Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 36


__ADS_3

...Haiii para Reader tercintaaa๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ˜...


...Author come back nihh dengan kelanjutan kisah Prince dan Fio yg makim hari makin seruuuu aja hehehe๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†...


...Skuyyy jangan sampai ketinggalan ya, yuk langsung gass aja dibaca guyss๐Ÿ˜Ž๐Ÿ“–...


To be continue


โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†


Keesokan paginya, suasana di kelas Fio nampak ramai dengan para murid kelas itu yang bergerombol masuk karna bell sudah berbunyi. Mereka tidak ingin terlambat masuk kelas karna hari ini jam pertama adalah pelajaran Matematika, gurunya adalah Prince. Mereka tak ingin mengalami hal seperti Fio tempo hari. Kalau semisal pelajaran lain gurunya masih bisa mentolerir, tapi klo guru tampan tapi killer itu sudahlah mereka menghindar dari kesalahan.


Tak lama, Prince memasuki ruang kelas dengan wajah datar dan cueknya. Dia mendudukan diri di kursi depan khusus guru. Lalu dia mengambil buku absensi, dan melihat ke arah para murid yg duduk.


" Fiona, maju ke depan bantu mengabsen teman sekelasmu " ucap Prince datar.


Mendengar namanya disebut, sontak membuat Fio menegakkan kepalanya yg sedari tadi tertunduk. Dia berharap guru tersebut tak melihatnya.


Fio berdiri dan berjalan menuju meja guru. Lali dia mulai mengabsen kehadiran teman sekelasnya. Setelah itu, dia mengembalikan buku absensi dan kembali duduk.


" Baiklah anak-anak, sekarang kita lanjutkan pelajaran tempo hari. Buka buku kalian halaman 56, pelajari dulu setelah itu kita bahas. Waktu kalian 20 menit. " ucap Prince tegas, membuat semua murid langsung membuka buku masing-masing.


20 menit kemudian, Prince kembali berucap.


" Waktu habis, baik apa ada yg ingin ditanyakan dari materi tersebut? sebelum saja menjelaskan lebih lanjut " tanya Prince datar.


Semua murid diam, mereka bingung mau menanyakan apa. Pasalnya mereka tadi tak sepenuhnya membaca. Ada yang berbisik-bisik, ada yang bermain ponsel dengan kedok membaca, ada yang main surat menyurat, dll.


Lalu, Fio mengangkat tangannya. Prince melihat kearahnya, dan mempersilahkan dia bertanya.


" Pak, saya kurang jelas dengan contoh soal pengerjaan integral tentu " ucap Fio.


Prince mengangguk, " Baik akan saya jelaskan, silahkan duduk kembali " ujarnya.

__ADS_1


" Jadi begini, integral tak tentu menggunakan rumus bla bla bla " ujar Prince menjelaskan sambil menerangkan di papan tulis dengan contohnya.


****


2 jam kemudian, pelajaran Matematika telah usai. Prince mengakhiri pelajaran.


" Baik, jam mata pelajaran saya sudah habis, pelajaran saya akhiri sampai sini dulu." ucap Prince.


" Dan saya ingin memberitahukan pada kalian, untuk jadwal pelajaran pekan depan saya tidak bisa hadir mengajar " ucap Prince yg seketika membuat kelas riuh senang. Karna kapan lagi mereka akan lepas dari pelajaran Matematika yang bikin otak ngebul.


" Jangan senang dulu, walau saya tidak hadir tapi saya sudah menyiapkan tugas dan materi untuk pekan depan. Jadi harus kalian selesaikan. Nanti akan saya berikan pada Fiona sebagai perwakilan kelas dan selaku asisten saya di sekolah " jelas Prince yg membuat semua murid langsung lesu, kaget, dan bingung.


" Fiona nanti kamu ke ruangan saya, akan saya jelaskan tugas kamu nanti " ucap Prince datar.


Fio yg mendengar mengangguk dan menjawab, " Baik pak " .


Lalu, Prince beranjak keluar dari kelas tersebut menuju ruangannya. Karna sehabis ini dia tidak ada jadwal mengajar lagi. Dan kelas Fio juga akan memasuki pelajaran selanjutnya.


Setelah kepergian Prince, beberapa siswi mendekati Fio. Mereka ingin bertanya tentang ucapan Prince tadi.


" Iya Yo, kok bisa sih dia jadiin loe asistennya. Beruntung bangett sii loee " sahut Mia dengan gaya ceriwisnya.


" Bener tuh, mimpi apa loe bisa jadi asisten guru muda tertampan se SMA Merdeka " ujar Fina berbinar.


Fio yang mendengar ucapan ketiganya hanya diam dan memutar bola mata malas. Beruntung katanya? Bahkan ini sangat sial bagi Fio. Dan juga mimpi apa? yang ada mah mimpi buruk kali.


" Ya, bener gue jadi asistennya. Itu karna gue dihukum. Dan hukumannya jadi asistennya selama sebulan " jawab Fio cuek dan acuh.


" Hahhh sebulan Yo??? Wahh bener-bener loe Yo nyalip start loe " ucap Mia heboh dan diangguki oleh siswi lainnya.


Rena, Ninda, dan Gina hanya diam mendengar mereka bertanya ini itu pada Fio. Karna mereka tau kalo Fio sebenarnya juga tak ingin jadi asisten guru nyebelin, kata Fio.


" Iya tuh.. gue juga mau kali dihukum mah sama Pak Prince kalo hukumannya jadi asisten dia...bisa deketan terus dehh " sahut Hilya.

__ADS_1


" Ya udh kalo gitu loe bikin kesalahan aja biar dapet hukuman " jawab Fio cuek. Dia sangat malas mendengar ocehan mereka yang mengidolakan guru killer itu.


" Ahh ngga dehh ntar malah bukan jadi asisten malah gue di hukum yang lain hihihi " jawab Hilya.


Setelah itu para siswi yang tadi mengerubungi Fio bubar dan kembali ke tempat masing-masing. Karna guru pengajar selanjutnya sudah datang.


" Udah Yo santai aja, gausah dibawa pusing. Mereka kan emang fans berat Pak Prince jadi ya pasti mereka akan kayak tadi. " ucap Rena menenangkan Fio. Dia tau klo Fio sedang kesal dengan ucapan siswi-siswi tadi.


" Dan menurut gue juga, ga ada salahnya loe jadi asisten Pak Prince Yo, ya walau dia menurut loe nyebelin. Tapi nanti pasti bakal ada hikmah baik yang bakal loe dapet. " lanjut Rena dan diangguki Fio dengan senyum


Lalu pelajaran pun dimulai. Mereka semua kembali belajar dengan tenang. Tak seperti tadi yang tegang karna gurunya datar, dan tak bisa diajak bercanda barang sekali saja hehehe.


BERSAMBUNG....


.


.


.


.


.


.


.


...Haiiii๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹ nihh lohh udah Author up kelanjutan episodenya hehehe๐Ÿ˜๐Ÿ˜Ž...


...Moga kalian makin suka dan puas yaa dengan karya Author๐Ÿค—โ˜บ...


...Jangan lupa juga untuk kasih Like, Koment, Vote, dan Rating ya guyss๐Ÿ˜‰...

__ADS_1


...Happy Reading All๐Ÿ“–โค...


...And Thank You๐Ÿค—...


__ADS_2