
" Ayah,Cepat tolong tabib !" Teriak Lie weida panik.
Tiba2 dari balik pepohonan,melompat dua orang pemuda bertubuh jangkung.
" Klan salju ! Tindakan kalian sudah keterlaluan !" Bentak Haizi Shui yang sedari tadi bersembunyi bersama kakaknya.
" Puih ... ! Klan Air ! Kalau kalian berpihak dengan Klan Langit,Majulah !" Bentak Bho lhu dengan angkuh.
" Kami tak berpihak pada siapapun ! Tapi kalau kau menantang,Kami tak kan mundur !" Bentak Haizi kembali,Lalu dia segera maju.Namun baru selangkah kakinya bergerak.Tiba2...
Hoaaarrrrrrggggghhhh...
Perlahan tapi pasti seekor naga salju keluar dari mulut lukita.Bagaimana bisa terjadi ? sementara tubuh lukita membeku,Jurus Sukma Abadi menyelamatkan dan membantunya mengeluarkan Naga Salju.
Semua orang sangat terkejut.
Haizi shui menghentikan langkahnya,memandang kearah naga salju yang terus meliuk2kan tubuhnya.
" Cepat menyingkir !" Teriak perbol dengan keras.
Zhangzi shui segera bergerak sambil menarik tangan adiknya untuk menjauh.
" Bagus ! Kau masih hidup !" seru Bho lhu dengan wajah bengis.
" Sekarang saatnya kau Kuhancurkan !" Teriak Bho Lhu,Tubuhnya melompat keatas menerjang tubuh lukita yang membeku.
Naga salju meluncur dengan cepat menghadang terjangan lawan.
Cresssss...
Tendangan kaki bho lhu ditepis oleh tubuh Naga salju.Tubuhnya yang sama2 terbuat dari salju,kebal terhadap jurus Dewa Salju.
Melihat serangan nya dihadang oleh naga salju,Bho Lhu segera mencabut kembali Xueshen jian ( Pedang Dewa Salju ).
" Majulah kau Naga ! Biar kuhancurkan kau seperti temanmu !" Teriak Bho lhu sambil mengacungkan pedang pusaka klan Salju.
Naga salju meliuk2 diatas pepohonan,lalu sambil menggeram dia meluncur sangat cepat menyerang Bho lhu dengan mulut terbuka lebar.
" Hahaha...Kau ingin segera mampus,Naga !" Teriak Bho Lhu dengan sombong.Pedang Dewa salju bersinar terang,Membentuk pedang yang semakin besar dan panjang.
Naga Salju semakin mendekati lawannya.Hingga beberapa meter kemudian,Naga menyemburkan Salju yang sangat banyak.
Cessssss...
Cahaya Perak dari pedang salju menyatu dengan salju yang keluar dari mulut Naga,Dan terus turun dengan cepat membekukan pedang Dewa salju.
Mata Bho Lhu melotot,Dia tak percaya dengan apa yang dilihatnya.Dia belum memahami,Pedang Dewa Salju Dan Ilmu Dewa Salju tak akan menghancurkan Salju.
Sekedipan mata,tubuh Bho lhu xue yang diselimuti oleh salju juga menjadi beku.Seperti Arca yang berdiri mengacungkan pedang.
Naga Salju tak berhenti sampai disitu,Tubuhnya meliuk2 mengitari lapangan,membuat rerumputan dan pohon2 disekitar ikut membeku.
" Gegeeee...! Terdengar teriakan dari Shan Xue
Naga Salju bergerak mendekati Shan Xue,mulutnya menganga lebar,memperlihatkan Gigi taringnya yang runcing.Kumisnya yang panjang bergerak melambai2.
Matanya tajam menatap kearah Putri ketua Klan salju.
" Jangan bunuh ... Jangan Bunuh,Gege Ku ." Suara shan xue gemetar menahan takut.
Gerrrrrrrrrrrrrrrrrr ...
Naga salju mendesis,perlahan tubuhnya menjauhi Shan xue,meliuk dengan cepat kearah tubuh Bho Lhu.Mulutnya menganga lebar,lalu menggigit tubuh Bho Lhu dan membawanya terbang kelangit hingga menembus awan.
" Hentikan...Jangan Bunuh Dia !!!" Teriak Shan Xue sambil menangis tersedu2,tubuhnya terduduk lemas. pandanganya menatap langit.
Cahaya keemasan memancar sangat terang,Perlahan es yang membekukan tubuh lukita mencair.tak berselang lama,terdengar lukita terbatuk2.
" Sobat,Kau telah pulih !" Seru perbol,lalu bergerak mendekati raja nya.
Perlahan cahaya keemasan memudar dan kemudian hilang.
" Kitab singa emas dari Raja singa telah membantuku ." jawab lukita sambil tersenyum.
Melihat lawan dari kakak seperguruannya telah pulih kembali,Shan Xue segera bangkit,Semangatnya datang kembali.Dia segera berlari mendekat.
" Kalian,Tolong lah Kakak seperguruanku.Jangan bunuh dia." Ucapnya sambil duduk berlutut didepan lukita.
__ADS_1
Lukita Terdiam melihat gadis didepannya duduk bersimpuh.
" Tidak semudah itu,Nona !" Jawab perbol dengan galak.
Mendengar jawaban yang tak sedap,Amarah Shan xue kembali berkobar.
" Kalau sampai Dia mati ! Sampai ujung dunia,aku akan membalaskan kematiannya !" Teriak Shan Xue dengan mata melotot kearah perbol.
" Hei...hei...kenapa Gadis2 dinegri ini Galak2 !" Beda jauh dengan gadis2 dinegriku." sahut Perbol sambil menggaruk2 kepalanya.
Lukita tersenyum lebar melihat kelakuan sahabatnya.Dia lalu menatap gadis didepannya.
"Berdirilah,nona.Tak ada niat dihatiku untuk membunuh,hanya memberikan sedikit pelajaran kepada temanmu." ucap lukita,Lalu bergerak membantu gadis didepannya untuk berdiri kembali.
Tangan Shan xue gemetaran,dikala lukita membantunya untuk berdiri.
" Gadis Manja !" Sindir Lie weida tiba2
" Tabib,Berikan pelajaran yang pantas buat mereka !" Sambung Lie weida kembali.
" Bagaimana kalau dipotong saja lidahnya !" Tiba2 Haizi telah berada didekat Lie weida sambil tersenyum manis.
Kehadirannya yang tiba2 membuat lie weida kaget bukan kepalang.
" Ih...Kau lagi ! Jangan ikut campur,ini urusan klan kami !" Bentak Lie weida sambil melotot.entah mengapa,perasaannya selalu kesal ketika melihat Haizi shui.
" Jangan asal bicara !" Bentak Shan Xue pula.
" Lihatlah,Sobat !" Benar kan ucapanku tadi ." Seru Perbol menyela.
Lukita kembali tersenyum,
" Begitulah wanita,Sobat ." Ucap lukita lirih.tubuhnya berbalik melihat kearah Ketua Klan Langit.
" Tuan ketua,Pelajaran apa yang pantas untuknya ?" Tanya lukita
Sambil mengelus jenggotnya,Li tiankong berjalan mendekat.
" Usia mu masih muda,Namun Kau sangat bijaksana.Aku yang setua ini,Tak mampu bersikap sepertimu.Sebaik ya,Kau saja yang memutuskan." Ucap Li tiankong sambil menepuk2 bahu lukita.
Lukita hanya tersenyum mendengar pujian dari ketua Klan Langit.Dia menatap satu persatu wajah mereka yang berada ditempat itu.
" namaku Shan Xue ." potong nya
" Terima kasih.Nona Shan,hukuman apa yang pantas untuk kakakmu ?" Tanya lukita
Shan xue terkejut.dia tak mengira,pemuda gundul didepanya menanyakan hal tersebut.Terdiam membisu,tak tau harus menjawab apa.
" Baiklah.Apa pendapat kalian ?" Tanya lukita pada yang lain.
Perbol menjawab lebih dulu.
" Potong Anunya !"
" Ih...Tabib Cabul !" Seru Lie weida
" Kau...!" Hanya itu kalimat yang keluar dari mulut Shan xue,matanya melotot tajam kearah perbol.
" Ehh..Dengar dulu alasanku !" Perbol menggaruk2 kepalanya lagi.
" Sikap dia sebagai seorang pendekar,sangat buruk.Jangan sampai keturunannya juga seperti dia !" Seru perbol menjelaskan.
" Hahaha...Aku setuju !" Seru Haizi girang.
" Diam Kau !" Sudah kukatakan,Jangan ikut Campur !" Bentak Lie weida Geram.
Seketika Haizi terdiam,Tangannya segera menutup mulutnya sambil manggut2.
Li tiankong tersenyum melihat tingkah anak muda didepannya.
" Pedang Pusaka Dewa salju,Kalau dipegang oleh orang yang salah.Akan berakibat fatal.Tolong sampaikan kata2ku ini pada Ayahmu,Nona Shan !" Ucap Ketua klan langit tegas.
" Lantas,Hukuman apa yang pantas untuknya ?" Lukita kembali bertanya.
Semua kembali terdiam membisu.
" Baiklah,biar aku sendiri yang memutuskan.Ucapan ketua Klan langit memang benar,tindakan dan ucapannya juga telah membuat kesan buruk terhadap Klan salju.Hukuman yang pastas untuknya adalah,"
__ADS_1
" Tunggu,Aku mohon,patahkan saja tangannya ! " Shan xue cepat2 memotong kalimat lukita,dengan wajah tertunduk kebawah.Dia takut hukuman berat akan menimpa laki2 yang dicintainya.
" Dua2nya atau satu saja ?" celetuk perbol
karena panik,shan xue tak bisa membedakan suara siapa yang bertanya.
" Satu saja !" jawab shan xue cepat.
" Yang kanan atau yang kiri ?" Perbol kembali menyahut.
" Kiri saja !" Jawab Shan xue lagi.
" Kenapa harus kiri ? Kenapa tidak yang kanan ?" Perbol mulai terkekeh2
" Kalau yang kanan,Gege akan susah untuk makan,Juga tak bisa memegang senjata." Jawab Shan xue
" Bukannya bagus,dia tak akan bisa menggunakan pedang salju lagi ?" Perbol kembali menyahut.
Haizi,lie weida dan ayahnya juga lukita dibuat tersenyum2 melihat kelakuan perbol.
Shan Xue mendongakkan kepalanya,Pandanganya tertuju pada perbol.
" Kau...! Kenapa kau yang bertanya !" Bentak Shan Xue geram,dia merasa dipermalukan didepan anak buah dan yang lain.
" Sudah2...Baiklah,Nona Shan.Aku akan mengabulkan permintaamu." Lukita segera menengahi.
" Naga Salju,bawa dia turun kembali !" perintah lukita sambil menatap langit.
Dari balik awan,Terlihat tubuh naga salju yang putih bersinar meliuk2 dengan cepat meluncur kebawah.
Naga salju mendarat dengan lembut diatas rerumputan,jawa dingin sangat terasa memancar dari tubuhnya yang bersinar.
Kepalanya tegak menghadap kearah lukita, siap menunggu perintah tuannya.
" Naga salju,Ikuti perintah dari Nona Shan !" perintah lukita,lalu menunjuk kearah gadis didepannya.
Mata naga salju bersinar terang ketika melihat putri klan salju.
Gerrrrrrrrrrrrrrhhhh ...
Shan xue gemetaran,tatapan naga salju seperti ingin ******* tubuhnya.
" Jangan takut,Nona.Cepat perintahkan padanya ." Bisik lukita.
Gadis berpakaian putih itu menoleh sesaat kearah lukita,Seperti ingin mencari keyakinan diri.
" Keluarkan tubuhnya !" Teriaknya
" Lalu ?" Sambung lukita,pandanganya lurus menatap naga salju.Sejujurnya dia kagum dengan naga yang baru saja diciptakannya.tubuhnya terlihat sangat indah,putih bersinar.
" eeemmm...Patahkan tangan kirinya !" ucap shan xue terbata2,air matanya mengalir kembali tanpa terasa.
Asap putih keluar dari hidung Naga,perlahan perutnya bergerak2,mulutnya terbuka lebar.Dari dalam mulutnya,tubuh membeku Bho Lhu mulai terlihat.tubuhnya merosot keluar dari moncong yang dipenuhi gigi2 yang tajam.
Tubuh yang kaku dibungkus salju,meluncur kebawah,seketika kumis naga bergerak cepat mencambuk lengan kiri Bho lhu hingga es yang membalut lengannya pecah berserakan.
" Kembalilah !" perintah lukita,begitu tubuh lawannya telah tergeletak direrumputan.
Naga salju mendengus kearah tubuh Bho lhu,menjulurkan lidahnya yang panjang bercabang.Menjilat seluruh tubuh yang membeku,hingga semua es seperti mencair dan seketika sirna dari pandangan mata.
Lalu bergerak meliuk2 keudara,dan kembali memasuki mulut lukita.
Haizi terpaku melihatnya,lie weida bergidik ngeri.sementara Li tiankong kembali menggeleng2kan kepalanya.
" Bawalah tubuhnya,sejam kemudian dia akan siuman." Ucap lukita pada Gadis didepannya.
" Aku akan ingat kejadian hari ini !" Ucap Shan xue menahan amarah.
" Baguslah,jangan sampai kau pikun !" Sahut perbol kembali.
" Terutama kau ! Gimbal !" Bentak Shan Xue geram.
" Ahhhh...bahagianya diriku,bila kau ingat setiap waktu." Jawab perbol lagi,tangan memegang dagu sambil menggoyang2kan tubuhnya menggoda.
Wajah Shan Xue merah padam,Dengan tatapan sinis,dia segera melompat kearah tubuh Bho Lhu yang tergeletak.
" Cepat bawa Gege ! Kita kembali !" perintah Shan Xue pada anak buahnya.
__ADS_1
" Ingat hari pembalasan !" Teriaknya,lalu segera menghilang dibalik pepohonan.
" Wanita yang aneh,habis memohon,menangis.Ehhh...marah2nya kambuh lagi !" celetuk perbol sambil terkekeh.