
Malam itu Kota Guangzao menjadi sepi,namun disebelah timur pinggiran kota,orang2 ramai berbondong2 melihat pertempuran.
" Siapa kau ! Berani ikut campur urusanku !" Bentak Jing Nuwang,Sikapnya terlihat waspada,Hawa membunuh sangat terasa olehnya.
" HAHAHAHA...Siluman ratu yang tersohor tak mampu mengenaliku !" Kakek berbadan besar malah tertawa mengejek
Xixixixixi...
" Manusia yang tak dikenal oleh jing juwang hanya segelintir orang dinegri ini.Kalau bukan manusia tak berguna,pasti manusia pengecut yang bersembunyi dibalik tanah !" Hahahaha...Jing nuwang lebih keras tertawa
Suasana Ditempat itu semakin gerah,Orang2 yang berkerumun merasakan bakal terjadi pertempuran hebat.Dengan perlahan2 mereka mulai mundur memperlebar ruangan ditengah.
Sementara lukita hanya terdiam memaku,Dia merasa hawa dendam memancar dari kakek tua.
" Hohoho...Sejatinya Aku sudah muak melihat tingkah2 manusia sombong ! Bertapa menyempurnakan Ilmu bukan sikap seorang Pengecut !" Apalagi takut dengan seorang Mahluk lemah Wanita! Manusia yang ditakdirkan Sang pencipta menjadi pelayan kaum laki2 !" Hahahaha... ,Kakek berjenggot panjang kembali tertawa mengejek.
" Cuihhh...Mengaku seorang pertapa ! Mulut Bicara tak ubahnya Binatang ! Merendahkan kaum Wanita !" Jing Nuwang tanpa babibu langsung menyerang Kakek tua dengan selendangnya.
Namun yang membuat pandangan semua orang terkejut,Kakek berjenggot panjang seolah2 tak perduli dengan serangan jing Nuwang.
BLaaaarrrrrr....
Suasana malam kota Guangzhao kembali dibuat ramai,Suara dentuman sangat keras terdengar sampai ketengah kota.
Hahahaha...
"Hanya segitu Jurus Selendang siluman Yang tersohor ?" Tiba2 Kakek tua tertawa mengejek,tubuhnya tak kurang suatu apapun.hanya jenggotnya yang panjang berkibar2..
Wajah Jing nuwang Semakin merah terkena cahaya bulan,Amarahnya semakin meluap keubun2,Dedengkot Nomer satu perguruan siluman dara putih dengan cepat mengikatkan selendang kepinggangnya.
" Xixixixi...Sebelum kita lanjutkan,Sebutkan Siapa gelarmu Kakek Tua ! " Bentak Nyonya Jing Geram
Hahahaha...
" BeijiXiong kong sudah lama tak melihat dunia,dan tak mau tau urusan dunia.tapi,urusan nyawa seorang murid juga melukai seorang lagi,tak kan kubiarkan sebelum terbalas !" Suara kakek tua bergetar hebat menahan amarah.
Suasana yang hening,Tiba2 kembali ramai mendengar nama kakek tua tersebut.
30 tahun silam seorang laki2 berbadan besar dan penuh bulu2 ditubuhnya.Telah menghancurkan 2 perguruan silat dan membunuh ketuanya.
Disebutkan,kedua perguruan tersebut telah melukai istri dari laki2 itu hingga tewas.
Bahkan dunia kangaow dibuat heboh dengan sikap laki yang sedang terluka hatinya.Siapapun yang berselisih denganya,Pasti menemui ajal.
Sampai suatu masa,Laki2 tersebut dikalahkan oleh 5 ketua dari golongan putih.Laki2 tersebut bernama Maorong dan julukannya BeijiXiong Kong.
Setelah dikalahkan oleh ketua 5 Perguruan,Dia berjanji,Tak akan mencampuri dunia persilatan.Kembali kekutub utara,Dan bertapa selama hidupnya.Siapa sangka,Legenda hidup tersebut,Muncul tiba2 dikota GuangZhao dengan hawa dendam dan penuh Amarah.
Tak ayal lagi,para penonton yang sebagian tau dengan nama besar manusia kutub menjadi heboh.
__ADS_1
Jing nuwang sendiri merasa terkejut,Legenda yang telah lama hilang,Muncul secara nyata dihadapannya.
Namun,Jiwa pendekar didirinya,tak membuat dia takut.
Xixixixi...
" Masalah nyawa dan yang terluka,ada hubungan apa dengan kami disini ?"
" Jangan Kura2 dalam Perahu,Siluman !" bentak Beiji kong
" Hehhh...tua bangka ! Jangan berbelit2 !" Bentak jing nuwang tak kalah galak
" Hohoho...kau yang muda justru sudah pikun ! Hahaha...muridku Kong Khun bukankah kalian yang menghajarnya !"
Xixixixi...
" Jadi Manusia Sombong itu Muridmu ! Dia pantas mendapat ganjaran atas keangkuhannya !" Jawab jing nuwang tanpa rasa gentar sedikitpun
" Kau Cari Mampus !"
secara tiba2,Cahaya Putih menyilaukan keluar dari ujung jenggot Kakek Beiji,Cahaya yang awalnya kecil,Semakin cepat membesar menutupi dada nya.
Jing Nuwang yang telah siap dengan serangan lawan,Mengerahkan setengah dari tenaga dalam keujung lengannya.
" Modyarrrrr !" Bentak Kakek Beiji,Cahaya putih tiba2 melesat cepat kedepan laksana Bola Salju yang diiringi hawa dingin yang kuat menyerang kearah Jing Nuwang.
Lukita melihat peristiwa itu sangat khawatir dengan keselamatan Nyonya jing.Secara pelan2 dia berniat membantunya,Perlahan2 udara disekitar ditarik lukita kedalam tubuhnya.
Cesssssss...
BYYAAARRRRRRRR....
Dua kekuatan bertemu diudara,
Suasana malam yang tadinya remang2 cahaya bulan,Seketika terang benderang laksana siang hari.
BOOOOMMMMMM.....
Suara ledakan laksana Bom Atom diledakkan memekakkan telinga.Menerbangkan semua yang terkena tekanan dari udara panas dan dingin yang bertemu.
Tak ayal,Para penonton yang berada paling depan,Tunggang langgang berpencar melarikan diri.
Murid2 Jing Nuwang Terpental kebelakang hingga 20 meter jauhnya,Mereka berempat terjungkal bergulingan ditanah.Wajah mereka terbuka dengan jelas,Terlihat kulit wajah mereka pucat pasi,Napas terasa sesak.
Sementara perbol dan Canghy tak luput dari ledakan tersebut,Jarak mereka yang tak terlalu jauh,Membuat Tubuh mereka melayang diudara laksana layangan.
Untungnya Perbol yang memiliki Tenaga dalam yang lumayan tinggi,Segera menarik tubuh Canghy untuk menjauh dan mendarat 20meter dari tempat pertempuran.
Sedangkan lukita yang berada paling dekat,Terseret 5 langkah kebelakang,Ledakan membuat beberapa bagian pakaiannya tercabik2.
__ADS_1
' Luar biasa tenaga dalam mereka ' Bathin Lukita,Pandanganya segera mencari kedua manusia yang bertempur.
Dalam keadaan berdiri kaku,Nyonya Jing merasakan hawa dingin menyelimuti seluruh tubuhya,Dadanya terasa sesak dan tubuhnya seperti kaku.Dengan segenap kekuatannya,Dia mencoba mengalirkan tenaga dalamnya yang tersisa untuk menolak hawa dingin yang terus menjalari tubuhnya.
Nasib Kakek Beijing juga tak lebih baik,Jenggot panjangnya habis terbakar,Napasnya tersengal2,Dengan cepat dia duduk bersemedi memulihkan tenaganya.dia merasakan hawa panas membakar dadanya,sekujur tubuhnya dibasahi keringat.
Perlahan2 debu yang menyelimuti pandangan lukita mulai memudar,dia melihat kearah nyonya jing yang kaku berdiri,Lalu melihat pula kerah kakek Beiji yang sedang duduk bersemedi.
' Mereka berdua sungguh pendekar yang hebat,Sayang keduanya pasti terluka dalam.' Bathin lukita
" Ibuuuu...!" Tiba 2 terdengar teriakan dari jauh,Shi la yang sangat khawatir dengan keselamatan ibunya segera berlari mendekat.
" Heiii...Jangan Sentuh !"Teriak lukita begitu melihat putri dari nyonya jing mendekati ibunya.
Namun Shi la yang diselimuti rasa khawatir pada ibunya,Tak memperdulikan teriakan tabib gundul.
Lukita segera bergerak dengan cepat,Mencegah Gadis itu memegang ibunya,Dia sangat faham Bagaimana tubuh seseorang yang sedang bertarung melawan hawa serangan lawan, ditubuhnya pasti sangat bertenaga dan penuh dengan racun.Yang apabila tenaga dalam yang tak mencukupi,Bisa membuat diri sendiri tewas seketika.
Jing nuwang sendiri mendengar teriakan putrinya,Dirinya ingin mencegah,Namun apa daya,Tubuhnya masih kaku tak dapat bergerak.Lidahnya juga tak mampu berbicara,Hanya matanya saja yang melotot berusaha mencegah tindakan putrinya.
Siuuuuuuuttttt...
Lukita dengan cepat membopong tubuh Shi la Menjauhi ibunya.
" Lepaskan !"Teriak Shi la berontak,Namun Dekapan tabib gundul sangatlah kuat,Sampai2 dadanya tertekan sangat rapat dan waja mereka sangat dekat sekali.
Setelah berjarak 10 meter , Lukita segera melepaskan pelukannya,Namun tangan gadis tersebut tetap digenggamnya erat.
" Nona, Sangat berbahaya menyentuh tubuh ibumu yang penuh hawa beracun.Beliau sedang berjuang memulihkan tenaganya.Kau bisa mati sia2 !" tegur lukita dengan nada tegas namun lembut
" Lepaskan,Biar aku mati,Asal Jangan Ibuku !" Teriak Shi La sambil meronta2
Namun lukita Tetap memegang erat tangan gadis tersebut,
" Bangsat ! Kau sudah membakar jenggot Saljuku yang kupelihara selama 30th.Matilah kau Pelacur !" Teriak kakek beiji yang telah selesai bersemedi,Walaupun Dirinya terluka dalam,Namun tenaga dalam yang dilatihnya selama bertapa puluhan tahun,Segera pulih walaupun belum sepenuhnya.
Dengan cepat Dia bangkit berdiri,Merogoh Sakunya,Terlihat Kuku2 yang besar Disela2 jarinya.
Dengan Berlari Cepat Kearah Jing nuwang yang masih kaku berdiri,Menerkam Tubuh mungil lawannya.
Jing nuwang Yang melihat lawan telah kembali menyerangnya,Berusaha sekuat tenaga untuk segera pulih dari rasa dingin yang membuat kaku tubuhnya.Namun apa daya,Justru yang terjadi lebih parah,Kepalanya tiba2 terasa pusing,Perutnya mual2,Hingga Napasnya tersengal2.Perlahan2 dari sela2 Bibirnya,Darah kental mulai mengalir.
' Owh...Apakah Aku harus mati dengan keadaan kaku begini !' Bathin Jing Nuwang Sedih,Terbayang Suaminya yang mati dipelukannya 2tahun silam,Membela dirinya dari serangan musuh.Tak terasa Airmatanya berlinang,
' Aku segera menyusulmu,Kanda.' Ucap Jing nuwang lirih
Kakek beiji yang bergerak dengan cepat,Mengayunkan kedua lengan tangannya kearah kepala dan perut lawannya.
" Ibuuuuu..!"
__ADS_1
" Suhuuuuu ... ! "