Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Kota Para Jagoan Diujung Barat


__ADS_3

Dikota ditepian barat,sebagian tanah terlihat ditumbuhi ratusan pohon2 raksasa berusia ratusan tahun.satu kilometer dari tempat itu,terlihat gunung yang menjulang tinggi diselimuti salju.


Kota barat dikenal dengan kehidupan yang bar2,jauh dari hukum kekaisaran.Segala Suku dan bangsa terlihat sering bertarung menunjukkan kekuatan masing2.


Kota yang bernama Yongshi Zhi Cheng (Kota Para Jagoan ).Siapa yang kuat itulah yang berkuasa.


Disebuah kedai yang lumayan besar,terlihat para pengunjung sedang makan dan minum.tempat itu terlihat sangat ramai.


" Pelayan,Bawakan kami arak terbaik 10guci lagi!" teriak seorang laki2 berambut gimbal dan bertubuh kurus.Matanya cekung kedalam,namun tatapannya sangat tajam.Dia duduk bersama 8 orang yang berpakaian tebal terbuat dari kulit beruang.Diatas meja mereka terlihat guci berserakan.


" Baik tuan ." Pelayan bertubuh gempal dengan lincah mengambil persediaan arak dari dalam.


" Kau sepertinya mau membuat kami mabuk,TanCho !" ucap laki2 bertubuh Pendek berkepala Botak,namun rambut dibagian belakang tumbuh sangat panjang.


" Hahahaha...Apa Kau bisa Mabuk,BunTeng !" Jawab TanCho


" Hahaha...Aku tak akan mabuk ! Tapi Kawan yang lain ! Hahaha...


Tiba2 beberapa Pria dan wanita terlihat memasuki kedai.mereka melihat2 sejenak,mencari tempat yang kosong.


" Tuan dan Nona,mari silahkan duduk dibagian sini." Pelayan kedai segera menyambut mereka dengan ramah,dia sangat hapal para tamu dikota barat.


" Terima kasih,Siapkan makan siang untuk kami berempat.Masakan seperti biasa !" Ucap Gadis berpakaian serba merah.


" Baik Nona." Pelayan segera bergegas menyiapkan pesanan.


TanCho melirik kearah gadis berpakaian merah,matanya tak lepas dari bukit kembar yang menyembul disela2 pakaian gadis cantik bertubuh mungil itu.Liurnya menetes,lidahnya menjilati bibirnya,jakunnya naik turun.


Sementara gadis berpakaian merah melihat kearah TanCho,Bukannya marah atau tersinggung,dia justru dengan sengaja menggoyangkan dadanya agar semakin terlihat.


" kalau kau mau bercocok tanam,Lihat2lah Tanah yang akan kau tanam !" Hahahaa...


" Apa maksudmu,Bunteng ?!" Seru Tancho tak senang


" Hahaha...Tanah Berapi bisa membuat gosong tongkatmu selamanya !" Ejek BunTeng tertawa


TanCho terdiam sesaat,Pandangannya kembali melirik kearah gadis berbaju merah.Jakunnya naik turun,Namun keringat dikeningnya seperti mengalir sangat deras.Dia baru menyadari ucapan temannya.


Dikota Ini,Ada Empat Klan Terkuat,Klan Api,Klan Air,Klan Salju,Klan Langit.Mereka hidup berkelompok,Anggotanya berjumlah ratusan,menyebar dipenjuru kota.Mereka hidup berdampingan,mempunyai wilayah masing2,namun mereka tak akan mencampuri urusan kelompok Lain.


" Maling...Maling...!" Tiba2 terdengar suara dari luar kedai


Beberapa orang terlihat sedang mengejar seorang kakek berambut putih.


Kakek tersebut dengan cepat menyelinap kedalam kedai,Naik kelantai atas dan tiba2 menghilang.


Tak lama berselang,2 orang wanita bertubuh gemuk dengan wajah dipenuhi bedak yang tebal setengah berlari juga memasuki kedai.


" Bangsat ! Kemana Hilangnya Tua bangka tadi !" Gerutu Wanita gemuk bernama Shi Bhoba ( Wanita Berdada Besar )


Mereka Berdua adalah kakak beradik,Terkenal dengan julukan ( Liang ge huagongzi tianshi) Dua Bidadari Pesolek. Walaupun wajah dan tubuh mereka tak mendekati seorang bidadari.


" Maaf Tuan Dan Nyonya,apakah diantara kalian ada yang melihat Laki2 Tua Berambut putih ?" Tanya Shi Hou Zuichun ( Wanita Bibir Tebal ),suaranya sangat merdu ditelinga,namun Air dan arak didalam cawan terlihat beriak.pertanda pemilik suara tersebut memiliki Tenaga Dalam yang sangat besar.


" Hahaha...Apakah Dunia tak merasa malu,Bertanya tanpa memberi ?" Seorang Laki2 Gagah terlihat berdiri sambil tertawa mengangkat cawan


Shi Hou terlihat gusar mendengar sindirin tersebut,namun Kakak nya yang sudah hafal tabiat adiknya segera menyela.


" Ucapan Adikku belum selesai,Apabila Seorang laki2 yang memberi tau,akan mendapatkan Satu malam penuh denganKu ! Xixixixi ..." Shi Bhoba terkekeh malu2,gerakan tubuhnya seolah2 mencoba menggoda para laki2 didalam kedai


" Kalau Wanita ?" Tanya Gadis berbaju merah tiba2


" Ahhh...tentu juga akan mendapat hadiah uang dari kami.Walaupun tak banyak,tapi cukup buat perjalanan 1 bulan." Shi Bhoba kembali menjawab


" Apa laki2 ini yang kau maksud ?!" Tiba2 2 tubuh meloncat turun didepan Kedua Bidadari Pesolek


Seorang pria tampan berpakaian serba putih terlihat sedang mencengkram kerah leher seorang kakek tua berambut putih.


" Ahhh...Tuan Muda tampan,Memang dia yang telah mencuri Kantong Uangku ! " Seru Shi Bhoba Sambil melenggok mendekati,pandangannya tertuju pada laki2 berpakaian putih.

__ADS_1


Ren Xueshan ( Pendekar Gunung Salju ) Dengan Sekali sentak,topeng laki2 tua berambut putih terbuka.Terlihat wajah tampan seorang Pemuda berusia 16th nan.


" Apakah kau Kelompok Tangan seribu ?" Tanya Ren Xueshan tegas


" Tuan Xue...Bukankah kau tuan pertama dari gunung SAlju ?" Pemuda yang bernama Hen Hen bukannya menjawab,malah menebak siapa laki2 yang menangkapnya.


" Jawab Pertanyaanku !" Bentak Ren Xue,Cahaya matanya tiba2 berubah menjadi putih bercahaya


" Ehhh...Tuan Memang benar,Hamba Murid dari Perkumpulan Tangan Seribu (Hui Qian Shou)." Jawab hen2


Para pengunjung yang mengenal Klan Salju juga Hui Qian Shou sangat terkejut.Sangat Langka Anggota Klan Salju memperlihatkan diri turun gunung.Tentu ada sesuatu yang besar yang menyebabkan Murid Pertama Sekaligus Putra Pertama dari Ketua dari Klan Salju turun kekota.


Mendengar Nama Ren xueshan dua bidadari pesolek semakin menjadi tersipu,mereka sudah lama mendengar kehebatan Klan Salju,mereka berdua tak kan mampu menghadapinya,juga Anggota perkumpulan tangan seribu,walaupun.anggotanya tak banyak,namun kemampuan mereka juga tak bisa dianggap enteng.


" Ahhh...Kami dua bidadari sangat beruntung,Hari ini telah dibantu oleh Klan Salju.Apakah tuan tertarik dengan imbalan yang akan kami berikan ?" Ucap Shi Bhoba Dengan malu2


Ren Xueshan menatap tajam kearah Shi Bhoba,membuat wanita gemuk berdada besar itu mau tak mau jadi menciut nyalinya.


" Apa kalian pikir aku butuh Imbalan ?" Suara Berat dari Ren Xue terdengar bak gemuruh ditelinga kedua bidadari pesolek.


Keringat bercucuran dikening kedua bidadari pesolek,tubuh mereka tiba2 menjadi gemetaran.


" Maaf...Maafkan Ucapanku Barusan,Tuan Muda Ren ." Shi Bhoba bertekuk lutut sambil menjura hormat.


" Xixixixi...Hanya menangkap seorang pencuri kecil saja,ingin dipuji setinggi langit dan dianggap Pahlawan !" Terdengar suara lembut dari gadis berbaju merah


Ren Xueshan Berbalik badan,matanya tajam menatap kearah Gadis berbaju merah.


" Klan Salju tak pernah merasa menjadi Pahlawan,Juga tak butuh pujian.Tolong Jaga Perkataan,Nona ! Klan Api dan Salju tak pernah menjalin permusuhan !" Ucapan Ren Xueshan terdengar sangat tegas.


Gadis berbaju merah bangkit berdiri,Bibirnya tersenyum mengejek.


" Klan Kami memang tak pernah menjalin permusuhan dengan Klan lain,Tapi aku tak suka dengan kesombongan !"


2 pemuda dan seorang gadis ikut bangkit berdiri,mereka adalah para pengawal dan sahabat Dari Putri Pertama Klan Api.


" Tuan Putri,Tolong ingat ucapan Ketua.Kita jangan mencampuri urusan Klan Lain." Pemuda tampan berpakaian merah yang bernama Jiang Shu murid Pertama dari Klan Api mencoba meredam perselisihan.


" Maaf.. Maaf...Ini semua salahku ! Aku akan mengembalikan barang yang kuambil dari kedua pesolek ini." Hen2 tiba2 berkata,lalu melempar kantong uang dari sakunya kearah Shi Bhoba


Shi Bhoba dengan sigap menangkap kantong uangy,dengan cepat pula dia menghitung uang didalamnya.Bibirnya terlihat tersenyum tipis.


" Bagus,uangku tak kurang sepeserpun." Ucapnya tanpa sadar


" Apa masalah ini kalian anggap selesai ? " Ren Xueshan bertanya


" Heh...Apakah Seorang penjahat dimata Klan Salju tak perlu mendapat Hukuman ?" Gadis berbaju merah kembali berkata,Namanya Xian Nie Huo,Putri dari ketua Klan Api


Ren Xueshan Kembali menatap kearah Xian Nie Huo,


" Semua tindak kejahatan pasti mendapat ganjaran ! Kebetulan Aku Ingin menemui pemimpin tangan seribu,Biarkan Ketuanya Yang memberikan hukuman Pada Muridnya !" Jawab Ren Xuesan Tegas,dan tiba2 Tubuhnya Mencelat keluar dengan sangat cepat bersama dengan tubuh Henhen.


" Dasar Sombong !" Teriak Xian Nie Geram.


" Sudahlah Tuan Putri,Sebaiknya kita teruskan makan siang kita." Bujuk Gadis disebelahnya yang bernama Bihu nao Huo


Xian Nie masih terlihat marah,pandangannya menatap kesekelilingnya,Tiba2 pandanganya tertuju pada laki2 berambut Gimbal.


" Kau...Apa kau tertarik dengan Tubuhku ?" Xian Nie berjalan mendekati meja Laki2 berambut gimbal yang tak lain adalah Tan Cho


Merasa malu dengan tuduhan Gadis berbaju merah,tanCho menundukkan kepalanya dalam2,tak berani menatap.


" Apa kau tuli !" Bentak Xian Nie yang telah tiba dimeja Tan Cho dan Teman2nya.


" Maaf Nona,Temanku tak bermaksud Buruk Pada Nona." Bun teng Mencoba Mereda Amarah Xian Nie


" Apa Kau pikir kalau kalian semua bermaksud buruk padaku,Aku takut !" Bentak Xian Nie penuh amarah.kekesalan pada Ren Xueshan seolah2 ingin dilimpahkannya pada mereka.


" Maaf Nona,Kami tak ada maksud sedikitpun berbuat buruk pada Klan Api." Bun teng segera bangkit berdiri sambil menjura hormat.

__ADS_1


Bukannya malah membuat lawan bicaranya menjadi reda amarahnya,Malah semakin menjadi2.


tiba2 Arak didalam cawan Terangkat keatas memuntahkan isinya menghantam wajah Bun teng hingga membasahi semua wajahnya.Namun laki2 itu tetap diam dengan tangan tetap menjura hormat.


"Kau Gimbal ! Bukan Kah Kau Ingin Melihat Payudaraku ! Ini Lihatlah !" Tangan Putih nan mulus Xian Nie Bergerak cepat menarik Kepala TanCho kearah Dadanya,Membuat tubuh laki2 kurus itu ikut terseret diatas meja membuat semua isinya menjadi berantakan.


Wajah TanCho menempel dibelahan dada Xian Nie,Namun tiba2 Dadanya memancarkan cahaya merah laksana api membakar wajah Tancho.


" arggghhhh....!" TanCho mencoba Menarik kepalanya agar lepas dari dada Xian Nie,Namun tenaga dalamnya tak mampu melepaskan cengkraman gadis cantik berbaju merah.


" Tuan Putri,Hentikan !" Jiang Shu segera melompat menarik tubuh Tancho menjauh dari tubuh Xian Nie


Wajah Tancho terlihat terbakar,Kulit wajahnya memerah seperti udang dibakar.Tanganya mencoba memegang wajahnya.


" Jangan Sentuh ! Kalau tak ingin kulit wajahmu terkelupas !" Bentak jiang Shu,Dengan Sigap,Dari balik sakunya,Dia menaburkan bubuk halus berwarna merah kewajah Tancho.


" Puihhhh ! Seharusnya kau mati hari ini ! Berani menatap tubuhku dengan otak kotormu !" Bentak Xian Nie geram.


Semua pengunjung kedai terdiam,mata mereka melihat dengan jelas,apa yang terjadi dengan laki2 berambut gimbal yang sebelumnya terlihat sangar.Sekarang wajahnya hangus terbakar hanya bersentuhan dengan tubuh Xian Nie.Mereka tak dapat membayangkan,Apa yang terjadi apabila Anggota Klan Api tersebut menyerang dengan ilmunya.


"Tuan,Bawa segera temanmu.Usap wajahnya dengan embun pagi selama satu bulan penuh.mudah2an bisa pulih kembali." Seru jiang shu pada bun teng yang dengan gugup memapah temannya keluar dari kedai bersama rombongannya.


"Tuan...tagihan mereka !" Seru Pemilik kedai dengan cemas


" Masukkan semua ketagihan kami !" Bentak Xian Nie,Tatapannya tajam melihat Jiang Shu.


" Kalau Bukan kau yang menolongnya ! Sudah kubakar habis tempat ini !" Ucap Xian Nie geram,Kakinya segera melangkah kembali ketempat duduknya.


Jiang Shu menarik napasnya dalam2,Dia sangat hapal dengan sikap Xian Nie.Gampang marah,namun sebenarnya hatinya baik.Wanita yang sedari kecil disukainya benar2 wanita tangguh yang keras kepala.Dia juga tau,apa yang membuat Xian Nie sangat marah pada Ren Xuesan.Gadis itu sangat menyukai pemuda Salju,Namun sikap dingin dan cuek dari Ren Xuesan lah yang membuat hatinya panas.Hingga melampiaskan swmuanya pada TanCho.


Jiang Shu berbalik badan,kembali duduk dimejanya.


"Pelayan,tolong ganti makanan Nona Xian dengan yang Baru !" Serunya,pelayan dengan tergopoh2 segera membuatkan hidangan yang baru.


" Nona Xian,Tahan emosimu.Jangan sampai hal ini terdengar oleh ketua." Jiang shu mengingatkan kembali.


" Kau tak perlu menakutiku ! Aku tau hukuman yang akan kuterima ! Dan kau tak perlu membelaku didepan ayahku ! Laki2 Sombong itu ! Kalau tak bertarung dengannya,Dia takkan pernah menganggapku sedikitpun !" Xian Nie masih terus ngedumel.


" Putri Xian,bukankah tujuan kita keluar ingin mencari pakaian yang baru buat ulang tahunmu nanti ? Ayolah,Kita selesaikan makan kita,dan bersenang2 sambil mempercantik diri." Bihu nao mencoba mengalihkan pembicaraan


" Huuhh...kau ini Bihu ! Pikiranmu hanya senang2 saja !" bentak Xian nie jengkel


" Ihhh...apa putri mau terlihat jelek dengan pakaian tahun lalu ? Ingat Putri,Semua Laki2 gagah dipenjuru kota ini akan datang dipesta ulang tahunmu." Bihu nao tak perduli dengan sikap sahabatnya.


" Kau paling pintar kalau urusan merayu ! Sayangnya sudah 20tahun usiamu,Tetap saja kau menjomblo ! Xixixixi..." Ejek Xian Nie yang mulai reda amarahnya


" Ihhh...Kau Ini,Aku bukannya tak mau punya kekasih,aku tak mau aja,Kalau kau kalah denganku." Jawab Bihu nao terkekeh


" Ihhh...Usiamu lebih tua 2tahun dariku,tapi kemampuanmu takkan mampu melebihi kemampuanku ! Xixixixixi...


" Siapa bilang ! Aku lebih jago merayu daripada kau bukan ?!" Jawab Bihu tak mau kalah


" Ehhhh..."


Xian Nie berpikir sesaat,lalu tertawa terbahak2


" Yaaa...ya...Cuma satu hal itu yang membuatku kalah darimu !" Hahaha..." mulut xian nie terbuka lebar,memperlihatkan Deretan giginya yang putih dan rapi,bibirnya yang merah merekah bergerak2 mengikuti tawanya.


Jiang Shu tersenyum,melihat perubahan sikap Xian Nie yang cepat berubah.Untunglah Bihu Nio selalu ada bersamanya.


Tiba2 awan berubah mendung,petir menyambar bersamaan kilat.Suara gemuruh dari langit sangat kuat,Hingga air hujan turun dengan sangat cepat menghantam bumi.


Suara ringkik kuda berhenti persis didepan kedai,dan selusin rombongan orang berpakaian serba hitam laksana ninja masuk menyerang kedalam kedai.


Booommm....puluhan Bom Asap dilemparkan kedalam kedai,membuat suasana menjadi gelap.


Prankkkk...Bukkk...Dessss...


Cring...

__ADS_1


arrggghhhh...


__ADS_2