Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Hancurnya Taman Surga


__ADS_3

Sementara itu,tiga bayangan berkelebat dengan cepat,mereka tak lain perbol berserta Siluman kera putih dan putrinya.


Begitu sampai ditaman Sorga,betapa terkejutnya mereka.Dilangit terlihat naga Angin sedang dikerubuti ratusan Singa bersayap.


" Naga,apakah itu benar2 seekor naga ?" Tanya Putri Yuan ruo kaget.


" Itulah jurus Semburan Naga,dari sahabatku !" Jawab Perbol,mereka berlindung dibalik pepohonan.


" Sepertinya Naga itu kewalahan memghadapi Para singa yang menyerangnya." Ujar Nyonya Bai,pandangan nya tajam menatap kealangit.


" Naga angin tak akan kalah oleh para singa2 itu !" Jawab Perbol yakin.


Namun sebenarnya,tebakan Nyonya bai sangat tepat.Naga Angin memang sedang kewalahan,kali ini dia memdapat lawan yang sangat merepotkan.


Lukita sendiri merasa,naga angin akan kalah dalam beberapa waktu.Otaknya bekerja,jurus apalagi yang akan diPakainya.


Dilangit naga angin terus berusaha melepaskan para singa yang mencengkram tubuhnya,beberapa singa telah dimangsanya,namun ketika singa2 itu mati,asap hitam membuat naga angin seperti keracunan.Gerakan tubuhnya semakin lama tak beraturan.


" Hahahaha...Ayo ! Jurus apalagi yang kau punya.Sebentar lagi naga mu akan musnah !" Ejek Raja Singa hitam tertawa bangga.


Lukita tak menjawab,dia menatap naga angin yang perlahan2 mulai turun dari langit.


' Naga Bumi,akankah dia mampu menghadapi para singa2 itu !' Bathin lukita bimbang.


" Sejujurnya aku tak ingin bertarung denganmu ! Namun kau sendiri yang meminta,baiklah kita bertarung habis2an !" Ucap lukita,lalu segera mengeluarkan jurus Terompet langit,namun sebelumnya dia segera menarik kembali naga angin.


" Hahahaha...Aku penasaran,sampai dimana kehebatan Raja Siluman Dari negri sebrang !" Seru Raja Singa Hitam,lalu menarik kembali Para singa.


Toooooeeeeeeetttt...


Tooooeeeeetttt...


Tooooeeeetttt..


Terdengar suara terompet langit beekumandang,membuat hewan2 berlarian disekitar taman surga.


Tak terkecuali ketiga siluman yang sedang bersembunyi dibalik Pepohonan.Mereka bertiga menutup telinga rapat2,tubuh mereka bergetar menahan sakit.


Namun Suara terompet langit tak membuat Mowang Hei shi kesakitan,suara terompet langit hanya membuat tubuhnya bergetar sesaat,lalu segera mengeluarkan Jurus Tameng Sukma Kegelapan,tubuhnya berputar sangat kencang membuat pusaran angin yang berbentuk angin topan yang terus berputar mengurung dirinya,semakin lama semakin membesar hingga meluluh lantakkan apapun yang berada disekitarnya.


Taman surga yang dihiasi oleh bunga2 hancur berterbangan ikut bergabung menjadi pusaran.


Melihat pusaran angin semakin membesar dan menuju dirinya,lukita segera melindungi dengan Jubah Naga serta Bulu emas nya.


Wussssss.....


Boooooommmm....


Boooommmmm...


Pusaran angin menghantam Ratusan pedang emas,membuat Seluruh pedang cahaya berterbangan dan ikut masuk kepusaran.Tubuh lukita terpental Puluhan langkah lalu terseret diatas tanah.


Pusaran terus melaju,dan mengejar tubuh lawannya.

__ADS_1


Tak bisa berpikir panjang,lukita dengan dada sesak dan pakaian terkoyak2 bangkit berdiri.


Dia mengeluarkan Ilmu Gabungan Siluman Badak dan Gajah tunggal secara bersamaan.


Tubuhnya membesar hingga Laksana Raksasa,Tingginya menjulang melebihi Pepohonan.


Matanya merah menyala,menatap pusaran Hitam yang dengan cepat mendekat.Lukita menanti beberapa saat,begitu pusaran berjarak satu meter dari tubuhnya,Lukita Segera Meninju Pusaran dengan Juruk Telapak Naga.


Booooommmmm...


Pusaran Asap hitam buyar tak tentu arah,Sementara Raja Singa hitam terpental puluhan meter kebelakang.Mahkota nya terlepas,Jubahnya ikut hancur.Tubuhnya Tergeletak diatas tanah.Namun dengam cepat dia bangkit kembali.


" Bagus,ini baru Adil,Siluman Melawan Siluman !" Ucap Raja Singa dengan keras.


Wussssshhhhh....


Asap hitam kembali mengepul,lalu berubah menjadi Raja Singa Hitam Raksasa,tubuhnya kini seimbang dengan tubuh lukita.


Kedua Raksasa Kembali berhadapan,saling memandang lawan dengan tatapan Sinis.


Apa Sebab Raja Singa Bisa pula berubah menjadi Singa Raksasa ?


Selama hidupnya Ratusan Tahun,Sudah Ratusan siluman Yang dikalahkan oleh nya.


Hingga Ratusan Mustika Telah diambilnya.


Kali ini kedua Raksasa saling menyerang dengan tangan kosong.


Melihat tubuh lawan ternyata bisa sebesar dirinya,tanpa pikir panjang lagi,Lukita Segera Menerjang Lawan.


Lukita segera menundukkan kepala,lalu meninju bagian perut lawan.


Bukkkk...


Dengan telak perut raja singa terkena pukulan,namun tubuhnya kebal.Matanya semakin merah menyala.


" hanya segitu pukulan seorang Raja Siluman !" Ejeknya,lalu menendak Perut Lukita.


Desssss....


Kali ini gantian lukita tak mampu menghindar,karena masih terkejut melihat kekebalan lawan.


Tubuh Lukita mundur dua langkah dengan sempoyongan,namun dirinya juga tak terluka sedikitpun.


" Bagus,sekarang rasakan ini !" Bentak Raja singa yang merasa Kesal karena tendangannya tak mampu merobohkan lawan.


Cahaya merah terlihat memancar dari kedua tangannya,lalu memukul dada lukita secara bersamaan.


tak mau terhajar oleh lawan,lukita segera melompat keatas sambil salto melewati tubuh lawan.Lalu segera meninju punggung lawan dengan Jurus Tapak putihnya.


dummmm...


Kali ini punggung raja singa terkena pukulan Tapak putih,hingga tubuhnya terpental kedepan dan jatuh mencium tanah.

__ADS_1


" Kau !" Wajah Raja singa merah padam,baru kali ini dia merasakan sakit karena pukulan lawan.


Ternyata jurus tapak putih yang didapat lukita pertama kali dikala remaja sangat kuat untuk Raja Singa Hitam.


Singa hitam segera bangkit kembali,sementara lukita hanya menatap lawan dengan Tajam.


Selama ini,belum satupun musuh yang mampu membuat rasa sakit ditubuhnya,namun pukulan Lawan seperti telah membakar punggungnya dengan Lahar gunung yang panas.


Sambil menyeriangai menutupi rasa sakit,Raja singa melangkah maju mendekati Lawan.


Lukita menatap lawan,


' menunggu atau menyerang !' Bathin nya.


Belum sempat mengambil keputusan,Raja Singa Hitam telah Menyerang kembali dengan Jurus Cakar Langit menghantam Bumi,kedua Tangan Nya berubah hitam legam dan kuku dicarinya yang runcing semakin memanjang mengincar tubuh lawan didepannya.


Lukita segera bergerak mundur dua langkah,membuat cengkeram Singa Hitam luput,namun lawan terus bergerak menyerang.membuat lukita sangat kewalahan.Dia tak yakin apakah jubah naga nya mampu menahan serangan lawan.


Dia teringat jurus Jubah Seribu Harimau Andalas,tanpa pikir panjang segera menggunakannya untuk melindungi dirinya.


Benar saja,Serangan lawan seperti sangat mudah untuk dihindarinya.Pada dasarnya singa Hampir sama dengan Harimau,serangannya menjadi sangat mudah ditebak.


Raja singa yang tadinya yakin akan dapat melukai bahkan merobohkan Lawan,menjadi gundah gulana,semua serangan nya selalu dipatahkan lawan.


Melihat lawan mulai goyah,lukita gantian menyerang,Kembali dia menggunakan jurus Tapak putih nya.


Cahaya perak menyinari kedua telapak tangannya,lalu mulai menyerang singa hitam.


Pertarungan semakin sengit,tak terasa hari telah menjelang tengah hari.Matahari tepat berada diubun2 kepala.


Kedua tubuh siluman raksasa yang sedang bertarung telah dibasahi oleh keringat,taman Surga sendiri dalam kondisi porak poranda.Taman bunga yang tadinya rapi dan indah,kini telah musnah.hanya terlihat sisa2 tanaman yang luluh lantak terpijak2.


Singa hitam mengganti kembali jurusnya, dengan Selaksa Cakra menggenggam langit.


Tangannya seperti menjadi ribuan saking cepat nya pukulannya,namun Jubah Seribu Harimau Andalas Masih mampu mengatasinya,membuat Raja singa semakin kalap memyerang karena semakin emosi.Dia Lupa,semakin dia berambisi dan emosi,maka pertahanan dirinya sendiri semakin lemah.


Ketika Raja singa kembali mengincar jantung lawan dengan pukulannya,lukita segera memutar tubuhnya untuk menghindar sekaligus membuat posisi tubuhnya berada dibelakang lawan.Tapak putih sekali lagi dikerahkan lukita untuk menghantam bahu lawannya.


Desssss....


Bahu kiri Raja singa mengepulkan asap hitam,tubuhnya terjungkal kedepan dan bergulingan ditanah.


Aaaarrrrrgggghhhh...


Raja Singa Mengerang kesakitan,tangan kanannya bergerak menyentuh bahunya yang hangus,bau daging terbakar terbakar sangat kentara tercium.Perlahan tubuhnya kembali berubah menjadi sedia kala.


" Apa kau sudah Puas,dan mengaku kalah ?!" Seru lukita tegas,tatapannya tajam seperti ingin menembus jantunh lawan.


" arrrrghhh..Kau pikir kau sudah menang !" Erang Singa hitam lemah,tubuhnya bergerak mengambil posisi bersemedi.


Asap hitam mengepul kembali,membuat Pemandangan menjadi gelap,menutupi tubuh Raja Singa hingga tak terlihat sedikitpun.


Sadar lawan telah menggunakan jurus Sukma atau jurus menghilangkan tubuh,lukita segera mundur beberapa langkah.Namun tiba2 Kakinyan seperti dicengkram oleh belenggu besi yang sangat kuat.Tak ayal tubuh raksasanya limbung dan jatuh telentang diatas tanah.

__ADS_1


Dadanya terasa sesak,seperti sedang ditindih oleh Sebuah gunung.Napasnya tersengal2,karena lehernya seperti dicengkram sangat kuat.


__ADS_2