Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 3


__ADS_3

*Kota A*


Di sebuah ruangan nan mewah dan megah terlihat seorang lelaki tampan. Dengan tatapan datar sedang memikirkan sesuatu yang selama ini selalu mengganggunya.


Lelaki itu adalah Prince Ararka Hadijaya. Yang sekarang menjabat sebagai CEO dari Hadijaya Company menggantikan ayahnya Renald Hadijaya. Ditangannya nampak sebuah cincin berukir nama "Fiona". Itu adalah cincin yang dulu diberikan papanya ketika ia berumur 10 thn. Cincin yang sama seperti yang dimiliki gadis kecilnya.


" Aku sangat merindukanmu gadis kecil " gumamnya dengan tatapan sedih.


Sudah belasan tahun ia berusaha mencari keberadaan gadis kecilnya tetapi hasilnya nihil. Sebenarnya kedua orang tuanya tau dimana keberadaan gadis kecil putra mereka,tapi mereka rahasiakan. Mereka ingin melihat sebesar apa usaha putra mereka untuk mendapatkan kembali gadis kecilnya.


Tok tok tok


Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Prince. Seketika ia merubah raut wajahnya menjadi datar.


" Ya, masuk ", ujarnya.


Kemudian terlihatlah sosok lelaki tampan tak kalah dari sang boss, asisten pribadi Prince yaitu Alex Wiliam Nugroho.


" Maaf tuan muda, ini ada beberapa berkas yang harus anda tanda tangani " ucapnya sambil menyerahkan berkas tersebut.


Setelah menandatangani berkas, Prince menanyakan sesuatu yang sangat ia inginkan


" Lex bagaimana apa kamu sudah menemukan petunjuk tentang gadis kecilku ?"


" Saya hanya menemukan sedikit petunjuk tuan muda, yakni di Kota D menurut informasi yang saya dapat nona tinggal di kota tersebut dengan keluarganya "


" Lalu, apa kamu mendapat alamat rumah atau foto dari gadis kecilku ? " tanya Prince.


" Maaf tuan muda, saya belum mendapatkannya sepertinya ada orang lain yang menutupi identitas nona dan keluarganya. Tetapi saya juga mendapat info kalau nona bersekolah di salah satu yayasan sekolah milik Hadijaya Company yg berada di Kota D " jelas Alex.

__ADS_1


Prince menganggukkan kepala sembari berfikir cara untuk bisa menemukan gadis kecilnya. Setidaknya sekarang dia sudah memiliki sedikit petunjuk. Soal orang yg menutupi identitas gadis kecilnya ia tak ambil pusing, karna dia sudah tau siapa orangnya yakni papanya sendiri.


*Kota D*


_Rumah Fio_


Malam itu Fio sedang duduk santai bersama keluarganya sembari berbincang dan bercanda dengan kedua adiknya. Dia merasa senang ketika bisa berkumpul dengan keluarganya. Sampai ponselnya berbunyi, tertera nama Raka♡ di layar tersebut. Dia pergi ke kamarnya dan menjawab telepon itu.


Fio :" hai sayang assalamualaikum "


Raka :" hai juga sayang,waalaikumsalam "


Fio :" Ada apa sayang tumben jam segini


telfon emang km udah belajarnya ?"


kangen aja denger suara km"😂


Fio yang mendengar jawaban Raka tersenyum karna sang pacar sangat perhatian dan peduli padanya. Dan akhirnya mereka melalukan percakapan telepon hingga tertidur satu sama lain.


_Skipp sekolah_


Keesokan harinya, Fio yang sudah sampai di sekolah langsung disambut oleh ketiga sahabatnya yg memang sudah menunggunya. Tetapi, disaat yang bersamaan datanglah sebuah mobil berwarna merah dengan sengaja melintas di depan Fio dan hampir menabraknya.


" Ahh astaughfirullah ya ampunnn untung aja ga kena " pekik Fio kaget.


Ketiga sahabat Fio juga kaget dan langsung berlari menghampiri sahabatnya itu. Lalu sang pengendara mobil menurunkan kaca mobilnya, ternyata itu adalah Raya and the geng.


" Woyy loe liat-liat dong kalo jalan, untung aja mobil gue ga lecet gegara loe " ujar Raya. Dibalas tatapan kesal oleh ketiga sahabat Fio.

__ADS_1


" Eh yg harusnya liat-liat itu loe, udh tau ada orang mau nyebrang malah sengaja ngebut " balas Gina.


" Bener tuh dasar pengemudi amatir " timpal Rena.


Raya dkk pun tak terima ucapan dari Rena dan Gina turun dari mobil. Mereka menatap Fio dkk dengan tatapan sinis dan angkuh.


" Apa loe bilang temen gue pengemudi amatiran? " sahut Farah tak terima.


" Iya kenapa emang temen loe tu ga bisa nyetir aja sok sok bawa mobil " ujar Rena.


Raya yg tak terima dikatakan pengemudi amatiran pun geram, " Apa loe bilang hah gue amatiran? Dasar loe berempat emang cewek-cewek kampungan ga selevel sama kita. Terutama loe! " ujarnya sambil menunjuk Fio.


" Gue malah bersyukur ga selevel sama kalian berempat, karna bagi gue kalian berempat itu cuma bisa bikin onar dan ngabisin duit orang tua doang " sahut Fio yg dari tadi diam.


" Loe- " ucapan Raya terhenti kala mendengar bell masuk sekolah. Akhirnya mereka memutuskan untuk masuk kelas masing-masing.


" Awas loe urusan kita belom selesai !" ujar Raya.


.


.


.


.


.


OOOOO HALLO HOLLA GUYSSS....YUK YUK KASIH LIKE, KOMENT, VOTE DAN JANGAN LUPA KASIH RATING YA GUYSSS😄😙

__ADS_1


__ADS_2