
Tiba-tiba saja Pak Faisal menghampiri Zara dan mengajak Zara berkenalan. Pak Faisal pun tidak tahu jika itu adalah Zara murid kesayangannya.
"Selamat datang Nona cantik! Bolehkah Saya berkenalan. Nama Saya Faisal." seru Pak Faisal sembari mengulurkan tangannya kepada Zara. Seketika Andra menatap tajam ke arah sang istri, seolah-olah dirinya menghimbau kepada Zara agar menghindari Pak Faisal. Zara pun mengerti maksud dan tatapan mata sang suami, dirinya pun hanya tersenyum kepada Pak Faisal dan setelah itu Zara segera menghindar dari hadapan Pak Faisal.
"Loh kok pergi sih! Tunggu dulu Nona!" seru Pak Faisal. Andra pun segera beranjak menghampiri Pak Faisal yang masih berharap bisa berkenalan dengan sosok cantik yang baru datang
"Eh eh Pak Faisal mau ngapain?" cegah Andra agar rekan seprofesi nya itu tidak mendekati sang istri.
"Cewek cantik, Pak! Kali aja dia mau sama Saya." sahut Pak Faisal senang.
"Nggak bakalan mau dia sama Bapak." sahut Andra.
"Kok bapak tahu, memang nya bapak kenal siapa dia, enggak kan? Apa jangan-jangan dia salah satu murid kita, ya? Soalnya dia kan pakai topeng." seru Pak Faisal menebak.
Andra pun terlihat salah tingkah, tidak mungkin Ia mengaku jika itu adalah Zara istrinya.
"Ya saya juga tidak tahu, cuma ya nggak mungkin aja dia itu suka sama bapak, dia itu masih remaja, masih muda. Jadi, nggak mungkin siapapun dia dibalik topeng itu, tuh anak gadis orang nggak bakalan kepincut sama Pak Faisal, percaya deh!" ucap Andra yang mencoba mempengaruhi Pak Faisal.
__ADS_1
"Masa sih Pak seperti itu? Apa saya ini terlalu tua, ya?" balas Pak Faisal sambil meraba-raba wajahnya.
Andra pun tertawa kecil melihat ekspresi wajah rekan seprofesi nya itu. Sementara itu Tina dan Anita melototkan matanya saat melihat kedatangan Zara, mereka berdua terlihat sinis menatap Zara yang terlihat anggun malam ini.
"Tuh tuh! Siapa sih tuh anak, sok cantik! Apa dia teman kita? Tapi emang cantik sih." Tina berkata dengan sinis tanpa Ia sadari Tina sudah memuji kecantikan Zara dibalik topeng itu.
"Dilihat dari postur tubuhnya itu kayak Zara!" sahut Anita menebak.
"Apa, Zara? Itu nggak mungkin Nit! Zara nggak mungkin bisa dandan kayak gitu. Hello! Itu bukan Zara, itu pasti anak lainnya, mungkin si Angel, atau nggak si Eva. Banyak kan teman-teman kita yang pinter dandan. Tapi, tetap aja mereka nggak bisa ngalahin dandanan ku." sahut Tina yang begitu percaya diri dengan kecantikannya.
Sekilas Anita melirik ke arah Tina dan membatin, "Dihh PD amat kamu, yang bilang cantik itu siapa juga, hadeeh!"
Sedangkan Vina yang sedari tadi berdiri di samping suaminya, tampak mengerutkan kening saat melihat Zara yang sedang berjalan menuju ke tengah-tengah tamu undangan untuk menghampiri Velin yang mulai turun ke lantai pesta.
"Ck ... siapa sih dia? Dari tadi semua orang membicarakan nya, kayak anak pejabat aja!" umpat Vina yang membuat Niko menatap aneh sang istri.
"Dia cantik, ya?" tiba-tiba Niko melontarkan kalimat itu saat melihat kedatangan Zara. Sontak Vina pun geram dan berkata kepada Niko. "Apa katamu! Cantik. Kamu bilang cewek itu cantik, hahh dasar cowok, lihat segitu aja udah dibilang cantik, bagiku dia itu nggak ada cantiknya sama sekali, lihat aja bajunya biasa aja, lebih mahal dari baju yang kupakai." gerutu Vina yang membanding-bandingkan dirinya dengan Zara.
__ADS_1
"Ya kamu benar, mungkin bajumu lebih mahal dari punya dia, tapi nggak tahu kenapa sangat terlihat elegan saat gadis itu memakainya, seperti tak terlihat seperti gaun biasa, bahkan look-nya seperti lebih mahal gaun dia daripada gaun yang kamu pakai!" seketika Vina semakin kesal karena sang suami lebih memuji Zara daripada dirinya.
"Kamu tuh sebenernya bela dia atau istrimu sendiri sih!"
"Jangan marah dong, Sayang! Aku kan cuma berpendapat. Lagipula Aku akan tetap sayang sama kamu. Tentu saja kamu lebih cantik daripada dia. Cuma, kok aku merasa nggak asing sih sama gadis itu, kayak pernah ketemu gitu. Tapi dimana ya?"
Tentu saja apa yang dikatakan oleh Niko membuat Vina semakin marah, ternyata suaminya merasa pernah bertemu dengan gadis bertopeng itu.
"Kurang ajar! Rupanya gadis itu pernah bertemu dengan suamiku, hmm awas kamu ya! Aku akan buat perhitungan." Vina tampak begitu geram kepada Zara, setelah mendengar kan pengakuan dari Niko jika sang suami merasa pernah bertemu dengan gadis bertopeng itu yang tak lain adalah Zara, sepupu Niko sendiri.
...BERSAMBUNG...
*
*
*
__ADS_1
...Yuk capcuss kepoin kisahnya novel punya kak Alya Lii yang berjudul Kaget Nikah 🥰🥰...