
Sejenak Andra ingat jika Kelvin adalah mantan pacar sang istri, Ia pun membiarkan ponsel itu dan tidak mengangkatnya. Namun, ponsel Zara terus saja berdering, sehingga membuat telinga Andra menjadi terganggu.
"Shiiit! Ngapain sih nih Anak telpon-telpon Zara, ganggu saja." Andra tampak mematikan ponsel Zara dan meletakkannya kembali di atas meja. Setelah itu Ia kembali merapikan tasnya, namun lagi-lagi ponsel Zara berbunyi. Tapi, kali ini hanya sebuah notifikasi pesan WhatsApp. Sejenak Andra membuka pesan WhatsApp dari Kelvin dan membacanya.
"Zara! Bagaimana keadaan mu, Aku dengar-dengar kamu dikerjain anak-anak ya! Kurang ajar sekali mereka, tapi kamu baik-baik saja, kan?"
Andra sempat berpikir untuk membalas pesan WhatsApp itu, seolah-olah Zara lah yang mengirim balasannya, Andra sengaja menggoda Kelvin dan mengerjai muridnya yang masih mengejar-ngejar cinta sang istri.
"Nih anak, belum tahu aja Zara udah milik Pak gurunya, mau main-main sama Zara, hadapi dulu Pak gurumu, Nak!" batin Andra sembari tersenyum smirk. Andra pun mulai mengetik balasan WhatsApp dengan berpura-pura menjadi istrinya.
"Iya, Aku baik-baik saja. Kamu tidak perlu khawatir." balas Andra.
"Kalau saja Aku ada di situ, mungkin Aku yang akan membawa mu pulang, bukan Pak Andra yang sok keren itu, padahal asli keren Aku lah. Iya kan Zara?" balas Kelvin.
"Sialan nih anak! ngata-ngatain Aku sok keren, perlu dikasih pelajaran nih murid." batin Andra.
__ADS_1
"He em, memang lebih keren kamu tapi dilihatnya dari planet Pluto." balas Andra sembari cekikikan.
"Kok sekarang kamu gitu sih, Zara! Beneran Aku sangat mengkhawatirkan keadaan mu, Aku sebenarnya tidak mau melihat mu dekat-dekat dengan Pak Andra, apalagi mendengar gosip kamu dan Pak Andra ada hubungan spesial, rasanya Aku tidak rela jika itu terjadi, Aku tidak mau kamu berhubungan dengan siapapun. Okelah sekarang Aku bisa mengerti, jika kedua orang tua mu melarang mu berpacaran. Tapi, nanti jika kita sudah lulus Aku akan datang melamar mu, Aku berjanji Zara, Aku pasti datang ke rumah mu bersama kedua orang tua ku, Aku hanya ingin kamu yang akan menjadi istriku kelak." balas Kelvin.
"Ya ampun Kelvin! Sebaiknya kamu lupakan saja Aku, itu tidak akan mungkin terjadi, karena Aku merasa sudah tidak cocok dengan mu lagi, lupakan hubungan kita, karena Aku rasa sekarang Aku mulai menyukai Pak Andra, kamu bisa mengerti, kan?" balas Andra.
"Kamu menyukai Pak Andra? Zara, dulu kamu sangat membenci Pak Andra, kenapa sekarang kamu malah menyukainya. Jadi, gosip itu memang benar jika kamu dan Pak Andra ada hubungan spesial?" balas Kelvin.
"Iya seperti itu lah, sudah deh Kelvin ngga usah ngejar-ngejar Aku lagi, percuma! Cari saja cewek lain yang lebih cantik dari Aku. Tina atau Anita misalnya." balas Andra.
"Aduhhh bagaimana bisa kamu suruh Aku deketin Tina, dia udah nggak ori, bibirnya aja kayak habis dicium tawon, mimiknya juga gitu, bukannya terlihat seksi tapi bikin jijik, apalagi anunya. Ah sudah deh nggak ada yang bisa menyaingi kamu, meskipun kamu terkesan tomboi sebenarnya kamu gadis yang cantik."
"Apa maksudmu, Zara?" balas Kelvin.
"Sial! Hampir saja ketahuan." batin Andra.
__ADS_1
...BERSAMBUNG ...
*
*
*
Promosi novel
Kehidupan Adistya yang awalnya tenang dan biasa saja tiba-tiba terganggu oleh kedatangan seorang lelaki bernama Darren Bramastya. Lelaki itu mengklaim dirinya sebagai istri, bahkan memaksa dirinya untuk kembali ke rumah.
Tentu mendapat perlakuan seperti ini, Adistya menjadi sangat risih. Namun, semakin hari melihat kegigihan Darren untuk meluluhkan hatinya membuat Adistya memberikan kesempatan pada Darren.
Adistya mengajukan permintaan agar mereka menjalani hubungan layaknya sepasang kekasih, bukan sebagai suami istri. Apakah permintaannya ini akhirnya bisa di setujui Darren, atau malah sebaliknya?
__ADS_1
...Yuk capcuss kepoin segera 🏃🏃...