
Pelajaran matematika pun dimulai setelah Andra keluar dari ruangan kelas Zara, Andra berjalan di sepanjang koridor sekolah, rupanya Andra tengah diperhatikan oleh dua muridnya yang keluar dari kelas Zara, yaitu Tina dan Anita.
"Eh eh ada Pak Andra tuh, samperin yuk! Kapan lagi kita bisa menggoda Pak Andra yang ganteng itu." seru Tina yang sudah membersihkan wajahnya di kamar mandi.
"Eh iya benar, kapan lagi bisa ngobrol sama Pak Andra, kita pengaruhi Pak Andra biar dia menjauhi si Zara, makin besar kepala tuh anak, mentang-mentang dibelain sama Pak Andra, kali ini Aku akan mempengaruhi Pak Andra untuk tidak dekat-dekat lagi dengan Zara." imbuh Anita.
Kedua gadis itu tampak menghampiri Andra yang sedang berjalan menuju ke ruangannya, tiba-tiba kedua gadis itu menyapa Andra dengan senyum-senyum.
"Pak Andra!" sapa keduanya. Andra menoleh dan melihat kedua siswinya itu sedang senyum-senyum kepadanya.
"Kalian berdua? Apa yang kalian lakukan di sini? Bukannya ikut pelajaran malah ada di sini, kembali ke kelas kalian!" titah Andra. Namun, rupanya Tina sedang berpura-pura menangis untuk menarik simpati Andra. Agar guru olahraga nya itu kasihan kepada dirinya.
"Maaf Pak! Hiks hiks ... bukannya saya tidak mau mengikuti pelajaran, tapi saya takut jika Zara mengganggu Saya lagi, Saya nggak tahu kenapa Zara selalu membenci Saya, dia selalu mencari gara-gara sama Saya, padahal Saya ingin berdamai dengan nya, tapi dia tidak pernah mau berdamai, itulah kenapa Saya dan Anita kecewa dengan sikap Zara, jadi kami melakukan perbuatan itu, Pak! Kami hanya ingin memberikan pelajaran kepada Zara biar dia nggak songong dan angkuh sama kita. Tapi, ya gitu deh, Zara semakin membenci kami." ungkap Tina yang berpura-pura menangis seolah dirinya teraniaya.
"Iya bapak ngerti, tapi nggak gitu juga dong, yang kalian itu sangat tidak terpuji. Kalau Zara tak sadarkan diri dalam waktu lama, gimana hayo! Masih untung loh kalian nggak dilaporkan ke polisi, Zara masih memikirkan kalian sebagai teman sekolah, makanya lain kali jangan diulangi lagi kesalahan itu, jika kalian tidak mau berada di bui di usia muda." seru Andra yang mencoba untuk menyadarkan kedua siswinya itu.
__ADS_1
"Aduh Pak Andra, kita nggak takut sama sekali kalau Zara lapor ke polisi, kan ada Papa, lagian ya Pak, kita tuh nggak takut meskipun Zara anaknya Pak Harun, karena setahu saya, sekolah ini masih ada hak Papa Saya, Pak! Jadi Pak Harun tidak memiliki sekolah ini sepenuhnya, karena tanah ini masih ada nama Papa saya. Jadi, buat apa takut dengan Zara. Cihh nggak banget lah Pak." sejenak Andra berfikir jika kekhawatiran Zara memang benar adanya. Ternyata Ayah Tina masih mempermasalahkan tanah di atas sekolah yang dibangun oleh Daddy Harun.
"Aku harus mencari tahu kebenaran nya." batin Andra.
Anita pun turut mempengaruhi Andra dengan mengatakan jika Zara bukanlah gadis baik-baik, Anita mencoba memfitnah Zara dengan menceritakan masa saat Zara masih berpacaran dengan Kelvin.
"Lagian ya, Pak! Zara itu bukan hanya gadis bar-bar, dia itu munafik Pak! Dulu nih ya, pas Zara masih pacaran dengan Kelvin. Mereka berdua tuh sering banget ke hotel untuk check in, tahu dong ngapain ke hotel kalau bukan berbuat mesum." ucap Anita dengan tersenyum smirk.
Seketika Andra membulatkan matanya mendengar pengakuan dari Anita.
"Iya Pak! Dan saya sangat yakin jika Zara tuh udah nggak perawan, Pak! Secara mereka tuh udah sering berbuat mesum di hotel." mendengar apa yang diucapkan oleh Anita, Andra tampak tersenyum kecil.
"Ya iyalah Zara sudah nggak perawan, orang Aku yang sudah mengambil keperawanan nya, nih dua bocah benar-benar teman toxic untuk Zara." batin Andra yang tak percaya begitu saja dengan ucapan dari Anita.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1
*
*
*
PROMOSI NOVEL
Jihan mengantarkan ibu mertuanya untuk melayat ke rumah teman pengajiannya. Namun ketika berada di rumah duka ada seorang anak kecil memanggilnya ‘Mamah’.
Abrisam seorang suami yang sangat mencintai istrinya. Namun takdir menentukan lain, istri yang sangat dicintainya meninggal dunia. Meninggalkannya dan anak mereka yang bernama Alika.
.
__ADS_1
...YUK CAPCUSS 🏃🏃☯️...