Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Mahkota Emas


__ADS_3

Puluhan Arwah prajurit tengkorak tiba2 hancur dan mengepul menjadi asap,Membuat yang lainnya segera berlari masuk kembali kedalam ruangan menghindari cahaya emas yang keluar dari mahkota Qiang Suyon.


Kaisar sung menghentikan serangannya terhadap lukita,Lalu segera menangkapi anak buahnya untuk melindungi dirinya.dan segera berlari menghindar kembali masuk kedalam Ruangan.


Lukita tertegun melihat kearah Qiang suyon,Mahkota dikeningnya terus bersinar terang,Hingga seluruh Arwah prajurit tengkorak hancur dan berubah menjadi asap hitam.Lalu melayang masuk kedalam ruangan dan kembali kedalam lobang hitam menyusul kaisar Sung.


" Cukup ! Hentikan ! Mereka semua telah pergi !" Teriak lukita pada Qiang suyon.


Namun Qiang suyon tak juga Bergerak,Cahaya Emas terus bersinar terang,Lukita segera berkelebat mendekati gadis jelita berambut emas.


" Hentikan Qiang,Mereka telah musnah !" Ucap Lukita,Lalu kembali memeluk tubuh Qiang suyon.


Cahaya keemasan yang memancar dari batu mutiara perlahan meredup,dan hilang.Qiang Suyon merasakan hawa panas dikepalanya telah hilang.Keringat bercucuran dikeningnya.Lukita melihat wajah gadis cantik jelita didepannya.


" Mahkota dikeningmu ternyata sangat hebat,Pantas saja Eyang Resi berkata,bahwa kau dapat membantuku mendapatkan Kotak emas." Ucap lukita sambil terus menatap Mahkota dikening Qiang Suyon.


Wajah Gadis Jelita berubah merah merona,mendapat pujian yang tulus dari pemuda yang telah mencuri hatinya.


" Aku...aku sendiri tak tau,Tiba2 saja kepalaku terasa panas,lalu mahkota ini mengeluarkan Sinar yang sangat terang." Ucap Qiang Suyon terbata2.


" Kau harus berlatih agar bisa mengendalikan kekuatan Mahkota Emas." Ucap Lukita sambil tersenyum.


" Aku tak tau bagaimana Caranya !" Seru Qiang Suyon apa adanya.


" Apa Eyang tak memberitahukanmu ?" Tanya Lukita,


Qiang Suyon hanya menggelengkan kepala sambil menatap wajah lukita,Hatinya sangat senang,bisa melihat kembali senyum laki2 didepannya.


" Nanti kita cari tau,Bagaimana Caranya.Sekarang kita harus mendapatkan Kotak emas terlebih dahulu" Ucap lukita,Lalu berbalik badan hendak kembali kedalam ruangan.


" Apakah Arwah kaisar sung tau,Dimana Kotak itu ?" Tanya Qiang Suyon sambil mengikuti lukita.


" Sebaiknya kita tanya langsung padanya !" Seru Lukita tanpa menoleh.


" Kalau mereka tak mau memberitahu,Gimana ?" Tanya Qiang Suyon pura2 bodoh.


Lukita menghentikan langkahnya,Lalu berbalik badan menghadap Qiangn Suyon.Sementara gadis didepannya terus berjalan sambil menunduk,hingga tanpa sengaja mereka jadi bertubrukan.


" Aduhhhh !" Pekik Qiang Suyon terkejut.

__ADS_1


" Kalau jalan itu lihat kedepan ! Kaki sendiri diliatin !" Ejek Lukita,Lalu mendongakkan kepala gadis didepannya.


Qiang suyon menatap wajah lukita sejenak,Lalu kembali hendak menundukkan kepala,Namun tangan lukita segera mencegahnya.


" Mahkota iniAdalah Kelemahan mereka.Dengan mahkota ini,kita akan mencari tau letak kotak emas !" Seru lukita,Lalu mengambil mahkota dikepala Qiang Suyon.


Serta merta rambut Qiang suyon berubah kembali menjadi hitam,Dia melongo melihat Lukita menggenggam mahkota emas nya.


" Ke...napa Ta...bib ambil ?" Tanyanya


" Aku pinjam sebentar,Nanti aku kembalikan lagi." Jawab Lukita sekenanya,Lalu segera masuk kedalam ruangan dan langsung menuju Lobang hitam disudut ruangan.


Qiang suyon bergegas menyusul masuk,namun betapa terkejut dirinya,seluruh ruangan dipenuhi tubuh teman2nya.


" Tabib ! Apa mereka semua telah mati ?!" Teriaknya ketakutan.


" Mereka siapa ? Para arwah atau Teman2 ? " Tanya lukita tanpa menoleh.


" tentu teman2 kita,Tabib muda ! Apa kau tak melihat keadaan mereka semua !" Teriak Qiang Suyon marah.


" Mereka hanya pingsan,Mungkin juga ada beberapa yang terluka.Namun mereka masih hidup dan akan sembuh bila kuobati.Sekarang kita harus segera mendapatkan Kotak Emas,Biarkan mereka beristirahat sejenak." Jawab Lukita,Lalu melongok kedalam lobang hitam yang sangat dalam.


" Lobang ini sangat dalam,tak mungkin bisa turun kebawah sana.";Serunya jerih.


" Kalau kita tak bisa Turun,Biarkan saja mereka yang Naik kesini." Jawab Lukita cepat.


Sontak saja Qiang suyon ketakutan,Tanpa Sadar dia Segera memegang Tangan Lukita dan bersembunyi dibelakangnya.


" Ehhhh...kenapa kau takut ? Harusnya mereka yang takut padamu !" Seru lukita,Lalu bergeser agar gadis tinggi dibelakangnya tak lagi bersembunyi.


" Ihhhh...Wujud mereka itu menyeramkan ! Manusia normal pasti ketakutan melihat Tengkorak bisa hidup dan berbicara." Seru Qiang suyon dengan nada kesal.


" Kita hidup didunia yang aneh tapi nyata,harus siap menghadapi apapun !" Seru lukita,Lalu mengangkat mahkota emas ditangannya.


" Kalian Para Arwah,Keluarlah ! Atau Aku akan menutup kembali pintu lobang ini !" Teriak Lukita dengan lantang,hingga suaranya menggema memenuhi ruangan dan lobang hitam.


Tak terdengar suara dan gerakan apapun,Lukita kembali menatap kedalam lobang.


" Bagaimana kalau kami berdua menyusul masuk kedalam lobang,dan memusnahkan kalian semua Arwah gentayangan dengan Mahkota emas ini !" Teriak Lukita kembali.

__ADS_1


Suasana kembali hening,Lukita mulai hilang kesabaran.


" Sebaiinya kita susul mereka masuk kedalam saja !" Ujar nya sambil berbalik menatap pada Qiang Suyon.


" Ihhhh...Aaa...ku...takut !" Jawab Suyon sambil menundukkan kepala.


" Apa yang kita takutkan ! Hidup dan mati telah digariskan Sang Pencipta ! Siapapun tak akan dapat menolaknya." Ucap lukita dengan tegas.


Qiang suyon menatap wajah pemuda didepannya,Wajah tampan dan mempunyai keberanian yang luar biasa.namun tiba2 dia melihat bayangan Arwah Kaisar sung tepat diatas kepala mereka.Sontak saja wajah Qiang suyon pucat pasi ketakutan.


Lukita melihat perubahan wajah Gadis jelita didepannya,Lalu segera berbalik badan.


" Akhinya Kau keluar juga !" Seru lukita sambil tersenyum sinis.


" Kau ! Kalau hanya kau yang berbicara ! Kami tak pernah takut sedikitpun !" Ucap Arwah Tengkorak Kaisar Sung tertawa memperlihatkan Deretan Gigi nya.


" Aku juga tak pernah merasa takut pada kematian ! Apa lagi terhadap kalian !" Ucap Lukita dengan tegas.


" hahahaa...Bagaimana kalau kau menjadi kami ! Arwah gentayangan yang tak bisa be Renkarnasi ? Apa kau tau rasanya ??? Sangat menyedihkan !" Dikatakan Hidup kami sudah mati,Dikatakan Mati tapi arwah kami masih hidup !" Ucap Kaisar sung dengan suara yangbergetar.


Qiang suyon terkejut,begitu mendengar ucapan Kaisar sung.Dia ingat kalimat Terakhir yang diucapkan kaisar sung ada disebuah kitab peninggalan dinasti Sung.Tiba2 keberaniannya muncul,lalu...


" Apakah Kau yang menulis 4 Kitab Bing ?" Tanya Qiang Suyon penasaran.


" Kau...Darimana kau mendapat empat kitab itu ?" Tanya Kaisar sung heran.


" A...aku telah membaca semua empat kitab dan lima generasi dinasti Song." Jawab Qiang Suyon dengan suara bergetar.


" Bagaimana kau bisa mendapat Mahkota Emas itu ?" Tanya Kaisar Sung Kembali.


" Mahkota Itu pemberian dari langit !" Lukita menjawab dengan cepat.


" Bagaimana mungkin ! Langit memilih kalian berdua sebagai Penerusnya !" Ucap Kaisar Sung tak percaya.


" Apa maksud pertanyaanmu ?" Tanya Qiang Suyon tak mengerti.


" Aku adalah Titisan Naga Sosro ! Dan Dia adalah titisan Sang Dewi kencana !" Jawab lukita dengan tegas.


" Baaa....gaimana mungkin ! Aa...ku tak percaya !" Seru Kaisar sung dengan suara bergetar ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2