
Zara melihat Velin dan dokter Irwan yang sedang berada di dalam mobil di sebelah motor yang dikendarai oleh Andra. Spontan Zara melepaskan tangannya dari pinggang sang suami.
"Aduh! Tuh kan ada yang lihat, Velin dan dokter Irwan malah senyum-senyum, kira-kira Velin tahu nggak ya kalo Aku udah married sama Pak Andra? Dokter Irwan pasti bilang nih." batin Zara sembari melepaskan tangannya dan berpura-pura tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Tentu saja Andra yang belum menyadari jika ada Velin dan dokter Irwan yang sedang berada dekat dengan motornya, karena pandangan nya terhalang oleh helm yang dipakai Andra. Namun, Andra terkejut kenapa tiba-tiba sang istri melepaskan tangannya.
Andra pun menarik kembali tangan Zara agar sang istri berpegang pada pinggang nya. Namun, Zara menolak dengan menepis tangan Andra yang berusaha untuk menarik tangannya.
"Ihh jangan, Pak! Ada yang lihat." seru Zara sembari terus menjauhkan tangannya dari tangan Andra yang mencoba menariknya kembali. Karena tak juga mendapatkan kembali tangan sang istri, Andra pun sengaja menghentikan motornya dan menarik tangan Zara untuk berpegangan pada pinggang Andra.
"Kok berhenti, Pak?" tanya Zara terkejut. Andra membuka kaca helmnya dan berkata kepada istrinya. "Kamu tuh udah dibilangin, pegangan yang kuat. Kamu mau jatuh dari motor dan Aku yang disalahin karena nggak bisa jaga kamu, udah nurut saja! Nggak usah bandel-bandel jadi istri. " titah Andra yang masih belum menyadari jika mereka berdua sedang diperhatikan oleh Velin dan dokter Irwan. Andra kemudian menarik tangan Zara sehingga gadis itu tampak merapat ke tubuh suaminya. Setelah itu Andra tampak tersenyum setelah posisi Zara yang sudah memeluk dirinya dari belakang.
"Nah ... gini kan enak! Empuk!" spontan Zara memutar bola matanya dengan menghela nafas panjang.
"Punya suami yang doyan mimik ya gini nih." gerutu Zara.
"Nggak usah bawel, daripada Aku doyan mimiknya Tina, hayo loh pasti kamu nangis-nangis." goda Andra sembari beranjak tancap gas.
"Idiiih emang bapak doyan mimiknya Tina, kepala bapak sama mimiknya Tina, masih besar mimiknya Tina, Pak! Beneran." mendengar pengakuan dari Zara, Andra justru bergidik ngeri. "Masa sih? Segede itu, kira-kira kalau pegang bisa empuk nggak ya! Apa cuma mentul-mentul aja, penasaran!" jawaban Andra sontak membuat Zara mencubit perutnya.
"Awwww ... kok dicubit!" protes Andra sembari merasakan cubitan sang istri yang sakit.
__ADS_1
"Nggak usah coba-coba penasaran, nggak enak rasanya, gede tapi palsu nanti bapak bakal keracunan. Mati kejang-kejang loh." sahut Andra dengan tertawa kecil.
"Au ah Pak Andra bikin bad mood aja, udah ayo kita jalan, dari tadi ngomong mulu kapan nyampe nya!" ucap Zara sembari melepaskan tangannya lagi dari pinggang Andra.
"Pegangan dong! Kok dilepas lagi, Aku nggak bakalan melajukan nih motor kalau kamu nggak pegangan." titah Andra kembali.
"Hiii kita tuh ada yang ngawasin, Pak! Bapak ngerti dong!"
Seketika Andra terkejut dan memperhatikan sekeliling saat sang istri berkata seperti itu. Dan benar saja, Andra melihat mobil sang sahabat yang sedang berhenti di seberang jalan dan tengah melihat Andra dan Zara yang sedang berhenti.
"Dokter Irwan!"
"Nggak usah khawatir, dokter Irwan dia nggak ember kok, nggak kayak teman-teman mu tuh si susu Wewe sama si Anita, udah kita samperin mereka."
"Anjir susu Wewe, eh nggak boleh gitu, Pak! Itu namanya bodi shaming." ucap Zara sembari menahan rasa ingin tertawa nya.
"Biarin emang gitu, kan?"
Andra pun segera melajukan motornya dan menghampiri mobil dokter Irwan.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1
*
*
*
*Between qatar and jogja*
Burlb :
Aurel adalah seorang wanita muda yang berpredikat janda dengan dua anak balita, tanpa pengalaman mengelola perusahaan yang ditinggal oleh almarhum suaminya.
Sedang dia sendiri mempunyai 4 toko kue.
Rajev seorang duda asal India yang bekerja di Qatar, memang sudah mencintai Aurek sejak Aurel masih gadis. Ditambah pula dia mengemban amanat almarhum suami Aurel untuk menjaga istri dan anak-anaknya.
Mampukah kekuatan cinta mereka menghadapi percobaan perebutan perusahaan hingga pembunuhan yang pelakunya adalah paman almarhum Radit?
...Yuk kepoin segera 🥰...
__ADS_1