Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Tawanan Kota


__ADS_3

Suasana pagi yang cerah di pegunungan awan putih tak secerah perguruan siluman dara putih,puluhan mayat dan tubuh yang terluka berserakan dihalaman.


Jing Nuwang menitikkan air mata,Perguruan yang dibangun puluhan tahun silam diambang kehancuran.Hatinya Hancur berkeping2,murid2nya sebagian tewas dan terluka.Bahkan dirinya sendiri terluka dalam.dia merasa dirinya tak berguna,tak mampu melindungi perguruan dan murid2nya.


Kembali teebayang wajah Tabib gundul dikepalanya,seandainya pemuda itu ada disini,situasinya tak kan seperti sekarang.


" Hentikan ! Hentikan !" Teriaknya tiba2,dengan Tubuh yang kesakitan,jing nuwang berusaha berdiri tegak dibantu putri dan muridnya shi hwa.


Gagak hitam Tertawa terbahak2,melihat lawan telah kalah.Beijikong yang telah berdiri tegak kembali diatas tanah ikut tertawa mengejek.


" Apa yang kalian inginkan Dari Kami ?!" Seru Jing Nuwang


" Hahaha...Kalau kau bijak,tentu nasib murid2mu tak kan begini !" Ejek Beijikong


" Tak Perlu Bertele2,Cepat Katakan apa yang kalian Mau !" Jing Nuwang Mengeraskan hati,sejujurnya dia tak takut mati,namun dirinya tak tega melihat nasib murid2nya yang tak bersalah.


" Hahahaha...Aku menginginkan Kau ! Juga Putri dan Murid2mu ! Hahaha .... " BeijiKong tertawa bahagia


" Mereka tak ada sangkut pautnya denganku ! Lepaskan Mereka semua,aku akan menuruti keinginanmu !" Ucap Jing Nuwang dengan tubuh bergetar


" Ibu...Kemanapun ibu pergi,aku akan ikut denganmu." Shi la memeluk ibu nya sambil menangis sesunggukan.


" Kalau kalian ingin selamat,Ikut dengan Kami keKota ! Kalian cukup melayani keperluan kami,karena GuangZhao sekarang milik Kami.Buat Yang tak Menurut,Silahkan Mati Disini !" Bentak BeijiKong


" Lebih Baik Mati daripada menjadi Pelayan Manusia Busuk seperti Kau !" Teriak Hu Hwa


" Matilah ! " Tiba2 Asap Hitam Muncul kembali,dengan cepat menyelimuti tubuh Hu Hwa,Dalam Sekejap Tubuh Murid kedua juga pengawal Jing Nuwang Berkelojotan.Matanya mendelik keluar,kedua tangannya memegang lehernya,lidahnya terjulur,tubuhnya menghitam,dan tak lama kemudian Ambruk Tewas seketika.


Murid2 Dara Putih yang Semua nya wanita merinding,melihat Kakak ke2 mereka tewas mengenaskan.


" Hentikan ! Kalau Kalian Terus membunuh Murid2Ku,Lebih Baik Bunuh Kami Semua Sekarang Juga !" Teriak Jing Nuwang,Dengan Tubuh sempoyongan Dia mencoba Berjalan Kedepan mendekati pengawalnya yg telah tewas,airmatanya bercucuran.


" Jangan Sentuh Dia ! Kecuali kau ingin mati menyusulnya !" Teriak BeijiKong mengingatkan


Jing Nuwang Berhenti,lalu ambruk duduk bersimpuh,hatinya benar2 hancur.


" Lakukan Apa yang Kalian inginkan ! Jangan Sakiti Murid2 dan putriku !" Teriak Jing nuwang disela tangisnya.

__ADS_1


"Hahaha...Bagus ! Itu lebih baik daripada nyawa murid2mu mati sia2 !" Seru BeijiKong senang.


" Suhu,Bagaimana Kita Membawa mereka semua ?" Tanya BeijiKong pada gurunya.


" Kau Selalu Merepotkan ! Buat apa membawa mereka semua !" Bentak gagak hitam geram


Beijikong mendekati Gurunya,lalu berbisik beberapa saat.


Siluman Gagak hitam Manggut2,Beijikong ingin menjadikan mereka hadiah buat para pendekar bayaran dan sekaligus membuat murid2 perguruan Dara Putih menjadi prajurit mereka.


" Otakmu kotor ! Namun Aku setuju !" Jawab Siluman Gagak Hitam


" Biar Para Gagak Membawa Mereka sekarang juga !"


Lalu siluman Gagak bersuit memanggil burung2 gagak hitam.Tak Lama Berselang,ribuan burung gagak datang,lalu mencengkram satu persatu murid2 dara putih.Tak Luput Jing nuwang serta putrinya juga dibawa oleh burung gagak.Satu orang dicengkram oleh puluhan burung gagak.


" Ayo Kita segera Kembali,Suhu ." Ucap Beiji Kong


Asap hitam kembali memenuhi halaman perguruan ,lalu perlahan2 melayang keudara,diikuti oleh burung gagak yang membawa semua penghuni perguruan dara putih.


Langit Kota GuangZhao Yang cerah disiang hari,tiba2 menjadi gelap gulita,ribuan Burung Gagak Hitam Memenuhi langit.Orang2 berhamburan keluar,menyaksikan kejadian yang sangat langka itu.Mereka semua berbisik2,tak tau Apa yang terjadi.


Puluhan Wanita Yang rata2 berwajah cantik serta Siluman Ratu juga putrinya berjejer dihalaman,jing Nuwang dipapah oleh putri juga muridnya Sha Hwa.Wajah mereka Kusut,tak bergairah sedikitpun.


" Kalian,Ikuti saja perintah mereka,bersabarlah,Aku yakin Tak lama lagi,Kaisar akan mendengar berita ini." Ucap Jing nuwang Lirih.


" Kalau ini yang terbaik menurut Suhu,Kami akan Patuhi." Ucap Shi hwa yg berada dibelakang kakaknya sha hwa sambil terisak2 menangis.


" Maafkan Keputusanku ini,aku tak mau kalian mati sia2 demi aku.Biarlah sang pencipta yang membalas semua perbuatan mereka." Ucap Jing nuwang dengan suara yang bergetar.


" Bahkan Memakamkan saudara2 kita pun tak bisa !" Isak Tangis Shi la terdengar sangat menyayat hati.


" Bawa Mereka Semua Masuk,Tempatkan Sementara Waktu Ditahanan.Untuk Keempat wanita ini,Bersihkan mereka,lalu bawa keruanganku !" Perintah beijiKong pada para pelayan dan Prajurit.


" Jangan Lupa Siapkan Hidanganku ! " Bentak Siluman Gagak Hitam pada beijikong


" Tentu,Suhu,Aku sudah menyiapkan mereka.Suhu istirahatlah,Aku sendiri yang akan mengantar hidangan khusus untuk suhu .Hehehehe ..." Beijikong Segera bergerak masuk kedalam balaikota.

__ADS_1


sementara itu dipelabuhan


" Bawalah Koin Emas ini ketua,Walikota akan tau bahwa itu tanda mata dariku." Zheng siong memberikan Koin emas bergambar kapal layar pada lukita.


" Terima kasih Saudara Zheng,Apakah ada pesan untuk beliau ?" tanya lukita yg telah bersiap2 kembali kekota GuangZhao


" Hmmm...Tlg sampaikan pada beliau,kami disini baik2,juga Ponakannya Siau sien." ucap zheng siong sambil memandang kearah gadis jelita di kanannya.


" Baiklah Saudaraku,akan kusampaikan pesanmu." ujar lukita sambil tersenyum


" Apakah Aku boleh titip pesan juga,tabib ?" Siau sien berkata dengan malu2


" Tentu nona Siau." jawab lukita


" Emmm...tolong Sampaikan pada paman,kami semua singgah dipelabuhan untuk membantu Paman Zheng.Dan..." Siau sien Terdiam Sesaat,sambil melirik kearah Tabib Lukita


" Teruska Nona." Ucap Lukita tak sabar


" Dan Turuti apapun kemauan Tabib,Karena telah membantu kami disini." Lanjut Siau sien dengan pipi memerah


" Uhukkk...Uhukkk..." Perbok terbatuk2


" Nona,sepertinya itu tidak perlu,karena sesama manusia,kita harus saling membantu." Jawab Lukita sambil garuk2 kepalanya yang botak.


Semua orang tersenyum2 mendengar jawaban lukita,mereka yang sudah kenal dekat dengan tabib gundul sangat faham dengan jawabannya.


" Maaf,kalau membuat tabib tersinggung." Siau sien buru2 menjura hormat


" Tak perlu sungkan,Nona Siau.Baiklah,kami akan Pergi sekarang.Tolong jaga amanatku disini." Ucap Lukita,lalu bangkit berdiri melangkah mendekati Sahabatnya yang sedang duduk dikursinya.


" Hati2 diperjalanan Tabib." ucap mereka hampir bersamaan.


" Terima Kasih,Sampai bertemu lagi tuan2 dan nona2." Ucap Lukita,Lalu menjura hormat.Dengan menggunakan Jurus Sukma abadi,mereka berdua segera menghilang dari pandangan mata.


Semua Orang yang ada diruangan berdecak kagum,baru kali ini mereka benar2 melihat,bahwa Tabib benar2 Sakti mandraguna.


"Seusia Beliau,kesaktiannya sudah Jauh melampaui orang2 diatasnya.Aku Yakin,suatu saat nanti,beliau akan menjadi seorang pendekar nomor 1 dinegri ini." Gumam Zheng Siong kagum

__ADS_1


" Kau Harus bersyukur menjadi bagian dari Beliau,Bisa mengenal Tabib lebih dekat lagi.Aku Yakin,Tabib tak punya ambisi menjadi pendekar nomor 1 dinegri ini.Sikapnya bijaksana dan berbudi luhur,Seorang Laki2 Sejati yang selalu rendah hati." Seru Saudagar Jhi Lo


" Saudagar Jhi memang benar,aku harus belajar menjadi seperti beliau,Selama ini,aku tak pernah bersyukur dengan apa yang Aku capai." Zheng siong terpaku menatap Langit2


__ADS_2