Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Sembunyi diMarkas siluman


__ADS_3

Dimarkas klan api terlihat kesibukan orang2,Diruangan khusus sebuah kotak es yang besar dimana didalamnya terlihat tubuh Pendeta Bhagong khan yang membeku.


Sudah Semalaman Klan api membakar Es tersebut dengan jurus api,namun es yang mencair sangat sedikit sekali.


Panglima lhemusin hilir mudik ditengah ruangan.wajahnya terlihat kaku menahan amarah.


" Sepertinya hanya tabib itu yang bisa mencairkan es ini !" Seru ketua Zhang dengan wajah kelelahan,Sudah berapa kali dia mengerahkan jurus2 apinya,beserta puluhan anak buahnya,mencoba mencairkan es tersebut.


" Kalau sampai Ketua pendeta Dalai lama mati,entah bagaimana murkanya seluruh anggota Mereka !" Seru Panglima lhe gusar.


" Siapa sangka,lawan yang kita anggap lemah,ternyata kesaktiannya melebihi kemampuan kita semua." Gumam ketua Zhang,nada bicaranya mengandung penyesalan.


" Bagaimana dengan Tuan Sastrawan ?" Tanya Panglima lhe kembali.


" Beliau meminta Ruangan khusus didalam bawah tanah,Kami telah menuruti keinginannya,Namun dia berpesan,tak seorang pun boleh mendekati ruangannya." Jawab Ketua zHang lagi.


" Sastrawan itu,ilmunya diatas rata2,ilmu sihirnya mungkin tak ada bandingannya didunia persilatan.Kalau saja tabib kerdil itu tak membantu gadis buruk rupa itu,tentu dia akan menang." Ucap Panglima lhe geram.


" Melawan dua orang teman Tabib muda saja kita tak mampu,bagaimana kalau tabib muda sendiri yang turun tangan.Konon tabib muda itu bisa mengeuarkan Naga Yang sangat besar." Sambung Ketua Zhang dengan nada kecemasan.


" Menurut tuan sastrawan,itu termasuk ilmu sihir,persis seperti yang dilakukan Tuan sheng jie ketika bertarung." Ucap Panglima lhe musin.


" Bagaimana Dengan Klan salju ? Apakah mereka bersedia membantu ?" Tanya Panglima lhe dengan wajah serius.


" Mereka dalam perjalanan kesini,mungkin tengah hari nanti mereka telah tiba."Jawab ketua Zhang,lalu duduk dikursi didalam ruangan.


Sementara itu,diruangan Bawah tanah,seekor kelinci putih sebesar 3 kali ukuran manusia menggerung2 sambil mengobati tangan kanannya yang bengkak hingga kebahu.


" Aku akan membalas kalian semua ! " Teriaknya didalam ruangan.


Tubuhnya kembali diam,dia duduk bersemedi,Lalu asap putih mengepul memenuhi ruangan.Perlahan wujudnya berubah menjadi seorang sastrawan tampan kembali.lalu Mengambil sesuatu didalam saku dan meminumnya dengan cepat.


Tangan kanannya yang bengkak,seketika berasap seperti sedang terbakar,semakin lama semakin merah dan benar2 terbakar hingga menjadi gosong kehitaman.Lalu tangan kiri sheng jie segera menghancurkan tangan kanannya hingga hancur menjadi debu.


Secara aneh,dari dalam bahunya,perlahan keluar tulang berwarna putih , Terus memanjang membentuk tulang tangan hingga terbentuk sempurna ,kembali bahunya bergerak2,daging dan kulit tangannya kembali menjalar membungkus seluruh tulang tangan hingga pulih kembali menjadi Tangan seutuhnya.

__ADS_1


" Tangan kananku telah pulih kembali,Kini tinggal luka dalamku.Butuh waktu dua hari dua malam agar seluruh luka dalam ini sembuh." Gumam Sheng jie,lalu bangkit berdiri,melangkah ketempat tidur dipojok ruangan,dan membaringkan tubuh nya diatas pembaringan yang terbuat dari rotan.


...----------------...


Dimarkas Perkumpulan tangan seribu terlihat hampir seluruh anggotanya berbaris dengan rapi.Seorang laki2 tua berdiri dengan gagah didepan mereka.


" Dengar baik2,Temukan Putriku secepatnya ! Kalau sampai sepekan kalian tak menemukan Dia ! Jangan Kembali kemarkas ini lagi !" Terdengar perintah yang sangat tegas dari Qian Shou Pemimpin Tangan Seribu.


" Apa kalian Faham ?!" Teriaknya kencang


" FAHAM ! " Jawab mereka serempak.


" Pergilah !" Perintah Qian Shou dengan Nada kesal.


Ratusan Anggota perkumpulan segera membubarkan diri,tujuan mereka hanya satu,Harus menemukan Putri Qiang Suyon secepatnya.


Sementara putranya Qang jie dihukum pukulan 100x oleh Qian Shou.Dia tak perduli bahwa Qang jie putra kandung sekaligus generasi penerus satu2nya perkumpulan Tangan seribu.Baginya,kesalahan tetaplah kesalahan,Hukuman harus tetap dijalankan.


......................


DIdalam hutan yang lebat,dua bayangan berkelebat dengan cepat,dibelakang mereka,Puluhan Manusia terbang dengan kedua sayap dan membawa beban manusia.


" tentu tabib,setengah jam lagi kita akan sampai." Jawab yuan ruo,lalu melesat kedepan mendahului perbol.


Perbol berhenti sejenak dibatang pohon yang tinggi,dia menunggu anggota Klan Langit dibelakangnya.Dan tak lama berselang,rombongan klan langit telah menyusulnya.


" Ketua lie,Apakah kalian butuh istirahat ?" Tanya perbol ketika ketua lie tiba didekatnya.


" Apakah masih jauh,Tabib kecil ?" Tanya ketua lie sambil mengepakkan kedua sayapnya.


" Setengah jam lagi kita akan tiba ditenpat itu !" Seru perbol


" Sudah dekat,kami masih kuat 2jam perjalanan lagi,tabib !" Jawab ketua lie sambil tersenyum.


" Baiklah,Kita lanjutkan kembali !" Seru perbol,lalu melesat mengejar Yuan Ruo yang telah jauh didepan.

__ADS_1


Setengah jam kemudian,mereka tiba diLobang jalan masuk kedalam lorong kediaman Siluman laba2.


Yuan ruo yang telah tiba lebih dahulu,segera menyingkap semak belukar yang menutupi jalan masuk.


" Tunggu Yuan !" Teriak Perbol ketika yuan ruo akan masuk kedalam lobang.


" Ketua lie,Apakah kalian juga akan ikut masuk kedalam ?" Tanya nya


" Kalau tabib menginginkan kami ikut,dengan senang hati kami turut masuk." Jawab Ketua lie tiankong.


" Ayah,Bagaimana Dengan markas kita ?" Teriak lie weida khawatir.


" Aku yakin,tak lama lagi,Markas kita akan digempur habis2an oleh Panglima Lhe,Ketika mereka tak menemukan tabib diTempat tadi." Ucap ketua lie dengan wajah sedih.


" Bagaimana Dengan beberapa murid dan pelayan kita dimarkas ?" Tanya Li bankong dengan cemas.


Ketua lie menatap li bankong sejenak,lalu berpaling kearah tabib kecil.


" Tabib Kecil,Apakah tempat ini aman untuk kalian ?" Tanya ketua lie serius.


" Aku yakin sangat aman,Ketua lie ." Jawab perbol percaya diri.


" Baiklah,Kalau begitu kami akan kembali keMarkas,kalau mereka datang,Kami tak akan memberitahu tempat kalian." Jawab Ketua lie cepat.


Namun perbol dapat menangkap kegelisahan dimata ketua klan langit,Dia membayangkan,Markas klan langit diserang habis2an oleh Panglima Lhe musin.


" Tunggu ketua lie,Kalau kalian bersedia ikut bersama kami,Aku akan bertanya pada temanku didalam.Apakah tempat ini dapat menampung kita semua didalam !" Seru perbol,Mencegah kehancuran Klan Langit.


" Beberapa Anggota klan langit beserta pelayan kami masih berada dimarkas,Juga Barang2 berharga masih tersimpan diSana." Jawab ketua lie sambil menarik napas dalam2.Keputusan telah diambil,apapun yang terjadi dimasa depan akan dihadapinya.


" Tunggulah sebentar,Aku akan masuk dahulu kedalam ! Setelah itu,Aku bisa memutuskan yang terbaik buat kita semua." Ucap perbol, tanpa menunggu jawaban Ketua klan langit,Perbol segera masuk kedalam goa bersama Yuan Ruo.


Dengan tergesa2,Perbol berjalan didepan yuan ruo,


" Tabib kecil , Berjalan perlahan,lorong ini sangat gelap.!" Seru yuan sambil mengimbangi kecepatan perbol.

__ADS_1


" Bawel ! Ikuti saja aku !" Ucap perbol tegas.


" Ihhhh...Galak amat ! Jangan marah2,Susah dapat Jodoh loh !" sindir Yuan ruo sambil tertawa.


__ADS_2