Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Buronan


__ADS_3

Kehidupan manusia tak ubahnya seperti langit yang tinggi,kadang mendung dan hujan,apabila berlebihan akan membuat bencana,kadang panas yang berlebihan,juga akan menimbulkan masalah.


Ibarat air sungai yang mengalir,apabila besar dan deras,dapat menghayutkan apapun yang dilewatinya,namun tak kan berarti apabila jumlahnya sedikit.namun tetap berguna bagi beberapa mahluk hidup.


Ibarat pepatah,setinggi2nya langit masih ada yang lebih tinggi,sedalam2 nya laut pasti ada dasarnya.


Kemampuan manusia juga ada batasnya,tak selamanya diatas,tak kan juga selamanya dibawah.kecuali kita sebagai manusia,hanya pasrah menerima Nasib.


Tubuh lukita saat ini,dalam kondisi Hidup,namun tak berarti apa2,selama hidupnya selalu berusaha menebar kebaikan.menindak kejahatan,membela yang benar.Namun takdir dari sang pencipta,takkan mampu dilawannya.Kali ini,kejahatan lah yang menang.


Selesai makan perbol kembali mengomeli diri sendiri,sampai2 Telinga Yuan Ruo jadi ikut panas.


" Tabib kecil ! Apa kau tau,siapa kira2 orang yang mampu menyembuhkan Tabib Muda ?" Tanya Yuan Serius.


" Pasti ada ! Eyang Guru,Atau Baginda Naga Sosro sendiri." Jawab nya asal.


" Nah...bagaimana Kalau kita mencari mereka ?" Seru Yuan Ruo girang.


" Apa ?! Cari mereka ?! Apa kau tau ! Eyang Suhu hanya datang apabila dia mau datang,sementara Baginda Naga Sosro berada dilangit sana !" Ucap perbol sambil melotot kesal.


" ihhhh...Tabib kecil ! Kau ini,dalam keadaan begini malah masih bercanda !" Ucap Yuan Ruo ikut kesal.


" Sudahlah,sekarang kita pikirkan,bagaimana cara kita,untuk mengambil perbekalan kami ditempatmu." Ucap perbol,sambil berjalan hilir mudik didalam goa.


" Caranya gimana ? Jarak kita puluhan meter saja,Raja Singa pasti sudah tau kedatangan kita !" Seru Yuan Sambil menghentak2kan kakinya kelantai.


" Masa tak ada orang didunia ini yang punya ilmu pengobatan !" Gerutunya kembali.


Tiba2 perbol menghentikan langkahnya,


" Heeehhh...Kenapa kau bengong !" Tegur Yuan Ruo Semakin kesal.


" Kau benar,aku ingat,ketika kami menjadi tabib dikota Jagoan,Ada seorang wanita yang cantik,dan juga bisa ilmu pengobatan .!" Seru perbol dengan wajah berbinar2.


" Wajahmu berubah senang,apa karena wanita itu cantik !? Cantikan Mana denganku ?!" pertanyaan Yuan Ruo terdengar sangat ketus.


" Hahahaha...Jelas cantik Nona Suyon !" Jawab perbol apa adanya.


" Heeehhhh...Awas kalau kau berbohong !" Yuan ruo menimpuk perbol dengan batu kecil.


Pletakkkk...


Dengan telak kepala perbol kena dihajar oleh batu kerikil,bukannya marah,dia malah tertawa2.


" Lihat saja nanti,kalau kita bertemu dengannya." jawab perbol,namun nadanya kembali serius.


" Cuma,aku tak tau dimana tempat tinggalnya." Seru perbol sambil garuk2 kepala.


" Dihhhh....Tau nama tak tau alamat ! Dasar !" Ejek Yuan Ruo sambil terkekeh geli.


" Yang aku tau,dia itu putri dari Kakek2 tua Perkumpulan Tangan seribu !" Seru perbol kembali.


" Nahhh...kalau kakek tua yang kau maksud itu,aku tau ! Dia pasti Qian Shou,ketua perkumpulan tangan seribu." Jawab Yuan Ruo cepat.


" benarkah ? Apa kau juga tau,dimana alamat mereka ?" Tanya perbol serius,wajahnya menatap lekat2 pada gadis didepannya.


" Ihhh...Kenapa kau menatapku seperti itu !" tegur Yuan Ruo Tak nyaman.


" Jawab dulu pertanyaanku !" Seru perbol kembali.


" Hmmm...Sayangnya aku juga tak tau !"


" Ehhh...sebentar ! Tadi pas aku membeli makanan buat kita,aku bertemu dengan putranya,Qang jie...ya...Qang jie !" Seru Yuan Ruo Gembira.

__ADS_1


" Benarkah ?! Sebaiknya kita segera mencarinya ! Kita tanya dimana alamat rumahnya." Tukas perbol ikut gembira.


" Kita ?! Terus siapa yang menjaga Tabib muda ?!" Tanya Yuan Ruo bingung.


" ehhh...Iya...ya...!" Perbol kembali menggaruk2 kepalanya.


" Biar aku saja yang pergi,mudah2an,Mereka masih ada diWarung tadi." Seru Yuan ruo,lalu bangkit berdiri.


" Tunggu dulu,belum tentu mereka percaya padamu !" Seru perbol


" Benar juga,terus bagaimana ?" Tanya Yuan Ru


" Sebentar,Aku akan membuat ramuan obat luka.Dia pasti mengenalinya." Ucap perbol,lalu bergegas mengumpulkan beberapa bahan2 obat.


" Tabib kecil,siapa tadi nama Putri kakek Qian ?" Tanya Yuan ruo,dia tak mau sampai salah menyebut.


" Namanya Qiang Suyon,putri bungsu kakek Qian.Hidungnya mancung,kulitnya putih bersih,Alisnya Hitam tebal seperti semut berbaris,bibirnya mungil kemerahana,rambutnya panjang bak ekor kuda,tubuhnya tinggi seperti Bidadari." Perbol menjelaskan dengan lengkap.


" Ihhhh....Aku tanya namanya,bukan Bentuk tubuhnya !" Gerutu Yuan Ruo Kesal.


" Aku takut kau salah orang !" kilah perbol,pura2 sibuk membuat ramuan obat yang hampir selesai.


" Laki2 memang menyebalkan !" Maki yuan ruo


" Wanita apalagi !" Balas perbol,


" Ihhh...Apa aku menyebalkan !" Tanya Gadis siluman itu dengan mata melotot.


" Belum...,Entah Nanti2." Jawab perbol asal.


Sementara itu,dikota Para jagoan,puluhan Murid klan api sibuk menempelkan gambar dan tulisan ditiap tempat keramaian.


Banyak penduduk yang berkerumun melihat gambar,beberapa dari mereka bahkan tak percaya.Apalagi orang2 yang telah diobati oleh Tabib muda dan tabib kecil.


" Apa maksud Klan Api,membuat gambar2 ini.Bukankah Tabib telah banyak membantu kota ini !" Seru seorang penduduk pada teman2nya.


Qang jie bersama dua anggotanya juga telah melihat poster sayembara yang dipajang disetiap sudut rumah2.


Dia sendiri belum mengenal dekat dengan kedua tabib,namun mendengar desas desus dari penduduk,dia juga ikut bingung.aPalagi pernah melihat kehebatan tabib muda bertarung kala itu.


" Kita terlambat,Pasti telah terjadi sesuatu diMarkas Klan Api !" Seru Qang jie,lalu segera bergerak kearah Markas Klan Api.


Namun tiba2 sekelebat bayangan telah menghadang langkah mereka.


Qang Jie terperanjat sesaat,lalu segera tersenyum ketika melihat orang didepannya.


" Nona,Ada apakah menghalangi jalan kami ?" tanya Qang jie dengan sopan.


" Ini tanda2 Jodoh,didekati lari,tak dicari datang sendiri." Ucap Teman Qang Jie sambil tertawa.


" Hehhh...Jaga Mulutmu ! Aku tak ada urusan dengan kalian !" Tangannya menunjuk kedua orang disebelah Qang Jie


" Maafkan Sikap Teman2ku,Nona." Ucap Qang jie,lalu menjura hormat.


" Hmmm ... Apa Adikmu Qiang Suyon juga berada dikota ini ?" Tanya Yuan Ruo tanpa Basa basi.


Qang jie terkejut,keningnya sampau berkerut.


" Buat apa Nona Mencari adikku ?" Tanya Qang Jie Penasaran.


" Jawab dulu pertanyaanku !" Bentak Yuan Ruo garang.


" Ehhh...Maaf,Adikku tak ikut,mereka sekarang berada dikediaman kami." Jawab Qang jie Dengan jujur.

__ADS_1


" Kalau begitu,segera antarkan aku menemui adikmu !" Seru Yuan Ruo kembali.


" Apa maksud hatimu ingin bertemu Putri Qiang,Nona ?" Tanya Teman Qang jie Curiga.


" Bukan Urusanmu ! " Jawab Yuan Ruo garang.


" hmmm... kau pikir sangat mudah menemui Putri Qiang !" Bentaknya marah.


Wussssshhhh...


Bukkkk...


Tubuh Anak buah Qang jie tau2 sudah terpental mundur hingga jatuh telentang ditanah.


" Aku tak ada urusan denganmu ! Jangan ikut campur !" Bentak Yuan Ruo marah.


Qang jie terkejut,bagaimana bisa tubuh anak buahnya bisa diserang tanpa sepengetahuannya.Hatinya menjadi was2,ternyata wanita cantik didepannya bukanlah gadis sembarangan.


" Tahan,Nona ! Kita Bicara baik2,aku akan membawamu menemui Adikku.Namun,nona harus memberi kami alasan yang jelas dahulu." Qang Jie segera Berkata,lalu memerintahkan anak buah satunya lagi untuk membantu temannya.


" Dari tadi aku bicara baik2,karena aku sangat butuh bantuan adikmu.Hanya itu alasanku !" Seru yuan ruo,dia tak mau memberi tahu maksud jelasnya,karena dia juga telah melihat selebaran tentang kedua tabib yang menjadi buronan Kota Para Jagoan.


" Baiklah,Namun aku punya tugas dari ayahanda.Kami telah menerima undangan dari ketua Klan api,dari itu,kami harus pergi dahulu kemarkas mereka.setelah urusan selesai,kami juga akan segera kembali keMarkas." Jawab Qang Jie Sejujurnya.


" Urusanku tak dapat ditunda ! Ini urusan Nyawa !" Yuan Ruo tetap ngotot,


" Begini saja,Nona.Sebaiknya Kita pergi dahulu kemarkas Klan Api,setelah itu kita kembali bersama2 ke markas kami." Qang jie tak mau ayah nya marah karena tugasnya yang tak selesai.


Yuan ruo semakin gusar,dia tak sabar ingin segera bertemu Qiang Suyon.Namun disatu sisi,dia tau,apabila seseorang telah mendapat tugas,tentu akan susah untuk menolaknya.Kalau dia menggunakan cara kekerasan,urusan tentu akan menjadi panjang.


" Baiklah,tapi jangan lama2,Waktuku terbatas !" Ucap Yuan Ruo mengalah.


Wajah Qang jie berubah ceria,


" Mari kita segera memasuki markas klan api." Ujarnya sambil melangkah maju,namun langkahnya terhenti kembali,ketika ingat dengan kedua temannya.


" Bagaimana Keadaannya ?" Tanya Qang jie berbalik badan.


" Dia tak apa2,hanya Terdorong jatuh saja." Jawab teman satunya.


" Ayo,kita segera pergi ! Kita sudah sangat terlambat." Seru Qang jie,lalu melangkah Lebih dahulu.


Yuan Ruo maubtak mau melangkah mengikuti Qang jie.


" Maaf Nona,siapakah namamu ?" Tanya Qang jie mengambil kesempatan untuk berkenalan.


" Bukan Urusanmu !" Jawab Yuan Ketus.


" Aku tak mau terjadi salah faham ketika kita berada dimarkas Klan Api.Kami mendapat undangan khusus,dan kami telah terlambat hadir.Bagaimana Aku menjawab mereka,ketika bertanya siapa nona." Ucap Qang jie menjelaakan.


Yuan Ruochong sadar,dirinya adalah orang asing.Kalau sampai ketahuan siapa dia,tentu masalah semakin runyam.dan urusan untuk menemui Qiang Suyon akan semakin sulit.


" Katakan saja Aku Teman dekatmu ! Namaku Yuan !" Jawabnya asal2an,dia tau pemuda disebelahnya menaruh hati padanya.


" Ahhh...Nona Yuan.Apa margamu Nona ?" Tanya Qang jie bersemangat ketika mendengar kata2 dari gadis cantik disebelahnya.


" Aku tak punya marga,terserah kau mau memberi aku marga apa !" Jawab Yuan ruo Ketus.


" Ahhhh...Baiklah,aku akan memberi marga Bai,jadi Yuan Bai.bagaimana ?" Tanya Qang jie sambil tersenyum manis.


Yuan Ruochong terkejut,Sampai menghentikan langkahnya.


' Bagaimana dia tau nama ibuku !' Bathinnya heran.

__ADS_1


" Kenapa,Nona ? Apakah nama Tersebut tak cocok ?" Tanya Qang jie panik.


" Tidak...tidak...Itu nama yang bagus." ucapnya terpatah2.


__ADS_2