
...Helloo guyss🤗...
...Udah pada kangen yaa sama Author🤣 eehh ehh salah maksudnya sama kelanjutan cerita Fiona dan Prince❤️...
...Yukklah jangan lama lama lagi nihh langsung gass dibaca...
...Happy Reading ❤️📖...
To be continue
☆☆☆☆☆
_Skipp pulang sekolah_
Prince dan Fio sedang berada di dalam mobil menuju perjalanan pulang.
" Apa kamu sudah tau tentang kegiatan camping yang akan diadakan sekolah? " tanya Prince memulai percakapan.
Fio mengangguk.
" Tau Mas, tapi aku masih belum tau ikut atau nggak " balas Fio.
" Kenapa bukannya ini kegiatan khusus untuk kelas 12 saja kan " ujar Prince.
" Hummm. Tapi aku ijin Ayah Bunda dulu, klo mereka ngijinin ya aku ikutlah hehehe " jawab Fio.
" Mau Mas bantu minta ijin sama Ayah Bunda? "
Fio menggeleng.
" Ngga usah Mas, aku bisa ijin sendiri emang aku anak kecil apa " balas Fio.
" Memang kamu masih kecil " jawab Prince santai dan cuek. Membuat Fio mengerucutkan bibirnya.
" Mulai dehh nyebelinnn " balas Fio kesal.
" Hahahaha iya iya gadis kecil ini sudah dewasa sekarang...hemm bagaimana kamu senang " balas Prince sambil tertawa.
" Ihh gatau ahh " balas Fio cuek.
...******...
Saat ini Pak Gandi dan Pak Renald sedang bertemu di sebuah cafe. Pak Renald sudah mengetahui semua yg terjadi pada Pak Gandi.
" Apa kamu sudah tidak menganggapku sebagai sahabat Gand? " ujar Pak Renald.
" Tentu tidak begitu. Kamu tetaplah sahabat baikku Ren, tapi aku dan keluargaku tidak bisa terus menerus menyusahkan keluargamu " jawab Pak Gandi lalu menyeruput kopi di gelas.
__ADS_1
" Ohh ayolah Gand, kamu kenal aku tidak setahun dua tahun. Apalagi kalau sampai Prince tau masalah ini, dia bisa berbuat lebih pada orang yang mencoba mencelakaimu dan keluarga " ujar Pak Renald.
Kini percakapan mulai serius.
" Prince sangat menyayangi Fiona, begitu juga dengan keluarga nya. Yamg artinya semua yang berhubungan dengan Fiona, pasti akan menjadi urusannya juga " lanjut Pak Renald.
" Jadi, untuk masalah bengkelmu kali ini biarkan aku ikut membantu mu. Coba kamu pikirkan lagi keluarga mu Gand, mereka pasti ikut sedih jika tau. Dan Prince, dia bahkan bisa berbuat lebih " jelas Pak Renald.
" Anggaplah bantuan ku sekarang sebagai pinjaman jika kamu merasa tak enak. Kamu bisa mengembalikannya kapan pun. Aku juga tidak akan memberatkan kamu. "
Pak Gandi masih diam mendengarkan ucapan Pak Renald. Benar yang dikatakan Pak Renald padanya, jika masalah ini tidak segera diselesaikan pasti akan mempengaruhi keluarga nya di kemudian hari.
" Baiklah Rend, aku akan terima bantuan mu kali ini. Tapi, jika aku sudah ada pengganti nya akan ku kembalikan padamu " Ujar Pak Gandi.
Pak Renald tersenyum senang mendengar keputusan Pak Gandi sahabatnya ini. Toh nanti mereka akan menjadi keluarga, tak dikembalikan pun tidak masalah baginya.
" Alhamdulillah, ternyata kamu masih menganggapku sahabatmu Gand ahahaha " jawab Pak Renald.
" Tentu saja kamu sahabatku. Jika tidak ada kamu dan keluarga, mungkin kehidupan kami tidak akan senyaman sekarang " balas Pak Gandi.
" Sudahlah, seorang sahabat pasti akan selalu ada untuk sahabatnya. Dan aku juga sangat berterima kasih padamu, jika malam itu tidak ada kamu mungkin istri dan anakku tidak akan selamat " ujar Pak Renald.
" Baiklah masalah mu sudah selesai, ck anak nakal itu pasti sudah merencanakan sesuatu yang lebih besar sekarang " ujar Pak Renald.
" Maksud mu Prince? " tanya Pak Gandi.
" Ahhh tapi sudahlah, sekarang aku senang dia bisa bertemu dengan putrimu. Baiklah sekarang bahas hal hal menyenangkan kan saja sewaktu dulu hahaha " ujar Pak Renald.
" Hemm kau ingat Rend, dulu saat pergi bersama kau hampir saja tergoda dengan seorang wanita hahahaha dan ternyata dia seorang pria yang berpakaian wanita hahahaha " ujar Pak Gandi sambil tertawa.
" Kamu selalu ingat hal itu, hah tentu itu hal paling konyol yg pernah aku alami hahahaha " balas Pak Renald.
...*****...
" Assalamualaikum...Mama Rena pulang " ucap Rena sambil masuk ke dalam ruang tamu.
Tapi, ada jawaban dari Mamanya. Rena pun mencari kesana kemari di semua sudut rumah. Gadis itu mulai panik saat tak menemukan keberadaan Mamanya.
Lalu dia menelepon nomor Mamanya.
Tuttt tuttt
" Hallo assalamualaikum " jawab Mama Rena di seberangnya telepon.
" Waalaikumsalam Ma, Mama dimana? Rena udah pulang nih di rumah " tanya Rena merasa lega Mamanya menjawab telfonnya.
" Mama lagi di jalan nihh habis dari supermarket beli bahan buat bikin kue " jawab Mama Rena.
__ADS_1
" Ohh gitu, apa mau Rena susulin Ma " tanya Rena.
" Ngga usah sayang, ini Mama aaaaaaa .Brakkkk " ucapan Mama Rena terputus dan dia berteriak setelah itu telfonnya mati.
" Halloo haloo Ma...Mama hiksss Ma jangan bikin Rena khawatir " ucap Rena masih mencoba berbicara di telepon.
Perasaannya mulai tak enak. Ada apa dengan Mamanya disana. Gadis itu panik dan mulai menangis. Dia lalu menelepon Redho agar menyusulnya ke tempat Mamanya.
" Hallo Beb, hikks to tolong kamu susulin aku ya ke supermarket deket rumah tadi mama kesana tapi tiba tiba telepon nya mati " ujar Rena.
" Kenapa Beb, kamu yang tenang ya iya aku bakal langsung kesana " jawab Redho.
" Ya udh aku mau ke sana juga hikss semoga Mama gak kenapa kenapa hikkss " ujar Rena.
Sambungan telepon pun terputus. Rena bergegas keluar rumah dan menyusul Mamanya.
BERSAMBUNG...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...Woahh gimana guyss makin seru kan kelanjutan ceritanya 🤩🥺...
...Ada apa yaa sama Mama Rena? yg penasaran ikutin terus ya up episode barunya🤗🤗🤗...
...Yukk jangan lupa Like, Koment, Vote dan kasih Rating terrrbaik kalian🤩❤️...
...Thank You all❤️💙...
__ADS_1