
...Assalamualaikum Guysss🤗👋👋👋...
...Maaf ya guyss episode yg ini Author review🙇karna Author salah alurnya hehehe maaf ya sekali lagi🤗😉...
...Author dari kemarin kemarin banyak kerjaan guys jadi agak kurang fokus dehh maklumin ya🤗😊...
...Nihh Author dah benerin yaa episode yg sesuai alurnya guyss moga kalian suka🤗😙...
...Skuyyy guyss langsung kalian baca ya nih kelanjutan episodenya😊😚...
...*Moga suka yaa......
...Happy Reading📖❤*...
To be continue
☆☆☆☆☆
Setelah makan malam, Fio ikut berkumpul kembali dengan keluarga Prince.
Mereka berbincang santai di ruang keluarga.
" Fiona sayang, bagaimana sekolah kamu sayang? " tanya Bu Amira lembut pada Fio.
Membuat Fio diam. Dia agak takut untuk bicara yang sebenarnya tentang kejadian tadi siang di sekolah.
" Sayang kenapa apa kamu ada masalah? " tanya Bu Amira lagi. Membuat Pak Renald, Prince dan Alex yang sedang berbincang soal pekerjaan menoleh padanya.
" Emm enggak Ma, se sebenarnya tadi di sekolah... " Fio merasa tak enak untuk bilangnya.
Karna ia takut Bu Amira akan menganggapnya sebagai gadis yang liar dan akan menyalahkan kedua orang tuanya. Karna dianggap tidak bisa mendidiknya dengan baik. Padahal kenyataannya kedua orang tuanya sangat baik dalam mendidiknya dan kedua adiknya.
" Kenapa sayang? apa ada masalah di sekolah kamu? " tanya Bu Amira lagi.
Fio mengangguk.
" Iya Ma, tadi siang aku- " ucapan Fio terputus oleh Prince yang tiba tiba menyahut.
" Fiona tadi siang bertengkar dengan siswi lain Ma. Karna siswi itu lebih dulu mengganggunya dan teman temannya. " ujar Prince membuat Fio menunduk.
" Benarkah itu nak? " tanya Bu Amira.
" Kenapa kamu bisa bertengkar dengan siswi itu Fiona? " kini Pak Renald mulai ikut bertanya. Membuat Fio semakin gugup dan merasa tak enak.
" Fiona hanya membela dirinya dan teman temannya Ma Pa. Awalnya dia bersama teman temannya duduk di kantin. Tiba tiba datang siswi siswi yang memang terkenal sebagai tukang bullying. Dan entah karna apa Fiona sampai terpancing emosinya dan menampar wajah siswi siswi itu hingga lebam " jelas Prince sambil menatap Fio yang kini menunduk.
" Apa " ucap Bu Amira kaget. Sedangkan Pak Renald menyunggingkan senyumnya begitu juga Alex.
" Kayaknya emang Fiona yang pantes buat ada di sisi Prince. Dia gak mudah ditindas " batin Alex.
" Kamu baik baik saja kan sayang? " tanya Bu Amira lembut.
__ADS_1
Fio mengangkat kepalanya. Bu Amira tidak marah atau kecewa padanya?
Lalu Fio menggeleng.
" Nggak Ma aku baik baik aja kok " jawab Fio lembut.
" Syukurlah... Lalu kenapa kamu bisa terbawa emosi dan memukul wajah mereka sayang? " tanya Bu Amira.
" Mereka merendahkan Ayah dan Bunda Fio Ma. Ucapan mereka keterlaluan, awalnya Fio cuma diem tapi saat mereka nyangkut pautin Ayah sama Bunda Fio udah gak bisa diem " jelas Fio dengan tegas.
Bu Amira tersenyum sambil mengelus kepala Fio dengan sayang.
" Kamu memang anak berbakti Fiona. Tapi kamu jangan seperti itu lagi ya sayang. Kalau kamu kenapa kenapa bagaimana? Mama tidak ingin kamu terluka. Dan untuk siswi siswi itu memang pantas mereka menerimanya karna sudah merendahkan dan membully orang lain seenaknya " ujar Bu Amira dengan lembut.
" Iya Ma Fio akan lebih berusaha lagi nahan emosi " jawab Fio.
" Lalu apa orang tua kamu sudah tau hal ini sayang? " tanya Bu Amira.
Fio mengangguk. Dia sebenarnya belum bilang pada orang tuanya.
" Tapi Ayah sama Bunda udah tau. Mas Prince yang ngejelasin ke mereka Ma Pa. Aku takut mereka kecewa karna perbuatan aku hari ini. Tapi Mas Prince jelasin dan alhamdulillah mereka mengerti Fio " ujar Fio sambil tersenyum manis.
" Syukurlah kalau begitu " ujar Bu Amira senang.
" Kamu gadis yang pemberani Fiona " ujar Pak Renald.
" Wahh gokill Prince ternyata Fiona kuat juga ya " ujar Alex dengan heboh.
Fio hanya menunduk malu mendengar ucapan Alex.
" Lalu bagaimana selanjutnya sayang? " tanya Bu Amira kembali ke topik.
" Terus Mas Prince dateng Ma menghentikan kami dan bawa kami ke kantornya. Terus kami semua dikasih hukuman skors selama tiga hari " ujar Fio.
" Apa Prince menskors kamu ? " tanya Bu Amira sambil menoleh pada Prince dengan tatapan tajam.
" Huftt Prince hanya menjalankan tugas Prince sebagai seorang guru Ma. Lagipula Fionanya juga ikut bersalah karna memukul wajah mereka. Jadi Prince bersikap adil ngasih hukuman sama mereka semua " ujar Prince datar.
" Ck dasar pria dingin ini " decak Bu Amira kesal dan gemas pada Prince.
" Ohh iya kalau begitu kamu menginap disini ya sayang? Besok kan kamu tidak masuk sekolah jadi kamu bisa menginap disini bukan? " ujar Bu Amira semangat.
Fio ragu harus menjawab apa. Dia belum izin pada orang tuanya. Dan juga merasa tak enak karna menginap di rumah Prince.
" Emm tapi Ma Fio belum izin Ayah Bunda " ujar Fio cepat cepat.
" Gampang itu sayang. Nanti Mama yang akan telfon mereka okey. Ya kamu mau ya menginap disini hemm " bujuk Bu Amira sambil memasang wajah memelasnya.
" I i iya udah Ma aku mau " jawab Fio membuat wajah Bu Amira berbinar cerah.
" Ahhh akhirnyaaa terimakasih sayang. Mama ada temen ngobrol dehh di rumah ini " ucap Bu Amira senang sambil mengecup sayang kening Fio.
__ADS_1
" Iya Ma sama sama " jawab Fio sambil tersenyum.
" Ya udah yukk Mama tunjukin kamar buat kamu ya sayang " ajak Bu Amira sambil berdiri.
" Iya Ma " jawab Fio lalu berdiri dan mengikuti Bu Amira.
Kini tinggallah Pak Renald, Prince, dan Alex di sana.
" Pilihan kamu memang tidak pernah salah Prince " ujar Pak Renald bangga.
" Makasih Pa " ujar Prince.
" Bener tuh kata Papa. Fiona emang keliatannya doang di luar lemah tapi kita masih belum tau gimana sebenarnya dia. Gue yakin dia punya kemampuan yang gak kita tau " ujar Alex. Diangguki Prince dan Pak Renald.
" Papa yakin Prince, Fiona gadis yang kuat. Dia tidak mudah ditindas. Fiona pasti bisa menghadapi Roselia yang licik itu suatu saat nanti " ujar Pak Renald tegas.
" Hemm semoga aja Pa. Prince juga yakin begitu. Aku takut Roselia akan mencelakai Fiona, tapi melihatnya siang tadi aku jadi yakin dia bisa menghadapi Roselia suatu saat nanti. Aku gak mau Pa kejadian yang terjadi sama Key keulang lagi " ujar Prince.
" Tenang saja Prince. Kita semua akan melindungi Fiona. Untuk saat ini wanita itu selalu mencari keberadaanmu, Papa, Mama dan Alex. Dan juga dia sedang menyelidiki siapa gadis yang kamu cintai dan lindungi. Tapi Papa sudah mengantisipasi hal seperti ini sedari dulu Prince. " ujar Pak Renald membuat Prince lega.
" Iya Prince, itu cewek gila gak berhenti berhenti nyariin loe. Dia sampe nyamperin Al sama Devan. Tapi untung mereka juga gak tau apa apa tentang loe. Gue udah wanti wanti mereka supaya gak ngasih info apapun sama tu cewek " ujar Alex. Membuat Prince mengangguk.
" Terimakasih Pa "
" Makasih Lex " ucap Prince.
BERSAMBUNG....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...Halllloooo Guysssss👋👋👋👋...
...Gimana gimana kalian makin penasaran kannn dengan kelanjutan ceritanya???? Hehehehe kalo penasaran pantengin teruss cuusss kelanjutannya jangan sampai ketinggalan😁😁😁...
...Jangan lupa terus dukung Author dengan cara Like, Koment, Vote, dan kasih Ratingg terrrbaik kalian juga sebanyakkkk banyakknya okeyy😄😄😚...
__ADS_1
...Thank You All😙❤...