
Sementara itu kita kembali kekota para jagoan.
Pagi itu suasana kota terlihat sangat ramai,disetiap sudut kota dipenuhi dengan hiasan umbul2 klan api.
Hari ini adalah perayaan ulang tahun Putri Xian nie Huo yang ke 18 th.Dipusat kota letak kediaman sekaligus markas besar klan api,terlihat ratusan anggota berpakaian merah wira wiri hingga keluar gerbang markas.
Diaula yang megah dan halaman yang sangat besar dan luas,terlihat puluhan orang mempersiapkan panggung serta tempat duduk seperti singgasana.
" Ayo Cepat ! Para tamu sebentar lagi akan datang !" Teriak Seorang laki2 bertubuh tinggi besar.
Satu jam kemudian terlihat rombongan yang berkelompok2 mulai memasuki gerbang Kediaman Klan Api.
Mereka segera duduk ditempat yang telah disediakan.makanan dan minuman segera dihidangkan oleh para pelayan buat para tamu.
Kembali terlihat rombongan memasuki gerbang,pakaian mereka sangat mewah,serta para prajurit yang berjumpah ratusan orang berjejer rapi membentuk pagar betis.
Tamu itu adalah Gubernur Wilayah bagian barat kerajaan.Salah satu tangan kanan kaisar Kwe tiau yang terkenal.
" GUBERNUR TELAH DATANG !!! " Teriak seorang Kepala Anggota klan api.
Serta merta beberapa tamu dan seluruh undangan yang hadir berdiri dan memberi hormat.
Terlihat seorang pria yang keluar dari dalam kereta kencana yang mewah,diikuti oleh seorang wanita muda yang sangat cantik jelita.Gubernur Jao long kun beserta putrinya berjalan memasuki halaman aula.Didepannya 4 orang berpakaian prajurit sekelas Punggawa dan 4 orang pendekar juga mengikuti di belakangnya.belum lagi selusin prajurit berpakaian perang lengkap dengan senjatanya mengitari disekitarnya.
Mendengar gubernur telah datang,Tuan rumah yang masih berada didalam rumah segera menyongsong menyambutnya.
" Aahhh Tuan gubernur,suatu kehormatan tuan dapat hadir disini." Sambut ketua Klan Api yang bernama Zhansi Huo FaNan sambil membungkuk memberi hormat.
" Hahaha...Tuan Zhan kau tak perlu memberi hormat pada sahabat sendiri." Gubernur Jao segera menepuk pundak ketua Klan api didepannya.Lalu segera memeluknya akrab.
Mereka berdua memang sahabat baik,ketika Gubernur pernah diselamatkan oleh Ketua Klan Api,begitu juga sebaliknya,ketua klan api pernah dibantu oleh Gubernur pada masa pertempuran dahulu.
" Sudah lama kita tak bersua,Tuan Jao " wajah Zhansi terlihat sangat ceria menyambut sahabatnya.
" Kau selalu sibuk dikota ini,begitu juga denganku sendiri.Hahaha..." Gubernur Jao tertawa lepas
Mereka segera duduk ditempat tamu istimewa,sambil terus mengobrol ceria.
Sementara itu,ratusan tamu juga terus datang memasuki halaman aula yang sangat luas.Bangku2 hampir terisi penuh,para pelayan hilir mudik menyiapkan makanan dan minuman.
Rombongan berpakaian serba putih tiba2 memasuki gerbang,mereka tak lain rombongan dari Klan Salju yang dipimpin oleh Ketua Nya langsung Xueshan Zhi zhu.Disebelahnya Kakek Fa atau Xuefa Zanzhi berjalanan dengan pandangan lurus kedepan.
__ADS_1
Dibarisan belakang,Ren Xueshan juga adiknya ShanXue tersenyum ramah kepada orang2 yang melihatnya.
Dibelakang rombongan mereka,menyusul kemudian rombongan Perkumpulan Tangan seribu.Qian shou beserta putra putrinya juga berjalan sambil menebar senyum ceria.Qiang bie Putri pertama dan Qang Jie Shou Putra kedua serta Qiang Suyon Yang teramat cantik jelita.Menjadi pusat perhatian para tamu undangan.
" Selamat Datang para ketua dan tetua yang terhormat,silahkan duduk dan nikmati hidangan kami yang sederhana." Sambut Ketua Klan Api yang berdiri memberi hormat dari tempatnya.
Tak lama berselang,rombongan Klan Langit juga memasuki gerbang,Ketua Lie tiankong beserta putrinya,didampingi oleh Pemuda gundul dan bocah berambut gimbal.Dibelakang mereka terlihat rombongan laki2 bertubuh kekar dan berwajah kasar.Mereka tak lain rombongan perampok Yang Bho dho serta adiknya Yang Blo on.mereka telah takluk terhadap Tabib yang mengobati luka Yang Bho dho hingga sembuh seperti semula.
Terdengar suara bisik2 dari puluhan tamu undangan,mereka hanya mengenali ketua klan langit beserta putri dan beberapa muridnya.Sedangkan yang lain mereka tak mengenalnya.
Setelah para tamu duduk dibangku yang telah disediakan,Tuan rumah segera memberi sambutan beberapa patah kata.namun beberapa rombongan kembali datang memasuki halaman.
Rombongan dari Klan Air dipimpin oleh Shui tianshi bersama Shiwang Tianshi.dibelakang mereka terlihat manusia yang sangat aneh,tubuhnya berjalan seperti merangkak,namun kedua tangannya sangat panjang hingga membuat tubuhnya hampir tegak berdiri.disekitar tubuhnya,seperti banyak tangan2 yang berjuntai mirip dengan gurita,karena dibelakang punggungnya terlihat punuk yang besarnya melebihi kepala.namun Wajahnya putih dan terlihat cantik jelita,namun tatapan matanya yang tajam serta menyala2,membuat tubuh bergidik apabila beradu pandang dengannya.
Dia Adalah Guru Dari Ketua Klan Air,buat Para Tetua,mereka sudah mengenalnya, Linghun Shouge Pendiri Klan Air yang telah lama bertapa didalam Goa Air.
Beberapa orang sepuh yang masih mengenalnya,bergidik mengingat kekejaman nya dahulu.Tak satupun musuh yang menjadi lawanNya diberi kehidupan.
Suara berisik kembali terdengar dihalaman aula,Bahkan ketua Klan Api segera berdiri menyambutnya.
" Salam Nyonya Linghun,Semoga panjang umur selalu,Terima Kasih yang tak terhingga,Telah datang keRumah kami yang kecil ini." Ucap ya sambil menunduk tanpa berani menatap kedepan.
" Huh...Gara2 kalian para ketua Klan Yang tak becus ! Membuat pertapaanku terganggu !" Suara nya terdengar lembut namun menyakitkan telinga Dan menggetarkan Jantung.Terlihat puluhan orang terjatuh dan terduduk lemah dari kursinya,akibat suara Sukma yang sengaja dikerahkan oleh Linghun Sauge.
" Huh...Rambut salju ! sangat mudah berbicara,kalau tak ada api tak akan ada air yang akan memadamkannya !" bentak Linghun,pendekar tua satu ini dari dulu memang terkenal buruk dan keras wataknya.
Kakek fa yang mendengar namanya langsung disebut tanpa sopan santun hanya menggeleng2kan kepalanya.
" Maaf nyonya ling,Kalau penyambutan kami kurang berkenan.sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar2nya." Ketua Klan Api tanpa Malu dan ragu kembali menjura hormat dari tempatnya.
" Suhu,sebaiknya kita duduk dahulu.istirahatlah,suhu pasti lelah selama perjalanan." shui tiansi segera memegangi gurunya untuk duduk.
" Huh...Kalau hari ini kau tak bisa mendapatkan kembali tongkat pusaka klan air,akan kuobrak abrik kota ini." Dengus nya gusar.namun dia segera duduk dikursinya dengan kesal.
Suasana kembali tenang,para pelayan serta para murid2 klan api masih terlihat hilir mudik menyambut tamu dan melayani mereka.
Tak lama berselang,berdiri seorang juru bicara dari klan Api.
" Selamat pagi tuan2 dan nyonya2 serta para tamu yang terhormat.Kami mewakili dari ketua Klan api,mengucapkan terima kasih yang sebesar2nya atas kehadiran tamu sekalian.Acara hari ini adalah Perayaan kebangkitan Klan Api yang ke 100 sekaligus Ulang tahun Putri Xian Nie Huo yang ke 18th." Sejenak juru bicara berhenti.
Tepuk tangan para tamu undangan terdengar bergemuruh,namun setelah itu suara berbisik2 juga terdengar semakin ramai.
__ADS_1
" Maaf,untuk Acara Ulang Tahun Tuan Putri,sepertinya kami tunda.tentu tuan2 dan nyonya2 sudah mengetahui tentang berita kehilangan tuan Xian Nie huo kami tercinta.Berhubung undangan telah kami sebar,Acara perayaan tetap kami laksanakan.Untuk menghormati para tamu undangan sekalian." Sambungnya kembali.
" Bagaimana mungkin,Klan Api yang terkenal seantero jagat bisa kecolongan !" Seru Nyonya Linghun Keras.
Mendengar ucapan Wanita aneh Klan air,Para tamu undangan kembali ramai.
" Nyonya Ling,Kami hanya manusia,tentu punya kelemahan juga.Tak ubahnya seperti klan lain.Kami juga mendengar berita yang terjadi dengan Klan Air,Klan Salju juga Klan Langit." Jawab Juru bicara dengan sangat sopan dan bijaksana.
Suara para hadirin semakin ramai,mereka yang belum mengetahui apa yang terjadi semakin penasaran dengan maksud ucapan Juru Bicara.
Wajah Linghun merah padam,Ucapan Juru bicara sangat mengena hatinya.Disisinya,Shui tiansi segera menenangkan kembali suhunya.
" Maaf Tuan Juru bicara,Izinkan Kami bertanya ?" Tiba2 ketua Klan Langit Berbicara.
Sebelum Menjawab,juru bicara memandang kearah ketua Klan Api,Setelah melihat ketuanya menganggukkan kepala,dia pun segera menjawab.
" Silahkan,Tuan Ketua Lie yang terhormat."
" Beberapa hari yang lalu,Markas Kami Klan Langit telah Kedatangan orang2 yang menyerang,membunuh dan melukai beberapa murid kami.Karena kecerobohan kami,Sebuah pusaka Klan Kami telah hilang.Saat itu,Kebetulan Kami sedang menjamu sahabat kami dari jauh.Dan sahabat kami sempat mengejar mereka,dan berhasil menjatuhkan lawan.Namun Tiba2 sahabat kami diserang oleh seseorang lagi yang menggunakan senjata tongkat atau pecut,yang menurut kami itu adalah senjata pusaka Klan Air." Tuan Lie Menghentikan sejenak ucapannya,sambil melirik Kearah klan Air.
Sontak saja shui tiansi berdiri,
" Apa maksud Ucapanmu,Ketua Lie ?" Bentak Nya gusar
" Sabar ketua Shui,Dengar dahulu penjelasanku." ucap Lie tiankong sambil menjura hormat.
" Menurut keterangan sahabat kami,jurus yang dimainkan oleh orang penyerang tersebut mirip dengan jurus Klan api." Ucap Ketua lie tiankong
Suasana tiba2 menjadi riuh,para hadirin sangat terkejut mendengar ucapan ketua klan langit yang sangat berani.
" Apa ketua Lie yakin dengan ucapan Sendiri ?" Tanya Juru bicara dengan sopan,walaupun wajahnya telah berubah merah padam.
" Kami Klan Langit,Pantang memfitnah dan berbicara sesuai dengan apa yang kami lihat dan dengar." Jawab ketua Lie Yakin dan tegas.Tak ada keraguan sedikitpun dari suara dan mimik wajahnya.
" Apa maksud ketua lie,Senjata Pusaka Kami telah dicuri oleh Klan Api,dan Juga mencuri Senjata Pusaka Klan Langit ?" Shui tiansi bertanya dengan suara yang sangat gusar.
" Aku tak berani Menuduh seperti itu,Nyonya." Jawab Ketua Lie,Lalu wajahnya melihat kearah Ketua Klan Api.
" Hehehe...Ketua Lie,Dari mana tuan tau,bahwa itu jurus Klan Api,Jelas2 Senjata penyerang adalah senjata Pusaka Klan Air !" Tiba2 Gongshu berdiri dari duduknya.
" Sahabat kami yang menjelaskan bagaimana penyerang tersebut menyerangnya." Jawab Ketua Lie tegas
__ADS_1
" Hahahaha...Kalau tidak salah,diawal tuan berkata,Bahwa sahabat tuan ketua adalah sahabat jauh.Bagaimana Mungkin dia mengetahui jurus2 klan kami." Seru Gongshu tak kalah tegas.
Suasana Menjadi ramai,yang pro dengan Klan Api mulai terdengar mencaci lawan yang pro klan langit.