
...Halloo👋👋👋...
...Assalamualaikum Guysss🤗...
...Maaf bangett ya guyss kemarin Author gak bisa update episode terbarunya🤗😊...
...Kemarin Author ada kesibukan yg gak bisa ditinggal, jadinya gak sempet up deh🙁...
...Okeyy hari ini Author bakal up episode selanjutnya yaa😄😄😍...
...Yukk langsung aja gass dibaca...
...Happy Reading❤📖...
To be continue
☆☆☆☆☆
Prince dan Fio kini sudah sampai di butik yang direkomendasikan oleh Bu Amira. Mereka berdua turun dari mobil dan segera masuk ke dalam butik.
" Permisi, ada yang bisa saya bantu? " ucap seorang karyawati dengan ramah pada Fio dan Prince.
" Kami ingin menemui pemilik butik ini " jawab Prince dengan wajah datar.
" Haaa dingin dan datar banget cowok ini. Padahal kalo diliat liat ganteng juga he he he " ucap karyawati itu dalam hati.
" Mbak mbak helloo " ucap Fio menyadarkan karyawati tersebut dari melamunnya.
" Ahh iya mbak maaf saya sedikit kurang fokus. Apa mbak dan mas sudah membuat janji dengan pemilik butik? " tanya si karyawati.
Fip diam. Lalu menoleh pada Prince dengan raut wajah bertanya 'bagaimana?'.
" Bilang saja pada pemilik butik ini kalau Prince datang menemuinya " jawab Prince acuh sambil berjalan untuk menuju tempat duduk.
Karyawati itu segera pergi menuju ruangan bossnya.
Sedangkan Fio tetap diam di tempatnya berdiri. Sambil melihat kanan kiri terdapat gaun gaun indah.
Tak lama seorang wanita paruh baya dengan style yang elegan. Membuatnya menjadi terlihat segar dan muda walau umurnya sudah tak muda lagi.
" Hai Prince " sapa wanita itu sambil berjalan menghampiri Prince dan hendak memeluknya.
" Hemm. Tante apa kabar? " tanya Prince datar.
Plukkk
" Kamu ini masih aja datar cuek begini. Gak berubah sama sekali dari dulu " ucap wanita paruh baya itu.
" Biasa saja " balas Prince cuek.
Lalu dia berjalan menghampiri Fio dan menariknya menghampiri wanita paruh baya itu.
" Ini?? " tanya wanita itu.
" Ini calon istri Prince " jawab Prince tegas.
" Wahhh ternyata ini calon pengantin wanitanya...cantik sekali, siapa namamu girls? " ujar wanita paruh baya itu dengan riang dan semangat.
__ADS_1
" Nama aku Fiona tante. " jawab Fio ramah sambil tersenyum.
" Nama yang cantik, seperti rupanya " ucap wanita paruh baya itu memuji Fio.
" Ohh iya, kenalkan. Nama tante Fena, kamu bisa panggil tante Fen itu biasanya Prince manggil tante. Tante ini saudara sepupu dari Mamanya Prince, yah masih dibilang tante ini tantenya Prince " jelas Tante Fen.
" Iya tante " jawab Fio ramah.
" Sudah sesi perkenalannya. Sekarang tunjukkan koleksi gaun terbaik di butik tante " ujar Prince.
" Cihhh pria ini tidak berubah sama skali. Mengganggu kesenangan kami para wanita. Baiklah baiklah tunggu sebentar tante akan minta pegawai mengeluarkan semua koleksi gaun terbaik di butik ini untuk Fiona cantik " balas Tante Fen.
Lalu segera saja para pegawai yang mendapat kode dari tante Fen menjalankan tugasnya.
Tak lama para pegawai itu kembali dengan membawa puluhan gaun gaun cantik.
Prince menghampiri Fio.
" Pilihlah gaun mana yang kamu inginkan. Lalu perlihatkan pada Mas " ucap Prince.
" Emmm oke " Fio segera berjalan menyusuri rak gantungan berisi gaun gaun itu.
Setelah berfikir dan memilih, akhirnya Fio mendapatkan tiga gaun yang sesuai seleranya.
Dia segera pergi menuju ruang ganti untuk mencoba gaun yang dipilihnya dibantu salah satu karyawati disana.
Beberapa menit kemudian, Fio keluar dengan menggunakan gaun pertama yg dipilihnya.
Fio keluar dengan menggunakan gaun dengan panjang dibawah lutut tanpa lengan berwarna peach. Nampak lembut nan anggun saat dipakai oleh Fio.
Melihat Fio mengenakan gaun tersebut, membuat Prince takjub.
Namun bagian belakang gaun itu, tepatnya dibagian punggungnya sedikit terbuka. Membuat Prince menatapnya tak suka.
" Cantik " gumam Prince kagum tanpa sadar tersenyum.
" Gimana Mas? " tanya Fio.
Panggilan Fio membuyarkan pikirannya. Lalu dia segera mengubah raut wajahnya jadi datar kembali.
" Ehmm ganti " jawab Prince singkat.
" Tapi kenapa? ini bagus kok gaunnya " tanya Fio.
" Gaun ini tidak ada lengannya. Nanti kamu bisa masuk angin " jawab Prince asal.
" Ya udah " jawab Fio lalu segera berbalik ke ruang ganti.
Di sisi lain, Tante Fen sedang menahan tawanya.
" Dasar pria dingin bilang saja kalau tidak ingin ada yang melihat kulit mulus Fiona itu " gumamnya.
Lalu Fio kembali keluar dengan gaun yang kedua.
__ADS_1
(Visual gaun kedua, abaikan wajah fokus gaunnya yaa hehehehe)
Fio mengenakan gaun berwarna putih di atas lutut, berlengan sampai siku. Nampak cantik dan imut jika Fio memakainya.
" Gimana yang ini Mas? Bagus kan aku suka. Ini juga udah ada lengannya kok. " ujar Fio.
" Memakai apapun gadis kecilku memang tetap cantik " gumam Prince.
" Tidak. Ganti lagi " ujar Prince singkat.
" Ini kan udah ada lengannya Mas. Aku suka ini " protes Fio.
" Mas tidak suka. Gaun ini panjangnya di atas lutut. Kamu tetap bisa masuk angin nanti " alibi Prince.
" Ck masuk angin apaan. Aku itu daya tahan tubuhnya kuat kali Mas nyebelin banget sii " ujar Fio kesal.
" Ganti. " ujar Prince singkat padat jelas bagi Fio. Gadis itu berdecak kesal lalu berjalan kembali menuju ruang ganti.
Tante Fen yang sedari tadi mendengar perdebatan keduanya hanya diam sambil terus menahan tawanya.
Tak lama Fio kembali dengan menggunakan gaun ketiga.
(Visual gaun ketiga)
Fio keluar lagi menggunakan gaun panjang sampai menutupi mata kaki. Berlengan sampai siku.
" Gimana? " tanya Fio.
" Hemm bagus. Yang ini saja " ujar Prince tersenyum tipis.
" Ya udah tante aku mau yang ini aja gaunnya " ujar Fio menyetujui ucapan Prince.
" Memang pilihan Prince selalu yamg terbaik ya. Wanita yang dipilihnya saja terbaik. Sampai gaun saja yang terbaik. Ini gaun edisi khusus di butik ini. Tante hanya buat satu saja gaun ini sayang " jelas Tante Fen.
" Tentu saja " jawab Prince acuh membuat Tante Fen memutar bola matanya malas.
" Hemm gitu. Kenapa cuma buat satu tante? kan gaun ini indah pasti banyak yang ingin punya " tanya Fio.
" Karna gaun ini tante buat spesial sayang. Bukan untuk dijual pada khalayak ramai. Tante membuat gaun ini dengan sepenuh hati dan pemikiran. Banyak makna yang terkandung dalam gaun yang kamu pakai sekarang ini. Dan sekarang gaun ini jatuh ke tangan yang tepat " ujar Tante Fen sambil tersenyum ramah.
" Wahh berarti aku beruntung ya tante bisa pakai gaun ini...makasih tante " jawab Fio tersenyum lembut.
" Ya sudah, sekarang kamu ganti baju dulu biar gaun ini bisa segera dibungkus untuk kalian bawa " ujar Tante Fen dan langsung diangguki Fio.
Lalu gadi itu segera berbalik menuju ruang ganti.
BERSAMBUNG....
...Helloooo👋...
...Gimana guyss suka kan suka kan?? suka dong masak enggak😄😄😄...
...Yukklahh biar Author tambah semangat buat up episode tiap hari cusss kasih dukungan kalia dengan cara Like, Koment, Vote, dan kasih Rating terrrbaik kalian buat novel ini yaa😊😄😙...
...Than You❤🤗...
__ADS_1