
...Haiii para Reader tercintaaa๐๐๐๐...
...Author come back nihh dengan kelanjutan kisah Prince dan Fio yg makim hari makin seruuuu aja hehehe๐๐๐...
...Skuyyy jangan sampai ketinggalan ya, yuk langsung gass aja dibaca guyss๐๐...
To be continue
โโโโโ
Prince dengan cepat menuruni anak tangga menuju lantai 1. Dia berniat untuk mengantar Fio pulang.
Disana sudah terlihat Fio yang berpamitan kepada Pak Renald dan Bu Amira.
" Kenapa harus pulang sayang, menginaplah lagi yaa " pinta Bu Amira padanya.
" Maaf Ma, aku harus pulang. Kan aku lagi dihukum terus tugas sekolah pasti numpuk aku mau nyelesaiin " ujar Fio memberi penjelasan pada Bu Amira.
" Lain kali aku bakal nginap lagi kok Ma kita masak bareng lagi " ujar Fio menghibur Bu Amira.
" Ya baiklah Mama tidak bisa menahan kamu lagi. Oh ya mana Prince kenapa dia tidak mengantar kamu? " tanya Bu Amira.
" Em aku pulang sendiri aja Ma naik ojek hehehe " jawab Fio sambil tertawa kecil.
" Dasar anak itu. Gadis secantik ini dibiarkan pulang sendiri. Naik ojek lagi, Pa lihat anakmu itu " ujar Bu Amira kesal. Pak Renald yang ikut kena semprot hanya menghela nafas.
" Prince disini Ma " ujar Prince sambil menuruni anak tangga. Membuat ketiganya menoleh.
" Ini dia orangnya. Cepat Prince antarkan Fiona pulang. Ingat jangan sampai lecet sedikit pun " ujar Bu Amira memperingatkan.
" Hemm tentu " jawab Prince.
" Fiona sayang, kamu pulang diantar Prince saja ya. Akan lebih aman buat kamu " ujar Bu Amira beralih pada Fio sambil tersenyum.
" Aman dari mananya...malah bikin gue dalam bahaya gimana iniii " batin Fio.
" Emm iya Ma, kalo gitu aku pamit ya Ma Pa. Assalamualaikum " ucap Fio.
" Iya sayang hati hati ya, waalaikumsalam. Prince ingat jaga Fiona " peringat Bu Amira.
" Iya Ma " jawab Prince.
" Hati hati ya Fiona. Salam untuk Ayah dan Bunda kamu " ujar Pak Renald.
" Iya Pa nanti Fio sampaikan " jawab Fio.
__ADS_1
Kemudian Prince dan Fio berjalan menuju mobil Prince untuk perjalanan pulang.
*****
Di rumah Rena, gadis itu kini sedang cemberut di dalam kamar. Kemarin dia memberitahu orang tuanya kalau dirinya di skors selama tiga hari.
Mamanya langsung memberikan banyak petuah baginya. Menasehatinya agar lebih bisa menahan emosi. Tapi tidak marah atapun menyalahkan dirinya ataupun teman temannya.
" Huhhh gue bosen bosen boseeeeennnnnn " ujar Rena setengah berteriak di dalam kamarnya.
Tak lama pintu kamar Rena di ketuk dari luar.
Tokk tokk tokk
" Rena sayang, ada apa kamu teriak? " tanya Mama nya dari luar.
Rena langsung mengatupkan mulutnya.
" Nggak papa Ma tadi cuma ada kecoa aja " jawab Rena asal.
Ceklekkk. Pintu terbuka, Mama Rena masuk.
" Mana kecoanya. Ini pasti karna kamu kurang rajin bersihin kamar makanya ada hewan hewan masuk kesini " ujar Mama Rena.
" Ihh Mama nggak kok Rena rajin bersihin kamar. Cuma mungkin aja ini kecoa nyasar Ma " elak Rena.
" Kemana Ma? " tanya Rena.
" Ikut Mama pergi ke supermarket. Mama mau belanja bahan bahan masakan yang udah habis. Yukkk daripada kamu diem di kamar cemberut gitu " ajaknya lagi.
" Hemm ya udah dehh bentar ya Ma, Rena ganti baju dulu " ujar Rena setuju.
" Ya udah, Mama tunggu di luar ya. Cepetan ganti bajunya " ujar Mama Rena lalu berjalan keluar kamar.
Tak beda jauh dari Rena, Ninda pun kini sedang bergulung di kamar. Dirinya enggan bangun dari tidur nyamannya.
" Nindaaaa bangunnn aduh kamu ini anak perempuan kok bangunnya siang " ujar Mama Ninda dari luar.
Membuat Ninda tersentak kaget. Gadis itu langsung membuka matanya.
" Iya Maa ini Ninda udah bangunn " balas Ninda.
" Ya udah cepetan. Mama tunggu di luar bantuin Mama masak " balas Mama Ninda.
" Iya iyaa " jawab Ninda.
__ADS_1
Di tempat Gina, gadis itu kini sedang duduk berhadapan dengan kedua orang tuanya.
" Ada apa Gina? " tanya Mama Gina.
" Emm Gina dapet hukuman skors Ma dari sekolah " ujar Gina sambil menunduk.
" Kenapa Gina? apa kamu berbuat ulah di sekolah? " tanya Papa Gina.
" Bukan Pa, cuma perdebatan kecil tapi itu bukan Gina yang mulai tapi mereka dulu " ujarnya.
Papa dan Mama Gina menghela nafas.
" Hemm sayang, lain kali hindari hal hal seperti ini. Jangan mudah terpancing emosi ya " ujar Papa Gina bijak.
" Iya Pa, maafin Gina ya Ma Pa " ujar Gina.
" Iya sayang, sebenarnya kami kecewa dengan hal ini. Tapi marah pun percuma karna sudah terjadi. Jadi kami hanya bisa menasehati kamu agar kedepannya tidak berbuat seperti ini lagi " ucap Mama Gina.
" Makasih Ma. Gina janji gak akan seperti ini lagi " ujar Gina. Kedua orang tuanya mengangguk sambil tersenyum ramah.
Lalu Gina memeluk kedua orang tuanya dengan sayang.
BERSAMBUNG....
.
.
.
.
.
.
.
.
...Hayooooo gimana gimana pada penasarankan gimana kelanjutannya???? Gimana ya nasib Fiona,Rena, Ninda dan Gina selanjutnya??? Simak terusss guyss kelanjutan ceritanya๐๐๐...
...Jangan lupa Like Koment Vote and Kasih Rating sebanykk banyakknyaaaa๐๐๐๐๐๐...
...Yukk guyss terus kasih dukungan kalian๐ค...
__ADS_1
...Thank Youโค...