
" Sobat,Cepatlah habisi mereka ! Jangan Sia2kan waktu kita disini ! " Teriak Perbol pada Lukita,Dia sangat tau sifat Rajanya tersebut.
" Baiklah,Ingat ! Bunuh yang pantas dibunuh !" Teriak Lukita,Lalu segera bergerak mundur menjauhi Lawan yang mengepungnya.
Perbol berubah menjadi Siluman Batu Raksasa,menghajar lawan2nya tanpa ampun.Bahkan gedung yang megah dan besar sebagian telah roboh karena ulahnya.
Thio san beserta anak buahnya merasa diatas angin,dengan bekerja sama,mereka membantai Anggota Heilong yang tersisa.
Lukita Sendiri Menggunakan Jurus Pedang cahaya emasnya.Pendekar bayaran menjadi kocar kacir dibuatnya.
Sementara itu,Zheng siong Semakin murka,dia segera memerintahkan Anak Buahnya segera membawa Saudagar Jhi yang telah ditawan olehnya.
Hari telah menjelang Senja,namun pertempuran belum juga usai.Anngota Hei Long semakin Sedikit,sementara lukita dan perbol masih mengamuk menghajar lawannya.
"Hentikan ! Atau Saudagar Jhi Mati !" Teriak Zheng Siong Dengan Keras.
" Puihhhh...Dasar Manusia Busuk ! Pengecut !" Bentak Perbol,suaranya menggema
Lukita segera maju mendekati Zheng siong,Tatapannya tajam menatap lawannya.
" Berani Melangkah Lagi ! Leher Jhi Lo,Putus !" Bentak Zheng Siong,Tangannya yang memegang Golok Yang sangat besar Melingkar dileher tuan Jhi.
Lukita menghentikan langkahnya.
" Tangkap Mereka !" Teriak Zheng Siong
4 orang pendekar bayaran segera bergerak mendekati Lukita,Namun begitu tubuh mereka tinggal berjarak 1 meter dari tubuh Tabib Gundul,tiba2 Tubuh keempat pendekar tersebut terangkat keatas langit2.Dan Tak Lama kemudian Jatuh menghantam lantai dalam keadaan tak bernyawa.
" Bangsat ! Raksasa ! Kau ingin saudagar Jhi Mati sekarang !" Bentak Zheng Siong Kembali,Matanya melotot penuh Amarah
" Silahkan ! Kami Tak Ada Hub Dengan dia ! Tapi Jangan Lupa! Kalian Semua Akan Mati disini !" Bentak Perbol
Beberapa Pendekar bayaran yang akan maju menyergap,Mau tak mau Menghentikan Gerak mereka.
" Bangsat ! Pengawal ! Bawa kedua gadis itu ! Cepat !" Teriak Zheng siong kembali
Beberapa pengawal segera menyeret kedua gadis yang tak lain Siau Sien dan Sie cha.Terlihat Rambut mereka awut2an,pakaian mereka juga sudah tak utuh,koyak dimana2.
" Tuan...Tolong Kami !" Teriak Sie Cha Dengan muka pucat,bibirnya Terlihat pecah dan berdarah.Baju atasnya telah Sobek bagian depan,hanya tinggal penutup dadanya yang masih utuh.
Sementara Siau Sien Pipinya terlihat bengkak dan membiru,rambut Acak2an,baju atas sudah tak ada,hanya tinggal penutup dadanya,memperlihatkan kulitnya yang putih mulus.
__ADS_1
" Kau sudah keterlaluan,Mereka tak ada hub dengan kami !" suara lukita bergetar menahan Marah.
" Hahaha...Tak ada yang gratis didunia ini,Bocah ! Mereka Tak ada hub dengan kalian,Tapi mereka ada urusan denganku !" Zheng Siong tertawa mengejek,lalu menyeret Tubuh Tuan Jhi Yang Masih Tertidur,mendekati kedua gadis sandera.
" Kau Akan menyesal Zheng Siong !" Bentak Raksasa Batu,Lalu melangkah mendekati Ketua Hei Long.
" Tahan Batu ! Ingat Nyawa Para Sandera !" Cegah Lukita.
" Hahaha...Bagus...Bagus...! Ternyata Kau Sayang dengan Nyawa Mereka !" Ejek Zheng Siong,Lalu mendorong Tubuh Saudagar Jhi hingga Jatuh Kelantai.Tangannya dengan sigap menarik Rambut Sie cha,Membuat tubuh Gadis tersebut mau tak mau terseret menempel tubuh Zheng Siong.
" Ketua Hei Long ! Berlakulah Jantan ! Apa sebenarnya Yang Kau inginkan Dari Kami !" Tanya lukita tegas
" hahaha ...kalian pasti tau kotak emas bukan ! Kotak yang dibawa Saudagar emas itulah yang kuinginkan." jawabnya sambil mengalungkan goloknya
" Bodoh ! Kotak itu sudah dicuri Pembunuh Bayaran ! " Bentak perbol Geram
" Cuihhh...Kau pikir aku mudah ditipu !" Bentak Zheng Siong Tak kalah galak
" Tak ada untungnya kami menipumu ! Kau ketinggalan berita ! Sebaiknya,Segera lepaskan mereka !" Ucap lukita tegas
Zheng siong terdiam sesaat,dia tau,tabib gundul ini tak kan berbohong.Namun nasi sudah jadi bubur,dia harus membalas dan membinasakan lawannya.Markasnya rusak parah,dan sebagian anggotanya tewas.
Angin berhembus dengan Kencang,Laksana Badai membawa hujan Yang turun dari langit.Gedung yang sebagian sisinya telah ambruk,semakin hancur.Atap gedung terbang entah kemana.Sungai mutiara perlahan2 naik,air semakin deras laksana banjir besar.
Dari Dalam air perlahan2 muncul sosok yang sangat besar,Seukuran sebuah Perahu penyeberangan.Perlahan mahluk Hitam besar Bangkit berdiri.Badan tegap kulit hitam Bersisik tebal mata merah Mulutnya Panjang dengan gigi yang besar dan bertaring.
" Kau berani memanggilku Manusia ! Apakah kau sudah menyiapkan SantapanKu !" Terdengar suara mahluk Hitam Laksana Buaya Monster yang Menakutkan.Dia Adalah Raja penunggu Sungai Mutiara, ZhuJiang eyu Shinshen ( Siluman Buaya Sungai mutiara)
" Hahaha...Sudah Tentu Tuan Eyu Shin,Bahkan aku siapkan 2 sekaligus khusus buat Tuan !" Teriak Zheng Siong Sambil mendorong Tubuh Siau sien Dan Sie Cha Agar terlihat oleh Siluman Buaya Sungai Mutiara.
" Bagus ! Sudah lama Aku tak memangsa Gadis perawan !" Hahahaha " Jiang Eyu segera bergerak,tubuhya yang besar terlihat sangat lambat bergerak,namun tiba2 tubuhya Telah Berada sangat dekat Dengan Zheng Siong.
Anak buah Zheng Siong segera menjauh,Bau amis sangat kuat tercium,membuat orang2 yang tak kuat menjadi mual dan ingin muntah.
" Hahaha...Bagus ! Sudah lama aku tak jumpa Lawan Seimbang !" Siluman Batu Raksasa tertawa
" Kau pikir bisa mengimbangiku,Batu ! Jangan Bermimpi ! Usiaku Jauh Lebih Banyak Darimu !" Siluman Buaya Menatap Lawannya dengan Sombong.
" Hahahaha...Ayo Kita Buktikan !" Bentak Perbol Tak Mau Kalah,Lalu bergerak Keluar dari puing2 Gedung yang hancur.
" Hancurkan Mereka Tuan Eyu,Gadis ini akan menjadi Milikmu Selamanya." Teriak Zheng Siong
__ADS_1
" Hahaha...kebetulan,Sudah Lama Aku tak Mengasah ilmuku,Tanpa Tumbal pun aku Akan menghancurkan Batu Besar ini !" Zhujiang eyu segera berkelebat menyusul Siluman Batu keluar dari puing2 gedung.
Kesempatan itu tak disia2 kan Lukita,Dengan Sukma Abadi Dia bergerak Merebut Tubuh tuan Jhi dan Sie Cha.Tanpa Disadari Lawan,Tubuh Kedua tawanan tersebut telah Hilang diBawa Lukita Menjauh dari tempat itu.
Tuan Jhi yang sedang pingsan tak merasakan apapun,Berbeda Dengan Sie Cha,dia merasakan tubuhnya seperti dIgendong seseorang,namun tak terlihat oleh matanya.
" Diamlah disini Nona,tlg jaga Tuan Jhi,aku akan Membawa Temanmu kesini."
Betapa terkejutnya Sie cha,Dia mengenal suara Tabib Gundul,nAmun tak melihat ujudnya.Namun Dia segera menuruti perintah Lukita.Bersembunyi Ddalam Kereta Kencana Tuan Jhi Lo.
Thio San Dan anak buahnya Segera menyusul Kedua siluman Keluar gedung,mereka penasaran,Selama hidup belum pernah melihat kedua siluman Bertarung.Begitu Juga Semua Anak buah Hei long dan Pendekar Bayaran yang tersisa.Segera bergerak menuju lapangan dipelabuhan.
Zheng Siong Sendiri Mulai Sadar,Tubuh Tuan Jhi dan Sie Cha tak terlihat olehnya.Tiba2 Dia merasakan Angin berhembus mendekatinya,Instingnya memang kuat,Dengan sigap Dia Membabat kedepan.
Tringgg...
Terlihat percikan api,Pertanda Goloknya Menghantam sesuatu.Yang tak lain Adalah tubuh lukita,Namun Sisik naga Sangatlah kuat,senjata Biasa tak akan mampu menembusnya.
" Siapa Kau !" Bentak Zheng Siong kebingungan,dia kembali membabatkan goloknya kedepan.Namun senjatanya hanya membabat angin kosong.
Lukita dengan Santai menotok tengkuk Zheng siong,membuat tubuh ketua hei long tersebut menjadi kaku.lalu segera membebaskan Siau Sien,Dan membawanya kekereta kencana.Setelah menyembunyikan Para sandera,Lukita dengan tanpa terlihat Menyusul sahabatnya yang sedang berhadapan dengan Siluman Buaya Sungai Mutiara.
" Mampuslah !" Teriak Siluman Batu,pukulan Tangannya Menghantam telak Perut Jiang Eyu.
Namun Sisik Siluman Buaya sangatlah tebal dan keras,Pukulan tangan Siluman Batu Tak mampu membuatnya terluka.
" Hahaha...Hanya segitu Tenagamu !" Ejek Jiang Eyu terkekeh
" Rasakan PukulanKu !" Bentaknya,Lalu menghantam Dada Siluman Batu dengan Tanganya yang Seukuran kerbau.
Perbol yang belum pernah bertemu lawan yang seimbang tak memandang kekuatan lawan,Dengan sengaja dia menerima pukulan Lawan.
Buuukkkk....
Laksana Godam Menghantam Batu Karang,Tinju JiangEyu Menghantam Dada Perbol,Membuat Tubuh Raksasa Batu Terlempar Kebelakang Menghantam Beberapa perahu Rusak dan Gudang Penyimpanan.
Braaakkk...Buuummmm....
Suara bergemuruh terdengar sangat jelas ditelinga,Ketika tubuh siluman batu jatuh terjerembab.
Thio san beserta anak buahnya mulai panik,Sangat berbeda dengan Anggota hei long,Mereka berteriak gembira.Tanpa menyadari,Bahwa ketua mereka berdiri kaku didalam puing2 gedung.
__ADS_1