Pertemuan Takdir Cinta

Pertemuan Takdir Cinta
Episode 46


__ADS_3

...Assalamualaikum Guyyss๐Ÿค—๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹...


...Author kembali menyapa kalian semua dengan up episode baru nihhh๐Ÿ˜‰๐Ÿค—...


...Cuusss langsung dibaca guyyss jangan nunggu lama lagi gasskeunnn dibaca๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…...


...Happy Reading๐Ÿ“–๐Ÿ’™...


To be continue


โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†


Keesokan paginya, Fio sedang bersiap di kamarnya untuk olahraga pagi. Kalau bisanya dia akan pergi ke alun-alun kota bersama sahabat-sahabatnya, kali ini dia memilih untuk olahraga bersama kedua adiknya di taman dekat rumah.


Dia keluar kamar, menuju teras. Disana sudah terlihat Iqbal dan Bilal yang sudah siap dengan pakaian olahraganya.


" Kak ayo, keburu siang nih " panggil Bilal kala melihat Fio di ambang pintu.


" Iya iya sabar kali dek, ini juga kakak udah siap. Ayo berangkat " ajak Fio, lalu mereka bertiga langsung mulai pemanasan dan jogging bersama menuju taman.


Sesampainya di taman, terlihat suasana ramai dengan berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, lansia, pedagang kaki lima dan sebagainya. Memang hari weekend seperti ini banyak dimanfaatkan orang-orang untuk mengabiskan waktu bersama keluarga.


Fio, Iqbal, dan Bilal memulai olahraganya. Dengan melakukan gerakan-gerakan seperti sit-up, push-up dan lain sebagainya. Setelah itu mereka mulai menggunakan peralatan olahraga yang tersedia di taman.


Di tengah-tengah melakukan olahraga, tiba-tiba Iqbal merasa lapar.


" Kak, aku laper nih... " ujar Iqbal pada Fio. Sedangkan Fio yg tengah melakukan olahraga segera berhenti dan menghampiri adiknya.


" Aku juga kak " sahut Bilal.


" Laper hem? kebetulan kakak tadi bawa uang ayo kita makan bubur ayam itu kayaknya enak deh " ajak Fio sambil melihat ka arah penjual bubur gerobak.


Mata Bilal dan Iqbal langsung berbinar.


" Ayooo kak " seru Iqbal dan Bilal berbarengan. Mereka langsung menuju penjual bubur.


" Pak, pesen bubur 3 ya ga pedes, makan disini " ujar Fio ramah.


" Oke neng, ditunggu ya " balas bapak penjual bubur.


Fio lalu ikut duduk bersama kedua adiknya di tempat yang telah tersedia.


Tak berapa lama, bubur pesanan mereka jadi. Langsung saja mereka menyantap bubur tersebut. Dan rasanya nikmat. Pantas saja pembelinya ramai.


Tak berapa lama, datang dua orang preman dengan wajah sangar. Satu berbadan gempal dan satu kurus. Kedatangan mereka membuat para pedagang ketakutan. Fio merasa aneh dengan para pedagang tersebut. Siapa sebenarnya kedua orang ini.


Brakkkk


Tiba-tiba gerobak bubur milik bapak penjual tersebut di gebrak oleh kedua orang sangar itu.


" Rame nih pembeli, bisa dong bayar jatah keamanan " ujar orang berbadan gempal dengan wajah sangarnya.

__ADS_1


" Ma maaf bang, saya belum ada uang. I i ini aja masih baru jualan " jawab bapak penjual bubur dengan ketakutan dan gemetar.


Fio, Iqbal dan Bilal yang melihat itu merasa geram dan kasian pada bapak penjual bubur. Lalu mereka mulai berbisik untuk merencanakan sesuatu.


" Dek, gimana kalo kita bantu bapak itu " ujar Fio berbisik.


" Tapi gimana caranya kak, mereka itu preman, serem lagi mukanya " ujar Bilal berbisik sambil bergidik.


" Ahh aku ada ide kak " sahut Iqbal.


" Tapi apa kakak bakal setuju? " tanya Iqbal memastikan.


" Apa dek? " tanya Fio.


" Gini kak, pertama kakak hadang dulu mereka berdua ajak bicara gitu....terus nanti klo mereka mulai berulah lagi, aku bakal bunyiin suara sirine polisi kak biar mereka pergi " jelas Iqbal berbisik.


" Okeh, boleh juga. Ya udah tapi kalian harus cepet tanggap sama situasi ya " ujar Fio.


" Sipp kak " ujar Iqbal dan Bilal mengacungkan jempol.


" Cepetan bayar!! Kalo lo masih mau dagangan lo ini aman !!! " bentak preman berbadan kurus.


" Ta tapi saya belum ada uangnya bang " ujar bapak penjual semakin gemetar ketakutan.


" Banyak bac*t looo!!! gue obrak abrik juga ni dagangan lo!!! " sarkas preman badan gempal.


Saat kedua preman tersebut akan bergerak, Fio bersuara menghentikan mereka.


" Stop!!! " ujar Fio lantang.


" Gue bukan mau jadi jagoan disini, tapi gue ga suka aja ada orang-orang gak guna kayak loe berdua di tempat sebagus ini " ucap Fip sinis.


" Cihh sok banget omongan loe anak kecil!!! Lo belum tau siapa kita, jadi jangan sok jagoan!!! " ujar preman badan gempal sombong.


" Heh, orang kek loe berdua udah pasti sampah masyarakat " ujar Fio cuek dan datar. Membuat kedua preman tersebut geram dan marah.


Kedua preman tersebut menghampiri Fio.


" Kurang aj*r looo!!! " ujar preman badan gempal tak terima.


" Udah kasih pelajaran aja!!! " ujar preman badan kurus.


Lalu mereka langsung menyerang Fio. Tapi tak semudah itu, ternyata Fio mampu melawan mereka berdua. Ya, Fio sebenarnya juga jago dalam beladiri. Dia sempat belajar beladiri sejak SD hingga SMP. Dan SMA dia sudah tak pernah ikut latihan karna ingin fokus pada sekolahnya. Bahkan para sahabatnya dan juga almarhum Raka tak mengetahui jika dia bisa beladiri.


Pertarungan tersebut berlangsung sengit. Iqbal dan Bilal khawatir pada kakaknya takut terjadi apa-apa padanya. Walau mereka tau kakaknya pandai beladiri. Tapi tetap saja kakaknya itu seorang perempuan, dan lawannya dua orang laki-laki.


Bughhh bughh


Krekkk bugh bugh


" Akhhhh " rintih para preman itu.

__ADS_1


Suara tendangan dan pukulan Fio yang tepat mengenai sasaran.


Banyak orang-orang yang menonton pertarungan tersebut. Mereka ingin membantu tapi takut kalo mereka akan jadi korban.


Tak lama, terdengar suara sirine mobil polisi. Mendengar itu, kedua preman tersebut mulai tak fokus, dan akhirnya terkena pukulan maut dari Fio di wajah dan perut. Lalu mereka jatuh, merintih kesakitan, dan langsung bangkit berlari dari sana. Takut dengan adanya polisi.


Fio lalu tersenyum senang, akhirnya ilmu beladiri yang dia punya bisa bermanfaat hari ini. Dia menghampiri kedua adiknya.


" Kerja bagus boyss " ujar Fio sambil mengacungkan jempol pada keduanya.


" Sipp kak " balas Iqbal dan Bilal bersamaan. Lalu mereka kembali duduk dan menikmati bubur pesanan mereka.


" Neng, terimakasih sudah nolong bapak. Sebagai ucapan terimakasih bapak gratisin yah bubur pesenan neng " ucap penjual bubur pada Fio.


" Ehh iya sama-sama pak, kita memang udah seharusnya saling tolong. Dan ngga usah pak, nanti bapak ngga dapat uang kalo bubur kami digratiskan " tolak Fio halus.


" Ngga papa neng, bapak ikhlas...ini kan juga karna neng bapak ga rugi besar jangan nolak ya neng " ucap si bapak. Akhirnya Fio mengangguk setuju dengan permintaan bapak tersebut.


Tanpa mereka sadari, dari kejauhan ada dua orang yg sedang mengawasi Fio beserta kedua adiknya. Kedua orang tersebut adalah orang suruhan Prince. Karna Prince merasa tak tenang saat meninggalkan gadis itu.


Kedua orang tersebut menatap layar ponsel dimana nampak wajah Prince tengah tersenyum sambil memperhatikan apa yg barusan dia lihat.


" Gadis kecilku yang pemberani " gumam Prince.


" Kerja bagus, terus awasi gadis itu. Ikuti kemanapun dia pergi. Jangan sampai dia dalam bahaya. " titah Prince tegas dan dengan wajah dingin.


" Jika hal seperti tadi terjadi lagi, kalian bantu gadisku jangan sampai dia terluka ".


" Baik Tuan Muda,kami akan selalu mengawasi Nona " ujar salah satu anak buah Prince.


Tuttttt


Lalu sambungan video tersebut terputus. Kedua anak buah Prince kembali mengawasi Fio yang tengah asik makan bubur bersama kedua adiknya. Mereka tak menyangka, gadis yang disukai oleh boss mereka adalah gadis tangguh.


BERSAMBUNG....


.


.


.


.


.


.


...Halloo halooo Guysss๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹...


...Gimana gimana seru gak seru gak? Seru dong yaa ceritanya hehehehe๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„...

__ADS_1


...Moga kalian suka ya guyyss๐Ÿ˜ŠYukkk biar Author tambah semangatt jangan lupa tambahin Like, Koment, Vote, dan Ratingg sebanyakk mungkin okeeyyy๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜™...


...Thank Youuu Allโค๐Ÿ‘...


__ADS_2