
Episode 111
...Ayee ayeee haloo guysss🤗 Siapa nih yg udah ga sabar mau lanjut episodenya 😂✌️ Yukklah langsung aja dibaca yaaa...
...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...
To be continue
☆☆☆☆☆
Kini semua orang sudah berkumpul di ruang tamu. Wajah para orang tua, Alex,Al, Devan, Nino dan Ninda tegang.
Menunggu jawaban yang akan Fio berikan. Apalagi wajah gadis itu nampak masam dan datar. Wajah Prince apalagi, bikin orang mau pingsan seketika.
" Ekhem, " Fio berdehem untuk mulai bicara.
" Sebelumnya, aku mau tanya sama ayah dan bunda. Apa ayah dan bunda ikhlas dan merestui pernikahan ini? " tanyanya.
Pak Gandi dan Bu Arsih saling pandang. Lalu sama sama mengangguk.
" Tentu saja sayang, apapun untuk kebaikan kamu bunda dan ayah selalu mendukung. Dan kami menerimanya karna Prince lelaki yang baik, bertanggung jawab dan sangat menghormati kami sebagai orang tuamu " jawab Bu Arsih.
Yang lain hanya diam menyimak percakapan itu.
" Benar kata bunda kamu, ayah pun merasa seperti itu. Ditambah kami sudah mengenal Prince dan keluarganya sejak lama, seperti yang kamu tau. Tapi, jikapun kamu tidak mau ayah tidak akan memaksamu nak, kebahagiaan mu yang terpenting bagi kami " jelas Pak Gandi sambil mengangguk mantap.
Fio tersenyum mendengar ucapan kedua orangtuanya. Ayah dan bundanya sangat mementingkan kebahagiannya.
" Makasih ayah dan bunda. " ucapnya.
" Dan sekarang aku akan ngasih jawabannya " ujarnya sambil menatap Prince dalam.
" Aku,... mau terima pernikahan ini " jawab Fio sambil tersenyum.
Membuat semua orang yang tadinya berwajah tegang, berubah jadi raut bahagia.
" Aaaaaa Fiona sayang terimakasih sayang kamu sudah mau menerima putra mama yang jelek ini " teriak Bu Amira kesenengan.
Malah membuat semua orang tertawa, dan Prince mendengus kesal.
" Iya ma sama sama, terimakasih mama sama papa udah terima aku dengan sangat baik selama ini " jawabnya lalu memeluk tubuh wanita paruh baya yg tengah bahagia itu.
" Yeayyy selamat ya Yo...apa gue bilang loe sama Pak Prince tuh pasti jodoh " ucap Ninda membuat pipi Fio merona.
" Makasih Ninda " memeluk temannya itu.
" Selamat Yo, uhh tau gitu waktu dulu gue sama Ninda gak salahkan pas mergokin kalian di taman berduaan " celetuk Nino.
Langsung mendapat pelototan dan Fio dan Prince.
" Wettzzz piss gue cuma canda hehehe " Nino langsung ciut.
Lalu mereka kembali duduk ke tempat nya.
" Fiona sama mas Prince tadi udah ngobrol, dan ada Fio ada 3 syarat yang diajuin. Mas Prince udah setuju " ujar Fio sambil mengisyaratkan matanya pada Prince.
__ADS_1
Yang lain bingung dan merasa dag dig dug.
" Ekhemm iya, Fiona mau kalau pernikahan ini dirahasiakan karna dia masih sekolah dan ingin acara yang sederhana saja mengundang keluarga dan rekan terdekat saja. Setelah dia lulus baru kami akan publikasikan pernikahan kami " jelas Prince.
Mereka yang menyimak mengangguk angguk kan kepalanya paham. Masuk akal. Karna memang Fio masih sekolah.
" Syaratnya yang kedua, Fiona ingin tetap melanjutkan pendidikan nya untuk kuliah dan Prince sangat menyetujui dan mendukungnya untuk hal tersebut. " lagi lagi semua yg hadir mengangguk paham.
" Untuk syarat ketiga, biar Fiona yang menjelaskan " ujarnya lagi.
" Syarat ketiga, itu juga yang jadi tujuan Fio, Ninda dan Nino kesini. "
" Ayah, kami merasa kejadian yang menimpa ayah, Tante Dina, Om Tio dan Tante Mita bukan sebuah kebetulan atau musibah semata. Kami merasa ini di lakukan seseorang " ujar Fio serius.
" Pertama bengkel ayah yang dibuat rugi, kedua Tante Dina yang kecelakaan, Tante Mita yang usahanya difitnah, dan Om Tio yang di celakain sekarang masih belum sadar setelah operasi "
" Jadi, kami semua mau nyari tau dalang dibalik kejadian ini. Kami merasa sebenarnya sasarannya itu aku dan sahabat sahabat aku Yah Bund "
" Intinya, kami mau cari tau masalah ini. Fio, Ninda sama Nino mau cari informasi dari ayah. Dan mau minta ijin buat nyelidikin di bengkel ayah " jelas Fio.
Mereka semua akhirnya paham keinginan gadis itu.
" Fiona minta, masalah ini selesai lebih dulu sebelum pernikahan kami. Setelah itu mereka akan fokus ujian semester dan ada acara dari sekolah. Prince menyanggupinya dan akan membantu mereka " ucap Prince menatap para orang tuanya.
" Papa mendukung kalian " ujar Pak Renald.
" Mama juga, Fiona sayang biarkan anak nakal ini membantu mu dan teman temanmu ya " ujar Bu Amira. Fio hanya mengangguk tersenyum.
" Gue juga bakal bantu loe Prince " ujar Al yang sedari tadi diam.
" Cihh perusahaan selalu gue " gerutunya.
" Gue " ujar Devan.
" Loe urus Roselia " jawab Prince singkat jelas padat. Membuat Devan mendengus.
" Nah karna semuanya udah jelas, soal pernikahan kalian biar kami para orang tua yang urus. Serahin ke kami " ujar Bu Amira bangga.
Mereka hanya mengangguk.
Lalu mereka lanjut berbincang, membahas misi Fio dkk.
_Tempat Rena,Gina, Deo, dan Redho_
" Pagi mamaku sayang" sapa Rena pada Mamanya yg baru saja menjalani pemeriksaan dari suster.
" Pagi juga anak Mama " jawabnya.
" Selamat pagi Tante " ujar Gina,Redho, dan Deo.
" Pagi juga " jawab Tante Dina.
" Ada apa pagi pagi rombongan nih " celetuk Tante Dina.
" Hehehe mama bisa aja. Gini Ma, kita punya misi buat ngusut musibah yang terjadi sama mama. Bukan Mama aja ya ng jadi korban, Ayahnya Fio, Om Tio, dan Tante Mita juga ma " jelas Rena.
__ADS_1
" Iya Tante, maka dari itu kita mau ngusut masalah ini sampai jelas " ucap Redho.
" Kami merasa kalau tujuan sebenarnya adalah kami Tante " ujar Gina.
" Hemm begitu, memang dari penjelasan kalian Tante jadi merasa aneh " ujar Tante Dina.
" Sekarang rencana kalian apa? "
" Rencana kami pertama tama mencari informasi dari Tante dan yang lainnya " ujar Deo serius.
" Iya Ma bener kata Deo, jadi Rena sama temen temen mau nanya nih sama mama " ujar Rena.
" Apa saat hari mama kecelakaan ada hal yang aneh? " tanya nya
Tante Dina nampak diam dan mengingat kembali.
" Ehmmm ohh iya iya mama inget sayang, saat mama keluar ke supermarket, mama ngerasa ada yang ngikutin. Orang itu pake penutup wajah, dia ngikutin mama sampe depan supermarket. Terus ngilang dehh. "
" Nah saat Mama perjalanan pulang, jalanan gak terlalu ramai, waktu mama mau nyeberang tiba tiba mobil dari arah berlawanan kenceng banget padahal jaraknya jauh dari mama, gak mungkin kan dia gak ngeliat mama saat itu dan dia gak ngurangin kecepatan mobilnya " jelas Tante Dina.
Tap, mereka dapat suatu hal yang penting.
" Mama inget plat mobilnya? warna mobil atau jenis mobilnya? " tanya Rena semangat. Yang lain pun merasa semangat karna menemukan titik terang.
" Inget, mobilnya warna silver, jenis sedan gitu. Plat mobilnya xxxxxx " ujar Tante Dina yakin.
" Alhamdulillah makasih Tante atas informasi nya. Doain kami segera dapat bukti dan bisa ngungkap pelakunya " ujar Gina senang.
" Sama sama sayang, tapi kalian harus hati hati ya. Tante gak mau jadi kalian yang celaka, sepertinya orang ini sangat serius dalam bertindak bahkan berani berbuat hal kriminal " ujar Mama Rena memperingati.
" Pasti Tante, tenang aja Redho akan selalu lindungin Rena begitu juga Deo " ujar Redho meyakinkan.
BERSAMBUNG...
.
.
.
.
.
.
.
.
haii guyss 🤗 maaf banget ya Author baru bisa update episode baru hari ini🥺😁 soalnya kemarin author nya sibuk sekali dan gak sempat buat update episode barunya🤗😅
Jangan lupa Like, Koment, Vote dan kasih Rating terrrbaik kalian🤗🥰
Thanks All 📖❤️
__ADS_1