
Didalam Ruanhpengobatan,terlihat betapa sibuknya ketua Klan Api,Kerinat membasahi pakaian dan keningnya.Namun dia tak menghiraukan,terus mengobati murid2nya yang terluka.
Sementara itu,Leng Kong dan Lie Weida yang terluka parah dipisah diruangan khusus.
Suara burung pungguk terdengar sangat merdu,menyanyikan lagu indah seolah2 ingin memikat bulat sabit yang tersenyum memandang bumi.
" Sobat,Tubuhku serasa lebih kuat dari biasanya ! Apakah ini pertanda aku segera sembuh ?" Perbol merasa heran
..." Duduklah,akan kuperiksa Denyut jantung dan peredaran darahmu." Lukita segera mendekatinsahabatnya yang duduk diatas bebatuan didalam goa....
...lukita menyentuh dada sahabatnya,lalu berpindah memegang nadi ditangan perbol....
" Hei...denyut jantung dan Darahmu banyak perubahan,Hawa dingin dan panas didalam tubuhmu sepertinya telah menyatu !" Seru lukita kaget bercampur heran.
" Apakah Kalajengking itu yang menyebabkan ini terjadi ?" Seru perbol
" Apa maksudmu,sobat ?" Ucap lukita belum mengerti
" Tadi aku sempat memakan 3 ekor kalajengking itu,ketika beberapa dari mereka memenuhi mukaku !" Seru perbol kembali.
" Benarkah ?" Lukita mulai faham
" Benar sobat ! Jangan2 Kalajengking itu adalah obat untuk luka dalamku !" Perbol mulai kegirangan
" Tunggu,Biar aku buktikan dahulu.Jangan Gegabah,Aku akan mengambil Puluhan Kalajengking tadi untuk aku pelajari." Lukita Lalu segera melompat keatas Dinding tempat Perbol bergantungan.
Satu jam sudah lukita mempelajari tubuh kalajengking yang berwarna merah,Lidahnya beberapa kali mengecap daging,kulit dan darah kalajengking.bahkan bisa atau racun dari kalajengking juga dicoba nya.Tanpa dia sadari,Li tiankong memperhatikan dirinya dari balik dinding.
" Ahhh...Kalajengking ini ternyata berusia ratusan tahun,Sobat ! tubuhnya bisa menyatukan dan memperbaiki jaringan didalam tubuh." Lukita berseru riang.
" Darimana kau tau usia Kalajengking merah,Anak Muda !?" Tiba2 Li tiankong keluar dari persembunyiannya.dirinya merasa penasaran dengan kata2 lukita.
" Owh...Tuan,Maaf tanpa izin mengambil sesuatu didalam Goa Ini." Ucap Lukita Tak enak hati
" Hmmm...Kalajengking merah itu sudah ada sejak ditemukannya Goa Ini oleh pendahuluku.Jumlah mereka sangat banyak,pendahuluku juga pernah berpesan,Jangan ganggu dan usik mereka,Karena Mereka lebih dahulu ada didalam goa ini." Li tiankong bercerita.
" Kau belum menjawab pertanyaanku,Anak muda !?" Li tiankong melangkah maju mendekat
"Susah untuk dijelaskan,Tuan Ketua.Sejujurnya,Kami adalah Tabib yang sedang mengembara.Sebenarnya tujuan kami bukanlah daerah ini.Hanya saja didalam perjalanan,sahabatku terluka,Dan diwilayah inilah yang memiliki obat penawar luka sahabatku." Lukita menjelaskan
" Hmmm...Tabib,Apa benar kalian berdua adalah Tabib ? Tabib yang mempunyai ilmu kesaktian !" Sindir Li tiankong
__ADS_1
" Keahlian kami hanya untuk menjaga diri,Tuan Ketua." Jawab Lukita sambil garuk2 kepala.
" Hmmm...Baiklah...Begini saja.Untuk membuktikan bahwa kalian memang benar2 tabib,Kalian Obati murid2ku yang terluka." Ucap Li tiankong sambil mengelus2 jenggotnya.
" Kalau itu yang tuan Pinta,Kami tak keberatan.Hanya saja,persediaan obat kami telah menipis.Kalau boleh,Mungkin kami bisa mencoba,Obat yang baru saja kami temukan ini." Ucap Lukita dengan tenang
Li tiankong terdiam sesaat,Dia menimbang baik dan buruknya.Sama saja,Murid2nya jadi bahan percobaan orang yang baru mereka kenal.
" Baiklah,Aku setuju apapun keputusanmu.Cuma Ada syarat apabila kalian gagal.Salah satu dari kalian harus menanggung akibatnya,Tak akan kubiarkan selamat,Keluar dari tempat ini." Li tiankong berkata dengan sungguh2,Dia siap bertarung mati2an demi menjaga Klan Langit.
" Kau terlalu berani Kakek tua ! Kalau kami mau,Dalam beberapa menit tempat ini bisa kami hancurkan ! Kalian tak kan mampu menahan kami berdua !" Perbol yang punya tabiat gampang tersinggung merasa jengkel dengan ucapan Ketua klan Langit.
" Maaf kan ucapan Sahabatku,Tuan Ketua ! Dia dalam kondisi terluka.Ucapannya sering ngelantur.Aku janji,Akan mengobati dan mengikuti aturan disini." Lukita segera berbicara untuk mendinginkan suasana.
" Sobat,Tenanglah ! Kita harus mengikuti aturan disini.Tak perlu khawatir,Biar aku yang selesaikan." lukita menepuk2 bahu perbol
" hmmm...Sahabatmu sungguh bijak,Baiklah,Aku juga tak ingin mencari musuh.Sekarang,mari kita keruang pengobatan !":Li tiankong tak mau memperpanjang masalah,yang terpenting sekarang bagaimana mengobati murid2nya.
"Mari Tuan !" Lukita segera melangkah mengikuti,Sementara perbol juga mau tak mau ikut dengan sahabatnya.
Didalam ruang pengobatan,Terlihat para pelayan Wanita saling membantu mengobati murid2 Klan Langit yang terluka.
" Silahkan tuan Pilih,Diantara mereka." Li tiankong menunjuk seorang murid yang terluka parah disudut ruangan.
Lukita segera mendekat,Memeriksa sejenak luka murid klan langit,Hidungnya patah,Bibirnya sobek,Tulang tangan kanan patah juga kaki kanannya.
Lukita mengambil obat disakunya,Lalu mengambil seekor kelabang merah.Meremasnya menjadi satu,lalu memasukkan kedalam mulut murid Klan api yang terbaring lemah.
" Tolong ambilkan Air minum !" pinta lukita
Dengan Tergopoh2 seorang pelayan wanita membawakan kendi air dan sebuah cawan.Lalu memberikan nya pada lukita.
Seorang laki2 Tua berambut putih,Datang mendekat.Dia Adalah Adik dari Li tiankong yang bernama li bankong.Dia melihat bagaimana lukita membantu murid yang terluka untuk minum.
Tak Lama berselang,Luka ditubuh murid tersebut,Perlahan2 membaik.tulang2nya berderak seperti bergerak sendiri.Lukita segera menyentuh murid tersebut,Lalu membantunya untuk duduk dipembaringan.
" Bersemedi dan aturlah napasmu baik2 !" perintah lukita.
" Jangan Gunakan tenaga dalammu !" Sambung lukita
Murid tersebut menganggukkan kepalanya,Dia merasakan sekujur tubuhnya menjadi hangat,Darahnya mengalir sangat kencang,Detak jantungnya juga berpacu lebih cepat.Keringat mulai mengalir dikeningnya,Tulang2nya kembali berderak hingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.
__ADS_1
Sementara Li tiankong merasa sangat cemas,Namun hatinya mempunyai keyakinan,Bahwa muridnya akan sembuh.
" Apa dia tak apa2,Adik ?" Bisiknya pada li bankong.
" Entahlah,Tapi aku melihat,Perubahan2 pada tubuh murid kita." Jawab li bankong tanpa berkedip melihat murid mereka.
Setengah jam berselang,Murid tersebut tak lagi merasakan sakit ditubuhnya.Tangan dan kaki yang sebelumnya tak bisa digerakkan,Kini dia merasakan peredaran darah mulai mengalir dengan lancar.
" Coba Gerakkan tangan dan kakimu secara perlahan !" Peribtah lukita
Murid tersebut segera mengikuti perintah lukita,Dan...Tangan serta kakinya yang tadinya kaku,Sekarang bisa kembali digerakkan.
" Ahhh...tangan dan kakiku bisa bergerak kembali !" Seru nya girang.
" Sabarlah,Jangan buru2.Luka dalam dan tulangmu akan sembuh setelah 3 hari." Lukita mengingatkan
" 3 Hari ! Kau pasti berbohong !" Li Bankong Menyela,Dia yang telah lama tau ilmu pengobatan,Tak ada yang mampu mengobati patah tulang secepat itu.
Lukita hanya tersenyum,
" Kalau dalam 3 hari Luka dalam dan tulangnya sembuh, Kau mau apa ?!" Perbol kembali menyela,Dia tak tahan mendengar cemoohan
" Aku Akan memanggil kalian,Suhu ! Dan Berarti menjadi Tabib !" Ucap Li Bankong Sangat Yakin.
" Hahaha...Kami terima !" Jawab perbol sambil tertawa puas
" Kau jangan senang dulu ! Kalau kalian Gagal,Aku minta kalian juga memanggilku Suhu ! Serta tak lagi Menjadi Tabib !" Seru Li Bankong sambil tersenyum Sinis
" Sudahlah,Tak perlu seperti itu.Sekarang lebih baik kita semua Fokus mengobati mereka." Li tiankong mencoba melerai taruhan Perbol dan Adiknya.
" Janji seorang pendekar yang sudah terucap,Takkan dijilat kembali bukan !" Seru Perbol tak mau kalah.
Lukita kembali menggaruk2 kepalanya yang tak gatal.
"Sebaiknya kita obati yang lain.!" Lukita Berjalan mendekati murid Klan Api yang lain.
Disaat mereka sedang sibuk mengobati murid2nya,Tiba2 terdengar suara teriakan.
Tak lama kemudian terdengar suara orang2 bertarung.
"
__ADS_1