
...Haiii para Reader tercintaaa๐๐๐๐...
...Author come back nihh dengan kelanjutan kisah Prince dan Fio yg makim hari makin seruuuu aja hehehe๐๐๐...
...Skuyyy jangan sampai ketinggalan ya, yuk langsung gass aja dibaca guyss๐๐...
To be continue
โโโโโ
Pagi hari Fio terbangun dari tidurnya. Gadis itu segera beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk mandi.
Beberapa menit kemudian Fio sudah selesai mandi dan bersiap. Dia keluar kamar menuju dapur.
Fio berniat untuk membuat sarapan untuk Prince dan keluarga.
Di dapur sudah ada Bi Inah yang terlihat sibuk dengan pekerjaannya.
" Pagi Bi " sapa Fio dengan senyum cerahnya.
" Ehh Neng, selamat pagi Neng Fio. Kok sudah bangun Neng apa tidurnya tidak nyenyak gitu? " tanya Bi Inah membuat Fio tersenyum dan menggeleng.
"Tidur aku nyenyak kok Bi, aku emang selalu bangun pagi begini. Buat bantu Bunda terus mandi siap siap ke sekolah " jawab Fio ramah.
" Ohh gitu, Bibi kira Neng tidurnya tidak nyenyak. " ujar Bi Inah.
" Oh iya, Bibi lagi masak apa? " tanya Fio melihat bahan masakan disana.
" Ini Neng, Bibi lagi mau bikin nasi goreng, roti lapis buat sarapan, sama susu buat Den Prince, Neng Fio, sama Den Alex. Teh buat Nyonya dan Tuan " jawab Bi Inah.
" Ya udah kalo gitu Fio bantu ya Bi. Ini lagi mau bikin apanya? " tanya Fio.
" Bibi mau bikin nasi gorengnya Neng sama roti lapisnya " jawabnya.
" Ya udah kalo gitu Bibi bikin roti lapisnya aku bikin nasi gorengnya ya " ucap Fio.
" Ehh ngga usah atuh Neng Bibi aja. Neng Fio duduk manis aja di situ biar Bibi yang masak " ucap Bi Inah tak enak.
" Nggak papa Bi, udah ayo biar cepet juga Fio bantu. Lagian Fio udah sering kok bikin nasi goreng di rumah buat sarapan. Fio jago lohh Bi heheheheh " ucap Fio sambil berkelakar.
" Ya udah kalo gitu teh, mari buat nasi goreng dan roti lapisnya " ucap Bi Inah dan mereka segera berkutat dengan peralatan dapur dan bahan masakan.
Sekitar 30 menit kemudian semua masakan dan minum untuk sarapan sudah siap.
Fio dan Bi Inah menatanya di meja makan.
" Nahh semua udah siapppp " ujar Fio riang.
Bi Inah yang melihat calon nyonyanya kelak merasa lucu dengan tingkah Fio yang selalu riang dan ceria.
__ADS_1
" Ya udah atuh Neng, kalo gitu Bibi mau panggil Nyonya sama Tuan dan Den Alex ya " ujar Bi Inah.
" Ehh terus yg bangunin Mas Prince siapa Bi? " tanya Fio.
"Eneng atuh...kan Neng Fio calon istrinya Den Prince. Kamar Den Prince di lantai 2 belok kanan pintu warna biru dongker ya Neng " ucap Bi Inah sambil tersenyum geli. Dan diangguki oleh Fio.
Lalu Bi Inah pergi dari sana.
Fio pun ikut pergi dari sana dan berjalan menuju kamar Prince.
Sesampainya di depan pintu, Fio langsung mengetuk pintunya.
Tokkk tokkk tokkk
" Mas Prince, sarapan udah siap " ujar Fio dari luar pintu. Tapi tak ada jawaban dari Prince.
" Kok gak dijawab ya...apa Mas Prince masih tidur? tapi bukannya dia ngajar ke sekolah ya hari ini " gumam Fio.
" Apa gue masuk aja ya. Takutnya Mas Prince masih tidur ntar dia kesiangan lagi berangkat ngajarnya " ujar Fio berniat masuk dan membangunkan Prince.
Ceklekkk
Pintu kamar Prince dibuka oleh Fio. Gadis itu masuk dan mencari Prince.
" Wahh kamar Mas Prince rapih juga ya walau dia cowok. Ehh tapi mana orangnya nih.Di tempat tidur kosong malah udah rapih tempat tidurnya " gumam Fio sambil celingak celinguk mencari keberadaan Prince.
Tanpa Fio sadari, Prince sedang berdiri di belakangnya. Ia tadi keluar dari ruang ganti miliknya.
" Ahhhh " Fio berjengit kaget.
" Suttt " Prince menutup mulut Fio dengan salah satu tangannya.
" Emmmm emmm emmm " Fio berontak agar Prince melepaskan tangannya dari mulut Fio.
Prince melepaskan tangannya.
" Apa yang kamu lakukan di kamar Mas hemmm? " tanya Price lembut sambil mengusap kepala Fio. Membuat Fio gugup dan gelagapan.
" Emm a ak aku " Fio gelagapan.
" Aku apa hemm? " tanya Prince sambil berjalan maju mendekati Fio. Membuat gadis itu otomatis mundur perlahan.
Pukkk
Badan Fio mentok di tembok kamar Prince. Membuat gadis itu bertambah gugup.
" Ada apa gadis kecil kenapa wajahmu memerah? " tanya Prince lagi.
" Aku aku kesini mau manggil Mas untuk sarapan iya manggil Mas untuk sarapan " ujar Fio gelagapan.
__ADS_1
" Hemm begitukah? " ucap Prince.
" Iya iya gitu " jawab Fio.
" Lalu kenapa kamu tidak mengetuk pintu dulu dan masuk kesini hemm? apa kamu mau menggoda Mas? " tanya Prince menggoda Fio.
Blusshhh
Wajah Fio memerah.
" Nggak nggak gitu. Aku udah ketuk pintu tapi gak ada jawaban dari Mas . Jadi aku masuk aku kira Mas masih tidur gitu " ujar Fio.
Prince tersenyum kemudian semakin mendekatkan wajahnya pada Fio. Hingga tersisa 3 senti saja jarak antara wajah mereka.
" Ma mas Mau apa? " tanya Fio gugup.
" Menurutmu apa hemm? Laki laki dan perempuan berdua di dalam satu ruangan kira kira akan apa? " tanya Prince terus menggoda Fio.
" A ak aku gak tau " ujar Fio.
Cuppp
Prince mengecup pipi Fio sekilas. Membuat Fio deg degan tak karuan.
Lalu gadis itu segera pergi dari sana dengan wajah memerah karna malu dan gugup. Prince yang melihat ekspresi Fio tersenyum geli.
BERSAMBUNG....
.
.
.
.
.
.
.
...Heyyyy para readers๐๐๐๐...
...Moga kalian makin suka ya sama setiap episode yg Author up๐ค๐ค๐ค๐ค...
...Terus jangan lupa untuk kasih Author Like yg buanyakkkk๐๐๐...
...Komentnya juga yaa kasih koment yg mendukung dan membangun suapaya Author makin bisa meningkatkan kualitas karyanya๐๐...
__ADS_1
...Jangan lupa juga buat kasih Vote dan Rating terbaikk kalian yaa๐ค๐ค...
...Thank You Allโคโค...