Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 112


__ADS_3

Episode 112


...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...


To be continue


☆☆☆☆☆


" Yo, kita udah dapet petunjuk dari Mama gue. Ketemuan di cafe biasa ya " ujar Rena di telepon.


" Oke Ren, kita juga udah dapet petunjuk yg merujuk ke pelaku sebenarnya " jawab Fio.


" Syukur deh misi kita berjalan lancar, ya udah gue tutup dulu. Assalamualaikum " ucap Rena.


" Guys, Fio sama yg lain juga udah dapetin petunjuknya, kita ketemuan di cafe biasa " kata Rena pada ketiga kawannya.


" Ya udah ayok tunggu apalagi " ajak Gina tak sabaran.


Keempat remaja itu langsung bergegas menaiki mobil milik Deo menuju tempat yg telah disepakati.


_Cafe_


Ternyata Fio, Nino, Ninda dan Prince sampai lebih dulu. Memesan sebuah ruang VIP. Tentu saja itu karna permintaan Prince yg kurang suka keramaian.


" Wahh baru kali ini gue masuk ruang VIP di ni cafe " kata Ninda takjub. Fio sebenarnya juga merasa takjub, tapi dia sebisa mungkin bersikap biasa saja.


Sedangkan Nino, dia sering keluar masuk ruang VIP karna bertemu klien cafenya bersama sepupunya.


" Mas apa ini gak berlebihan? " tanya Fio.


" Tidak, ini demi keberhasilan misi kalian. Mas tidak mau ada orang mencuri dengar. Dan juga kamu pasti tidak inginkan ada salah satu murid sekolah yg kemungkinan melihat kita bersama " jawab Prince sambil melirik Nino dan Ninda.


Sedang keduanya hanya duduk sambil cengengesan.


" Kita waktu itu gak sengaja Pak sumpah " ujar Nino sambil mengangkat kedua jarinya.


" Hemm " jawab Prince cuek.


Tak lama ponsel Fio berbunyi.


" Rena nih " ujarnya lalu mengangkat teleponnya.


" Hallo Ren, kalian udah sampe mana? "


" Gue udah di cafenya nih, loe sama yg lain dimana? belom sampe? " tanya Rena beruntun.


Fio menepuk jidatnya pelan.


" Sorry Ren gue lupa ngasih tau, kita di ruang VIP nomer 7 loe langsung kesini aja " ujar Fio.


" Ruang VIP? seriusan loe? " tanya Rena tak percaya.


" Iya serius, udah loe kesini aja sekarang jangan banyak tanya (tuttt) "


" Mereka udah sampe bentar lagi kesini " ujar Fio pada yg lain.


Tok tok tok


Ceklekkk


Rena dan yg lainnya masuk ke dalam ruangan tersebut.


" Assalamualaikum " ujar mereka.

__ADS_1


" Wassalamu'alaikum " jawab Fio dan yg lain.


" Ehh kok... " Gina terkejut melihat ada Prince disana.


" Loh iya Pak Prince kok disini? " tanya Redho diangguki Rena. Sedang Deo hanya diam walau dia juga terkejut.


Fio yg mengerti dengan teman temannya.


" Kalian duduk dulu baru gue jelasin " pintanya dan langsung diikuti oleh mereka.


" Nah karna kalian udah dateng dan duduk, sebenarnya tadinya gue, Ninda sama. Nino dateng ke rumah gue buat ketemu ayah bunda kan, nah ternyata mereka lagi di rumah Pak Prince " jelas Fio.


" Dan disana ternyata semua orang lagi kumpul, Papa Mama, Ayah Bunda, Kak Alex, Kak Devan, sama Kak Al "


Prince masih diam memasang wajah datarnya. Sedangkan Ninda dan Nino tersenyum penuh arti menunggu cerita Fio selesai.


" Katanya ada hal serius, dan adek gue bilang kalo udah pulang gue disuruh nyusul kesana. Ya karna kita lagi ada misi, akhirnya gue minta ijin ayah buat ngajak Ninda dan Nino kesana. Ya ikut lah mereka. "


Fio menjeda sebentar ucapannya untuk menarik nafas. Menetralkan kegugupannya yg akan dia beritahu kan pada keempat temannya.


" Dann...emm ternyata emm itu bahas per ni la han gu e sa ma Pak Prince yg dipercepat. " ucapan Fio yg tadinya terbata bata malah sekarang dipercepat.


" Apaa??? " Rena, Redho, Deo dan Gina.


" Loe bilang apa tadi Yo? " tanya Rena memastikan.


" Pernikahan gue sama Pak Prince dipercepat " jawab Fio sedikit berteriak.


" Beneran? " tanya Gina memastikan. Fio langsung mengangguk cepat.


" Waahh kabar besar nih " ujar Redho heboh.


" Selamat Yo, selamat Pak " ujar Deo memberi selamat pada keduanya. Ya Deo tak selebar Redho dan Nino, tetap cool dia mah😂.


Gina dan Rena bangkit dari duduknya dan langsung memeluk Fio.


" Aaaaa Fio loe ternyata udah luluh ya sama Pak Prince " celetuk Rena mendapatkan pelototan Fio.


" Bener kali Yo yg dibilang Rena " bela Gina memeluk Fio erat.


" Uhukk kalian mau bikin gue end ya meluk kenceng amat " ujar Fio yg terasa sesak.


" Hehe sorry " keduanya pun melonggarkan pelukan mereka.


" Ekhemm gue gak diajak pelukan nihh " Kata Ninda sambil pura pura merajuk.


" Yakk loe Nin sini pantesan loe senyum senyum kayak orang gila " Rena menarik lengan Ninda yg duduk sebelah kiri Fio.


" Hehehe sorry guys gue cuma ngikutin maunya ini nih calon istrinya pak guru " ejek Ninda pada Fio.


Blusshh


Wajah Fio merona mendengar ucapan Ninda menyebut dirinya 'calon istri pak guru'.


" Udah udah sekarang kalian balik duduk lagi, gue sesek nih dari tadi " ujar Fio karna susah bernafas.


" Iya iya, sekali lagi selamat Yo, Pak Prince juga " ucap Rena.


" Selamat Fioooo "


" Selamat ya Yo "


" Iya iya makasih ya " jawabnya.

__ADS_1


" Ya udah back to topik , jadi Pak Prince kesini karna dia mau ikut bantu kita. Kebetulan juga itu salah satu syarat gue. Dan Pak Prince juga sebenarnya nyuruh orang buat nyelidikin kasus ayah" ujar Fio.


" Nah sekarang Pak, boleh kasih tau mereka gimana hasil penyelidikan nya. "


Mendengar ucapan gadisnya yg memanggilnya 'Pak' membuat nya berdecak. Sedang Fio hanya diam dengan tampang biasa.


" Hem, baiklah. Menurut orang suruh saya, kasus ini bukan sekedar kebetulan tapi memang disengaja. Dan orang suruhan saya mendapat bukti sidik jadi seseorang, rekaman CCTV di bengkel ayah, dan CCTV jalan " jelas Prince.


Mereka melongo mendengar Prince bicara panjang. Biasanya hanya singkat jelas padat.


" Sutt ini beneran Pak Prince bukan si " bisik Rena pada Gina


" Iya nih gue jadi ragu kalo dia pak Prince guru kita yg killer " balas Gina.


" Ekhem " Prince berdehem cukup keras. Membuat mereka duduk tegak kembali.


" Mau dilanjutkan?" tanya Prince dengan wajah datar.


" Ohh i i iya pak lanjut " jawab Gina.


" Lanjut, kecelakaan yg menimpa Mama kamu. Orang suruhan saya menemukan hal ganjil. Mereka melihat mobil yg menabrak memang sengaja dan sudah mengintai dari lama, orang yg mengikuti Mama kamu sampai supermarket adalah orang yg sama yg membuat kerugian besar di bengkel Ayah Fiona " jelas Prince.


Membuat mereka semua terkejut.


" Ja jadi ini semua disengaja? " ucap Nino tak percaya.


Deo diam mendengarkan, tebakannya tepat.


" Gila siapa orang yg tega ngelakuin ini, kriminal " ujar Redho tak percaya.


Sedangkan wajah keempat gadis itu merasa sedih. Pikiran meraka merasa ini terjadi karna mereka.


" Untuk Papa dari Ninda, seseorang sengaja merusak rem mobil Papa kami saat berada di gedung kantor. Dari pemantauan CCTV, lagi lagi orang yg sama " ujar Prince tegas.


Ninda mendengar nya mulai menitikkan air mata.


" Kasus yg dialami oleh Mama kamu, (menunjuk Gina dengan dagunya) itu juga perbuatan orang yg sama. Bedanya, orang itu bekerja sama dengan orang kepercayaan Mama kamu untuk memuluskan rencananya. "


Jedarrrr


Bagai tersambar petir disiang bolong, Gina sudah tak tau harus berkata apa. Orang kepercayaan Mamanya mengkhianati kepercayaan Mamanya.


Bahkan Mamanya sampai memarahi nya karna saking percayanya dengan orang tersebut. Tapi apa ini...


BERSAMBUNG....


.


.


.


.


.


.


.


Haii haiii jangan Lupa Like, Koment, Vote, dan kasih Rating terrrbaik kalian🤗💕


Biar Author tambah semangat buat updated next episode yaaa👍🏻🤭

__ADS_1


Thanks All❤️📖


__ADS_2