
Episode 110
...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...
To be continue
☆☆☆☆☆
Kini Prince dan Fio duduk berhadapan di ruang kerja milik pria itu. Prince dengan wajah serius dan sorot mata tajam, Fio dengan segala kegalauan hatinya dan raut wajah cemas.
" Fiona, sebelumnya mas mau minta maaf sama kamu karna hal ini yg mendadak dan membuat kamu terkejut " ucap Prince memulai percakapan.
" Tapi, mas melakukan ini bukan karna kepentingan mas semata " lanjutnya.
Fio masih diam mendengarkan, bibirnya kelu untuk mengucapkan kata.
Hufhhhh
Prince menghela nafas, sebelum melanjutkan ucapannya.
" Kamu tau, mas sangat mencintai dan menyayangi mu " .
" Mas akan memberi tahu kami semuanya. Mulai dari perjodohan, tentang mas dan sampai pada rencana pernikahan " lanjutnya.
" Kamu tau, sejak dulu Papa dan Ayah sudah bersahabat, mereka bersahabat karna dulu Ayah menolong Papa dan Mama yang saat itu hendak melahirkan mas, mobil Papa tiba tiba mogok di jalan dan sedang hujan deras. Ayah lewat di jalan yang sama dan menolong mereka. Sejak itu mereka menjadi sahabat akrab begitu juga Bunda dan Mama "
" Saat mas berumur 6 tahun, bunda melahirkan kamu. Bayi mungil yang cantik " ucap Prince sambil tersenyum mengenang masa dimana Fio lahir.
Fio terhenyak mendengar penuturan Prince. Bahkan saat dirinya dilahirkan pria itu sudah mengenalnya.
" Papa dan Mama mengajak mas ke rumah sakit tempat Bunda melahirkan kamu. Disana mas langsung kagum dengan kamu, bayi mungil cantik. Saat mas mendekati mu, kamu tersenyum manis. Mas tidak tau, Ayah dan Papa ternyata sudah merencanakan dari lama jika Ayah memiliki putri akan dijodohkan dengan mas, agar persahabatan mereka menjadi semakin erat. Mas yang memang menyukai kamu, setuju dengan rencana Papa."
" Papa saat itu hanya bilang, agar mas selalu melindungi kamu, sampai nanti dewasa kamu akan selalu bersama mas. Tentu mas sangat senang, setiap hari sepulang sekolah mas ke rumah Ayah untuk bermain dengan kamu. Terkadang mas membawakan mainan kecil untukmu, membuat kamu tertawa senang saat itu. Hingga saat ulang tahun mu yang pertama, kamu sekeluarga pindah rumah. Mas sedih saat sampai di rumah kamu, membawa hadiah ulang tahun untukmu. Tapi kamu sudah pergi dan mas tidak tau " jelas Prince dengan wajah sendu.
Fio lagi lagi masih diam, menyimak cerita pria dihadapannya. Hatinya berkecamuk tak karuan.
" Jadi mas Prince udah suka sama gue dari kecil? begitu dalamnya perasaan dia buat gue. " batin Fio
" Mas yang saat masih berumur 7 tahun hanya bisa merengek dan menangis pada Papa dan Mama untuk menemui kamu " ujar Prince sambil terkekeh pelan mengingat kelakuannya saat kecil dulu.
Tanpa disadari, Fio pun terkekeh mendengar ucapan Prince.
" Setiap hari yang mas ingin hanya bertemu sama kamu. Tapi suatu hari, Papa yang sudah tidak tahan dengan kelakuan mas, membuat perjanjian kami. Papa bilang mas harus jadi kuat dan sukses membanggakan mereka, harus berusaha sekuat tenang untuk menemukan keberadaan kamu. Gadis kecil Mas. Setelah itu yang mas lakukan selalu belajar belajar dan belajar, setiap tahun saat ulang tahun mu mas selalu membelikan kado untukmu, yang mas selalu simpan di ruangan khusus atas perintah Papa. " lanjutnya.
" Sampai mas dewasa, mas mendapat beasiswa di luar negeri. Mas kuliah sambil membantu Papa di perusahaan. Mas bertemu dengan Al dan Devan. Dan Alex pun ditugaskan Papa untuk kuliah bersama mas. Kamu tau sejak 1 tahun kepergian mu, Papa datang bersama Alex yang saat itu umurnya lebih tua beberapa tahun dari mas, anak rekan bisnis Papa yang meninggal dunia, jadi Papa mengatakan Alex dan Mas sekarang bersaudara. Saat kuliah kami memiliki seorang teman wanita bernama Roselia. " jeda Prince.
Hufhhhh
Menyebut nama Roselia membuatnya terganggu. Fio menyadari ada sesuatu dengan wanita bernama Roselia itu.
" Kami tau, dulunya dia adalah wanita yang cukup baik. Ramah, lemah lembut, dan cerdas. Kami semua berteman cukup akrab dengannya. Sampai suatu hari dia mengikuti obsesi nya pada Mas. Melakukan sesuatu yang membuat kami termasuk mas membenci dan menjauhi nya. Bahkan dulu mas sempat memiliki adik tiri perempuan, namanya Keyza. Kami kenal dan bertemu saat mas menyelamatkan nya dari kejaran preman yang ingin mel*cehkannya. Dan dia meninggal dunia, karna ulah Roselia. Dia yang cemburu buta dengan Keyza karna obsesi nya. " tiba tiba raut wajah Prince memancarkan kemarahan.
__ADS_1
" Dan satu hari, mas mendapat petunjuk kamu berada di kota ini. Bersekolah di salah satu yayasan sekolah milik keluarga Mas, senang? tentu mas sangat senang. Mas memutuskan untuk langsung datang kesini dan mengajar di sekolah kamu. Seperti yang kamu ingat, saat mas minta kamu datang dulu dengan alasan meminta bantuan menyusun soal ujian. Mas menanyakan padamu tentang bandul kalung mu, cincin itu " ujar Prince menatap Fio dalam.
" Itu cincin tanda dari Papa dulu, dan mas memiliki pasangan nya " ucapnya sambil mengangkat sebelah tangan nya yang terdapat sebuah cincin sama persis milik Fio.
" Ja jadi selama ini ....." Fio menggantung ucapannya.
" Benar gadis kecil, pertemuan kita memang sudah mas rencanakan dan kamu adalah milik mas sejak dulu " jawab Prince mantap.
" Mas minta pernikahan kita dipercepat untuk melindungi mu dari wanita itu, Roselia. Dia sangat terobsesi pada mas, melakukan segala macam cara untuk mencapai tujuannya. Dan mas tidak ingin kamu kenapa kenapa. "
" Mas sangat mencintai mu dan menyayangi kamu lebih dari hidup mas sendiri " ucap Prince dengan tatapan yg sulit diartikan.
Fio semakin tidak karuan mendengar nya. Jantungnya berdetak lebih kencang.
" Mas hikss maaf " ujar gadis itu sambil menangis.
Prince berdiri lalu duduk disebelah Fio. Menarik Fio dalam dekapannya. Membuat Fio merasakan kenyamanan dalam pelukan nya.
" Apa ini? nyaman, sama kayak pelukan Raka " batin Fio.
" Maafin aku hikss aku aku gak tau harus gimana hikss hikss " Fio menangis dalam pelukannya.
" Suttt kamu tidak harus melakukan apa apa. Mas sangat menyayangi kamu " jawabnya.
Degg
Hati Fio hancur mendengar ucapan pria ini. Bagaimana mungkin dia masih menyangkal perasaanya selama ini.
" Selama ini yang aku tau hikss aku belum bisa lupain Raka. Aku nepis segala rasa yang aku rasain sama mas ".
Mendengar ucapan gadisnya, Prince menyunggingkan senyum tipisnya.
" Apa yang kamu rasakan saat bersama mas? " tanya Prince.
Fio melepaskan pelukannya.
" Jantung aku selalu berdebar kalo lagi sama mas, perasaan aku nyaman saat sama mas. " jawabnya.
Prince mengembangkan senyum nya. Lalu mengusap sisa air mata diwajah gadisnya.
" Apakah kamu mencintai mas? sudah kamu sadari perasaan kamu? " tanya Prince sambil tersenyum.
Fio diam, sedetik kemudian mengangguk.
" Iya, aku sadar selama ini aku suka, cinta, dan sayang mas " jawab Fio merona masuk dalam pelukan Prince.
Membuat Prince terkekeh dengan kelakuan gadisnya.
" Baiklah gadis kecil, karna kamu juga mencintai mas maukah kamu menikah dengan mas? " tanya Prince serius.
Gadis itu diam.
__ADS_1
" Tapi aku masih belum lulus SMA, masih kelas 12 loh mas " ujar Fio menatap Prince.
" Gimana kalo yang lain tau, nanti mereka mikir macem macem. Dan aku juga gak mau ya dikeluarin dari sekolah " lanjutnya.
Prince kembali terkekeh. Membuat Fio kesal dan memukul pelan lengan kekar pria itu.
" Kenapa ketawa sih bikin kesel aja " ujarnya.
" Kamu ini (menoel gemas hidung Fio) kamu lupa perkataan mas tadi hemm....sekolah itu milik mas jadi tidak ada yang bisa mengeluarkan kamu dari sekolah, terlebih lagi kamu jadi istri mas ". Pipi Fio merona merah mendengar kata 'istri'.
" Jadi bagaimana, apa kamu setuju hemm? ini juga demi kebaikan kamu dan kita semua " ujarnya .
" Hemm iya aku mau, tapi aku punya syarat " ujar Fio.
" Nakal kamu ya, pake syarat syarat sama mas. Apa syaratnya? " tanya Prince.
" Syarat pertama, pernikahan kita harus dirahasiakan sampai aku lulus sekolah dan pernikahan nya sederhana aja, ga perlu resepsi yang dateng juga cuma keluarga dekat sama temen Dldeket aja. Toh tinggal sebentar lagi lulus akunya. Kedua, mas tetep ijinin aku buat kuliah, ketiga bantu kami nemuin pelaku yang udah buat Ayah,Tante Dina,Om Tio, dan Tante Mita kena masalah " ujar Fio.
" Hmm baiklah, mas akan setuju dengan persyaratan kamu. Tapi saat kamu lulus sekolah kita publikasikan pernikahan kita bagaimana? " tawar Prince. Fio langsung mengangguk setuju.
" Dan untuk kuliah, mas gak akan menghalangi kamu untuk menempuh pendidikan tinggi, malah mas akan mendukung nya dan jika nanti sudah menikah kamu jadi tanggung jawab mas " jawab Prince lagi.
" Untuk membantu kamu dan teman teman kamu, sudah pasti mas lakukan. Dan mas juga sudah tau siapa pelakunya. Tinggal menunggu waktu saja untuk membongkar nya " ujar Prince.
" Beneran mas udah tau? siapa kasih tau aku mas " rengek Fio.
" Kalian cari tau dulu dengan cara kalian. Orang suruhan mas belum dapat bukti akuratnya. Jadi kalian bantu mas juga ya " bujuk Prince, membuat Fio mengangguk setuju.
" Ya sudah kalau begitu, ayo kita turun dan kasih tau kabar baik ini " ajak Prince menggandeng lengan Fio.
BERSAMBUNG....
.
.
.
.
.
.
.
Haii haiii jangan Lupa Like, Koment, Vote, dan kasih Rating terrrbaik kalian🤗💕
Biar Author tambah semangat buat updated next episode yaaa👍🏻🤭
Thanks All❤️📖
__ADS_1