawan kota para jagoan telah berkumpul diruangan sambil bersantap makan siang.
Suara dentingan sendok dan senda gurau diantara mereka terdengar sangat ramai.sampai sejam kemudian,Panglima Lhe musin angkat bicara.
" Terima kasih Buat para tuan dan nyonya serta para tamu sekalian.Maaf menyela sejenak,Hari ini adalah hari yang sangat berbahagia.Dengan kembalinya Putri dari Klan Api,Juga Kembalinya Barang2 berharga yang telah hilang.Kebahagiaan Saudara sekalian,Juga Kebahagiaan Paduka Kaisar dan kerajaan.Ada kabar gembira dari Kaisar,Kerajaan ingin membuat kota Para jagoan menjadi sebuah Propinsi baru." Panglima Lhe musin menghentikan sejenak,pandangannya menatap wajah para tamu.
" Maaf Panglima,Apakah kaisar belum aturan Kota ini dari zaman terdahulu.?" Ketua Qian tiba2 Menyela.
" Ahhhh...Sudah tentu beliau sangat faham akan sejarah negri ini,Namun untuk mengatur dan menjaga kedamaian wilayah ini.tentu akan lebih mudah apabila ada pengurus dan aturan yang lebih baik." Jawab Panglima Lhe musin tenang.
" Kalau hanya untuk kota ini saja,Silahkan . Kami tak keberatan." Terdengar suara dari ketua Klan Air dengan lembut namun tegas.
" Ketua Shui,Yang dimaksud dengan Propinsi tentu mencakup semua wilayah kota para jagoan." Jawab Panglima Lhe musin dengan sabar,dia tau,menghadapi orang2 bebas tak semudah membalikkan telapak tangan.
" Biarkan kami seperti ini,bukankah selama puluhan tahun ini,kami damai2 saja." Jawab Ketua Shui kembali.
" Maaf Panglima,Apa alasan Terbaik Kaisar menjadikan wilayah ini menjadi 1 Propinsi ?" Ketua Fa yang sedari tadi menyimak ,angkat bicara.
" Aahhh...Tetua Fa...Pertanyaan Tuan sangat hebat !" Serunya Girang.
" Baiklah,Ijinkan Saya menjelaskan secara luas ,keuntungan yang didapat apabila wilayah ini telah menjadi propinsi."
__ADS_1
" Zaman kerajaan Shang,wilayahnya kerajaan belum terlalu luas.Banyak dibagian selatan tempat2 yang makmur tanpa pemimpin,namun dikala datang suatu masalah antar pemimpin keluarga,wilayah yang tadinya makmur dengan hitungan jari hancur berantakan.Butuh waktu tahunan untuk membangun kembali wilayah tersebut.Suatu masa kembali datang masalah,kali ini lebih besar,Serangan oleh para Perampok yang berjumlah besar dan senjata yang kuat.Wilayah mereka Dengan mudah dikalahkan,karena 6 pemimpin keluarga tidak kompak.Walaupun jumlah penduduk mereka jauh lebih banyak,namun apa daya,Adu domba serta tak satu pemikiran membuat wilayah itu menjadi sapi perah Perampok.Hasil bumi serta Para wanita2 dijadikan pajak setiap bulan oleh perampok."
" Hingga Kerajaan Shang hadir,memberantas semua para perampok,dan mengambil alih Wilayah tersebut.Menjadikan wilayah itu Kota ,yang dipimpin Oleh Orang yang ditunjuk langsung kaisar.Setelah wilayah tertata,kehidupan rakyat menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya." Ucap Panglima lhe ,Matanya terus mengitari seisi ruangan.Lalu mengambil canngkir lalu meneguknya isinya,membasahi kerongkongannya yang gersang.