Pernikahan Rahasia Anak SMA 2

Pernikahan Rahasia Anak SMA 2
Karma Vina


__ADS_3

Akhirnya, mereka berdua tiba di tempat acara pernikahan Dokter Irwan dan Velin, Andra menggandeng istrinya dengan mesra, penampilan keduanya mendapatkan sorotan dari para tamu undangan, tak terkecuali Vina yang saat itu juga ikut menghadiri pesta, Ia terlihat sinis menatap Zara dan Andra.


"Diiihh pasangan yang menyebalkan, mataku gatal melihat mereka berdua." umpat Vina dengan tatapan matanya yang sinis. Sementara itu Andra terlihat memperkenalkan istrinya kepada teman-teman koleganya yang juga ikut hadir dalam pesta itu. Vina pun memiliki rencana untuk mempermalukan Zara.


"Niko! Aku mau ke sana sebentar mau mengambil minuman." pamit Vina kepada Niko. Niko pun menganggukkan kepalanya. Setelah itu Vina berjalan menuju ke tempat minuman, Ia mengambil segelas minuman cocktail dan Ia sengaja berjalan di dekat Zara.


Saat Andra dan Zara sedang berbincang-bincang dengan kolega bisnis Andra. Tiba-tiba Vina berjalan di samping Zara dan Ia berpura-pura tersandung sehingga membuat tubuh Zara terdorong, alhasil minuman yang dibawa oleh Vina tumpah mengenai gaun milik Zara.


"Awwww ... sorry-sorry, ya ampun Zara, maafkan Aku, ya? Aku nggak sengaja." seru Vina sembari mengusap gaun Zara yang sudah terkena tumpahan minuman milik Vina.


Melihat itu, Andra pun langsung menghampiri istrinya dan menyuruh Vina untuk pergi. "Udah-udah, biar Aku aja. Lebih baik kamu pergi saja dari sini!" titah Andra kepada Vina sembari mengusap baju Zara yang terkena noda minuman milik Vina yang sengaja Ia tumpahkan pada gaun Zara.


Vina pun sangat kesal, karena sikap dingin Andra yang lebih memilih Zara daripada dirinya, membuatnya semakin benci melihat kemesraan Zara dan Andra.


"Andra! Aku hanya minta maaf, Aku nggak bermaksud untuk ...." Seru Vina meminta maaf kepada Andra sembari memegang lengannya. Spontan Andra menepis tangan Vina sehingga membuat Vina terdorong sedikit menjauh dari posisi Andra.


"Nggak usah pegang-pegang, ingat! Jangan pernah kamu dekati Zara lagi, karena dimana pun Zara berada ada suaminya yang akan selalu menjaganya," ucap Andra yang kemudian membawa pergi Zara dari hadapan Vina, sontak banyak tamu undangan yang melihat kejadian itu dan Vina terlihat sangat malu karena ada beberapa tamu undangan yang menyindir dirinya.

__ADS_1


"Idiiih bisa-bisanya godain Pak Andra, ya nggak mungkinlah Pak Andra bakalan tergoda, Pak Andra sangat mencintai istrinya,"


"Betul tuh! Istri Pak Andra masih muda, cantik, kaya lagi, pokoknya paket lengkap dah."


"Pak Andra beruntung punya istri seperti putrinya Pak Harun, putrinya Pak Harun juga beruntung memiliki suami seperti Pak Andra. Pokoknya mereka berdua tuh pasangan yang klop, sama-sama ramah dan romantis."


"Bener tuh, apalagi mereka berdua bakalan dikaruniai seorang anak, pasti Pak Andra semakin sayang kepada istrinya."


Vina pun akhirnya pergi dari tempat itu, dengan wajah yang dongkol, Vina menghampiri suaminya yang saat itu sedang berbicara dengan rekannya. Tanpa sadar karena dalam kondisi emosi, kaki Vina tanpa sengaja tersandung oleh kaki seorang pelayan yang sedang membawa nampan berisi banyak minuman. Alhasil, Vina terjatuh dan pelayan itupun terpaksa menjatuhkan gelas-gelas dalam nampan itu karena tidak bisa mengimbangi gerakan Vina.


'Pranggggg'


"Hahaha itu akibatnya gangguin bumil yang nggak berdosa."


"Karma langsung datang woii."


"Ya ampun mampus tuh, makan tuh gelas."

__ADS_1


"Eh ... lihat deh! Wajahnya berdarah kena pecahan gelas."


"Eh iya ya ampun! Itu sebabnya kalau suka iri sama sepupunya sendiri."


"Dah lah jangan diketawain."


Sejenak Vina merasa ada darah sesuatu yang menetes dari wajahnya dan setelah Ia meraba dengan tangannya, ternyata Ia melihat darah dari wajahnya.


"Da-darah ...."


Tangan Vina bergetar melihat darah pada tangannya, di mana darah itu berasal dari wajahnya. Hingga akhirnya salah seorang tamu undangan berkata kepada Vina.


"Ya ampun wajah istri Pak Niko terkena pecahan gelas. Hooo my God! Darahnya banyak banget!" ucap seorang tamu undangan sambil menunjuk ke arah Vina. Spontan Niko langsung menghampiri istrinya dan melihat wajah Vina yang terdapat banyak darah dan beberapa keping pecahan beling menancap pada wajahnya.


"Astaga, Vina! Wajahmu ...." Seru Niko yang terkejut melihat wajah istrinya rusak.


Mendengar itu Vina langsung berteriak sehingga membuat suasana pesta pernikahan Dokter Irwan dan Velin sejenak menjadi sebuah tragedi.

__ADS_1


"Tidaaakkkkk ...!"


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2