
...Haiii para Reader tercintaaa๐๐๐๐...
...Author come back nihh dengan kelanjutan kisah Prince dan Fio yg makim hari makin seruuuu aja hehehe๐๐๐...
...Skuyyy jangan sampai ketinggalan ya, yuk langsung gass aja dibaca guyss๐๐...
To be continue
โโโโโ
" Ya sudah ayo kita masuk. Mereka mungkin saat ini sedang ada di taman samping " ajak Prince dan Fio hanya mengangguk sambil mengikuti langkah Prince.
Saat sudah di dalam, Prince langsung mengajak Fio menuju taman samping.
Disana terlihat Pak Renald dan Bu Amira tengah duduk santai menikmati teh hangat.
" Assalamualaikum Ma Pa " ucap Prince pada kedua orang tuanya. Membuat mereka menoleh menatap putranya.
" Waalaikumsalam.Sudah pulang Prince... " jawab Bu Amira pada anaknya. Mereka belum melihat Fio karna saat ini dia terhalang oleh tubuh Prince yg tinggi.
" Iya Ma, Prince datang dengan Fiona " jawabnya sambil tersenyum.
" Mana Fionanya? kamu bercanda ya " ucap Bu Amira celingak celinguk.
" Ma sepertinya anak kita sangat berharap Fiona disini " imbuh Pak Renald menggoda putranya.
" Fiona memang disini Ma Pa, tadi kami datang bersama " jawab Prince lalu menoleh ke belakang. Disana Fio sedang berdiri mematung.
" Kemarilah " pinta Prince pada Fio saat melihat gadis itu hanya diam mematung. Melihat kemunculan Fio dari belakang Prince, membuat Pak Renald dan Bu Amira terkejut. Mereka kira anaknya ini sedang berhalusinasi.
" Ini Fionanya " ucap Prince pada kedua orang tuanya.
" Ehm assalamualaikum Tante Om " ujar Fio gugup sambil tersenyum.
" Waalaikumsalam " jawab Bu Amira dan Pak Renald bersamaan saat melihat Fio berdiri di hadapan mereka.
" Sayang, ternyata kamu disini...kami kira Prince hanya bercanda saja tadi " ucap Bu Amira lembut.
" Kemarilah nak, duduk bersama kami " ajak Pak Renald pada Fio. Prince yg merasa dilupakan setelah mereka melihat gadisnya hanya mendengus kasar.
" Ehh Prince kemari juga sini duduk " ajak Bu Amira yg mengerti raut wajah putranya.
__ADS_1
" Fiona bagaimana kabar kamu sayang? " tanya Bu Amira lembut.
" Baik Tante, tante sendiri bagaimana kabarnya Om juga ? " tanya Fio yg mulai santai dengan situasi sekarang.
" Om dan Tante baik sayang...oh iya Ayah dan Bunda kamu serta kedua adikmu kenapa tidak ikut kemari? " ujar Bu Amira lagi.
" Em Ayah Bunda mereka ke bengkel dan rumah makan, kalau kedua adik Fiona di rumah Tante...sebenarnya tadi Fiona bukan hendak kemari, tapi Mas Prince yang ngajak " ceplos Fio tanpa memedulikan tatapan Prince.
" Mas? " ucap Bu Amira dan Pak Renald bersamaan. Fio hanya mengangguk.
" Ekhem itu supaya kami lebih akrab saja Ma Pa " jelas Prince langsung. Pak Renald dan Bu Amira tersenyum mendengarnya. Itu artinya Fiona mau mulai menerima Prince.
" Ohh begitu hem " ujar Pak Renald menggoda putranya.
" Sayang, kamu menginap disini ya Tante senang kalau ada kamu jadi ada teman...kedua pria ini selalu sibuk dengan pekerjaan mereka " ucap Bu Amira mencibir suami dan anaknya.
" Ehh Mama ini, kan itu sudah menjadi tugas dan kewajiban Papa sama Prince. Iyakan Prince " jawab Pak Renald meminta dukungan anaknya. Prince hanya mengangguk sebagai jawaban.
" Cihh kalian berdua ini memang sekongkol huhhh " ujar Bu Amira menyindir keduanya. Sedangkan yang disindir hanya diam sambil menahan tawanya. Mereka tau dan hafal dengan tabiat Bu Amira.
" Jadi bagaimana sayang, mau ya menginap disini malam ini " tanya Bu Amira berharap Fio mau menginap disana.
Fio jadi salah tingkah. Dia kaget juga bingung harus jawab bagaimana. Wanita paruh baya di depannya ini memasang wajah penuh harap. Lalu Fio beralih menatap Prince. Berharap pria ini mau membantunya.
" Diam Prince, Mama tidak tanya kamu...memangnya kenapa Fiona tidak bisa menginap disini ? " balas Bu Amira kesal pada putranya.
" Mama lupa besok hari apa? Besok hari Senin Ma, Fiona masih harus masuk sekolah dan belajar benarkan Fiona? " ucap Prince pada Fio dan langsung diangguki oleh gadis itu.
" Benar Tante yang dibilang Mas Prince, mungkin lain waktu saja Tante Fiona menginap disini ya... " ucap Fio hati hati dan lembut.
" Ehmm baiklah kalau begitu. Kamu janji ya mau menginap disini lain kali " ucap Bu Amira yg sedikit kecewa.
" Iya Tante... emm bagaimana sebagai gantinya Fio hari ini temani Tante masak ya ? " tawar Fio membuat wajah Bu Amira kembali ceria. Pak Renald dan Prince hanya geleng geleng melihat perubahan raut wajah Bu Amira.
" Ide bagus...baiklah ayo sayang kita masak bersama. Selama ini, hal seperti inilah yang Tante harapkan. Tapi karna Tante hanya memiliki anak laki laki jadi tidak bisa terwujud. Terimakasih sayang " ucap Bu Amira senang sambil memeluk Fio.
" Sama sama Tante " ucap Fio sambil balas memeluk Bu Amira.
" Ya sudah, ayo kita masak...Tante ingin membuat makan siang dan juga buat kue, kamu juga sekalian makan siang disini saja ya...nanti Tante yang akan ijin ke orang tuamu. Pasti mereka ijinkan sayang mau ya? " pinta Bu Amira lagi.
Fio mengangguk.
__ADS_1
" Iya Tante, Fio mau " jawab Fio dan langsung diajak menuju dapur oleh Bu Amira.
Setelah kepergian Bu Amira dan Fio, Pak Renald dan Prince kembali bercakap cakap.
" Lihatlah Prince, Mama kamu begitu senang saat Fiona kemari " ucap Pak Renald tersenyum.
" Iya Pa, Prince juga senang melihat Mama sebahagia itu saat bersama Fiona. Walaupun hanya sekedar memasak bersama Mama terlihat sangat senang " balas Prince disertai senyum dibibirnya.
" Hemm setelah Key meninggal, Mamamu selalu terlihat melamun dan murung. Walau pun Key hanya anak angkat kami, tapi Mamamu sangat menyayanginya karna dia memang sedari dulu mengharapakan memiliki anak perempuan " ujar sendu Pak Renald mengingat masa lalu.
" Sudahlah Pa, semua sudah berlalu...sekarang kita hanya bisa ikhlas saja dengan semuanya. Walau pelakunya sampai saat ini masih tetap berkeliaran, tapi Prince tidak akan diam saja sekalipun dia mendapat perlindungan orang orang berpengaruh " ucap Prince tegas.
" Papa percaya padamu Prince. Kali ini kamu harus sangat menjaga dan melindungi Fiona dari wanita licik itu Prince. Dia tidak bisa kita anggap remeh " nasihat Pak Renald mengingatkan Prince.
" Pasti Pa, Fiona itu sangat penting bagi Prince jadi aku akan selalu menjaganya " ujar Prince mantap. Diangguki oleh Pak Renald.
" Ya sudah ayo kita masuk dan menyusul Mamamu dan Fiona. Pasti mereka saat ini sedang sangat sibuk sampai melupakan kita ha ha ha " ujar Pak Renald mencairkan suasana.
" Ayo Pa " ajak Prince kemudian keduanya bangkit dari duduk dan berjalan masuk untuk melihat Bu Amira dan Fiona yg berkutat di dapur.
BERSAMBUNG....
.
.
.
.
.
.
...Heyyyy para readers๐๐๐๐...
...Moga kalian makin suka ya sama setiap episode yg Author up๐ค๐ค๐ค๐ค...
...Terus jangan lupa untuk kasih Author Like yg buanyakkkk๐๐๐...
...Komentnya juga yaa kasih koment yg mendukung dan membangun suapaya Author makin bisa meningkatkan kualitas karyanya๐๐...
__ADS_1
...Jangan lupa juga buat kasih Vote dan Rating terbaikk kalian yaa๐ค๐ค...
...Thank You Allโคโค...