Pernikahan Rahasia Anak SMA 2

Pernikahan Rahasia Anak SMA 2
Kedatangan Andra


__ADS_3

"Waawwww sempurna! Ini benar-benar berita yang akan mengguncang dunia, Zara hamil!!! Ya ampun! Kalau kenyataannya seperti ini, untuk apa kamu datang ke sekolah ini, diiihh mau jadi Tuan putri? Hello ... tuh gerbang sekolah terbuka lebar untuk gadis murahan seperti kamu!" Tina berkata sembari bertepuk tangan seolah mengejek Zara yang hamil di luar nikah.


"Tina, cukup!" sahut Velin yang merasa Tina semakin melunjak, Zara pun memilih bersikap tenang, dirinya tidak ingin membahayakan kandungannya, jika Zara mau Ia bisa saja menghajar Tina dengan tangannya sendiri. Tapi, kali ini Ia tidak mau capek-capek meladeni gadis yang sudah cukup membuatnya pusing itu.


Tina semakin mempengaruhi teman-temannya untuk membenci Zara. "Hai kalian semua! Kalian lihat sendiri, nih cewek asli murahan, perrek, nggak tahu malu. Sok suci! Dari luar terlihat kayak nggak doyan cowok, eh nggak tahunya bunting juga, ya ampun! Kasihan banget Pak Andra dapat cewek modelan kayak gini." umpat Tina yang semakin membuat Zara hilang kesabaran. Namun, Ia masih bisa menahannya agar dirinya tetap tenang dan tidak terhanyut dalam emosi.


Kemudian Kelvin mulai menghampiri Zara dan berkata, "Aku benar-benar tidak menyangka, Zara! Dulu Aku tidak pernah menyentuh tubuhmu sedikitpun, karena apa? Karena Aku menyayangi mu dan menghormati dirimu sebagai seorang wanita, Tapi sekarang apa? Dengan guru mesum itu, kamu begitu mudah menyerahkan dirimu untuk dia, apa-apaan ini! Sebenarnya yang mesum itu kamu atau guru olahraga itu!"

__ADS_1


Mendengar suaminya dihina, Zara merasa tidak terima, Ia pun spontan menampar wajah Kelvin sekuat tenaga, hingga wajah Kelvin melengos ke arah kanan.


"Plaaakkk!!!" terdengar suara tamparan yang cukup keras, membuat teman-teman Zara melongo melihat Zara yang begitu marah kepada Kelvin. Nafas Zara tampak naik turun saat tangannya berhasil memberikan pelajaran kepada orang yang sudah menghina suaminya.


"Aku ingatkan sama kamu, Kelvin! Jangan pernah menghina Pak Andra lagi, dia seorang guru yang terhormat dan bukan seperti yang kamu tuduhkan." Zara berkata sembari menunjuk ke arah wajah Kelvin, dengan tatapan matanya yang penuh dengan kemarahan, Zara benar-benar sudah dibuat geram dengan kejadian ini. Niatnya pergi ke sekolah untuk mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya, nyatanya Ia mendapati kejutan yang membuat Zara tidak bisa lagi menyembunyikan rahasia tentang kehamilannya.


"Eh dasar nggak tahu malu, seharusnya kamu tuh mikir, udah bunting masih sok-sokan nampar Kelvin, kalau Aku jadi kamu, Aku sudah pergi dari sini, nggak kayak kamu yang kepedean tingkat tinggi, ingat! Kamu nggak akan pernah bisa bersekolah di sini lagi, kamu murid yang sudah bikin nama sekolah ini menjadi jelek, pergi kamu dari sini!" Tina tampak mendorong tubuh Zara untuk keluar dari sekolah itu.

__ADS_1


Hingga akhirnya karena dorongan dari Tina, tubuh Zara hampir saja terjatuh. Tapi, tiba-tiba saja ada seseorang yang menangkap Zara dan menahannya agar tubuh gadis itu tidak terjatuh. Sesaat Zara merasa tidak asing dengan seseorang yang sedang memegangi dirinya. Zara sangat mengenal dari jas dan pakaian yang dikenakan oleh pria itu, yang tak lain adalah suaminya sendiri.


"Kamu tidak apa-apa?" Andra datang tepat waktu, disaat sang istri dihadapkan dalam situasi yang menegangkan. Zara menggelengkan kepalanya pelan.


Tina dan teman-temannya sangat terkejut melihat kedatangan guru olahraganya yang terlihat berbeda hari itu. Karena Tina dan Kelvin sudah berniat untuk membongkar rahasia mereka berdua, keduanya pun tidak takut menunjukkan bukti-bukti perzinahan mereka berdua, Kelvin juga tidak segan meskipun Andra adalah gurunya di sekolah.


"Ohooo inilah pasangan yang so sweet. Bagus! Akhirnya dua sejoli ini menunjukkan kepada kita betapa menjijikannya hubungan guru dan murid ini." Kelvin berkata sembari menunjuk kepada Andra dan Zara.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2