Pernikahan Rahasia Anak SMA 2

Pernikahan Rahasia Anak SMA 2
Surat Pak Faisal


__ADS_3

Satu persatu semua orang-orang yang membenci Zara sudah pergi, kini tinggal dirinya, Velin dan juga teman-teman yang lainnya, tak akan ada lagi suara Tina lagi di sekolah itu.


Semua teman-teman Zara meminta maaf kepadanya, karena selama ini sudah berprasangka buruk kepada Zara dan guru olahraga mereka.


"Zara! Kami minta maaf jika selama ini kami sudah mencurigai mu tidak-tidak, sungguh kami tidak tahu menahu kalau bukan dari Tina yang bilang, dia selalu bilang ke kita jika kamu ...!" mereka tidak melanjutkan kata-katanya.


"Ah ... sudahlah! Yang terpenting sekarang kalian sudah tahu yang sebenarnya, Aku sendiri juga minta maaf kepada kalian semua, jika selama ini kami berdua menyembunyikan pernikahan kami, karena Aku tidak mau kalian berpikir aneh-aneh, hanya karena Aku anak Daddy, kalian nanti jadi berpikir jika Aku bebas menikah sebelum lulus sekolah." ungkap Zara yang pada akhirnya bisa membuat teman-temannya mengerti.

__ADS_1


"Iya Zara, kami mengerti maksudmu, dan kami tidak akan menghakimi atas pernikahan kamu dan Pak Andra, karena pernikahan itu suci dan sangat sakral. By the way selamat ya atas kehamilanmu, semoga kamu dan bayimu selalu diberikan kesehatan, dan kamu bisa kembali lagi ke sekolah ini lagi. Dan pastinya kami semua pasti merindukan, Zara!"


"Terima kasih semuanya, kalian semua memang teman yang baik."


Setelah Zara berpamitan kepada semua teman-temannya, Ia pun juga berpamitan kepada guru-gurunya, tak ketinggalan Ia pun meminta maaf kepada Pak Faisal selaku guru yang selalu memberikan perhatian khusus kepadanya.


"Saya minta maaf kepada Pak Faisal, jika selama ini Saya sudah bohong sama Bapak, dan Saya juga nggak pernah balas surat-surat bapak, karena setiap surat yang bapak berikan, suami Saya yang baca." mendengar pengakuan Zara, Pak Faisal pun salah tingkah dan cengar-cengir saat melihat Andra. Ternyata selama ini Andra sudah membaca pernyataan cintanya kepada sang murid yang tak lain adalah istri dari rekan seprofesi nya yang juga merupakan orang kepercayaan Daddy Harun.

__ADS_1


"Iya sih, tapi meskipun Saya nggak ada suami,


Saya tetap nggak mau balas surat Bapak." sahut Zara yang membuat Andra tersenyum kecil.


"Loh hehehe kok gitu." Pak Faisal tampak melototkan matanya.


"Iya ... karena saya nggak suka sama Bapak, maaf jika Saya jujur. Saya cuma menganggap Bapak sebagai guru saya saja, terima kasih bapak sudah mengajarkan ilmu kepada Saya, sungguh Saya tidak akan melupakan jasa-jasa Pak Faisal, Pak Faisal adalah lulusan terbaik dan memiliki nilai terbaik di kampus Bapak dan Saya sangat hargai itu, tapi untuk mencintai, saya rasa tidak akan pernah, Bapak bukan tipe Saya, tipe Saya ternyata ada dalam diri suami Saya, Saya mencintainya karena dia tidak pernah menunjukkan tentang jati dirinya, Pak Andra selalu berkata rendah hati meskipun sebenarnya sedikit nyebelin, dia tidak pernah menjadi menunjukkan jati dirinya, berpendidikan apa, sekolah dimana, yang ingin Ia tunjukkan adalah karena Ia ikhlas untuk mengajarkan ilmu kepada murid-muridnya, hingga akhirnya Saya tahu jika dia adalah orang terpenting di perusahaan Daddy." ungkap Zara sembari menatap wajah sang suami.

__ADS_1


Andra datang dan memeluk sang istri. Sementara Pak Faisal malu dengan dirinya yang selalu merasa sangat berpendidikan tinggi, padahal ada yang lebih tinggi lagi darinya tapi dia justru menyembunyikan nya dari semua orang, yang tak lain adalah Andra.


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2