Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 24


__ADS_3

Keesokan pagi, Fio sedang sarapan bersama dengan keluarganya. Beberapa hari ini, sikap Fio mulai berubah seperti sedia kala. Menjadi Fio yang ceria dan selalu tersenyum. Ya walau terkadang masih cuek dan datar.


" Ayah bunda,dek Fio udh selesai sarapan. Fio pamit berangkat sekolah ya, assalamualaikum " pamit Fio sembari mencium tangan kedua orang tuanya.


" Waalaikumsalam " jawab keluarganya serentak.


" Hati-hati di jalan kakakku yang cantik " goda Iqbal.


" Iyaa kalian juga cepet berangkat biar ga telat " jawab Fio sembari berlalu.


Fio keluar dan menaiki sepedanya menuju sekolah. Di perjalanan dia melihat suasana jalan raya yang mulai ramai pengendara. Dia bersenandung ria. Dia merasa sepedanya kali ini kok nyaman ya ditumpangi. " Hemm mungkin karna habis di perbaiki " pikirnya.


Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit, akhirnya dia sampai di sekolah. Di menuju parkiran sepeda, terlihat disana teman-temannya sudah menunggunya.


" Hai " sapa Fio pada teman-temannya.


" Hai juga " jawab serempak ketiga temannya. Dalam hati mereka merasa aneh, sikap Fio tak seperti biasanya yang cuek dan datar. Teman sekaligus sahabat mereka sudah mulai kembali seperti Fio yang dulu, ceria dan mudah tersenyum manis. Mereka sangat senang dengan perubahan itu.


" Udah lama ya " tanya Fio.


" Ngga sih, kita juga barusan nyampe kok. Dan emang lagi nungguin loe aja " ujar Ninda ceria.


" Makasih " ujar Fio tulus.


" Makasih untuk apa Yo? " tanya Gina bingung dan diangguki Ninda juga Rena.

__ADS_1


" Makasih karna kalian selalu ada buat gue, makasih kalian mau berteman sama gue bahkan saat sikap gue kemarin berubah sama kalian makasih atas semua dukungan kalian " ucap Fio lirih dan tulus.


Mereka bertiga yg mendengar terharu, hampir menangis mendengar ucapan Fio.


" Yo, loe tu sahabat kita. Sahabat terbaik kita. Loe ga perlu ngucapin makasih, karna kita tu sayang sama loe kita sahabat loe " ujar Rena sambil tersenyum.


Kemudian mereka bertiga mengangguk sembari berpelukan bahagia.


" Gue sangat bahagia dan beruntung punya kalian dalam hidup gue " ucap Fio sambil tersenyum.


" Kita juga bahagia bisa sahabatan sama loe dan kita harus bareng-bareng terus okeyyy " ujar Rena semangatt.


" Okeeyyy " ucap keempatnya kompak.


Setelah itu mereka melepas pelukan dan merapikan kembali seragamnya.


" Ha mana ada, sepeda gue tetep tu " ujar Fio.


" Tu liat deh, sepeda loe beda Yo " ujar Ninda lagi Rena,Fio, dan Gina langsung memperhatikan sepeda Fio.


" Ohh iya tu, cuma sama warna aja model sepedanya beda siii tapi ttp sepeda perempuan " ucap Gina.


Sedangkan Fio diam dan berpikir, kenapa sepedanya berbeda. "Bukankah Pak Prince bilang dia mengantar sepedanya ke rumahnya saat itu? Apa ini sepeda baru dari pak Prince ya " batin Fio.


" Ohh iya gue lupa ini sepeda kemarin ayah beliin katanya biar gue lebih nyaman gunainnya " ujar Fio supaya teman-temannya tak curiga.

__ADS_1


" Ohh gitu. Ya udah yuk kita ke kelas udah hampir bell masuk nih " ajak Rena dan diangguki ketiganya.


Akhirnya mereka berjalan menuju kelasnya. Di hati, Fio masih merasa tak tenang. Apa itu sepeda pemberian gurunya itu. Tapi kenapa gurunya itu memberinya sepeda lain padahal sepeda Fio saat itu hanya perlu ditambal saja ban nya. " Gue harus tanyain ke Pak Prince ntar " gumam Fio.


Mereka berempat sampai di kelas. Terlihat disana suasana kelas mulai ramai.Mereka beranjak menuju tempat duduk mereka dan menunggu guru pengajar datang. Tak lama pelajaran di mulai karna guru pengajar sudah datang.


.


.


.


.


.


.


.


Halloo Hallooo Guysss👋👋😃


Author kembali menyapa kalian nihhh dengan episode baru yg author up😊 sorry bangett ya guys kemarin author ga up episode karna kesehatan author yg menurun, jadi perlu istirahat🤗☺


Yukkk yukk terus kasih dukungan kalian dengan kasih Like, Koment, Vote, and Rating sebanyakkk banyakknya guyss🤗🤗😊

__ADS_1


Thank You and Happy Reading Guysss📖💙


__ADS_2