Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 31


__ADS_3

...*Haiiii yukk kita lanjutt lagi simak kisah Prince dan Fio yg makin bikin semangattt, gregetan, dannnn pastinya bikin penasaran hehehe...


...😄😄😄*...


...Langsung aja dehh gasss keunnnn guysss......


To be continue


☆☆☆☆☆


Keesokan paginya, Fio tiba di sekolah bersama ayahnya. Dia diantar oleh Pak Gandi karna kaki dan lengannya masih belum sembuh betul. Eittss sebenarnya itu keinginan ayah dan bundanya yaa. Kalo Fio sihh bilangnya udah ga papa, tapi namanya juga orang tua pasti selalu khawatir sama anaknya. Apalagi anak perempuan😚.


" Yah, Fio masuk ya. Makasih udah anter Fio, ayah hati-hati berangkat kerjanya. Assalamualaikum " ucap Fio sambil mencium punggung tangan ayahnya.


" Waalaikumsalam. Iya nak, kamu juga hati-hati di sekolah jangan sampai terluka lagi, ayah berangkat ya " ujar Pak Gandi lalu menghidupkan mesin motornya dan berlalu dari sana.


Setelah itu Fio masuk ke dalam halaman sekolah, dia berjalan menuju parkiran sepeda mencari teman-temannya.


" Fioooo " panggil Rena dengan suara cemprengnya.


Terlihat disana Rena, Ninda, dan Gina sedang melambaikan tangan padanya sambil tersenyum.


Fio berjalan menghampiri mereka.


" Pagi guys " ujar Fio.


" Pagi " jawab ketiganya serempak.


" Yo, sepeda loe mana? " tanya Gina karna tak melihat keberadaan sepeda Fio.


" Oh gue ga bawa sepeda hari ini. Tadi dianter ayah gue " jawab Fio.


" Tumben, emang ke- " ucapan Rena terhenti tatkala melihat kaki dan lengan Fio yg di perban.


" Yooo, tangan sama kaki loe kenapa? loe ga kenapa-kenapa kan? " tanya Rena panik dan khawatir.


" Iya Yo, itu kenapa bisa sampe diperban gitu " tanya Ninda.


" Loe habis kecelakaan Yo? " imbuh Gina.


Fio yang mendengar pertanyaan beruntun dari ketiga sahabatnya pun merasa pusing dan bingung.


" Aduhh kalian ini, satu-satu dong kalo nanya. Gue pusing nih jadinya " ujar Fio sedikit kesal.


Sedangkang ketiga sahabatnya hanya diam sambil cengengesan.

__ADS_1


" Pertama, gue tu kemarin abis jatoh dari sepeda, kedua lengan sama lutut gue luka lecet doang dan udah diobatin, ketiga alhamdulillah gue baik-baik aja " jawab Fio tenang sambil tersenyum.


Mendengar penjelasan dari Fio membuat ketiganya bernafas lega.


" Syukur deh klo loe nggak kenapa-kenapa " ujar Rena dan diangguki oleh Ninda dan Gina.


" Yo, maafin gue ya...karna gue pulang bareng Redho loe jadi sendirian dan jadinya gini deh " ucap Rena merasa bersalah.


" Iya Yo, maafin gue juga coba aja kemarin gue nolak ajakan Nino pasti loe ga akan jadi kayak gini " imbuh Ninda sendu.


" Gue juga Yo, andai kemarin gue nolak keras kemauan loe supaya pulang sama Deo. Dan lebih milih pulang sama loe nemenin loe. Pasti loe ga bakal luka gini " ujar Gina merasa bersalah.


" Ck udahh kalian ini apaan sihhh...gue ga kenapa-kenapa dan ini juga bukan salah kalian. Kalian tu berhak punya kehidupan pribadi masing-masing. Kita emang sahabatan, tapi ada kalanya kalian bakal ngurus kehidupan pribadi kalian " jelas Fio dengan senyum lembut menenangkan ketiga temannya.


" Tap- " ucapan Rena terhenti karna Fio menyela.


" Ga ada tapi-tapian. Udah ini bukan salah kalian. Gue aja yang ga hati-hati, makasih ya kalian perhatian banget sama gue " ujar Fio tulus.


" Iya dongg kita tuh sayang banget sama loe Yo " ujar Ninda, mereka berempat pun berpelukan sebagai tanda kasih sayang persahabatan mereka.


" Udah-udah yuk kita ke kelas ntar telah malah dihukum hihihi " ujar Fio memecah momen sendu tadi.


Akhirnya mereka berjalan menuju kelas untuk memulai pelajaran. Tanpa mereka sadari, sepasang mata menatap keakraban mereka sedari tadi. Prince sedari awal menatap interaksi keempatnya dengan senyum menghiasi wajahnya.


Dia merasa bersyukur dan senang, gadis kecilnya memiliki teman-teman yang sangat peduli dan baik padanya. Dia harap gadis kecilnya itu akan selalu bahagia. Lalu dia pergi dari sana menuju ruang kerjanya. Hahh pekerjaannya sangatt menumpuk, pikirnya.


_Skipp jam istirahat_


Fio dkk berjalan bersama hendak menuju kantin. Mereka berjalan sambil sesekali bercanda ria membicarakan idola, pacar, kejadian lucu saat di kelas dan lain-lain.


Tapi, saat di pertengahan jalan, mereka bertemu Raya dkk. Raya dengan sengaja menyenggol lengan Fio yang terluka sambil menumpahkan minuman yang ia bawa ke seragam Fio.


" Akhhh " rintih Fio saat lengannya tersenggol.


" Uppsss tumpah dehh " ujar Raya dengan wajah sombongnya.


" Loe- " Gina geram dengan perbuatan Raya.


" Apa loe, dasar kuman!!! " ucap Raya sarkas.


" Heh, sayang deh minuman loe Ray jadi kebuang sia-sia, gara-gara si kuman " ujar Farah angkuh.


" Heh kalian tu ga ada kapok dan capeknya ya bikin masalah sama kami " ujar Ninda yg sudah sangat kesal.


" Iya tuh, emang dah mak lampir sukanya bikin masalah " imbuh Rena kesal.

__ADS_1


" Apa loe bilang!!! Jangan sok deh loe mentang-mentang loe udh jadian sama Redho jadi loe songong!!! " sahut Della geram.


" Oh ya? gue songong? ada juga loe pada tuh kerjaannya cari masalah mulu. Lagian ya emang kenapa kalo gue jadian sama Redho? Secara kami saling ada rasa jadi ya wajar jadian " jawab Rena sinis.


" Hallahh itu pasti karna loe kan godain Redho, kalo nggak Redho mana mau sama loe. Pasti dia bakal lebih milih temen gue!!! " sahut Zena sinis.


" Udah yuk guys cabut dari sini, gue muak liat muka para kuman sekolah ini " ujar Raya angkuh dan mereka pergi dari sana.


Sedangkan Fio dkk mengela nafas kasar. Tak habis pikir dengan Raya dkk yang selalu cari gara-gara dengan mereka.


" Yo, luka di lengan loe ga kenapa-kenapa kan? tadi kena senggol keras banget ya " tanya Ninda khawatir.


" Nggak, gak papa kok tenang aja " ujar Fio menenangkan sahabat-sahabatnya.


" Beneran ga papa? apa mau kita periksa aja ke UKS? " tawar Gina.


" Ngga perlu, udah gue ga papa. Mending sekarang kita buruan ke kantin, ntar keburu bell masuk ga jadi makan kita " jawab Fio tenang.


" Ya udh yukk gass kita ke kantin hehehe " ajak Ninda dan diangguki mereka.


Merekapun beranjak menuju kantin. Tanpa mereka ketahui, sedari tadi Prince lagi-lagi memperhatikan mereka. Prince melihat semua perbuatan Raya dkk pada Fio dan sahabat-sahabatnya. Dia merasa sangat kesal dengan perlakuan Raya pada Fio.


" Sepertinya lain kali empat gadis yang tadi membully Fiona beserta teman-temannya harus diberi sedikit pelajaran. Dia keterlaluan sekali. " gumam Prince sambil berlalu dari sana.


.


.


.


.


.


.


...Yooo yooo Guysss😄😄😄...


...Happy Reading yaaahhh😙📝 Semoga kalian makin suka aja sama setiap episodenya😊...


...Yukk kasih terus dukungan kalian buat author yaaaa😚 Dengan cara kasih Like, Koment, Vote, and Rating sebanyak mungkin😁🤗...


...Thank You Guyss🤗❤...


...Muachhh😙😙😙...

__ADS_1


...Salam Sayang Author...


__ADS_2