Pernikahan Rahasia Anak SMA 2

Pernikahan Rahasia Anak SMA 2
Incip sedikit


__ADS_3

Semua orang melihat Anita yang jatuh tengkurap, namun Agus tak tega melihat gadis itu terjatuh, ia pun menolong Anita yang sedang ditertawakan oleh teman-temannya.


"Huuuu Anita jatuh woi!"


"Hahaha lucu!"


"Hahaha cantik-cantik nyungsep!"


"Kasihaaaannn!"


"Cuciaaannnn deh Loh!"


Anita melihat semua teman-temannya menertawakan dirinya, tak terkecuali Tina bagitu juga dengan Andra, suami Zara itu tertawa spontan melihat Anita yang jatuh tengkurap, karena mereka berdansa bersebelahan.


"Hahahaha ... aduh aduh perutku kaku, aduuuhhhhh!" Andra tampak tidak kuat menahan perutnya yang kaku karena tertawa terbahak-bahak melihat Anita terjatuh, sedangkan Zara hanya tersenyum simpul, sebenarnya Ia masih kasihan melihat Anita ditertawakan seperti itu, pasti gadis itu sangat malu sekali.


"Kasihan Anita, dia pasti malu banget, nggak bisa bayangin jika Aku jadi dia." batin Zara yang sejatinya masih memiliki rasa iba kepada mantan sahabat nya itu.


Karena Anita tak bisa menahan rasa malu, akhirnya gadis itu berlari ke luar ruangan pesta, Ia berlari sambil menahan air mata yang mulai terjatuh di pipinya.


"Anita tunggu!" seru Agus yang masih tak tega melihat teman sekelasnya itu mendapatkan malu. Agus pun mengejar Anita sampai di luar ruangan pesta. Sementara itu Zara melihat suaminya yang masih tertawa sambil memegangi perutnya yang kaku.


"Ihhh Pak Andra nggak boleh gitu, ngetawain Anita. Kasihan tahu, dia juga nggak mau kali jatuh seperti itu, coba kalau Aku yang jatuh, gimana coba?" seru Zara sembari menatap wajah sang suami yang masih memerah akibat tertawa. Sejenak Andra menghentikan tawanya dan Ia berkata kepada sang istri.

__ADS_1


"Aku nggak akan biarin kamu terjatuh, semua yang ada pada dirimu adalah tanggung jawabku, kamu jatuh Aku akan menopang tubuhmu, kamu sakit Aku yang akan menjadi obat penawar mu, apapun yang terjadi pada istriku, Aku akan tetap selalu ada." ungkap Andra sembari terus memperhatikan bibir istrinya yang merekah itu. Seakan-akan Andra sudah tidak bisa menahan dan ingin sekali mencium bibir mungil itu. Sambil berdansa Namun, dengan cepat Zara menahan Andra untuk melalukan nya.


"Jangan Pak! Banyak orang yang melihat kita, nanti mereka malah curiga, entar bapak dikira guru mesum." ucap Zara dengan suara pelan.


"Kalau begitu kita pulang aja yuk!" ajak Andra.


"Pulang? Tapi acaranya belum selesai, Pak! Ini masih jam delapan." sahut Zara.


"Udahlah pulang aja yuk! Aku bosan di sini, lagipula Aku sudah tidak sabar ingin membuka topeng mu di rumah, kalau di sini nanti mereka bakal melihat wajah cantikmu, Aku tak mau. Ayo pulang!" Andra pun menarik tangan Zara untuk keluar dari pesta itu. Tentu saja keduanya tak lepas dari perhatian Kelvin yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua. Kelvin melepaskan tangan Alicia, teman dansanya dan segera mengikuti Andra dan Zara yang keluar dari ruangan pesta.


"Mereka mau pergi kemana?" Kelvin terus membuntuti keduanya yang akhirnya Zara dan Andra berhenti di parkiran mobil. Sembari melihat ke sekeliling yang terlihat sepi, Andra menarik pinggang Zara dan mendekatkan tubuh mereka hingga begitu dekat, dengan menyandarkan tubuh Zara pada mobil Andra, pria itu pun mencium bibir sang istri sebelum mereka masuk ke dalam mobil. Andra melepaskan topeng yang dipakai oleh Zara. Kini Andra melihat betapa cantiknya wajah sang istri yang biasanya terlihat polos tanpa makeup, kini sang istri terlihat seperti bidadari yang membuatnya ingin sekali menjamah Zara.


"Pak Andra mau ngapain?" tanya Zara sembari merasakan jika suaminya itu sudah tidak tahan lagi untuk menciumnya.


"Tapi, Pak! Nanti ada yang lihat!"


"Aku sudah memeriksanya, tidak ada siapapun di sini, kamu jangan khawatir."


"Hmmpptt!"


Tanpa pikir panjang, Andra langsung membekap mulut muridnya sendiri, dan aneh sang murid mau-mau saja diperlukan seperti itu oleh Sang guru, tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang tengah mengintip mereka di balik tembok penghalang.


Kelvin tampak mengepalkan tangannya dengan erat, matanya penuh kemarahan. Ternyata selama ini gosip itu benar, jika Zara dan Andra memiliki sebuah hubungan gelap antara guru dan siswa.

__ADS_1


"Brengsek kalian berdua, Zara! Kamu sudah sangat menyakiti ku, dan Pak Andra adalah guru yang paling munafik, dia sok bijak dan sok terhormat, padahal sebenarnya sangat mesum dan menjijikkan, cuihh! Aku akan ambil bukti kemesuman kalian, dan tiba waktunya Aku akan mengumumkan kepada semua orang jika kalian adalah pasangan bejat dan mesum." batin Kelvin sembari mengambil gambar saat Andra dan Zara berciuman.


...BERSAMBUNG...


*


*


*


Nama Pena : AdindaRa


Judul Karya : Kurebut Suami Kakakku


Ecca sangat terkejut saat mendengar kabar pernikahan kakak kandungnya, Nuna dengan seorang lelaki yang sudah lama ia cintai, Belva Quiero.


Terlebih saat kakaknya mengandung dan memaksanya untuk ikut tinggal bersamanya di rumah milik suaminya dengan alasan Nuna ngidam masakan buatan Ecca.


Penolakan Ecca untuk tinggal bersama kakaknya sama sekali tidak diindahkan oleh orang tuanya sendiri dan bahkan mereka sangat setuju jika Ecca tinggal bersama Nuna dan membantunya di masa kehamilannya.


"Semua sudah gila! Aku tidak mungkin melebur rasa cintaku pada Mas Belva jika seperti ini keadaannya. Jangan salahkan aku jika nantinya aku bertindak di luar batas ku!" batin Ecca menahan rasa geram.


__ADS_1


...Cuss kepoin segera 🥰...


__ADS_2