Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Heiya Emo ( Siluman Gagak Hitam )


__ADS_3

Suasana malam dipelabuhan yang sebagian hancur karena pertempuran,mulai bergerak kembali.Orang2 mulai bekerja membereskan puing2 dan perahu yang rusak.Penyebrangan kembali dibuka seperti sedia kala.


Didalam Ruangan Yang besar dan masih utuh dibagian barat pelabuhan,Puluhan orang berkumpul.mereka adalah pengurus pelabuhan dan ketua Zheng siong.Para pendekar bayaran juga Thio san dan juragan Jhi turut hadir dipertemuan.


" Tuan Siong,segera benahi pelabuhan,apabila kekurangan tenaga,segera cari dari luar,bayar mereka dengan Bayaran yang pantas.Jangan ada lagi pemaksaan dan penindasan." Terdengar suara seorang laki2 muda berkepala gundul.


" Baik Ketua,akan saya laksanakan segera." Zheng siong menjura hormat.


" Masalah adminitrasi,Kedua Gadis Ini sementara akan membantu disini.Sampai pengganti mereka datang dan bekerja.Bukan Kah begitu Nona2 ?" Tanya lukita pada kedua gadis yang tak lain siau sien dan sie cha


" Tentu Tabib ketua !" Jawab mereka berdua kompak,pakaian mereka telah berganti rapi dan cantik,tak nampak lagi wajah ketakutan.


" cukup tabib saja nona2 ." Jawab lukita sambil tersenyum.


" Ba...ik Tabib !" Jawab Sie cha salah tingkah,sedangkan siau sien hanya mengangguk tersipu.


" Kami juga akan membantu keamanan disini sementara waktu,Tabib !" Seru Thio San dibarengi anggukan dan Salam hormat anak buahnya


" Hmmm...Apakah Juragan Jhi Tak Keberatan ?" Tanya lukita pada tuan Jhi Lo


" Ahhh... Tabib...Masalah disini sekarang jauh lebih penting dari perjalananku,tentu aku tak keberatan.Juga Aku bersedia Membantu Tuan Zheng Siong Menata pelabuhan kembali." Jawab Tuan Jhi dengan Tersenyum tulus


" Terima Kasih Tuan Jhi,Aku Tak akan pernah melupakan tuan dalam hidupku." Jawab Lukita menjura hormat dan tersenyum


" Sekarang semua tugas Sudah jelas,Kami akan segera berangkat mencari obat.Apabila Ada keperluan mendesak,Kalian Bisa Memanggil kami dengan membuka Kotak Mutiara ini." Tukas Lukita,sambil membuka Kotak kecil berisi mutiara dari kerang laut yang berwarna warni kemilauan.


" Tlg tuan Zheng pegang,dan jaga dengan baik benda ini !" Lukita menyerahkan kotak tersebut pada zheng siong


" Terima Kasih ketua,atas kepercayaan tuan." Zheng siong mengambil kotak tersebut dan menyimpan didalam sakunya baik2.


" Dan Sekarang,Aku perlu peta negri ini,untuk mencari Lembah Neraka.Adakah yang bisa membantuku ?" Tanya Lukita sambil menatap orang2 didalam ruangan


" Walikota GuangZhao,hanya beliau yang punya." Jawab Siau sien


" Benar,Walikota GuangZhao adalah kakak tertua dari keluarga istriku,Kalau tabib menginginkan Peta itu,aku yakin tak semudah itu Kakak ipar Gho ban memberikannya." Zheng siong Memberikan pandangannya.


" Heiii...Paman Gho Ban pasti memberikan peta itu pada Tabib,Kalau aku sendiri yang minta padanya.! Seru Siau Sien girang


" Paman !! Walikota Guang Zhao PamanMu ?" Tanya Zheng siong Terkejut


" Yaaa...Beliau Adalah Kakak dari Ayahku !" Jawab siau Sien


" Hah...Berarti kau Adalah KeponakanKu juga !" Seru Zheng Siong kaget

__ADS_1


Beberapa orang yang ada diruangan juga terkejut,kebanyakan mereka heran,bagaimana bisa,keponakan sendiri malah ditangkap dihajar dan hampir dinodai sendiri oleh pamannya.


" Dari Awal Keributan,Aku sudah menjelaskan pada anak buahmu,Mereka tak ada yang perduli !" Jawaban Siau Sien sangat ketus,Hatinya masih Marah dengan kejadian tersebut.


" Betapa Picik Dan Bodohnya Kau ZHeng Shiong ! Hampir saja Keponakanmu Sendiri kau Nodai !" Teriak Perbol geram,Kalau tidak gara2 masalah sepele,dia juga tak akan terluka dalam saat ini.


" Sudahlah,Masih belum terlambat untuk memperbaiki semua,Bukan Begitu Tuan Zheng ?" Sela Lukita Dengan


cepat,dia tak ingin susana menjadi panas kembali.


" Maaf Kan Hamba Yang Picik ini Tabib,Ini semua Jadi pelajaran Buat Ku,Mulai Malam Ini dan Seterusnya,Aku Zheng Siong Akan Menebus semua kesalahanku dimasa lalu,Dan berjanji didepan kalian semua,Tak akan mengulangi perbuatan buruk ku.!" Ucap Zheng Siong Sungguh2,secara sadar,dia mengakui kesalahannya dengan tulus.


" Kalian Semua Dengar baik2 Perkataan Zheng Siong,Apabila Dia mengingkari,Aku sendiri yang akan Menghancurkan Batok kepalanya dengan kepalaku!" uhuk... uhuk...!"Teriak perbol Dengan tegas


"Istirahatlah sobat,Jangan berlebihan" Sela lukita kembali.


"Sebaiknya Kita Segera istirahat,Hari sudah larut,Kalian semua tentu lelah,Begitu juga dengan kami." Ujar Lukita Kembali


" Benar Tuan,Sebaiknya Kita istirahat dikediamanku saja.Besok Pagi,Tuan bisa mengatur rencana dengan tubuh segar dan pikiran jernih." Zheng siong segera berdiri dari duduknya.


" Baiklah,Terima Kasih Tuan Zheng." Jawab Lukita,Diikuti anggukan kepala oleh yang lain.


 


Dikediaman walikota GuangZhao terlihat orang2 sedang bertempur,2 sosok tinggi besar berhadapan dengan ratusan prajurit kota.


" Majulah kalian semua ! Hahahaha !" Teriak Laki2 bertubuh aneh


" Jangan sampai Lolos ! Kepung Mereka ! " teriak seorang perwira kota


Pertempuran yang terlihat tak seimbang ,2 orang bertempur melawan ratusan prajurit,namun kedua orang aneh tersebut terlihat santai,tak ada rasa gentar sedikitpun.


Brakkkkkk...


Arghhhhh...Arghhhh...Arghhhh...


Puluhan Prajurit barisan depan Tersapu ditanah,Tubuh mereka bersimbah darah.Dada dan kepala yang terkena sinar putih menjadi hancur lebur.Laki2 berbadan besar tersebut tak lain adalah BeijiKong.


" Menyerahlah,atau kuhancurkan kota ini !" Teriak beijikong,tangannya yg menggenggam kuku beruang kutub dengan cepat membabat prajurit kota yang berada didekatnya.


" Kau pikir kau siapa ?! Berani menghancurkan kota GuangZhao !" Bentak perwira Jong San


" Omitahud,Mundur Semua !" Terdengar Perintah dari seorang laki2 tua,sekali bergerak dia telah berhadapan dengan Beijikong

__ADS_1


" Diatas langit masih ada langit,Apakah dosa tak bernilai dimata tuan ?" Jhing kang bersedekap lalu mengelus dadanya,pandangannya berkeliling melihat puluhan prajurit kota tewas mengenaskan.


" Hahahaha...! Biksu Bodoh ! Pergilah,Sebelum terlambat !" Bentak BeijiKong geram


" Omitahud,Kota ini Bagian dari pengawasanku,Tindakan tuan sudah kelewat batas,tentu Kaisar tak kan tinggal diam ." Jhing kang mencoba mencari jalan untuk mencegah pertumpahan darah.


" Hahahha...Kau pikir aku Anak ingusan ! Yang takut dengan Nama Kaisar ! Hahahha ...


Duaaaaarrrrrrr....


Tiba2 Cahaya Hitam Tebal Menghantam Kearah Jhing kang.


Biksu tua bukanlah pendekar kemarin sore,walaupun sedang berbicara,namun dirinya telah siap dan waspada menghadapi musuh.


Sekali Lompatan yang tinggi,jhing kang telah melompat keatas wuwungan Balai kota.


Tak Ayal cahaya hitam menghantam tanah,membuat lobang yang lumayan besar.


" Omitahud,kawan dapat dicari,musuh Dapat dibeli.Sepertinya air yang berwarna hitam tak dapat bening kembali." Jhing kang kembali melayang turun kehalaman balai kota.


" Minggirlah Beiji,Aku Muak Melihat Manusia Suci Ini !" Terdengar Suara Dari Luar Tembok Balai kota,Dalam Hitungan Detik Tubuh Hitam Yang besar Telah Berhadapan dengan Jhing Kang.


" Baiklah,Suhu ." Beiji kong segera melompat mundur puluhan meter kebelakang.


" Kau Manusia Suci! Hari Ini Aku Heiya Emo akan ******* tubuhmu !" Bentak Siluman Gagak Hitam garang


"Omitahud,Hanya Sang Pencipta Yang Tau Umur manusia." Jawab Jhing kang Dengan Tenang,Dia sebenarnya belum tau,siapa lawan didepannya.


" Hohoho...Pergilah Kepenciptamu !" Teriak Heiya Emo,kedua tangannya dengan Cepat mengembang keatas kepala,seperti mengepakkan kedua sayapnya.


Angin tiba2 muncul bergulung2 laksana ombak,Menerjang kedepan kearah Biksu Jhing Kang.


Wusssssss....


" Omitahud ."


Jhing Kang Melepaskan kalung Kayu Cendana Dilehernya,Mengibaskan kedepan dengan sigap.


Boooommmm...


Dua tenaga bertemu,Membuat suasana Menjadi gelap gulita.


Braaaakkk...krakkkkk....Booooommmmm...

__ADS_1


Balaikota yang berdiri kokoh hancur berserakan terkena hantaman angin hitam yang terus bergulung2 menghancurkan benda apapun yang ada didepannya.


__ADS_2